<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-6453405517467288702</id><updated>2011-12-21T07:16:09.310-08:00</updated><category term='musim gugur'/><category term='liburan'/><title type='text'>DawaiHati</title><subtitle type='html'>seperti juga gitar...hati ini pun berdawai...begitu banyak dawai kehidupan di dlmnya...resonansinya kadang begitu indah terdengar..tp seringkali tak sama sekali indah...bila dawai itu terpetik tanpa cintaNYa...</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://asyifa85.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://asyifa85.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>agus triningsih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03796654246526357306</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/Snq4oXZcArI/AAAAAAAAAQ8/lXiqoB2LeAw/S220/rotiiiiiii.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>86</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6453405517467288702.post-1674826488345037563</id><published>2011-08-02T21:07:00.000-07:00</published><updated>2011-08-02T21:16:12.409-07:00</updated><title type='text'>kangen</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Kangen&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melepas senja tanpamu...: s e p i .&lt;br /&gt;Melewati malam tanpamu ...: h a m p a .&lt;br /&gt;Menjejaki fajar tanpamu ... : l e n g a n g .&lt;br /&gt;Mengawali pagi tanpa tilawah dan tauji Rabbanimu ... : h e n i n g .&lt;br /&gt;sungguh... hari-hari tanpamu tak kan sempurna..&lt;br /&gt;rinduku padamu...belahan jiwaku...&lt;br /&gt;segeralah pulang...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selasa, 2 agustus 2011&lt;br /&gt;menanti kembalinya dari kampung halaman.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6453405517467288702-1674826488345037563?l=asyifa85.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://asyifa85.blogspot.com/feeds/1674826488345037563/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6453405517467288702&amp;postID=1674826488345037563&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/1674826488345037563'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/1674826488345037563'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://asyifa85.blogspot.com/2011/08/kangen.html' title='kangen'/><author><name>agus triningsih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03796654246526357306</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/Snq4oXZcArI/AAAAAAAAAQ8/lXiqoB2LeAw/S220/rotiiiiiii.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6453405517467288702.post-5390141021540493638</id><published>2010-05-03T03:37:00.000-07:00</published><updated>2010-05-03T03:41:47.360-07:00</updated><title type='text'>Bilah Penantian</title><content type='html'>Bilah Penantian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada langit yang menatapku dalam sendu...&lt;br /&gt;Ku dendangkan senandung rindu....&lt;br /&gt;Pada titik-titik air yang membasahi bumi...&lt;br /&gt;Ku petikkan irama hati....&lt;br /&gt;Pada semilir angin yang menusuk setiap persendian...&lt;br /&gt;Ku syiarkan  kidung penantian....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada Mu Rabby....ku harapkan sebuah jawaban atas rangkaian asa jiwa.&lt;br /&gt;Dari kini hingga akhirnya nanti......&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Penghujung malam, 2010&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6453405517467288702-5390141021540493638?l=asyifa85.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://asyifa85.blogspot.com/feeds/5390141021540493638/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6453405517467288702&amp;postID=5390141021540493638&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/5390141021540493638'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/5390141021540493638'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://asyifa85.blogspot.com/2010/05/bilah-penantian.html' title='Bilah Penantian'/><author><name>agus triningsih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03796654246526357306</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/Snq4oXZcArI/AAAAAAAAAQ8/lXiqoB2LeAw/S220/rotiiiiiii.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6453405517467288702.post-1757132013972554444</id><published>2010-03-11T03:24:00.000-08:00</published><updated>2010-03-11T03:42:06.483-08:00</updated><title type='text'>~ Ketika Anak-anak Menjaga Pandangan ~</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/S5jWmKEEJSI/AAAAAAAAASc/jtM4BzHJqrE/s1600-h/Fadhil.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/S5jWmKEEJSI/AAAAAAAAASc/jtM4BzHJqrE/s400/Fadhil.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5447339700329391394" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;~ Ketika Anak-anak Menjaga Pandangan ~&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;               Kala dhuha di sebuah saung yang kecil dan sederhana, sebuah ruangan tanpa dinding berukuran 3 x 3 meter. Tempat dimana 8 orang anak-anak kelas 2 SDIT Al-Karima Pontianak menepekuri waktu demi waktu, menikmati proses pembelajaran yang akan mendewasakan akal, jiwa dan hati mereka.  Saat itu, sebagaimana hari-hari  biasanya, saya sedang membimbing anak-anak menyelesaikan latihan soal yang saya berikan sebagai bentuk evaluasi atas materi pembelajaran yang telah saya sampaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;              Tiba-tiba Fadhil kecil saya meneriakkan suaranya : ”  ibu.....!!, Nada auratnya kelihatan...!!”, sembari memejamkan mata dan menutupi mata dengan kedua tangannya. Teriakan itu lalu segera diikuti oleh teriakan ikhwan-ikhwan kecil lainnya : ”Iya Bu..., rambut Nada keliatan”, gerakan tutup mata pun serempak menghiasi ikhwan-ikhwan kecil itu.   Lalu dengan  senyum yang tersipu, muslimah kecil  yang ada di hadapan saya segera merapikan jilbabnya dan memasukkan satu demi satu helaian rambutnya yang saling berlomba keluar dari jilbabnya yang seringkali lebih longgar dari wajah kuningnya yang mungil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;               ”udah...., udah nggak keliatan lagi nih..!!”  Nada segera mengumandangkan info terupdatenya setelah selesai membenahi jilbabnya. Ikhwan-ikhwan kecil saya pun kompak menghentikan gerakan tutup matanya. Lalu sambil menatap ke arah Nada, dengan bijaknya fadhil kecil saya memberikan sebuah nasehat untuknya : ”Nada rambutnya masih sering kelihatan, besok-besok jangan lagi lah.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subhanallah !!. Demi menyaksikan anak-anak dengan sikapnya tadi saya hanya tersenyum, tanpa perlu melibatkan lebih banyak kata.  Ada rasa bahagia dan haru yang tiba-tiba menyelusup ke relung-relung jiwa. Bersyukur, anak-anak diusianya yang masih muda telah belajar dan berusaha untuk menjaga matanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                Itu bukan kali pertamanya fadhil begitu semangat menjaga matanya. Sepekan sebelumnya ketika kami belajar di lapangan footsal, ia juga melakukan yang sama. Saat kami sedang asyik duduk melingkar sembari membahas pelajaran sains. Tiba-tiba fadhil juga menutupkan kedua tangannya ke matanya, sambil berteriak : ”Ibu...auratnya nampak tuh”. Saya dan anak-anak lainnya pun segera melemparkan pandangan ke sekeliling kami. Ternyata jauh di depan fadhil ada seorang ibu beserta seorang anaknya yang sedang mandi di sungai kecil, tepat berada di depan footsal kami. Sebagaimana orang lain, sang ibu tadi hanya menggunakan selembar kain, yang tentu saja dengan telanjang kepala, tangan dan kaki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Oh..iya Nak. Yang lagi mandi itu yah Nak? mungkin mereka bukan muslim jadi nggak tau batasan-batasan auratnya, jika begitu fadhil nggak usah lihat ke arah sana lagi ya?!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”mmm...iya Bu...”&lt;br /&gt;Fadhil lalu bersegera membuka kembali matanya dan pembelajaran pun dimulai kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;             Masih di tempat yang sama, saat fadhil telah menyelesaikan tugasnya, Ia saya izinkan bermain di lapangan footsal itu bersama beberapa temannya yang juga telah menyelesaikan latihan-latihan soal. Sementara saya masih duduk mendampingi dan membimbing beberapa anak-anak yang belum selesai. Fadhil dan teman-temannya berlari-lari di sisi yang jauh dari saya, agar tak mengganggu konsentrasi temannya yang masih asyik menulis. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;               Beberapa menit berlalu, saya kembali mendengar teriakan Fadhil. ”Ibu....!! Ibu....!!”. Fadhil tampak berlari-lari ke arah  saya sembari menutup matanya dengan jari-jari tangannya yang renggang, sehingga saya masih bisa melihat bola matanya yang terbuka di antara jari-jari tangannya yang mungil. Tepat di belakangnya gadis kecil yang berusia 4 tahunan dengan rambut panjangnya yang terurai dan gaun ”you can see” yang anggun berlari-lari mengejarnya. Gadis kecil itu adalah Shinta adiknya Yusril. Yusril adalah temannya sekelasnya Fadhil. Karena rumahnya yang dekat dengan lokasi kami belajar, Shinta pun seringkali mengunjungi kami. Sekedar melihat abangnya belajar atau juga ikut melibatkan diri ketika ada kesempatan bermain bersama, seperti saat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                Awalnya saya hanya tersenyum  menatap kedua anak itu. Fadhil dan Shinta yang terus berkejar-kejaran. Tapi, demi melihat Fadhil yang begitu, saya segera menghampiri Shinta, memberi  sedikit pengertian.  Lalu dengan halus  dan penuh kehati-hatian saya memintanya untuk segera pulang ke rumah. Shinta menggangguk dan segera beranjak menuju rumahnya. Setelah Shinta berlalu, Fadhil pun melepaskan kedua tangannya yang sejak tadi menggantungkan di depan matannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Sungguh, akhir-akhir ini fadhil begitu semangat menjaga matanya. Ia begitu sering mengingatkan teman-temannya. Melalui Fadhil, Dia kembali mengingatkan saya. Telah banyak nikmat penglihatan yang saya lewatkan begitu saja, tanpa pemaknaan, tanpa hati. Telah banyak nikmat penglihatan yang justru membutakan hati. Astagfirullah. Kini melalui Fadhil, saya kembali belajar menjaga pandangan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Kemudian Dia menyempurnakan dan meniupkan ke dalamnya roh (ciptaan)-Nya dan Dia menjadikan bagi kamu pendengaran, penglihatan dan hati; (tetapi) kamu sedikit sekali bersyukur. ”(Qs. As Sajdah : 9)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Medio Februari, 2010&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6453405517467288702-1757132013972554444?l=asyifa85.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://asyifa85.blogspot.com/feeds/1757132013972554444/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6453405517467288702&amp;postID=1757132013972554444&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/1757132013972554444'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/1757132013972554444'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://asyifa85.blogspot.com/2010/03/ketika-anak-anak-menjaga-pandangan.html' title='~ Ketika Anak-anak Menjaga Pandangan ~'/><author><name>agus triningsih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03796654246526357306</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/Snq4oXZcArI/AAAAAAAAAQ8/lXiqoB2LeAw/S220/rotiiiiiii.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/S5jWmKEEJSI/AAAAAAAAASc/jtM4BzHJqrE/s72-c/Fadhil.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6453405517467288702.post-152275937337966837</id><published>2010-03-11T03:20:00.000-08:00</published><updated>2010-03-11T03:23:49.601-08:00</updated><title type='text'>~ Merenda Butiran Hati…. ~</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/S5jSqCESVEI/AAAAAAAAASU/sx89LPgS2bM/s1600-h/akhwat.jpeg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 123px; height: 132px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/S5jSqCESVEI/AAAAAAAAASU/sx89LPgS2bM/s400/akhwat.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5447335368855802946" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Wanita itu duduk menepekuri malam..&lt;br /&gt;Menatap  langit dalam temaramnya malam tanpa bulan....&lt;br /&gt;Mencoba menyusuri bait demi bait kehidupan yang telah dilaluimya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia  mencari bintang....yang biasanya setia menemani kesendiriannya...&lt;br /&gt;Tapi..malam itu bintang enggan menyapanya......&lt;br /&gt;Sebab oleh awan telah meneteskan muatannya ke muka bumi....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini hanya  ‘sunyi’ yang  mendekapnya erat dalam diam...&lt;br /&gt;Hanya ‘gelap” yang tak pernah enggan menyelimuti malam…&lt;br /&gt;Hanya ‘kelu’ yang memaku lidah ntuk tetap bungkam…&lt;br /&gt;Hanya ‘gelisah’ yang menemani  keresahan…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam trus beranjak larut…&lt;br /&gt;Wanita itu tetap duduk menepekuri malam…&lt;br /&gt;Kini hatinya semakin menggulana tanpa jeda....&lt;br /&gt;Atau mungkin mengharu biru sebaimana birunya laut...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepertinya ia ingin menghayutkan ‘rasa’  dalam arus malam..&lt;br /&gt;Ia melabuhkan harapan dan doa panjang akan sosok yang nantinya akan menemani hari-harinya. Pangeran hati.&lt;br /&gt;Ia juga mencoba menyakinkan hatinya, agar bisa dan siap menaiki  perahu kehidupan…&lt;br /&gt;Karna kini nahkoda itu tlah menambatkan perahu pada dermaga hatinya….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam semakin jauh dan gelap. Wanita itu lalu  tertidur dengan perasaan teraduk-aduk..gelisah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari, penghujung  2009&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6453405517467288702-152275937337966837?l=asyifa85.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://asyifa85.blogspot.com/feeds/152275937337966837/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6453405517467288702&amp;postID=152275937337966837&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/152275937337966837'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/152275937337966837'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://asyifa85.blogspot.com/2010/03/merenda-butiran-hati.html' title='~ Merenda Butiran Hati…. ~'/><author><name>agus triningsih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03796654246526357306</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/Snq4oXZcArI/AAAAAAAAAQ8/lXiqoB2LeAw/S220/rotiiiiiii.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/S5jSqCESVEI/AAAAAAAAASU/sx89LPgS2bM/s72-c/akhwat.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6453405517467288702.post-6885529154127969949</id><published>2010-03-11T03:09:00.000-08:00</published><updated>2010-03-11T03:20:20.804-08:00</updated><title type='text'>Agar si kecil Soleh</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/S5jRvqjQVMI/AAAAAAAAASM/M_Bc1u5HC20/s1600-h/mercure_batita_1920May.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 245px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/S5jRvqjQVMI/AAAAAAAAASM/M_Bc1u5HC20/s400/mercure_batita_1920May.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5447334366110831810" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;~ Agar Si Kecil Sholeh ~&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ayah dan Bunda yang tercinta berikut ini ada  beberapa kiat mendidik anak sholeh, hasil resensi dari majalah Nakita, semoga bermanfaat yah.&lt;br /&gt;Kiat Mendidik Anak Sholeh :&lt;br /&gt;1. Ayah dan Bunda perlu membuat planning/rencana berupa cita-cita tentang anak seperti apa yang ingin dididik, misalnya membuat tabel yang berisi indikasi akal, jasad, hati dan pencapaiannya.&lt;br /&gt;2. Ayah dan Bunda perlu mempelajari metode-metode yang efektif untuk mencapai planning (mengacu  pada rencana yang dibuat pada poin 1). Misalnya kapan yang tepat mengajarkan anak naik sepeda atau belajar berenang, dan bagaimana tahapan-tahapan mengajar pada anak. Bagaimana mengenalkan Allah dan kapan saat yang tepat untuk menyampaikan pada anak dan sebagainya.&lt;br /&gt;3. Mempraktekkan pendidikan anak sejak dalam kandungan. Sejak bayi lahir, pendengaran anak sudah berfungsi dengan  optimal (golden age) yang berkisar antara 0-5 tahun menjadi saat yang tepat untuk menanamkan pendidikan pada anak. Metode yang bisa dipakai adalah senantiasa berbicara pada anak, menumbuhkan sugesti positif dan menjadi teladan bagi anak.&lt;br /&gt;4. Ayah dan Bunda perlu mengembangkan kreatifitas dalam memilih metode mendidik anak. Misalnya mengajarkan anak istilah-istilah keislaman dalam bentuk games. Atau memanfaatkan kertas bekas untuk dibuat kartu baca saat mengajarkan anak membaca.&lt;br /&gt;5. Pentingnya kerjasama antara ayah dan ibu dalam mendidik anak sholeh. Oleh karena itu penting bagi orangtua yang belum memiliki anak agar mendiskusikan dengan suami atau istri tentang bagaimana mendidik anak. Semakin dini calon orangtua dapat mempersiapkan diri menjadi orangtua  yang baik, semakin baik pula kualitas pendidikan bagi anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                                                              &lt;br /&gt;       Pontianak,  Januari 2010&lt;br /&gt;       Spesial buat Ayah dan Bunda baru, Bu Hendri dan  Pak Imam&lt;br /&gt;       Selamat atas kehadiran si kecil ”Aisyah Husna ”...:)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6453405517467288702-6885529154127969949?l=asyifa85.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://asyifa85.blogspot.com/feeds/6885529154127969949/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6453405517467288702&amp;postID=6885529154127969949&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/6885529154127969949'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/6885529154127969949'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://asyifa85.blogspot.com/2010/03/agar-si-kecil-soleh.html' title='Agar si kecil Soleh'/><author><name>agus triningsih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03796654246526357306</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/Snq4oXZcArI/AAAAAAAAAQ8/lXiqoB2LeAw/S220/rotiiiiiii.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/S5jRvqjQVMI/AAAAAAAAASM/M_Bc1u5HC20/s72-c/mercure_batita_1920May.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6453405517467288702.post-1390620302178181655</id><published>2009-08-23T16:03:00.000-07:00</published><updated>2009-08-23T16:23:10.666-07:00</updated><title type='text'>~ Untuk Bunda ~</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SpHPDoqWVvI/AAAAAAAAASE/fmpCV47gkRQ/s1600-h/ibu.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 300px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SpHPDoqWVvI/AAAAAAAAASE/fmpCV47gkRQ/s400/ibu.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5373303491791312626" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Andai ku telah dewasa&lt;br /&gt;Apa yang ku persembakan?  &lt;br /&gt;kepadamu..idolaku...&lt;br /&gt;.&lt;br /&gt;Andai usiaku berubah…&lt;br /&gt;Ku balas cintamu bunda…pelitaku…&lt;br /&gt;Penerang jiwaku...dalam setiap waktuku...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh...oh..ku tau kau slalu berharap&lt;br /&gt;Dalam do’amu ku tau kau berjaga..&lt;br /&gt;Dalam sayangmu ku tau kau mencinta...&lt;br /&gt;Dalam senyummu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan aku pinta...&lt;br /&gt;Bahagiakan mereka sepertiku..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andai ku telah dewasa&lt;br /&gt;Ingin aku persembahkan..&lt;br /&gt;Semurni cinta mu..setulus kasih sayangmu..&lt;br /&gt;Ooo..slalu ku cinta....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I love u, Bunda..&lt;br /&gt;I love  u , Ayah...&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagu Sherina itu terlantun kembali dari radio MQFM Yogya, setelah sekian lama dan sekian tahun tak terdengar di telingaku...Lalu Irama kerinduan itu tertabuh tanpa henti di ruang hatiku..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ehm..Bunda...&lt;br /&gt;Sungguh tanpamu aku bukan apa-apa...&lt;br /&gt;Dan semua yang telah ku raih kini, adalah jerih payahmu...&lt;br /&gt;Trimakasih yang tak terhingga atas ketulusan, cinta dan pengorbanan.&lt;br /&gt;Semuanya kini telah terukir indah di hatiku..&lt;br /&gt;Sampai kapanpun Bunda akan selalu hidup di sini, di satu sudut hatiku..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Selamat hari lahir Bunda....&lt;br /&gt;Semoga cintaNya akan mengabadi di hatimu...&lt;br /&gt;Semoga Bunda akan menjumpaiNya dengan penuh kebahagiaan..&lt;br /&gt;Dan lalu menempati Istana yang selama ini Bunda impikan......&lt;br /&gt;Amiiiiiiin&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yogya, 23 Agustus 09&lt;br /&gt;Dengan sepenuh cinta...: "Trims yah Bun, telah membersamaiku hingga sebesar ini.."&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6453405517467288702-1390620302178181655?l=asyifa85.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://asyifa85.blogspot.com/feeds/1390620302178181655/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6453405517467288702&amp;postID=1390620302178181655&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/1390620302178181655'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/1390620302178181655'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://asyifa85.blogspot.com/2009/08/untuk-bunda.html' title='~ Untuk Bunda ~'/><author><name>agus triningsih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03796654246526357306</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/Snq4oXZcArI/AAAAAAAAAQ8/lXiqoB2LeAw/S220/rotiiiiiii.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SpHPDoqWVvI/AAAAAAAAASE/fmpCV47gkRQ/s72-c/ibu.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6453405517467288702.post-6641888137213108145</id><published>2009-08-22T01:55:00.000-07:00</published><updated>2009-08-22T02:05:59.234-07:00</updated><title type='text'>~  Rindu itu Tertawarkan  Sudah ~</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/So-0Xu-N3GI/AAAAAAAAAR8/mU5q3mOTySU/s1600-h/ramadhan-karim.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 400px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/So-0Xu-N3GI/AAAAAAAAAR8/mU5q3mOTySU/s400/ramadhan-karim.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5372711200315268194" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;       Ahlan wa sahlan yaa Ramadhan, Syarrafta yaa syahral qur’an. Selamat datang wahai bulan Ramadhan, Kedatanganmu membawa kemuliaan, wahai bulan Al-Qur’an.&lt;br /&gt;             Senja yang ternanti, akhirnya tiba. Senja pertama di bulan Ramadhan. Prosesi penantian panjang telah berujung. Rindu yang selalu menggelayuti jiwa, kini tertawarkan sudah. Hati ini mengharu biru. Luapan rasa syukur menyentak-nyentak kalbu. Rasa itu kini berpadu : bahagia dan haru, senyum bahagia dan tangis kesyukuran. Bahagia karna telah menerima  salah satu anugrah teragung dari-Nya : Ramadhan Kariim.  Keharuan juga menyeruak jiwa atas kenikmatan usia yang dari-Nya, karena tak sedikit yang harus berpulang pada-Nya ketika  ramadhan tinggal terhitung jari. Juga karena Ramadhan kali ini harus saya jalani tanpa keluarga. Hal yang tak pernah dirasakan sebelumnya. &lt;br /&gt;            Bongkah kecemasan dan kekhawatiran jika tak bertemu dengan Ramadhan yang penuh berkah ini, kini  lebur sudah. Sungguh saya semakin merasakan kasih sayang-Nya. Alloh memperkenan perjumpaan dengannya: bulan training manajemen syahwat, bulan yang penuh berkah, bulan yang penuh dengan ampunan dosa, bulan yang penuh dengan peluang emas untuk melakukan ketaatan, bulan dilipatgandakannya amal sholeh, bulan jihad dan bulan kemenangan.  Alhamdulillah.&lt;br /&gt;           Magrib kali ini basah oleh tetes-tetes kesyukuran. Kesyukuran itu juga terlisan lewat hamdalah. Meski sesungguhnya tangis dan tahmid masih jauh dari cukup untuk menerjemahkan kesyukuran itu. Karena sejatinya bentuk kesyukuran terbaik adalah dengan tak mensia-siakan kesempatan agung itu. Dan oleh karenanya tak sedikitpun ingin menyia-nyiakan setiap detik waktu yang akan hadir hingga penghujung ramadhan nanti. Ramadhan kali ini harus menjadi momentum perubahan terbaik. Ramadhan kali ini harus meninggalkan ukiran terindah yang akan teurai dalam laku. Dan hingga uraian laku itu mengabadi sepanjang masa. Semoga....!&lt;br /&gt;                &lt;br /&gt;        Awal Ramadhan adalah awal perjuangan. Berjuang membenahi diri. Berjuang, berjuang dan berjuang !!. Hingga menemukan muara akhir : Kemenangan Hakiki. Dan kemenangan itu tak kan bisa diraih kecuali atas pertolongan dan kehendak dari-Nya. Mengawali ramadhan kali itu, dengan memunajatkan sebait harap pada-Nya.&lt;br /&gt;”Yaa Allah! Jadikanlah puasaku sebagai puasa orang-orang yang benar-benar berpuasa. Dan ibadah malamku sebagai ibadah orang-orang yang benar-benar melakukan ibadah malam. Dan jagalah aku dari tidurnya orang-orang yang lalai.Hapuskanlah dosaku. Wahai Tuhan sekalian alam!! Dan ampunilah aku, Wahai Pengampun para pembuat dosa.” Amiin.&lt;br /&gt;Yogyakarta, 1 Ramadhan 1430 H.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6453405517467288702-6641888137213108145?l=asyifa85.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://asyifa85.blogspot.com/feeds/6641888137213108145/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6453405517467288702&amp;postID=6641888137213108145&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/6641888137213108145'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/6641888137213108145'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://asyifa85.blogspot.com/2009/08/rindu-itu-tertawarkan-sudah.html' title='~  Rindu itu Tertawarkan  Sudah ~'/><author><name>agus triningsih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03796654246526357306</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/Snq4oXZcArI/AAAAAAAAAQ8/lXiqoB2LeAw/S220/rotiiiiiii.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/So-0Xu-N3GI/AAAAAAAAAR8/mU5q3mOTySU/s72-c/ramadhan-karim.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6453405517467288702.post-5709579811349746403</id><published>2009-08-22T01:43:00.000-07:00</published><updated>2009-08-22T01:51:56.175-07:00</updated><title type='text'>~ Ketika Harus Memilih ~</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/So-xMl8SsBI/AAAAAAAAAR0/0zaxhGv14CY/s1600-h/kasih-sayang-ibu.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 284px; height: 400px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/So-xMl8SsBI/AAAAAAAAAR0/0zaxhGv14CY/s400/kasih-sayang-ibu.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5372707710377832466" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Dengan sangat hati-hati saya menanyakan sesuatu yang saya tahu pasti bahwa sesuatu yang akan saya tanyakan itu ada hal yang paling sensitif baginya.&lt;br /&gt; “Ma, jika suatu saat saya menikah dan suami bekerja di lain pulau dan saya harus tinggal dengannya, Bagaimana ?”.&lt;br /&gt;Mama tak segera menjawab, diam sejenak seperti memikirkan sesuatu. Ada raut kesedihan yang tiba-tiba hadir di wajahnya.&lt;br /&gt;”Carilah yang dekat, bukankah di sini juga banyak pekerjaan.”&lt;br /&gt;Hanya itu beliau katakan. Jawabannya saya pahami sebagai bentuk keberatannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Ketika hal yang sama saya ungkapkan ke Bapak, saya juga mendapatkan jawaban yang senada. Saya mengerti mereka berkenan jika setelah menikah saya tak lagi tinggal bersamanya. Tapi seminimalnya saya masih bisa sering hadir membersamainya. Sesuatu yang tidak mungkin saya lakukan, jika saya harus tinggal di pulau yang berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;           Jauh hari, saat usia saya belum genap 20 tahun, saat saya belum sama sekali terfikir oleh sebuah kata yang penuh konsekuensi ”pernikahan”. Mama sering bercerita banyak hal. Lewat cerita-ceritanya, saya mengerti dan faham bahwa seorang anak ’ragil’ (bungsu) terutama perempuan seyogyanya tidak meninggalkan rumah orangtuanya dan dialah yang kemudian menemani hari-hari senja mereka. Harapannya terhadap saya untuk menemani hari senjanya tersirat lewat cerita-cerinya. Meski secara lisan Mama memang tidak pernah meminta secara langsung. Tapi saya mengerti sekali, dalam hal apapun mama lebih sering meminta sesuatu secara tersirat. Mama tak pernah memaksakan sesuatu terhadap kami : anak-anaknya. Karena sungguh saya selalu mendapati sebagai orangtua yang lebih sering ’mengerti’ dan demokratis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;             Dulu sekali, ketika mama marah. Saya hanya  bisa tertunduk diam, lalu sebelum mama menuntaskan marahnya, saya segera berlari ke kamar dan lalu menangis untuk sekian lama. Tangis itu meledak bukan karna kesal dengan kemarahannya, tapi  justru karna sedih, sedih karna telah membuatnya kecewa. Sedih atas kesalahan yang seharusnya saya lakukan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;           Sejak saat itu hingga saat ini, saya selalu berusaha agar tak membuatnya sedih dan kecewa. Meski mungkin dari dulu hingga saat ini ada begitu banyak kekecewaan yang telah saya goreskan  di hatinya. Tapi sungguh, sejak saat itu saya juga selalu berusaha memenuhi segala harapnya, sepanjang tak melanggar koridor yang syar’i. Dan juga tentang ’permintaan tersirat’nya itu.&lt;br /&gt;           &lt;br /&gt;         Meskipun karenanya saya harus menguatkan hati untuk mengabaikan lelaki sholeh yang datang, hanya dengan alasan : setelahnya, saya tak bisa ’hijrah’ bersamanya  karena pulau kami yang berbeda. Dan saya yakin hal tersebut tidak bernilai apa-apa jika dibandingkan dengan pengorbanannya selama ini. Selama 23 tahun sudah membersamai saya. Selama 23 tahun juga, ia tak pernah punya banyak waktu untuk beristirahat. Dulu dan bahkan hingga kini di usianya yang hampir 60 tahun masih sanggup mengayuh sepeda tuanya menjajakan kue atau buah-buahan hasil kebunnya, mengelilingi pemukiman, menyapa setiap pintu-pintu rumah yang dilaluinya. Mama yang selalu tulus mendoakan kami : anak-anaknya. Ia lah salah satu anugrah terbesar yang saya miliki. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;          Saya ingat sekali ketika saat-saat dimana saya harus meninggalkan Pontianak untuk kemudian menetap di Yogyakarta selama 6 bulan. Saya merasa berat meninggalkannya. Sebagaimana juga ia begitu berat meninggalkan saya. Wanita yang dipenuhi rasa cinta dan sayang itu melepas saya dengan airmatanya. Saat melihatnya saya hanya bisa berjanji dalam hati : ”Ma, saya hanya akan meninggalkanmu sejenak dan akan segera kembali disisimu, sebagaimana yang selalu engkau harapkan.” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;          Kini, ketika kembali harus dihadapkan pada dua pilihan :  mama atau lelaki asing itu, saya tak kan ragu lagi untuk lebih memilih untuk memenuhi harapannya : membersamainya di hari senjanya. Sungguh saya akan sangat bersyukur, jika Allah menghendaki saya senantiasa hadir di sisinya. Meski jikapun itu terwujud, tak akan pernah sebanding dengan ketulusan cintanya selama ini. Saya mengerti bahwa setelah menikah seorang wanita sepenuhnya milik suaminya. Bukankah itu berarti sebelum menikah ia tetap milik orangtuanya?. Jadi sebelum pilihan itu diambil, maka orangtua sangat layak untuk di prioritaskan. Adakah yang lebih baik dari itu?!. Bukankah ridhonya orangtua adalah ridhonya Allah?. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yogyakarta, Juli 2009&lt;br /&gt;Ketika dihadapkan  kembali pada pilihan itu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6453405517467288702-5709579811349746403?l=asyifa85.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://asyifa85.blogspot.com/feeds/5709579811349746403/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6453405517467288702&amp;postID=5709579811349746403&amp;isPopup=true' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/5709579811349746403'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/5709579811349746403'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://asyifa85.blogspot.com/2009/08/ketika-harus-memilih.html' title='~ Ketika Harus Memilih ~'/><author><name>agus triningsih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03796654246526357306</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/Snq4oXZcArI/AAAAAAAAAQ8/lXiqoB2LeAw/S220/rotiiiiiii.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/So-xMl8SsBI/AAAAAAAAAR0/0zaxhGv14CY/s72-c/kasih-sayang-ibu.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6453405517467288702.post-7012249449726651553</id><published>2009-08-20T05:40:00.000-07:00</published><updated>2009-08-20T05:52:48.352-07:00</updated><title type='text'>~ Lonceng Kematian  ~</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/So1FgzeMcaI/AAAAAAAAARs/RvCUFZq-44E/s1600-h/kematian.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 270px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/So1FgzeMcaI/AAAAAAAAARs/RvCUFZq-44E/s400/kematian.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5372026360397853090" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;        Dini hari, ketika diri masih nyaman berselimut mimpi terbuai dinginnya pagi yang menusuk. Tiba-tiba Hp saya begitu nyaring berdering, mengalunkan irama sebagai tanda  panggilan masuk dari No. yang tak saya kenal,  Saya segera terbangun, bergegas meraih Hp yang berada tepat di samping tangan kanan saya. Saat itu jam di layar Hp menunjukkan pukul 02.45 Wib. Saya lalu bersegera mengapprove panggilan tersebut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;“Assalamualaikum, ini mbak Agus yah?.” &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ternyata seorang wanita, suaranya  terdengar sangat lemah dan parau. &lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;“Wa alaikumussalam.  Oh iya, benar. Maaf ini siapa yah?”.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; Saya tak sama sekali mengenali suara itu.&lt;br /&gt; &lt;span style="font-style:italic;"&gt;“Mbak Agus ini Ibunya Dini.”&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;           Suaranya wanita itu semakin parau terdengar. Iya, saya mengenalnya. Beliau adalah ibunya Dini :  adik binaan saya di Rohis sebuah SMU di Pontianak. Sudah lama saya tak bersilaturahim dengan beliau dan juga Dini anaknya, tepatnya sejak saya pergi ke Yogyakarta 3 bulan yang  lalu. Saya merasa heran atas telfonnya yang  sepagi itu. Tapi lalu tanpa jeda yang lama, saya segera menanyakan kabarnya, dengan begitu antusias.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;“ Oh Ibu, bagaimana kabarnya sekarang?, Dininya juga apa kabar?..Su...”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Rangkaian kalimat tanya itu belum terselesaikan, dan harus terpotong oleh suara di seberang telfon. Suara itu semakin melemah, tersekat seolah menahan tangis.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;“Mbak, sekarang Dini sudah nggak ada, Dini meninggal mbak.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Deg!!, hati ini tersentak kaget, saya hampir tak mempercayainya. Tapi saya sadar sepenuhnya dan tidak sedang bermimpi.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;”Innalillahi wa inna ilaihi roji’uun.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hati ini kemudian luruh oleh rasa kehilangan yang teramat sangat. Saya tak lagi dapat membendung lara yang menghempas saya, tangis itupun pecah. Sepagi itu duka menyapa saya. Dini hari ini, DINI SEPTIASI PRATAMI, adinda saya  yang pintar dan sholihat,  telah pergi menghadap Rabb-Nya, di usianya yang belum genap 17 tahun. Hati saya kembali perih karna saya tak  bisa memeluknya, mengecupnya untuk yang terakhir kalinya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;           Pagi itu, saya kembali teringat dengan moment perpisahan kami. Saat-saat menjelang kepergian saya ke Yogya.  Kami merangkai kebersamaan indah : mengabiskan hari itu ke toko buku dan mensinggahi sebuah masjid terbesar di Pontianak, lalu menutupnya dengan menikmati Es buah bersama hingga senja menjelang.  Saya sengaja mendokumentasikan semuanya dengan kamera digital. Saya juga merekamnya dalam sebuah video.  Sesuatu yang tak saya lakukan pada orang-orang lainnya yang juga akan saya tinggalkan. Entah mengapa, saat itu hanya moment perpisahan antara saya bersama Dini dan rekan-rekannya yang saya setting sesempurna mungkin. Satu persatu ’salam perpisahan’ mereka saya rekam. Kini saya mengerti kenapa saat itu Alloh menggerakkan saya untuk membuat sebuah video rekaman itu. Saya ingat ’pesan terakhir’nya saat itu : &lt;span style="font-style:italic;"&gt;”Mbak, jangan pernah putus asa yah, dan tetaplah istiqomah sampai kapanpun.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;             Dini meninggalkan kesan tersendiri bagi saya.  Saya selalu teringat senyum manisnya, dengan jilbab merah jambunya yang menjuntai ke dada, baju merah jambu serta rok kotak merah bata yang ia kenakan terakhir kali kami bertemu. DINI, begitu dini Alloh memanggilnya kembali. Saya yakin Allah lebih menyanyanginya. Saya yakin Dini kini tersenyum bertemu Rabb-Nya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     Dini hari itu, 3 hari menjelang ramadhan Alloh kembali menabuhkan &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;’lonceng kematian ’&lt;/span&gt; untuk saya.  Sebagaimana menjelang ramadhan di tahun-tahun sebelumnya. Lonceng itu selalu menyampaikan pesannya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="font-style:italic;"&gt;”Jangan biarkan waktu demi waktu bertambah. Tapi tidak membawamu pada titik surga. Sebab, itulah sesungguhnya akhir perguliran waktu hidupmu. Itulah titik akhir perjalan waktu. Karena setelahnya, detik, menit, jam, hari, bulan, tahun tidak pernah ada dan tak pernah berarti lagi.&lt;/span&gt;”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;¬   Betapa  berharganya nikmat  ’usia’ yang Allah berikan. Dan Ramadhan adalah anugrah teragung yang DIA berikan. Tak setiap kita bisa sampai padanya : Ramadhan Kariim. Selamat bagi kita yang diperkenan-Nya kembali berjumpa Ramadhan. Selamat menikmati jamuan ramadhan. Semoga ramadhan ini mampu menghantarkan kita ke syurga-Nya. Amiiin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rabu, 19 Agustus 2006.&lt;br /&gt;Melepas kepergian adinda saya : Dini...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6453405517467288702-7012249449726651553?l=asyifa85.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://asyifa85.blogspot.com/feeds/7012249449726651553/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6453405517467288702&amp;postID=7012249449726651553&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/7012249449726651553'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/7012249449726651553'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://asyifa85.blogspot.com/2009/08/lonceng-kematian-menjelang-ramadhan.html' title='~ Lonceng Kematian  ~'/><author><name>agus triningsih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03796654246526357306</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/Snq4oXZcArI/AAAAAAAAAQ8/lXiqoB2LeAw/S220/rotiiiiiii.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/So1FgzeMcaI/AAAAAAAAARs/RvCUFZq-44E/s72-c/kematian.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6453405517467288702.post-4969762005985271645</id><published>2009-08-20T05:32:00.000-07:00</published><updated>2009-08-20T05:40:16.042-07:00</updated><title type='text'>~ Ukiran Harap dari Jiwa ~</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/So1DIhePQsI/AAAAAAAAARk/MxpEIGPVeuo/s1600-h/senja.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 400px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/So1DIhePQsI/AAAAAAAAARk/MxpEIGPVeuo/s400/senja.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5372023744226083522" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Berkata  Ummu Mu’minin Aisyah ra : “Aku terbangun di pagi hari dan kudapati ilmu, iman dan ibadahku tidak bertambah, maka sesungguhnya pertambahan usiaku adalah kesia-siaan.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Dua puluh empat tahun telah berlalu…&lt;br /&gt;Setahun kembali telah menghilang dariku..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rabb, sungguh aku mensyukuri semua nikmat dan karunia-Mu...&lt;br /&gt;Atas semua anugrah terindah yang telah Engkau limpahkan padaku...&lt;br /&gt;Atas cinta dan kasih sayang-Mu yang Engkau titipkan pada mereka,&lt;br /&gt;Orang-orang yang yang hadir dalam hidupku...&lt;br /&gt;Atas do’a Bapak dan Ibu yang selalu mengalir tanpa henti..&lt;br /&gt;Atas rizki-Mu yang tak pernah terputus...&lt;br /&gt;Atas ilmu-Mu yang selalu menaungiku..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rabb, sungguh aku malu pada-Mu..&lt;br /&gt;Atas setiap detik waktu yang terlalaikan...&lt;br /&gt;Atas setiap kesempatan yang terabaikan...&lt;br /&gt;Atas fitrah hati yang terkotori...&lt;br /&gt;Atas aktifitas diri yang tak terjaga...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rabb, aku masih hamba-Mu...&lt;br /&gt;Yang hanya bisa mengharap belas kasih dari-Mu...&lt;br /&gt;Sungguh aku memohon pada-Mu...&lt;br /&gt;Atas dosa yang kian menggunung...&lt;br /&gt;Ampuni aku dengan rahmat-Mu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rabb..yang maha membolak-balikkan hati..&lt;br /&gt;Tetapkan hati ini pada agama-Mu dan ketaatan terhadap-Mu...&lt;br /&gt;Rabb cintakan aku pada-Mu..&lt;br /&gt;Rindukan aku pada saat-saat perjumpaan dengan-Mu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadikanlah indah pada akhir usiaku...&lt;br /&gt;Kembalikan aku padaMu dengan jiwa yang bersih lagi tenang....&lt;br /&gt;Syahid... syahidkan aku di jalan-Mu...&lt;br /&gt;Amiiiiiiin...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14 Agustus 2009&lt;br /&gt;Di 24 tahun usiaku kini.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6453405517467288702-4969762005985271645?l=asyifa85.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://asyifa85.blogspot.com/feeds/4969762005985271645/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6453405517467288702&amp;postID=4969762005985271645&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/4969762005985271645'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/4969762005985271645'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://asyifa85.blogspot.com/2009/08/ukiran-harap-dari-jiwa.html' title='~ Ukiran Harap dari Jiwa ~'/><author><name>agus triningsih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03796654246526357306</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/Snq4oXZcArI/AAAAAAAAAQ8/lXiqoB2LeAw/S220/rotiiiiiii.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/So1DIhePQsI/AAAAAAAAARk/MxpEIGPVeuo/s72-c/senja.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6453405517467288702.post-902267080894568954</id><published>2009-07-21T18:47:00.000-07:00</published><updated>2009-07-21T18:51:05.710-07:00</updated><title type='text'>~ Biarkan aku bernyanyi Bunda….~</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SmZwfahA39I/AAAAAAAAAQ0/aUwQZmEDRl8/s1600-h/key-bernyanyi.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SmZwfahA39I/AAAAAAAAAQ0/aUwQZmEDRl8/s400/key-bernyanyi.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5361096091427200978" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;~ Biarkan aku bernyanyi Bunda….~&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dear Bunda dimanapun berada…..&lt;br /&gt;Bunda, tempo hari ketika sedang berjalan-jalan. Saya sempat mendengar seorang anak yang berusia 3 tahunan menyanyikan lagunya Kuburan Band  : “LUPA” dengan suara cadelnya :&lt;span style="font-style:italic;"&gt; “ yupa…yupa…yupa yagi…yupa yagi airnya….”&lt;/span&gt; Maksunya pasti begini : &lt;span style="font-style:italic;"&gt;“lupa…lupa…lupa lagi…lupa lagi syairnya…”…&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MasyaAlloh…anak sekarang kok lebih sering melantunkan lagu orang dewasa yah Bun?? Habisnya di televisi kita nggak ada lagi program acara khusus lagu-lagu anak yah. Kenapa yah? Tapi program acara lagu-lagu dewasa? Jangan ditanya lagi deh...Buaanyak buangget!!! Di radio juga. Dimana-mana begitu. Akhirnya karna berulang-ulang mendengarnya, anak-anak kita jadi hafal deh liriknya. Kasihan bannget anak-anak kita Bun, nyanyi tapi nggak tau apa maksud lagunya. Baiknya mungkin kita harus rajin nyanyikan lagu-lagu anak buatnya yah Bun? atau kita perdengarkan dari kaset-kaset lagu anak-anak? Atau kita juga meminimalisir telinganya dari lagu-lagu orang dewasa?&lt;br /&gt;Yang pasti Bunda jangan pernah memarahinya atau bahkan melarangnya saat ia sedang bernnyanyi lantunan lagu-lagu dewasa. Karna jika begitu bearti Bunda telah melanggar HAA atau Hak asasi anak-anak...(he..he..bercanda aja kok :))&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ehmmm.... ngomong-ngomong soal nyanyian anak-anak kita nih, Bunda tau nggak? Dari sebuah referensi yang saya dapatkan, Ternyata bernyanyi memiliki berbagai manfaat positif untuk anak-anak kita. Manfaat-manfaat positif tersebut yaitu  Pertama, dengan bernyanyi ia akan belajar memahami konsep sederhana. Misalnya saja lagu  Balonku, lagu ini akan membantunya untuk mengenal konsep pengenalan warna dan jumlah bilangan serta konsep pengurangan saat salah satu balon pecah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, menyanyi akan menguatkan rasa percaya diri. Hampir semua anak kita suka bernyanyi kan Bun?? Berikan kesempatan  padanya untuk bernyanyi. Hal ini akan menguatkan rasa percaya dirinya. Ia akan merasa mampu bernyanyi dan kelak tak akan malu untuk tampil di depan umum. Saat ini bernyanyi, berikan perhatian positif lewat pujian, ikut bersenandung, bergembira, sehingga ia merasa lebih dihargai dan lebih menambah rasa percaya dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, menyanyi akan memperkaya kosakatanya. Selain itu ia akan lebih aktif bicara, Bunda. Sehingga kemampuan berbicaranya juga akan ikut terstimulasi. Jika dalam satu hari Bunda mengenalkan satu lagu sederhana maka setidaknya ia mampu menerima 5-8 kata baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat, dengan menyanyi anak-anak kita akan menyelipkan gayanya sendiri. Perhatikan deh Bunda, ketika ia berjoget, bertepuk tangan, meninggikan atau merendahkan suaranya, memanjangkan pengucapan, bahkan ia akan bergaya seperti penyanyi sunguhan. Berikan kesempatan untuk melakukannya karena dengan begitu sebenarnya ia sedang menuangkan kreatifitas dan imajinasinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelima, bernyanyi akan membuat anak-anak kita lebih sehat Bunda. Kenapa? Karna saat bernyanyi ia akan menggerakkan otot-otot di daerah kepala seperti wajah dan leher bahkan seluruh tubuh saat ia bergoyang. Ini tentu akan menambah kebugarannya. Menyanyi juga akan membuat psikisnya lebih kondusif loh Bunda. Karena karena menyanyi akan selalu membuatnya senang dan terhibur. Tak hanya itu saja Bunda. Menyanyi pun dapat melatih kepekaan pendengaran, keteraturan bernafas juga melenturkan organ-organ bicaranya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keenam,  bernyanyi akan membuat anak lebih aktif bergerak, sebab banyak  lagu-lagu anak yang penuh semangat. Misalnya saat anak melantunkan lagu : ”aku seorang kapiten, mempunyai pedang panjang, kalau berjalan prok-prok-prok, aku seorang kapiten.” ia akan berjalan di tempat, lalu bertepuk tangan. Ini akan membuat ia lebih berani bertindak dan melakukan sesuatu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketujuh, bila Bunda rajin bernyanyi bersamanya pasti Bunda akan merasakan lebih dekat dengannya kan? Karena itu Yuk sering-sering bernyanyi bersamanya dan menciptakan suasana yang menyenangkan dengannya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedelapan, dengan bernyanyi Bunda bisa mengamati perkembangannya. Seperti perkembangan verbalnya, pendengaran, daya tangkap, motorik, peniruan, dan lainnya. Coba deh Bunda amati. Apakah ia meniru gerakan-gerakan yang Bunda contohkan?? Jika iya, bearti ia berkembang dengan normal Bunda..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ehm....jadi ingat lagu favorit saya waktu kecil Bun...pasti Bunda kenal deh...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;ambilkan bulan Bu...&lt;br /&gt;ambilkan bulan Bu..&lt;br /&gt;Yang selalu bersinar di langit....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, lagu favorit Bunda waktu kecil apa?:)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yuk Bun...bernyanyi lagi bersamanya. Biarkan ia mengenal lagu-lagu kecil kita dulu Bun.., Biarkan ia mengenal lagu-lagu baru dari bibir manis Bundanya....Bukan dari Kuburan Band, bukan dari D’ masif dan lain-lain. Setuju kan?!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kaliurang, 20 Juli 2009&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6453405517467288702-902267080894568954?l=asyifa85.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://asyifa85.blogspot.com/feeds/902267080894568954/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6453405517467288702&amp;postID=902267080894568954&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/902267080894568954'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/902267080894568954'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://asyifa85.blogspot.com/2009/07/biarkan-aku-bernyanyi-bunda.html' title='~ Biarkan aku bernyanyi Bunda….~'/><author><name>agus triningsih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03796654246526357306</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/Snq4oXZcArI/AAAAAAAAAQ8/lXiqoB2LeAw/S220/rotiiiiiii.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SmZwfahA39I/AAAAAAAAAQ0/aUwQZmEDRl8/s72-c/key-bernyanyi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6453405517467288702.post-1613672728220123560</id><published>2009-07-21T18:34:00.000-07:00</published><updated>2009-07-21T18:44:03.777-07:00</updated><title type='text'>~ Kok, Berbohong Nak…?~</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SmZu0C4i58I/AAAAAAAAAQs/DtczDMIAn24/s1600-h/anak_tk.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SmZu0C4i58I/AAAAAAAAAQs/DtczDMIAn24/s400/anak_tk.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5361094246837446594" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;~ Kok, Berbohong Nak…?~&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sebuah kelas seorang anak mengadu kepada Ibu Gurunya, Hana baru saja meniggalkan kelasnya karna harus ke kamar kecil. Tapi sekembalinya pensil yang tadi diletakkan di dekatnya hilang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;“Bu…., Pensil baru Hana hilang….”&lt;br /&gt;“Tadi diletakkan dimana Nak?&lt;br /&gt;“ Di sini Bu, di dekat buku Hana “&lt;br /&gt;“Huuuu..hu….Hana mau pensil Hana…”&lt;br /&gt;Hana terus merengek kehilangan pensilnya.&lt;br /&gt;”Anak-anak Ibu, ada yang lihat pensil Hana nggak?”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seisi kelas sibuk mencari-cari pensil baru  Hana tersebut. Tapi tidak ada yang berhasil menemukannya. &lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;”Coba lihat tasnya masing-masing, mungkin terselip di tasnya”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Setelah memeriksa tasnya masing-masing semuanya kompak menjawab :&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt; ”Nggak ada Bu...!!” &lt;br /&gt;”Baik ibu percaya, anak-anak ibu smuanya jujur, karna anak jujur disayang Alloh”.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang Ibu sebenarnya menemukan satu wajah ”cemas” pada salah seorang anak. Tapi ia menunggu saat yang tepat. Saat semua anak-anak istirahat, Sang guru memeriksa tas seorang anak berwajah ”cemas” tadi. Ia menemukan pensil tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ehm...kenapa anak tadi sampai berbohong kepada guru dan teman-temannya yah Bunda??&lt;br /&gt;Kemungkinan besar hal tersebut terjadi karena adanya faktor pendorong dari diri anak. Mungkin ia menginginkan sebuah pensil baru tetapi orangtuanya tidak mau memberikannya. Atau mungkin karena si anak ingin mendapatkan perhatian lebih atau bisa jadi karena faktor lingkungan di rumah, sekolah maupun masyarakat yang membentuk karakter dan sifat tidak jujur pada anak.  Benar nggak Bunda??&lt;br /&gt;Nah, di bawah ini ada beberapa tips khusus untuk Bunda, agar bisa mencegah kasus-kasus seperti di atas terjadi, ada beberapa hal yang  perlu Bunda perhatikan  dalam pertumbuhan anak, di antaranya : &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Ajarkanlah anak arti dan nilai kejujuran sejak kecil dengan memberikan   contoh dan akibat yang bisa terjadi dari kebohongannya. Jika kebohongan sudah terlanjur terjadi, jangan hukum anak dengan keras tetapi Bunda harus  membantunya untuk memperbaiki sifatnya agar tidak berbohong lagi. Contoh pada cerita di atas, Guru harus menyuruh dan menemani anak didiknya untuk mengembalikan pensil yang telah diambilnya. Bantu anak untuk memperbaiki kesalahannya dengan belajar untuk meminta maaf atas tindakan yang telah dilakukannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Jangan pernah mencaci ataupun membentak anak karena kebohongannya. Bunda bisa membuat pernyataan dan kalimat-kalimat yang baik yang memberikan kepercayaan Bunda dan juga pernyataan bahwa hal yang telah dilakukannya adalah sesuatu yang salah. Contohnya : "Bunda tahu  nanda bukan seorang pembohong dan seorang yang suka mengambil kepunyaan orang lain, tapi mengapa nanda mengambil sesuatu yang bukan kepunyaan nanda?" dan seterusnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Ciptakan suasana lingkungan keluarga yang terbuka. Hal ini akan membuat anak terbuka dan tidak takut untuk mengemukakan pendapat dan perasaannya kepada orangtua maupun saudaranya, sehingga tidak ada hal yang ditutupi oleh anak. &lt;br /&gt;Bunda, Tips di atas insyaAlloh dapat membantu anak untuk belajar jujur dan menuju proses menghargai diri sendiri serta orang lain dalam pertumbuhannya menjadi seorang remaja dan dewasa.Semoga.......!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kaliurang, 20 Juli 09&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6453405517467288702-1613672728220123560?l=asyifa85.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://asyifa85.blogspot.com/feeds/1613672728220123560/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6453405517467288702&amp;postID=1613672728220123560&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/1613672728220123560'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/1613672728220123560'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://asyifa85.blogspot.com/2009/07/kok-berbohong-nak.html' title='~ Kok, Berbohong Nak…?~'/><author><name>agus triningsih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03796654246526357306</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/Snq4oXZcArI/AAAAAAAAAQ8/lXiqoB2LeAw/S220/rotiiiiiii.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SmZu0C4i58I/AAAAAAAAAQs/DtczDMIAn24/s72-c/anak_tk.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6453405517467288702.post-3972376308482571460</id><published>2009-07-21T18:11:00.000-07:00</published><updated>2009-07-21T18:19:05.102-07:00</updated><title type='text'>~ Petualangan Anak Dare' Part 2..~</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SmZo6WmhsII/AAAAAAAAAQk/9Yz46a_77tQ/s1600-h/kaliurang.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 239px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SmZo6WmhsII/AAAAAAAAAQk/9Yz46a_77tQ/s400/kaliurang.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5361087758140027010" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;~ Petualangan Anak Dare' Part 2..~&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;“Mba’, besok kita  mau jalan  ke hutan wisata kaliurang, tuh  di kaki gunung Merapi, ikut nggak?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Wah ..ikut dunk fren…!”&lt;/span&gt; (biar flu berat ini belum sembuh-sembuh amat, biarin deh…yang penting bisa liat hutan merapi, titik)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi hari…..ketika matahari sepenggalah, waktu dhuha gitu…petualangan kami siap dimulai. Kali ini petualangan nggak lagi by on foot, tapi by motorcycle. Para dare’ sudah naik kelas,  eh maksudnya para dare’ sudah dapat fasilitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesaat sebelum berangkat, ternyata  perlengkapan ada yang kurang. Helm ganda kurang satu. Nggak ada helm, so pasti petualangan nggak bisa dimulai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;”Papiiiiii....!!!”, eh salah deh...” Bapakkkk!!!”&lt;br /&gt;”Eh...Bapak kost, nuwon sewu nggih, mau pinjem helm....nih...”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Dan Alhamdulillah dapat pinjeman helm …tapi alamak!! Helmnya ma emang helm standar,hitam kinclong lagi, ...tapi kaca depannya itu loh...ga’ ada..., &lt;br /&gt;Ist OK lah…tenang aja..petualangan kudu tetep jalan…Maafkan daku helm…cukup ku peluk saja helmnya…bukan apa-apa, daku Cuma nggak siap jadi pelawak jalanan dadakan. cuma ntar klo ada om polisi baru deh di pake.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lengkaplah sudah penderitaan…..ups maksudnya lengkaplah sudah perlengkapan, petualangan anak dare’ mencari merapi part 2  dimulai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kali ini 3 motor bebek benar-benar berbaris seperti bebek…mengikuti setiap lekuk tubuh kaliurang, menaiki tanjakan, menuruni menaiki lagi begitu seterusnya….berbelok kanan dan kiri, meliuk-liuk hingga tibalah di sebuah tempat yang sekian lama telah menunggu kehadiran kami : taman wisata kaliurang : Telogo Putri. Wah Subhanalloh asri banget euy alamnya!! Meski Pontianak banyak hutannya, tapi yang seperti ini, Nggak punya deh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada 2 pilihan  wisata yang disajikan telogo putri : pertama, kolam renang Telogo putrid (asal muasal namanya, konon karna pada jaman dahulu kala para putri keraton mandi di situ, dan air yang ada di kolam renang memang berasal dari sumber mata air alam : telogo).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, wisata pendakian bukit. Ada bukit kurang lebih setinggi 1-1,5 km dari permukaan tanah, dari puncak bukit tersebut kita bisa melihat keindahan merapi lebih dekat. Sebab oleh di Pontianak sudah sering berenang di sungai Kapuas (sapa tuh yah?). Maka kami memilih wisata yang kedua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu dengan sepenuh cinta di hati (cinta  ama siapa yah?), dan sepenuh tenaga di tubuh (yang ini emang bener fren), kami menapaki satu demi satu anak tangga yang akan menghantarkan kami ke puncak bukit tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nafasku tersengal…mulutku terpaksa ku buka lebar-lebar…hu..ha…hu..ha..ha….hu…, gawat nih hidungku masih mampet…kepalaku masih sedikit puyeng….mendaki bukit dengan kemiringan 65 derajat sejauh 1 km…serasa berkilo-kilo…&lt;br /&gt;Ingin rasanya berteriak : &lt;span style="font-style:italic;"&gt;“Friend, please deh….aku masih sakit!! Qta ga’ usah nyampe puncak yah?!..Please…..,”&lt;/span&gt; tapiiii…malu deh klo’ harus ngaku begitu…Jaim dikit dah…biar deh nguat-nguatin diri, : aku bisa!!!!...dengan tenaga yang tersisa, aku ngeringsek ke depan…&lt;span style="font-style:italic;"&gt;”minggir!! Minggir!!!, : lady first…?!”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Hah…emang yang lain apa?! Ha..ha…ha..! dengan sepenuh hati, ku naiki tangga-tangga terakhir yang menghantarkanku ke puncak bukit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;YEESS!!! Nyampe!!! Alhamdulillah….!!!....beneran deh rasanya mau pingsan, andai ga’ ada orang lain di situ, pasti rebahan deh..suer deh!! tapi demi mempertahankan citra diri...(lagi-lagi jaim……, malu dunk… : ini rahasia perusahaan…he...he..)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syukur deh ada ibu2 yang jualan air minum…&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;“Bu..please deh perlu energi nih!!!, brp bu ?! “&lt;br /&gt;“5 ribu mba “&lt;br /&gt;“Busyett dah, mahale Bu…”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tepat di atas bukit ada sebuah bangunan semacam menara, 2 tingkat. Jika kita naik ke atas menara tersebut, maka kita bisa lebih leluasa melihat Merapi yang ada di hadapan bukit tersebut, atau seminimalnya kita bisa melihat panorama alam di bawah bukit tersebut. Hanya tiga orang teman yang berhasil naik ke menara tersebut, semntara aku dan sisanya merasa cukup puas sampai di atas bukit tanpa harus naik ke menara tersebut. (Habisnya menaranya tinggi, tacuuuuuut).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah mendapatkan energi kembali, petualangan dilanjutkan. Saatnya menuruni bukit. (Gue paling demen nih, gampang banget turunnya...., cepeeeeet....he..he..). &lt;br /&gt;Upacara penurunan bukit berlangsung dengan aman dan lancar. Acara dilanjutkan dengan makan bakso bareng. Lalu terakhir : zuhuran dunk!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Habis zuhuran di musola, qta masih asyik natapin pepohonan yang gede-gede di sekelilingnya, wah di deket musola tuh banyak monyet-monyet yang bebas berkeliaran…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagi asyik natapin monyet-monyet yang lucu abizzz, eh si emi teriak-teriak …&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;“Mba’  Agus!!! Jangan manjat pohon!! Ntar jatuh!!,”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Busyett deh, tuh anak , moso kalem-kalem gini, disamain ama monyet!! Ga’ sopan bgt deh….awas loh…&lt;br /&gt;Spontan pas lihat beberapa monyet yang lagi asyik makanin pisang pemberian pengunjung, langsung deh kreatif : saatnya melakukan serangan balik.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;“eh…Emi doyan banget ma pisang…biasanya ga’ mau!!,, kelaperan yah?? ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tuh anak langsung nunjukkin muka tengsin..Horeee!!! 1 sama deh..: draw..!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Wah saudare-saudare, sekarang saatnya pulang…., coz orang sewaan qta nih Cuma bisa sampe jam segini nih...jam 2 dah ada agenda  !!”(nggak sopan banget yah, moso teman kami yang yogya asli, yang bela-belain jadi guide buat kita, dibilang orang sewaan)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;“huuuu….cepet bgt sih…...qta belum mau pulang nih!!&lt;br /&gt;”apa mau dikata fren...., kata aja tak mau apa-apa..”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya petualangan anak dare menemukan merapi &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;THE END&lt;/span&gt;....:)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;16 Juli 09&lt;br /&gt;@ Kaliurang&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6453405517467288702-3972376308482571460?l=asyifa85.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://asyifa85.blogspot.com/feeds/3972376308482571460/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6453405517467288702&amp;postID=3972376308482571460&amp;isPopup=true' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/3972376308482571460'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/3972376308482571460'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://asyifa85.blogspot.com/2009/07/petualangan-anak-dare-part-2.html' title='~ Petualangan Anak Dare&apos; Part 2..~'/><author><name>agus triningsih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03796654246526357306</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/Snq4oXZcArI/AAAAAAAAAQ8/lXiqoB2LeAw/S220/rotiiiiiii.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SmZo6WmhsII/AAAAAAAAAQk/9Yz46a_77tQ/s72-c/kaliurang.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6453405517467288702.post-8308672286171708132</id><published>2009-07-21T18:02:00.000-07:00</published><updated>2009-07-21T18:08:36.820-07:00</updated><title type='text'>~ Petualangan anak Dare, Part 1 ~</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SmZmfpLdxrI/AAAAAAAAAQc/fE9Uj3TQ4UY/s1600-h/kaliurang-0921.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SmZmfpLdxrI/AAAAAAAAAQc/fE9Uj3TQ4UY/s320/kaliurang-0921.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5361085100247074482" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;~ Petualangan anak Dare, Part 1 ~&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjelajahi semesta….&lt;br /&gt;Awal hari,... Matahari baru saja memancarkan sinarnya...burung-burung baru saja mulai bernyanyi..dan merapi masih terselimuti kabut...dan diantara teman-teman kost yang masih tertidur lelap dibuai mimpi-mimpinya...dan orang-orang yang lagi pada nabung di WC (eh, bener kan? Sebagian manusia klo pagi-pagi tuh suka nongkrongin WC..he...he...). Saya dan ketiga orang teman saya (dare pontianak) telah berdiri dengan manis dengan mengenakan kostum ’alakadar’nya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi ini kami telah siap memulai ”Petualangan Merapi”.&lt;br /&gt;Yups sebagai mana hasil musyawarah tadi malam, kami sepakat memulai petualangan hari ini.......Garis start tepat di Kaliurang km 14,5 tepat posisi istana kami kokoh berdiri tegak ( kost kami beh...). Siap grak!!! Maju jalan!!! &lt;br /&gt;Menyelusuri jalanan kaliurang dan melihat merapi lebih dekat. Karena sebagaimana kata pepatah tak kan lari gunung di kejar, maka kami tak kan mengejar-ngejarnya..tapi mendekatinya saja, ..he..he...Lagian ngapain juga main kejar-kejaran ama gunung : &lt;span style="font-style:italic;"&gt;”Cape’ deh!!!&lt;/span&gt;”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski dengan ’kampung tengah’ yang masih kosong tapi berbekal  semangat 45’ tim kami terus berjalan ke atas dan sepakat tidak akan kembali kecuali jika kaki-kaki kami tiba-tiba protes : &lt;span style="font-style:italic;"&gt;”yang bener aje mo’ jalan terus-terusan...cape’ tau...please dunk ah !!!”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tu..wa...ga... Pat...( ce ile..ini mah lagunya project Pop), maksudnya perlahan tapi pasti kaki-kaki kami terus menapaki jalan Kaliurang yang kian menanjak menuju Si Merapi yang telah setia menunggu kami. Tau nggak saudare-saudare? Jalanannya tuh sempit banget, terusnya arus kendaraan tuh nggak ada yang lelet : ngebut smua !, Nah kita kan takut ketabrak gitu...(maklum kami adalah pasukan yang belum rela mati, habisnya belum ada yang nikah je’...eh salah maksudnya amalnya masih sedikit gitu, alias masih banyak dosanya.:)). Jadinya agar hayat tetap dikandung badan, seringkali kita musti jalan seperti bebek, alias jalan satu-satu mirip bebek yang lagi  jalan tuh.(meski urusan mati tuh udah di atur dari sononya, tapi kan kita kudu ikhtiar yah? Bener nggak fren?). Jadinya nggak ada istilah gandengan-gandengan gitu, kecuali gandengan ama angin yang sejuuuuk bgt. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, terusnya supaya satu sama lain nggak ada yang ketinggalan, alias agar stabil jalannya. Maka langkah kita kudu dikompakin persiis seperti tentara yang lagi latihan : &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Kanan!! Kiri!! Kanan!! Kiri!!!&lt;/span&gt; (he...he..kebayang nggak ribetnya?)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika perjalanan kaki sudah menempuk radius 600 meter, salah satu temen saya teriak : ”&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Wahh...jambu biji...i mis u...,&lt;/span&gt;” Gawat nih  barisan pasukan bebek pun hancur,  demi melihat buah jambu biji yang bergantungan ranum di tepi jalan.....: &lt;span style="font-style:italic;"&gt;”ehmm..kepingin bgt deh &lt;/span&gt;”. Parahnya lagi salah satu syetan berhasil membisiki salah seorang temen. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;”Eh Fren, ini milik umum kali yah?, ambil Yuk?.”&lt;/span&gt;   Gubrak!!! Kasihan banget deh dia, mana ada pohon buah yang milik umum, adanya mah tanaman hias yang di tengah-tengah jalan tuh, lagian moso hari gini masih belum tau juga, dimana-mana nyuri kan dosa, mulai dari guru TK sampe dosen sampe pengemis dan pemulung juga tau tentang hal yang satu itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;” Hiii..! sereem ah girl, ntar digebukin orang sekampung loh. Terus ntar dikoran-koran tuh tertulis :” satu mahasisiwi UII asal Pontianak tewas dihakimi masa, gara-gara mencuri jambu biji.” ...ah nggak lucu banget deh!!, masih banyak jalan biar kita jadi terkenal . Laper sih laper fren, tapi dosa mah tetep dosa tau!!”&lt;br /&gt;”Lanjut Yok...!! Petualangan must be go on!”&lt;br /&gt;” Kasihan tuh merapi, dah dari kemarin-kemarin nungguin qta orang nih...”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasukan bebek pun melanjutkan petualangannya, tapi kali ini nggak jalan bebek lagi. Tapi berganti posisi : dua-dua. Dah bosen jalan bebek(sebenarnya sih karna angin gunung semakin terasa dingiiiin, nah klo gandengan kan lumayan hanget gitu.). Nah memasuki radius 1,5 km dari start awal kita menemukan keramaian alias sebuah pasar pagi yang lumayan geudee. Sampe di sini pasukan bebek dah hampir kehabisan tenaga. Lagu keroncong dari dalam perut semakin nyaring terdengar. Dan yang paling penting kita dehidrasi juga. Akhirnya pasukan bebek memutuskan untuk singgah di warung kecil yang menjual berbagai gorengan plus ada satu bungkusan berukuran sedang. (ehm..isinya apa ya?)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;”Pak ini apa?”&lt;br /&gt;”Nasi kucing, Mbak ...”&lt;br /&gt;”Wah kita nggak melihara kucing Pak, nasi manusianya ada nggak?”&lt;br /&gt;”!!!!!????...., nasi kucing bukan untuk kucing mba, ini buat manusia, Cuma isinya nasi ama sambel doank : dikit lagi, makanya namanya nasi kucing.....”&lt;br /&gt;”OOOOOOOOOOOOOOOOOOOoooooooooooooooooooooooooo”&lt;/span&gt; (malu deh gue...)&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;” Nasi kucingnya satu Pak...”&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua pasukan bebek sepakat makan nasi kucing plus air putih, beristirahat sambil mengatur strategi petualangan selanjutnya. Eh satu anggota pasukan lagi puasa, awalnya kuat-kuat aja. Tapi setelah diprovokasi oleh pasukan lainnya (kisahnya waktu rasulullah puasa sunah, trus di hidangi makanan, maka beliau membatalkan puasanya). Akhirnya ia memutuskan ikut menikmati nasi kucing (ngaku aja fren, emang kepingin buka sejak liat jambu tadi...he..he...)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;”Pak merapi berapa kilo lagi yah?”&lt;br /&gt;”Wah masih jauh mba’..sekitar 9-10 km lagi..”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Gedubrak!!!! Mampus deh kita fren !!”&lt;br /&gt;”Petualangan kita cukupkan sampe disini...”&lt;br /&gt;”Petualangan to be continue...”&lt;br /&gt;”Siap!!!! Kita pulang aja deh…..”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya petualangan pasukan bebek menemukan merapi harus kandas di tengah jalan.&lt;br /&gt;Dengan semangat 45 pasukan bebek menuruni jalanan kaliurang dan kembali ke istana tercinta. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;”Tapi oooh my God!!!”&lt;br /&gt;”i’m sorry.......i must see it..”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di perjalanan pulang kami menemukannya :  Lelaki tanpa busana, tanpa kain yang menutupi bagian-bagian ’rawan’ tubuhnya. MasyaAlloh, pamer niaaan!, Dia menunjukkan semua ciptaanNYa yang begitu apik dan Rapi tanpa malu....Dasar orang gila...Naudzubillah...&lt;br /&gt;Merapi tak kami temukan tapi....Mas Rapi kami temukan...................gggrrrhtttzzzzz...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memory, awal Mei 2009&lt;br /&gt;@Kaliurang nan Permai.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6453405517467288702-8308672286171708132?l=asyifa85.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://asyifa85.blogspot.com/feeds/8308672286171708132/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6453405517467288702&amp;postID=8308672286171708132&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/8308672286171708132'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/8308672286171708132'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://asyifa85.blogspot.com/2009/07/petualangan-anak-dare-part-1.html' title='~ Petualangan anak Dare, Part 1 ~'/><author><name>agus triningsih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03796654246526357306</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/Snq4oXZcArI/AAAAAAAAAQ8/lXiqoB2LeAw/S220/rotiiiiiii.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SmZmfpLdxrI/AAAAAAAAAQc/fE9Uj3TQ4UY/s72-c/kaliurang-0921.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6453405517467288702.post-8567977676246486806</id><published>2009-07-19T23:09:00.000-07:00</published><updated>2009-07-19T23:14:28.074-07:00</updated><title type='text'>~Kecelakaan itu,menguatkannya..~</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;~ Kecelakaan itu, semakin menguatkannya...~&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;       Suatu malam di tahun 2001, sekitar pukul 23.00 wib, Ia pulang dari tempat kerjanya, seperti biasa. Ia memang bekerja malam karna paginya ia juga menjadi mahasiswa di salah universitas swasta di Pontianak. Malam itu ia mengendarai motornya dengan kecepatan normal : 50-70 km/jam. Jalanan malam memang sepi. Wajar, jika beberapa pengemudi kendaraan seringkali menaikkan kecepatan kendaraan mereka. Hanya ada beberapa kendaraan yang ditemuinya. Hingga kemudian secara mendadak sebuah mobil sejenis JEEP yang datang dari arah berlawanan menabraknya. Tak sama sekali bisa mengelak. Motornya nyangkut di bawah bemper mobil depan. Malangnya sopir mobil tersebut tak sama sekali menghentikan kemudinya. Ternyata sopir  tersebut tak menyadarinya dan baru tersadar ketika beberapa orang yang mengetahui kejadian tersebut (mereka tau karna terdengar suara gesekan yang sangat keras, antara besi-nesi motor dan aspal jalan)  mengejar mobilnya dan meneriakinya agar berhenti.  Miris banget!!.Mobil itu baru benar-benar berhenti sekitar 600 meter dari tempat kejadian awal. Bayangkan?! Ia dan motornya terseret sejauh 600 meter !!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;              Situasi pun menjadi ramai, karna tempat kejadian memang dekat dengan pemukiman masyarakat. Masyarakatpun memberikan beberapa pukulan terhadap sopir tersebut, tapi selidik punya selidik, ternyata sopir tersebut dalam kondisi mabuk. Syukurnya masyarakat masih mempunyai ”maaf” untuk sang sopir. Proses ”penghakiman masa” itu lalu dilanjutkan ke kantor polisi. Tapi masyarakat yang masih terbakar amarah lalu beramai-ramai membakar mobil tersebut. Hangus dan tamatlah riwayat kendaraan beroda empat yang tak tau diri itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;             Lalu bagaimana dengan kondisinya?? Dengan kondisi kecelakaan yang sedemikian hebat, masyarakat bahkan mengira ia telah meninggal jika tidak mungkin ia akan meninggal di RS. Tetapi Alloh membuktikan kekuasaanNYA. Ia selamat, darah hanya keluar dari luka terparahnya, di bagian tungkak kaki yang tertimpa motor dan bergesekan dengan aspal sejauh 600 meter. Bagian lainnya tak sama sekali mengalami luka luar. Kepalanya aman karna terlindungi oleh helm gandanya. Sementara punggungnya yang bergesekan dengan aspal hanya mengalami luka gores karna juga terlindungi oleh jeketnya yang  tebal. Ia lalu dibawa ke rumah sakit dalam kondisi yang tak sadar dan baru sadar 3 hari kemudian. Tapi ia tak sama sekali dapat menggerakkan anggota tubuhnya kecuali mata, lidah dan kedua bibirnya. Meski hanya sebelah kakinya yang patah. Operasi pun dilakukan, untuk memasang pen di kakinya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;            Ia diizinkan pulang dari RS sekitar 2  pekan kemudian. Ia lalu menjalani rawat jalan di rumahnya. Tapi sebulan kemudian, selama sepekan ia harus dirawat kembali di RS, karena luka kakinya mengalami pendarahan hebat. Setelahnya ia kembali dirawat di rumah, dengan kondisi lumpuh total selama 2 tahun. Ia kehilangan kesempatan untuk melanjutkan kuliahnya, kehilangan pekerjaannya, bahkan ia kehilangan ’dunia muda’nya.&lt;br /&gt;Sekian lama ia  merasa sepi, hanya ada ibunya yang setiap saat selalu menemaninya, demikian juga dengan keluarga kandungnya yang lain. Awalnya teman-temannya masih sering mengunjunginya, tapi lambat laun mereka justru tak pernah datang kembali, sibuk dengan aktifitas mereka masing-masing. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;         Awalnya ia merasa sulit menerima semuanya dan selalu merasa sendiri dalam ketidakberdayaannya. Perasaan kecewa, sedih, dan menyesali keadaan menemani hari-harinya selama beberapa bulan. Tapi kemudian ia justru merasakan kasih sayang NYA. Ia merasakan sentuhan-sentuhanNYa dalam kehidupannya. Ia merasa bahwa Alloh semakin dekat di hatinya. Lalu ia pun semakin tunduk terhadap ketentuanNYA. Hari-harinya kemudian penuh dengan ketawadhuan dan kekhusyuan ibadah kepadaNYa. Ia semakin sering menghabiskan waktunya dengan bacaan-bacaan islami. Sesuatu yang sebelumnya sangat jarang ia lakukan. Kian hari motivasinya untuk sehat semakin kuat. Ia semakin optimis untuk kembali bisa menggerakkan semua anggota tubuhnya seperti sedia kala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;          Setiap hari setiap waktu, ia berusaha menggerakkan kaki dan tangannya. Mengikhtiarkan dengan sepenuh hati dan sepenuh harapan terhadapNYA. Meski awalnya tampak mustahil, tak ada respon sama sekali dari tubuhnya. Semua begitu sulit untuk digerakkan. Tapi 2 tahun setelah itu, sedikit demi sedikit jari-jari tangan dan kakinya mulai bisa digerakkan. Ia bersyukur dan semakin yakin bahwa suatu saat ia juga akan mampu mengerakkan semuanya. Hari ke hari ia terus mencoba dan mencoba.....! Hingga sekitar 5 tahun setelah peristiwa itu, Alloh mengizinkannya kembali berjalan menapaki bumi. Meski masih dengan menggunakan kruk dan tak sesempurna dulu. Tapi itu sebuah prestasi yang luar biasa!! Sebuah prestasi atas kesabarannya  !! Sebuah prestasi atas harapannya yang tak pernah pupus!!! Sebuah prestasi atas ”nrimo”nya terhadap ketentuannya!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;”Abang menyesali semua keadaan tersebut??”&lt;br /&gt;”Tidak sama sekali, justru abang mensyukuri semuanya, ada banyak hikmah yang Alloh bentangkan.”&lt;br /&gt;”Abang ga’ membenci sopir itu?”&lt;br /&gt;”Tidak sama sekali..., sejak lama abang sudah memaafkannya. Semua sudah ditentukannya. Jadi tidak seharusnya ada yang disalahkan..” &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;        Ia adalah sahabat saya. Tempat saya berkaca diri. Lelaki yang begitu kuat dan tegar. Lelaki sholeh. Lelaki yang kesabarannya tak berbatas. Saya mengenalnya dari sebuah radio dakwah. Kami sama-sama menyukai salah satu program radio tersebut : Pena muda. Sebuah program yang membuat pendengarnya aktif menulis, terutama puisi islam. Dan Ia adalah salah satu pendengar yang aktif membacakan puisi-puisinya. Sebelum mengetahui kisah hidupnya, Seringkali puisinya membuat saya menangis. Karna memiliki makna yang begitu dalam. Alhamdulillah kemudian Alloh mempertemukan saya dengannya. Saya dan beberapa teman mengunjunginya. (karna fisiknya, hingga kini ia masih belum beraktifitas di luar rumah) hingga lalu ia menuturkan kisahnya dengan begitu tegar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak saat itu...setiap kali mengingatnya, saya merasa tertampar. Sebab oleh nikmat sehat yang sering terlewatkan begitu saja. Sebab oleh jarang mensyukuri pemberian dariNYa. Sebab oleh ibadah saya jauuuh dari sekedar baik darinya meski tak ada kondisis fisik yang membatasinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak saat itu, saya kembali meyakini bahwa segala sesuatu yang kita miliki hanyalah sekedar titipanNYA...dan setiap kita harus siap jika kemudian titipan itu kembali diambilNYA. Semoga Alloh senantiasa menguatkan akar keimanan kita. Agar kita mampu menghadapi sgala sesuatu yang tak sama sekali kita inginkan. Amin..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Aku berjalan mengitari cakrawala…&lt;br /&gt;Bawa seratus luka, kantongi sejuta bintang…&lt;br /&gt;Ku daki jurang terjal di antara seribu bunga bertabur duka…&lt;br /&gt;Saksikan segudang peristiwa, membasuh pedih dengan selaksa airmata..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan...dengan angin, hembuskanlah nafas kekuatan....&lt;br /&gt;Agar bisa kupecahkan karang belenggu pada ranting-ranting yng rapuh.&lt;br /&gt;Kabarkanlah do’a, yang dengannya ku buka 7 pintu langit-Mu..&lt;br /&gt;Dan akan ku masuki bingkai ruang bertabur cinta ...&lt;br /&gt;Dengan aroma keharuman  malaikat subuh...&lt;br /&gt;Merajut bahagia berbenang do’a dalam rangkaian hari-hari dengan satu harapan....&lt;br /&gt;Bunga yang ku tanam di kening pagi, ku harap mekar di dada siang...&lt;br /&gt;Dan akan ku petik hingga waktunya di kaki senja nanti....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                                                (Oleh dia, 22 Februari 2009)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memory, 14 Ramadhan 1429 H&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6453405517467288702-8567977676246486806?l=asyifa85.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://asyifa85.blogspot.com/feeds/8567977676246486806/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6453405517467288702&amp;postID=8567977676246486806&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/8567977676246486806'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/8567977676246486806'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://asyifa85.blogspot.com/2009/07/kecelakaan-itu-semakin-menguatkannya.html' title='~Kecelakaan itu,menguatkannya..~'/><author><name>agus triningsih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03796654246526357306</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/Snq4oXZcArI/AAAAAAAAAQ8/lXiqoB2LeAw/S220/rotiiiiiii.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6453405517467288702.post-5183409533807105113</id><published>2009-07-02T08:36:00.000-07:00</published><updated>2009-07-02T08:39:06.616-07:00</updated><title type='text'>~ Ayah..Tidak Hanya Bunda kan??? ~</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SkzUlCOxlhI/AAAAAAAAAO8/nlD-12RPeYk/s1600-h/bundakey.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 281px; height: 400px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SkzUlCOxlhI/AAAAAAAAAO8/nlD-12RPeYk/s400/bundakey.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5353887789755766290" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Ayah..Tidak Hanya Bunda kan??? &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap anak yang lahir ibarat gelas kosong dan bening yang harus di isi dengan air oleh orangtuanya. Air inilah yang akan membentuk karakter, kepribadian, pola fikir. Dan pola sikap anak dalam mengarungi kehidupannya...”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;“Bun.., kok nilai Zaffa pas-pas san begini sih?, makanya lain waktu Bunda harus lebih intens lagi dunk dampingin belajarnya…!!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Bunda…kok tadi Zaffa begitu sih?, kan ga’ sopan, ayah kan malu dengan tamu kita tadi..., emang di sekolahnya ga’ diajarin yah? Bunda juga ga’ pernah ngajarinnya?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Bunda…!!, nih si ade  minta bacain  buku cerita, tugas kantor ayah numpuk nih, Bunda aja deh yang bacain, lagian kan biasanya memang dengan bunda.”&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah ayah Zaffa sehari-hari. Selalu saja menyerahkan semua urusan Zaffa kepada istrinya : bunda Zaffa. Ia merasa bahwa tugas utamanya sebagai seorang ayah adalah menafkahi istri dan anak-anaknya, sementara segala urusan rumah tangga dan urusan anak adalah tugas istrinya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayah Zaffa tentu tak sendiri, ada banyak ayah di masyarakat kita yang juga berfikiran sama sepertinya. Mereka melakukan pembagian wilayah tugas, tugas ayah adalah mencari nafkah dan karena itu sebagian besar waktunya ia habiskan di luar rumah, sementara ibu bertugas mengurusi dan mendidik anak karena punya banyak waktu di dalam rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam majalah Ummi edisi 02/XXI Juni 2009, Dr. H. Ahzahmi Sami’un Jazuli, MA., seorang dosen pasca sarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menyatakan bahwa pada dasarnya dalam Islam tidak ada pembedaan di antara ayah dan ibu dalam tugasnya mendidik anak-anak mereka. Hanya bedanya tugas ayah menjadi lebih berat karena dia memikul juga tugas-tugas lain di luar rumah, seperti mencari nafkah dan berdakwah. Sementara peran ibu dalam pendidikan anak justru dapat dikatakan sebagai mitra bagi para ayah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayah dan ibu harus saling bekerjasama dalam pendidikan anak. Peran keduanya tidak bisa dilepaskan begitu saja. Sekalipun sang ayah sudah memenuhi kewajibannya mencari nafkah, hal itu tidak serta merta menggugurkan kewajibannya dalam mendidik anak, sehingga harus menyerahkan semua pendidikan anak hanya kepada seorang ibu. Orangtua juga tidak boleh sepenuhnya menyerahkan urusan pendidikan anak-anaknya ke sekolah. Kewajiban utama mendidik anak tetap ada di orangtuanya. Keberadaan sekolah hanya bersifat sekedar membantu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana dengan orang tua yang mengabaikan hak pendidikan anaknya??Ahzami merinci beberapa ancaman yang akan diterima orangtua tersebut.&lt;br /&gt;Pertama, bisa berupa ancaman dunia. Jika orangtua tidak bisa mendidik anak dengan benar, maka anak yang tadinya nikmat dan anugrah Allah swt, bisa berubah menjadi fitnah atau ujian.&lt;br /&gt;Kedua, Orangtua akan ditanya oleh Allah terkait anak. Karena anak adalah titipanNya.  Jadi bila anak berbuat maksiat, orangtua terancam tidak masuk syurga.&lt;br /&gt;Ketika anak disia-siakan atau tidak dididik dengan baik maka orang yang paling bertanggung jawab adalah orang yang paling menyia-nyiakan anaknya itu, yang tidak peduli pada anaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah jadi, ayah bunda yang budiman, baik ayah maupun bunda sama-sama  memikul tanggung jawab untuk mendidik anak-anak kita, agar mereka menjadi hamba yang Rabbani yang mampu memenuhi segala tuntutan hidup yang datang pada dirinya. Semoga setiap kita akan sukses mendidik anak-anak kita...Amiin..^_^&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kaliurang, 2 Juli 09.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6453405517467288702-5183409533807105113?l=asyifa85.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://asyifa85.blogspot.com/feeds/5183409533807105113/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6453405517467288702&amp;postID=5183409533807105113&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/5183409533807105113'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/5183409533807105113'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://asyifa85.blogspot.com/2009/07/ayahtidak-hanya-bunda-kan.html' title='~ Ayah..Tidak Hanya Bunda kan??? ~'/><author><name>agus triningsih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03796654246526357306</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/Snq4oXZcArI/AAAAAAAAAQ8/lXiqoB2LeAw/S220/rotiiiiiii.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SkzUlCOxlhI/AAAAAAAAAO8/nlD-12RPeYk/s72-c/bundakey.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6453405517467288702.post-5448568443154704128</id><published>2009-07-02T08:31:00.000-07:00</published><updated>2009-07-02T08:36:04.489-07:00</updated><title type='text'>~ Cinta yang Tak Sederhana....~</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SkzT1KhGn3I/AAAAAAAAAO0/cpPzg8BXmyk/s1600-h/love.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 340px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SkzT1KhGn3I/AAAAAAAAAO0/cpPzg8BXmyk/s400/love.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5353886967346405234" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;~ Cinta yang Tak Sederhana....~&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Aku ingin mencintaiMu dengan sederhana :&lt;br /&gt;Dengan kata yang tak sempat diucapkan&lt;br /&gt;Kayu kepada api yang menjadikannya abu&lt;br /&gt;Aku ingin mencintaiMu denganya tiada sederhana :&lt;br /&gt;Dengan isyarat yang tak sempat disampaikan&lt;br /&gt;Awan kepada hujan yang menjadikan air kehidupan&lt;br /&gt;                                         &lt;/span&gt;           (21 Mei 2009)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya menemukan deretan kata tersebut dalam diary  saya. Entah dari  buku mana saya mengutipnya, satu hal yang pasti. Rangkaian kata tersebut, kembali membuat saya merenung : berhenti sejenak. Mencoba menelisik ke dalam hati hingga relung-relung yang terdalam. Mencari satu kata dalam jiwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; C i n  t a..........&lt;br /&gt;Yups...Cinta......!!,  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hati ini sering terbeli oleh orang yang berbuat baik kepada kita. Itulah cinta..., Cinta yang membuat saya ringan berbuat bahkan berkorban. Saya cinta kepada orangtua yang sudah banyak memberi kebaikan. Saya pun Cinta kepada siapa saja yang membuat kita mendapatkan nikmat kebaikan. Tapi sesungguhnya semua sumber kebaikan adalah hanyalah dari Alloh. Sedangkan makhluk hanyalah jalan nikmat yang Dia berikan. Maka sesungguhnya kepadaNya lah saya harus jatuh cinta. Maka sesungguhnya cinta sejati adalah kepada sumber kebaikan, sumber segala kebahagiaan dan kenikmatan yang sampai kepada saya. Dia lah Alloh yang maha pecinta, Dia lah yang layak saya cintai dengan sepenuh hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Dalam senyapnya malam &lt;br /&gt;Dalam gundahnya hati&lt;br /&gt;Aku mencari makna sebuah cinta yang hakiki&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam raga terlena..&lt;br /&gt;Resah hampanya jiwa....&lt;br /&gt;Akhirnya ku temukan satu &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;cinta di atas cinta&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Fitrah manusia mencintai dicintai...&lt;br /&gt;Setiap insan mengalami tentang rasa cinta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadang cinta bahagia&lt;br /&gt;Kadang cinta  jadi menderita&lt;br /&gt;Kadang lupa segala-galanya&lt;br /&gt;Karna itu kembali padaNya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta kawan yang tak sepadan,&lt;br /&gt;Cinta guru yang tak berujung,&lt;br /&gt;Cinta ibu bapak tak terbalas diberikan sepanjang jalan..&lt;br /&gt;Cinta Rasul bagaikan air, mengalir kepada umatnya&lt;br /&gt;Cinta Alloh sebuah misteri bagi setiap hamba-hambaNya..&lt;br /&gt;                                &lt;/span&gt;  (cinta di atas cinta, The Fikr)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah...sungguh betapa malunya diri ini terhadapNYa. Setelah sadar begitu rapuhnya hati memanage satu kata itu : cinta...Astagfirullah......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kaliurang, 2 Juli 09&lt;br /&gt;Ketika menekuri perjalanan waktu...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6453405517467288702-5448568443154704128?l=asyifa85.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://asyifa85.blogspot.com/feeds/5448568443154704128/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6453405517467288702&amp;postID=5448568443154704128&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/5448568443154704128'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/5448568443154704128'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://asyifa85.blogspot.com/2009/07/cinta-yang-tak-sederhana.html' title='~ Cinta yang Tak Sederhana....~'/><author><name>agus triningsih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03796654246526357306</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/Snq4oXZcArI/AAAAAAAAAQ8/lXiqoB2LeAw/S220/rotiiiiiii.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SkzT1KhGn3I/AAAAAAAAAO0/cpPzg8BXmyk/s72-c/love.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6453405517467288702.post-1400687434752598607</id><published>2009-07-02T08:27:00.000-07:00</published><updated>2009-07-08T01:16:57.885-07:00</updated><title type='text'>~ Juni Terindah baginya...~</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SlRVq7oK2GI/AAAAAAAAAPE/Ur67elqOZ3U/s1600-h/Foto008.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SlRVq7oK2GI/AAAAAAAAAPE/Ur67elqOZ3U/s320/Foto008.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5356000052899403874" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;~ Juni Terindah baginya...~&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ahad, 14 Juni 2009&lt;br /&gt;Hari yang begitu menyejarah baginya : mba’ ku yang sholihat. Hari yang menjadi saksi atas genapnya dien dua jiwa. Hari bahagia yang menghalalkan ikatan cinta antara 2 hati. Hari yang pernikahannya....., Alhamdulillah......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua hati menyatu kini..&lt;br /&gt;Di dalam ikatan yang suci, ntuk mengikuti sunah nabi..&lt;br /&gt;Berharap ridho Ilahi..&lt;br /&gt;Semoga akan terciptakan keluarga penuh kasih sayang&lt;br /&gt;Seperti yang pernh disampaikan Rasulullah tentang keluarganya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat dua hati berjanji …&lt;br /&gt;Tuk arungi hidup di jalanNya..&lt;br /&gt;Alloh kan berkahi mereka&lt;br /&gt;Kala dalam do’a, kala dalam asa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjadilah mentari bening pagi terangi bumi terangi hati&lt;br /&gt;Menjadilah keheningan malam, kala berjuta insan larut dalam do’a&lt;br /&gt;Selamat datang  di duniamu yg baru... terhanturkan do’a : semoga bahagia...^_^&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barokallahu laka wabaraka’ alaika wa jama’a bainakuma fii khoir (semoga Alloh mencurahkan keberkahan  atasmu dan semoga Dia mempersatukan kamu berdua di dalam kebaikan). (HR Ahmad, Tirmidzi, Hakim, Ibnu Majah dan Baihaqi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pontianak, Juni 09.&lt;br /&gt;Untuk kesekian kalinya aku menangis bahagia......&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6453405517467288702-1400687434752598607?l=asyifa85.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://asyifa85.blogspot.com/feeds/1400687434752598607/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6453405517467288702&amp;postID=1400687434752598607&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/1400687434752598607'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/1400687434752598607'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://asyifa85.blogspot.com/2009/07/juni-terindah-baginya.html' title='~ Juni Terindah baginya...~'/><author><name>agus triningsih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03796654246526357306</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/Snq4oXZcArI/AAAAAAAAAQ8/lXiqoB2LeAw/S220/rotiiiiiii.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SlRVq7oK2GI/AAAAAAAAAPE/Ur67elqOZ3U/s72-c/Foto008.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6453405517467288702.post-8399831530505287829</id><published>2009-06-27T21:06:00.000-07:00</published><updated>2009-06-27T21:17:55.007-07:00</updated><title type='text'>Bunda ...Sabar Dong....!!!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/Skbuy9wd0WI/AAAAAAAAAOs/6R49LnQXFTQ/s1600-h/main.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/Skbuy9wd0WI/AAAAAAAAAOs/6R49LnQXFTQ/s400/main.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5352227766515126626" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Bunda....Sabar Dong !!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;"Jika anak dibesarkan dengan kasih sayang dan persahabatan, ia belajar menemukan cinta dalam kehidupan." (Dorothy Law Nolte) &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Syifa!!!!, mainnya udahan dunk Nak...!!!, &lt;br /&gt;“Memangnya kamu ga’ capek main melulu tiap hari?”&lt;br /&gt;“Memangnya bunda ga’ capek ngomel terus tiap hari?”&lt;br /&gt;” Syifa!! Klo Bunda bilangin, dengerin!, jangan bawel!!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Aduh......kamu main apalagi sih??”&lt;br /&gt;” bisa ga’ kalau ga’ pakai berisik?”&lt;br /&gt;”Tapi aku mau main Bun...”&lt;br /&gt;”Sekarang diam!!!’ bunda capek, mau istirahat...“&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian salah satu potongan dialog antara Syifa dan bundanya pada suatu hari. Bagi bunda Syifa, ga’ ada satu hari yang terlewat tanpa emosi, katanya Syifa selalu sulit diatur. Sementara Syifa selalu bilang, kalau bundanya seringkali nyebelin. Karna terlalu sering menuntutnya melakukan ini dan itu. Ehmm...sebenarnya, siapa yah yang salah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kecil dulu, anda pernah ngerasa jadi Syifa??...atau malah sekarang setelah dewasa dan berkeluarga ngerasa jadi Bunda nya Syifa??..Ehm...jangan deh yah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Taukah anda bahwa bentuk penerapan disiplin yang terlalu keras pada anak -- yang biasanya dilakukan orang tua yang masih muda usia -- sebaiknya jangan dilakukan. Sebab bisa mempengaruhi mentalnya di masa mendatang.??? Begitulah kesimpulan hasil sebuah survei tentang orang tua dan perilaku agresif terhadap anak yang dilakukan oleh Murray Straus, seorang sosiolog dari University of New Hampshire terhadap 991 orang tua.&lt;br /&gt;Menurut survei tersebut, membentak dan mengancam adalah bentuk paling umum dari agresi yang dilakukan orang tua. Dibandingkan tindakan yang lebih ekstrim lagi, seperti mengancam, memaki, dan memanggil dengan kasar dengan panggilan bodoh, malas dan sebagainya, maka membentak memang paling banyak dilakukan.&lt;br /&gt;Bukan hanya kepada anak, bayi pun kena bentak. Tetapi biasanya semakin muda usia orang tua, semakin sering pula mereka melakukan 'tindakan disiplin' tersebut.&lt;br /&gt;Dari survei itu, 90% mengaku melakukan bentuk-bentuk agresi psikologis saat dua tahun pertama usia anak. Dan 75% di antaranya mengaku melakukan bentakan atau berteriak pada anak. Seperempat orang tua menyumpahi atau memaki anaknya, dan sekitar 6% bahkan mengancam untuk mengusir sang anak.&lt;br /&gt;Menurut Straus, tindakan ini membawa efek psikologis jangka panjang bagi sang anak, walaupun secara hukum belum bisa disebut kekerasan terhadap anak. Tetapi memang dampaknya tidak langsung kelihatan dan biasanya baru ketahuan setelah mereka semakin dewasa.&lt;br /&gt;Straus menambahkan bahwa agresi psikologis itu bisa membuat anak menjadi sulit beradaptasi atau bahkan berperilaku buruk, karena berbagai faktor. Misalnya, menjadi kurang percaya diri, atau sebaliknya, menjadi pemberontak.&lt;br /&gt;Tetapi yang paling dikhawatirkan adalah kalau mereka melakukan hal yang sama terhadap anak mereka kelak. Padahal kalau secara psikologis, kelakukan anak yang salah seharusnya diperbaiki, bukan dibentak-bentak dan dimarahi.&lt;br /&gt;Yuk Ayah bunda…termasuk calon ayah dan bunda…jangan pernah jadi bunda syifa yah….jangan pernah ajari anak-anak kita dengan emosi yah…, sepakat kan?! ^_^.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kaliurang, 28 Juni 2009&lt;br /&gt;Terinspirasi ”Ummi” edisi lama buanget...milik seorang umahat...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6453405517467288702-8399831530505287829?l=asyifa85.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://asyifa85.blogspot.com/feeds/8399831530505287829/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6453405517467288702&amp;postID=8399831530505287829&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/8399831530505287829'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/8399831530505287829'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://asyifa85.blogspot.com/2009/06/bunda-sabar-dong.html' title='Bunda ...Sabar Dong....!!!'/><author><name>agus triningsih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03796654246526357306</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/Snq4oXZcArI/AAAAAAAAAQ8/lXiqoB2LeAw/S220/rotiiiiiii.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/Skbuy9wd0WI/AAAAAAAAAOs/6R49LnQXFTQ/s72-c/main.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6453405517467288702.post-3946800281855945134</id><published>2009-05-30T23:09:00.000-07:00</published><updated>2009-05-30T23:32:24.260-07:00</updated><title type='text'>~ Lelaki Senja ~</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SiIkYEUbHrI/AAAAAAAAAOk/jD9MBDLlYRI/s1600-h/20051008-kakek-sawangan.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 400px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SiIkYEUbHrI/AAAAAAAAAOk/jD9MBDLlYRI/s400/20051008-kakek-sawangan.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5341872103909695154" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;~ Lelaki Senja ~&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mataku tertuju pada satu wajah…….&lt;br /&gt;Wajah yang sedemikian tirus..,wajah yang penuh dengan guratan perjuangan hidup....&lt;br /&gt;Wajah yang tak lagi indah karna telah usang termakan usia....&lt;br /&gt;Kurus....sangat kurus...hanya terlihat kulit saja yang membungkus tulangnya...&lt;br /&gt;Tubuhnya sedemikian ringkih...bahkan hampir tak dapat lagi berdiri tegak...&lt;br /&gt;Yah..ia kini harus berjalan dengan punggung yang tak lagi lurus...&lt;br /&gt;Jemari tangan kanannya menggenggam erat sebuah kayu bulat kecil yang ia gunakan sebagai tongkat...&lt;br /&gt;Yah..tanpa tongkat itu mungkin ia tak dapat menapaki jalan dengan sempurna...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu jemari kirinya menggegam ujung sebuah karung usang yang menggelayuti punggungnya....&lt;br /&gt;Dengan seragamnya : kaos putih yang mengelabu dan topi cat hitam yang koyak di bagian ujungnya, serta celana pendeknya. Semuanya meneriakkan satu kata pada otakku : KUMUH!!!&lt;br /&gt;Ia berjalan dengan sangat lambat...matanya tajam menukik ke sekelilingnya : ke kanan kiri jalan yang di laluinya...ketika di dapati satu botol kemasan air mineral...ada senyum kecil dari bibirnya, yah aku dapat melihat  pendar kebahagiaan di wajahnya..&lt;br /&gt;Sepertinya sampah-sampah itulah yang membuatnya  terus dapat bertahan di putaran waktu yang seringkali tak berpihak padanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lelaki senja....ia dia adalah lelaki senja...lelaki yang masih berjuang melawan kerasnya kehidupan di usia senjanya.....sungguh geliat fisik nya tak mampu membohongi siapapun..Ia lelah...tak adakah ruang baginya untuk menikmati usia senja nya???&lt;br /&gt;Kemana kah anak-anaknya??? Kemanakah keluarganya?? Kenapa ia sendirian di tengah-tengah kota?? Kenapa ia harus bekerja sekeras itu?? Tak adakah yang peduli padanya??&lt;br /&gt;Kemana sih para aparatur negara?? Emang panti jumpo di yogya udah penuh?? Atau ini gara-gara dinas sosial dibubarkan??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seketika wajah bapak terlihat jelas di hadapanku...lalu sudah ku duga...penyakitku kambuh lagi....cengengku kumat : hujan lagi deh di pelupuk mata..Ehm...bapak...sungguh aku tak kan pernah rela bila kesulitan singgah di hatimu...sungguh...azzamku akan semakin kuat...aku akan berusaha untuk selalu “ada” di usia senja mu nanti....&lt;br /&gt;“Eh...kenapa nangis???”, seorang teman membuyarkan lamunanku....Hah!!! gawat ketahuan nih!!! ... temen-temen makin bingung karna yang ditanyain ga’ bersuara. (bukan ga mau jawab...tapi emang klo lagi nangis ga’ bisa ngomong..he..he...). Lalu adegan berikutnya adalah saling tuduh siapa kah yang menjadi ‘tersangka utama” penyebab menangisnya seorang penumpang “trans yogya”...Huh...dasar temen-temen nih, dari tadi cekakak-cekikik sendiri sih...jadinya sang kakek yang segede itu ga’ di liatnya sama sekali...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan lelaki senja itu...??? aku segera beranjak dari kursi halte trans yogya..ingin menyapanya dan memberikan sepotong roti  yang ku bawa tadi.....Tapi sayang...mobil trans yang kami tunggu, sudah terlihat...waktu tak memberi kesempatan bagiku, untuk sekedar menyebrangi jalan dan lalu menyapanya....&lt;br /&gt;Ah.....semoga Alloh menganugrahi kebahagiaan yang abadi baginya.................................&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bumi Yogya, 2009&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6453405517467288702-3946800281855945134?l=asyifa85.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://asyifa85.blogspot.com/feeds/3946800281855945134/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6453405517467288702&amp;postID=3946800281855945134&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/3946800281855945134'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/3946800281855945134'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://asyifa85.blogspot.com/2009/05/lelaki-senja.html' title='~ Lelaki Senja ~'/><author><name>agus triningsih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03796654246526357306</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/Snq4oXZcArI/AAAAAAAAAQ8/lXiqoB2LeAw/S220/rotiiiiiii.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SiIkYEUbHrI/AAAAAAAAAOk/jD9MBDLlYRI/s72-c/20051008-kakek-sawangan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6453405517467288702.post-6316240109444358364</id><published>2009-05-30T23:01:00.001-07:00</published><updated>2009-05-30T23:07:31.222-07:00</updated><title type='text'>~ Berlayar Ke Pulau Kapuk ~</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SiIeYjN4ZiI/AAAAAAAAAOc/PjuwOBA_Yys/s1600-h/sleep-heart-diseases.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 362px; height: 359px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SiIeYjN4ZiI/AAAAAAAAAOc/PjuwOBA_Yys/s400/sleep-heart-diseases.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5341865515133986338" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;~ Berlayar Ke Pulau Kapuk ~&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi hari setelah subuh, saya segera menuju ruang TV di kos saya. Ingin nyimak ceramah pagi karna Headset Hp rusak, jadinya ga’ bisa dengerin MQFM. Saya kaget ketika mendapati teman kos yang sedang duduk di kursi ruang TV dengan matanya yang terlihat lelah…&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;”  Tadi malam tidur si sini mbak?? Ga’ kedinginan??”&lt;br /&gt;“ aku belum tidur eee, habisnya ga’ bisa tidur…”&lt;br /&gt;”Hah...??!!!”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;        Ehm...teman saya yang satu itu emang slalu tidur sekitar jam 2 atau jam 3 dini hari, tapi hari itu, hingga jam 5 pagi dia belum juga bisa terlelap. Kok bisa yah?? Katanya sih klo malam dia slalu asyik membaca bahan-bahan skripsinya plus browsing internet yang langsung online dari kamar nya. Hebatnya dia bisa tahan membaca tanpa kantuk hingga dini hari. Padahal saya sendiri seringkali hanya bisa bertahan hingga jam 10 malam. Kalau pun ada tugas yang mengharuskan lembur hingga tengah malam, saya hanya bisa bertahan dengan bantuan segelas kopi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        Bukan hanya ’dia’ yang begitu, masih ada beberapa teman lainnya yang hobby banget nongkrongin TV hingga tengah malem. Seringnya mereka baru beranjak tidur setelah tengah malam. Ada juga satu teman yang hobby nya ngobrol panjang buanggeeet. Jadinya dia punya hobby nelfon ataupun nungguin telfon setelah tengah malam..nah habis itu dia bakalan ngobrol hingga menjelang subuh. Katanya sih jam segitu kan nelfon murah buanget. Jadi ya kudu di manfaatin.  Masih ada nih...yang juga punya kebiasaan tidur dini hari, nah klo kelompok yang satu ini, geng nya anak arsitektur. Klo ngerjain gambar atau maket bisa tahan ampe menjelang subuh juga..Wuih hebat deh mereka.&lt;br /&gt;        &lt;br /&gt;       Tapi sayang nya..... pola kebiasaan mereka-mereka tersebut menimbulkan kebiasaan yang tidak baik lainnya....apa coba?!&lt;br /&gt;Yups...selain sama-sama suka tidur dini hari, mereka juga sama-sama suka bangun siang..sebagai akibatnya mereka harus ngorbanin sholat subuh mereka....karna mereka selalu bangun di waktu-waktu dhuha, bahkan hingga zuhur menjelang.&lt;br /&gt;Wuih..repot kan?? Ini perkara besar yang bagi kita suka diremehkan!! &lt;br /&gt;Sepertinya harus ada yang diperbaiki dari pola tidur kita deh...tapi bukan penambahan jam tidurnya loh?! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;       Pada dasarnya kan tidur merupakan kebutuhan setiap mahkluk hidup di dunia. Allah swt telah menetapkan bahwa tidur yang sesuai dengan fitrah adalah malam hari. Nah, konon katanya tidur yang baik adalah tidur pada awal malam bukan setelah pertengahan malam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;         Dr. Shabri el Qabbani dalam bukunya, Dokter Anda mengatakan, “Walaupun kita tidak dapat membantah pendapat bahwa tidur di waktu malam dapat digantikan dengan tidur di waktu siang, tetapi sebenarnya perbedaan antara tidur dalam gelap dan suasana tenang, dengan tidur dalam cahaya yang merangsang mata dan syaraf, sangat signifikan. Sehingga menyalakan lampu yang redup atau mematikan lampu kamar merupakan hal yang sangat baik untuk kita untuk menciptakan suasana gelap tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;           Penelitian juga menunjukkan bahwa seseorang akan mencapai tahap relaksasi penuh pada jam- jam pertama tidurnya dan tidur sebelum tengah malam memiliki manfaat dua kali lebih besar dari tidur setelah tengah malam. George Alfred tennes salah seorang pengikut Theodore stockman yang mengusung teori “Tidur secara alami” mengatakan bahwa tidur setelah tengah malam dapat melemahkan kemampuan untuk mengembalikan kebugaran jika dibandingkan dengan tidur sebelum tengah malam. Dan menurutnya pagi hari adalah swaktu yang paling tepat untuk bekerja, karena pada saat itu tubuh kita telah kembali bugar, segar dan aktif. Rasulullah saw bersabda “Umatku diberkahi di waktu pagi hari.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;         Nah jadi, bagi kita yang sudah terlanjur punya pola tidur yang ga’ baik, buruan deh bikin pola baru yang lebih sehat. Kalaupun banyak tugas yang mengharuskan kita untuk terjaga/lembur di malam hari, maka akan sangar baik jika sebelum tengah malam kita tidur terlebih dahulu. Seminimalnya 2 jam deh, baru setelah itu kita bangun dan ngelanjutin kerjaan kita. Dan jangan tidur sebelum waktu subuh.  Karna bagaimanapun juga sholat itu lebih baik dari pada tidur kan??. Sholat sunah rawatib  sebelum subuh aja pahalanya diibaratkan lebih baik/ indah dari dunia dan segala isinya, apatah lagi sholat subuhnya…pasti lebih dasyat deh..betul ga’?!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Kaliurang, akhir Mei 2009&lt;br /&gt;Saat diri belum juga “bernyali” untuk sekedar mengetuk satu persatu pintu kamar teman-teman di kala subuh memanggil..&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6453405517467288702-6316240109444358364?l=asyifa85.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://asyifa85.blogspot.com/feeds/6316240109444358364/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6453405517467288702&amp;postID=6316240109444358364&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/6316240109444358364'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/6316240109444358364'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://asyifa85.blogspot.com/2009/05/berlayar-ke-pulau-kapuk.html' title='~ Berlayar Ke Pulau Kapuk ~'/><author><name>agus triningsih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03796654246526357306</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/Snq4oXZcArI/AAAAAAAAAQ8/lXiqoB2LeAw/S220/rotiiiiiii.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SiIeYjN4ZiI/AAAAAAAAAOc/PjuwOBA_Yys/s72-c/sleep-heart-diseases.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6453405517467288702.post-2504995721169925765</id><published>2009-05-21T01:38:00.000-07:00</published><updated>2009-05-21T01:50:27.686-07:00</updated><title type='text'>~ Tentang Mahar ~</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/ShUVnettbyI/AAAAAAAAAOU/LcOyJpYiaC0/s1600-h/mahar11.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 301px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/ShUVnettbyI/AAAAAAAAAOU/LcOyJpYiaC0/s400/mahar11.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5338196701321457442" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;~ Tentang mahar…~&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bunga-bunga kertas itu terlihat cantik, bewarna-warni, mulai dari merah, hijau, biru hingga ungu. Tersusun rapi dan manis dalam bingkai-bingkai yang elegan hingga menimbulkan kesan yang eksklusif. Sangat inspiratif dan kreatif. Tentu saja untuk memilikinya harus merogoh kantong yang tidak sedikit. Bunga yang baru saja saya lihat dari sebuah berita di layar kaca tersebut, bukan bunga biasa. Karna kertas-kertas penyusunnya merupakan memiliki nominal-nominal rupiah. Iya..uang kertas mulai dari lembar ratusan rupiah hingga lembar ratusan ribuan. Warna dan nilai nominal dari semua rangkaian bunga tersebut tergantung dari pemesannya. Karna rangkaian bunga tersebut merupakan salah satu desain ‘mahar’ uang untuk sang pengantin perempuan. Indah dan sangat menarik. Hanya saja saya kurang sreg, melihat mahar uang yang kesannya hanya dijadikan hiasan saja. Meskipun secara estetika itu jauh lebih baik daripada hanya sekedar dimasukkan ke dalam sebuah amplop.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ngomong-ngomong tentang mahar, saya jadi teringat sesuatu hal. Beberapa waktu yang lalu saya mendapatkan SMS dari seorang kerabat :&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;”Ehm..’...Enak yah..jadi perempuan?? mau nikah dapat mahar, dapat hantaran, sesudah nikah setiap bulannya juga dapat uang tanpa harus susah-susah kerja, dapat kasih sayang, di jagain, dilindungin....pokoknya semuanya dapat. Sementara mas sebagai laki-laki harus nyiapin mahar, nyiapin hantaran, harus kerja keras untuk istri dan keluarganya, dan bertanggug jawab penuh atas semuanya..”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya mencoba mencerna kata-katanya. Sebagai perempuan saya mengakui hal itu, dan sungguh saya bersyukur dilahirkan sebagai seorang perempuan. Bukan hanya karna pernyataan sahabat saya tadi, tapi karna memang banyak keutamaan dan kemuliaan yang Islam berikan kepada kami. Tapi bukan bearti laki-laki lebih kalah hebat kan??&lt;br /&gt;Saya lalu segera membalas SMS nya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;”Enak juga kan jadi laki-laki?? bebas menentukkan pilihan, lebih punya hak atas istrinya daripada orangtua istrinya sendiri, punya hak untuk dipatuhi, dihormati dan dilayani,  memiliki kekuasaan penuh atas keluarganya dan terakhir diberikan hak untuk poligami.”Gimana, benerkan??&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu SMS kembali saya terima :&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;”Yups...bener banget!!.he..he..., Alloh itu maha adil....,.”&lt;br /&gt;” Lalu....jika diberi kesempatan memilih mahar, mahar apa yang kamu inginkan???&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Wah..sebuah pertanyaan yang belum pernah terfikirkan sebelumnya..., Tapi lalu saya teringat sesuatu. Tentang mimpi-mimpi saya ke depan : tentang perpustakaan mini untuk anak-anak dan masyarakat sekitar saya..saya tersenyum seketika dan segera membalas sms tersebut...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;”mahar yang saya inginkan adalah buku.., yups buku!!! puluhan buku-buku tebal bertemakan anak, pendidikan, motivasi dan romantisme kehidupan.,berikut rak-rak penyimpannya... he..he..”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah sms balasan saya terima:&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;”hua..!! hau..!! gedubrak!!!..., ga’ semua laki-laki direktur penerbitan tau?!, Kenapa ga’ sekalian minta gedung penerbitannya sekalian aja tuh..., J ^-^......”&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tentu saja saya tidak terlalu serius menjawab tentang mahar yang saya inginkan tersebut, karna saya tak sama sekali ingin menentukan. Jika pun diberi kesempatan untuk itu, maka pilihan jenis ”mahar” akan saya serahkan sepenuhnya kepada calon suami saya nantinya. Itu hak preogratifnya, dan sungguh saya tak ingin mencampurinya. Teringat kembali dengan sebuah hadist bahwa :&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;”Nikah yang paling besar barokahnya itu adalah yang murah maharnya.” (HR.Ahmad).&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Jadi sungguh tak layak, jika kemudian mahar menjadi ”beban”  yang memberatkan atau malah menjadi faktor penghambat pernikahan. Saya rasa setiap perempuan muslim faham betul akan hal tersebut. Hanya saja terkadang masalah-masalah ”mahar” justru ditimbulkan oleh faktor tuntutan keluarga calon perempuan atau faktor kebudayaan-kebudayaan setempat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang saya ketahui adalah bahwa mahar merupakan pemberian yang penuh kerelaan dari suami kepada istrinya, apapun bentuknya. Mahar adalah bentuk kasih sayang, penghormatan, sekaligus jaminan ekonomi atas istri, yang diberikan oleh suaminya. Jadi syaratnya adalah kerelaan darinya. Bener ga’??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi sebagai calon pemberi mahar, seorang laki-laki harus memahami sepenuhnya bahwa nilai ekonomis mahar sebagai  jaminan kehidupan bagi seorang istri harus pula menjadi bahan pertimbangan , karena islam amat menghargai  dan  melindungi kaum perempuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dulu, kepada Khadijah ra, rasulullah memberikan mahar 20 ekor unta merah, di lain riwayat 70 ekor, bahkan pada riwayat lain 100 ekor unta merah yang merupakan alat transportasi yang paling mewah pada masa itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitupun dengan para sahabat yang memberikan mahar pada para istri mereka dengan jumlah yang beragam, seperti Abdurahman bin Auf yang menikahi wanita anshar dengan mahar emas sebesar biji kurma, Tsabit bin Qais memberikan mahar sebidang kebun. Mahar Ali bin abi thalib ra kepada fatimah ra adalah sebuah baju besi huthamiyah yang saat itu bernilai amat tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi ada juga seorang laki-laki yang karna kemiskinannya memeberikan mahar berupa pengajaran beberapa ayat Alquran kepada istrinya, sesuai yang dikuasai dengan baik.&lt;br /&gt;( HR. Bukhari Muslim).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;”Berikanlah mas kawin (mahar) kepada wanita (yang kamu nikahi) sebagai pemberian penuh kerelaan. Kemudian jika mereka menyerahkan kepada kamu sebagian dari mas kawin itu dengan senang hati, maka makanlah (ambillah) pemberian itu (sebagai makanan) yang sedap lagi baik akibatnya.” (QS. Annisa: 4).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Kaliurang, 21 Mei 2009&lt;br /&gt;Spesial buat mba’ ku yang paling awet muda...Selamat yah...bentar lagi mahar itu sampai ke tanganmu..., Sungguh aku akan melepas masa lajangmu dengan suka cita sepenuh cinta di hati ini...meski harus di dahului gerimis di hati dan pelupuk mataku..^-^&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6453405517467288702-2504995721169925765?l=asyifa85.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://asyifa85.blogspot.com/feeds/2504995721169925765/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6453405517467288702&amp;postID=2504995721169925765&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/2504995721169925765'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/2504995721169925765'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://asyifa85.blogspot.com/2009/05/tentang-mahar.html' title='~ Tentang Mahar ~'/><author><name>agus triningsih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03796654246526357306</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/Snq4oXZcArI/AAAAAAAAAQ8/lXiqoB2LeAw/S220/rotiiiiiii.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/ShUVnettbyI/AAAAAAAAAOU/LcOyJpYiaC0/s72-c/mahar11.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6453405517467288702.post-8259655751482590090</id><published>2009-04-29T18:09:00.000-07:00</published><updated>2009-04-29T18:39:44.215-07:00</updated><title type='text'>~ Bersiap Menjadi Orangtua Yuk?! ~</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/Sfj_99JhilI/AAAAAAAAAOM/nLTHGK3waFA/s1600-h/kak_seto_on_the_stage_2.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 341px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/Sfj_99JhilI/AAAAAAAAAOM/nLTHGK3waFA/s400/kak_seto_on_the_stage_2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5330291598844594770" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;~ Bersiap Menjadi Orangtua Yuk?! ~&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nuwon pangapunten sa’doronge, mohon maaf sebelumnya, izinkan saya berbagi sedikit tentang ‘secuil’ ilmu yang baru saja saya dapatkan dari tempat belajar saya dan dari sebuah buku yang sangat menarik bagi saya. (sstt….ini buku baru saya beli sepekan yang lalu loh….^_^). “ Sharing” ini saya dedikasikan khusus bagi saya dan juga anda yang akan dan sedang menanti amanah baru : menjadi orangtua. Semoga bisa bermanfaat bagi kita, meskipun sederhana dan alakadarnya. Sok...dibaca atuh yah..kang, teteh, aa’,ade’, mas dan mba yu ne...monggo..^_^.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konon katanya sebagai orang dewasa kita memiliki 3 peran utama bagi anak-anak di sekitar kita. Ketiga peran tersebut yaitu sebagai guru, sebagai orangtua dan sebagai teman bermain baginya. (Nah...bener kan..udah banyak yang tau..., he..he.., ga’ papa yah diinget lagi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka yang disebut orangtua adalah ayah kandung atau ibu kandung dari seorang anak. Sedangkan guru seringkali diartikan sebagai pengajar dan pendidik di lingkungan sekolah. Padahal sejatinya orangtua juga merupakan guru bagi anak-anaknya. Karna orangtua dan guru memiliki tugas yang sama yaitu mendidik, mengajar sekaligus melatih kemampuan seorang anak. Dalam hal ini ada 3 bagian kecerdasan anak yang harus diasah baik oleh orangtua maupun guru.  3 aspek kecerdasan itu adalah kecerdasan kognitif (otak), kecerdasan afektif (hati) dan kecerdasan Psikomotorik (tubuh).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, mengajar adalah proses merubah anak dari ’tidak tau’ menjadi ’tau’, sisi kecerdasan yang diasah adalah kognitif (otak) si anak. Klo’ mendidik adalah proses merubah anak dari ’tidak mau’ menjadi ’mau’, sisi kecerdasan yang diasah adalah afektif (hati) si anak.  Sedangkan melatih adalah proses merubah anak dari ’tidak bisa’ menjadi ’bisa’, sisi kecerdasan yang diasah adalah psikomotorik (tubuh).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peran yang terakhir adalah kita sebagai teman bermain bagi anak-anak kita. Bagi anak bermain selain tuntutan naluri juga merupakan pekerjaan yang utama baginya. Karena mereka belajar banyak hal dalam bermain, baik ketrampilan motorik kasar, motorik halus, komunikasi, maupun pengembangan semua sisi multiple intellegence. Orangtua yang kreatif adalah mereka yang dapat menjadikan aktifitas sehari-hari sebagai bagian dari permainan. Menjadi teman bermain untuknya?? Sepertinya sederhana dan bisa dilakukan oleh setiap orangtua. Tapi pada kenyataannya masih banyak orangtua yang menyediakan waktu khusus untuk menemani anaknya bermain, terutama seorang ayah. Karna sebagian besar waktunya untuk bekerja sehingga waktunya dirumah dimaksimalkan untuk melepas lelah baginya. Sehingga seringkali peran orangtua didominansi olegh seorang ibu. Padahal sejatinya seorang ibu dan ayah memiliki peran yang sama dan seimbang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Ida Nurlaila dalam bukunya Menyayangi Anak Sepenuh Hati (2008), bahwa seorang pengajar, pendidik sekaligus pelatih bagi anak-anak, harus memiliki karakteristik dasar sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikhlas&lt;br /&gt;Semua amal kita untuk Allah semata. Mendidik anak juga merupakan salah satu amal terbaik. Mendidik anak sebagai amanah Allah dan kita jadikan sebagai anak sholeh untuk menjalankan perintah Alloh dan membela agamaNya. Tanpa mengharapkan pamrih duniawi. Bukan untuk kebesaran dan kemuliaan kita sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Takwa&lt;br /&gt;Meraih status tertinggi di sisi Alloh dengan melaksanakan semua perintahNya dan menjauhi semua laranganNya.&lt;br /&gt;Ilmu&lt;br /&gt;Kita harus membekali diri dengan ilmu dan ketrampilan. Misalnya dengan mengikuti parenting training, membeli buku-buku pendidikan anak, berlangganan majalah keluarga, dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyabar&lt;br /&gt;Kesabaran tidak memiliki batas. Ia mengalir dalam setiap situasi dan keadaan yang segala bentuknya, mulai dari senyuman hingga saatnya harus menghukum anak.&lt;br /&gt;Rasa tanggungjawab&lt;br /&gt;Meliputi tanggung jawab kepada keluarga dan masyarakat serta tanggung jawab kepada Alloh untuk merawat titipsnNya dan menggembalikan kepada Alloh dalam keadaan fitrahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasih sayang &lt;br /&gt;Hanya kasih sayang yang membuat seseorang bertahan untuk mencintai anak tanpa henti. Seperti apapun anak kita atau bagaimanapun prilakunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yuk..kita jenguk hati dan diri kita !, Bila ternyata kita belum sepenuhnya memiliki karakter diri sebagi orangtua. Bukankan wajar jika hingga saat ini Alloh belum menghendaki ”hadirnya” di antara kita. Karna kehadirannya bukan hanya sekedar ’meramaikan’ rumah kita kan?? Menurut anda gimana??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kaliurang, 16 April 09&lt;br /&gt;Spesial untuk mas yudi &amp; istri, Mba’ yanti &amp; suami, Dewi Lestari &amp; suami semoga penantian itu akan segera berujung.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6453405517467288702-8259655751482590090?l=asyifa85.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://asyifa85.blogspot.com/feeds/8259655751482590090/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6453405517467288702&amp;postID=8259655751482590090&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/8259655751482590090'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/8259655751482590090'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://asyifa85.blogspot.com/2009/04/bersiap-menjadi-orangtua-yuk.html' title='~ Bersiap Menjadi Orangtua Yuk?! ~'/><author><name>agus triningsih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03796654246526357306</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/Snq4oXZcArI/AAAAAAAAAQ8/lXiqoB2LeAw/S220/rotiiiiiii.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/Sfj_99JhilI/AAAAAAAAAOM/nLTHGK3waFA/s72-c/kak_seto_on_the_stage_2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6453405517467288702.post-2046417369958848063</id><published>2009-04-29T18:04:00.000-07:00</published><updated>2009-04-29T18:08:53.767-07:00</updated><title type='text'>~ K o l a b u r a s i       A l a m ~</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/Sfj5_jsuLaI/AAAAAAAAAOA/nsyesLyTp7Q/s1600-h/alam.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/Sfj5_jsuLaI/AAAAAAAAAOA/nsyesLyTp7Q/s400/alam.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5330285029302873506" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;~ K o l a b u r a s i       A l a m ~&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku masih di sini……&lt;br /&gt;Di antara gunung-gunung perkasa yang  dihamparkanNYA, Ia masih kokoh berdiri, tinggi menjulang menuju permukaan langit biru..., berpelukan awan- awan putih yang terserak indah, bermandikan jutaan kabut pagi.....damai...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku masih di sini...&lt;br /&gt;Di antara gemerincing air yang menderu laju...menuruni  alam....menumbuk bebatuan besar yang menghalanginya....mencari  setiap celah-celah bebatuan agar terus bisa berlari mengejar waktu menuju muara terindahnya....dingin....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku masih di sini...&lt;br /&gt;Di antara permadani hijau yang membentang luas di permukaan bumi yang tak datar...jutaan pepohonan rimbun yang bergelayut manja pada alamku...yang  menari indah saat sang bayu menerpa wajahnya.. sungguh tak ada satu makhlukpun yang tak terpesona  keelokannya...asri....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku masih di sini....&lt;br /&gt;Di antara kicauannya...burung-burung yang bernyanyi riang...bersahut-sahutan mesra....mendendangkan irama hatinya...syahdu...., di antara kepakan sayap mungilnya...bergerak indah mengangkasa luas....lepas...bebas....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku masih di sini...&lt;br /&gt;Di antara desauan angin... yang menenggelamkanku dalam kesejukan jiwa....yang  slalu  membelaiku penuh kelembutan, saat mentari tersenyum cerah sepanjang hari.....sejuk...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku masih di sini...&lt;br /&gt;Di antara lukisan alam terindah...hamparan sawah.....dan kerbau yang tak pernah letih membajaknya.....sungai-sungai kecil dan bebatuannya yang menemaninya...ikan-ikan yang terus bergerak tanpa henti...serta itik-itik yang berbaris rapi...serasi...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku masih di sini..&lt;br /&gt;Di antara hiruk pikuk  kehidupan....., manusia-manusia yang berbudi dan santun...., yang senantiasa tulus menaburkan sayangnya.... menyapa setiap diri yang melintasinya....ramah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku masih di sini....&lt;br /&gt;Di antara jutaan kenikmatan dariNYA...dalam rengkuhan mesra cintaNYA....dengan kesyukuran yang membuncah...., bahagia...Alhamdulillah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Lalu nikmat Allah yang manakah yang kau dustakan??”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selasa, 28 April 2009&lt;br /&gt;Kaliurang, Yogya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6453405517467288702-2046417369958848063?l=asyifa85.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://asyifa85.blogspot.com/feeds/2046417369958848063/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6453405517467288702&amp;postID=2046417369958848063&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/2046417369958848063'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/2046417369958848063'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://asyifa85.blogspot.com/2009/04/k-o-l-b-u-r-s-i-l-m.html' title='~ K o l a b u r a s i       A l a m ~'/><author><name>agus triningsih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03796654246526357306</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/Snq4oXZcArI/AAAAAAAAAQ8/lXiqoB2LeAw/S220/rotiiiiiii.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/Sfj5_jsuLaI/AAAAAAAAAOA/nsyesLyTp7Q/s72-c/alam.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6453405517467288702.post-5428234485604807898</id><published>2009-04-29T17:47:00.000-07:00</published><updated>2009-04-29T19:02:38.380-07:00</updated><title type='text'>~ Bermain Yuk Nak.... !!! ~</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/Sfj48D_NpQI/AAAAAAAAAN4/YAsGg3w54P8/s1600-h/bermain+yuk.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 314px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/Sfj48D_NpQI/AAAAAAAAAN4/YAsGg3w54P8/s400/bermain+yuk.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5330283869739263234" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;~ Bermain Yuk Nak.... !!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; ~Ehmm....main?? siapa coba yang ga'suka?? Mulai dari anak kecil hingga kakek nenek sekalipun pasti suka dengan aktifitas ini.. : have fun. Eh tapi klo kakek-kakek dan nenek-nenek mainan apa yah?? Klo orang-orang dewasa seperti kita kan sukanya ’main hati’ yah??bener ga’? hayo ngaku!!...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eh..maaf kok jadi ngelantur....saya bukan mau bahas itu kok, ini tentang ”mainan” anak-anak kita. Tapi...yang belum punya anak, wajib baca juga yah...,  Ini demi masa depan generasi kita. Biar kedepannya kita bakalan punya Habibi junior, Thomas alfa edison junior, dan junior-junior lainnya. Nah loh, maaf nih bawa-bawa nama orang beken. Tau kan sejarahnya kenapa Pak Habibi tuh bisa buat pesawat terbang??, itu karena habibi kecil suka main pesawat-pesawatan, yang paling sering tuh buat pesawat kertas. Dan Habibi kecil bebas mengekspresikan dirinya, tak ada pantangan dan tak ada larangan, tak ada tekanan dari orang-orang disekitarnya yang membatasi imajinasinya. Terus tau juga kan sejarahnya kenapa si Thomas bisa nemuin lampu?? karna semuanya sudah tau, jadi ga’ perlu ditulis lagi yah.^_^.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, sodara-sodaraku yang budiman (nyontek aa’Gym nih ...), di bawah ini adalah hasil resensi dari majalah UMMI edisi spesial, klo ga’ salah sih terbitan 1 tahun yang lalu. Tapi informasi tetap manfaat buat kita-kita orang loh..:), semoga....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bermain adalah kegiatan yang membuat anak terlibat dalam kegiatan yang membuat anak terlibat dalam aktifitas yang membuatnya aktif, bergerak, dan dapat mengeksplorasi banyak hal. Dengan bermain anak akan aktif bergerak. Hal ini akan meningkatkan kesehatannya dan menjadi sarana yang menyenangkan untuk melatih anak terasah dalam kegiatan yang menuntut ketrampilan fisik (misalnya : olahraga). Bermain juga akan membuat anak belajar bermain peran dan bersosialisasi dengan oranglain. Ini bentuk latihan yang bagus untuk memasuki kehidupan sosial yang sebenarnya ada di masyarakat.&lt;br /&gt;Dan satu yang pasti  bermain adalah kegiatan yang menyenangkan dan sehat untuk anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi anak-anak bermain amat sangat penting!, dengan bermain, seorang anak akan dapat kesempatan berkembang lebih optimal. Bermain akan dapat membuatnya dapat mengekspresikan perasaan dan gagasan serta membuatnya masuk ke alam imajinasi tak terbatas. Imajinasi inilah yang membuatnya tertuntun untuk kreatif. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bermain menjadi aktifitas penting yang perlu diperhatikan orangtua pada anak. Karna bermain selain merupakan kegemaran anak-anak, juga merupakan satu sarana penting bila kita ingin menjadi lebih cerdas bahkan lebih pintar. Karna berbagai riset menunjukkan anak lebih mudah belajar, lebih mudah menyerap pelajaran, saat hati senang, diri mereka senang dan konsep diri mereka positif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melarang anak bermain dan melampiaskan energinya sama dengan mengurangi haknya senagai anak. Lagi pula, kurang bermain  bisa membuat anak tak ceria dan tak percaya diri. Biasanya kalau anak kurang bermain atau kurang bermain kelompok, ia akan minder, kurang supel atau menjadi mudah sekali takut dengan teman-temannya. Anak yang cukup bermain akan memperlihatkan wajah yang lebih ceria dibanding anak yang sehari-hari hanya di suruh les ini itu yang membuat mereka merasa tertekan. (Dwiana Maya A.S.Psi, dosen di Fakultas Psikologi UPI , jakarta).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peran Orangtua :&lt;br /&gt;Pertama, menyeleksi permainan mana yang cocok dan mencerdaskan. Mainan yang ”sudah jadi” tak akan begitu merangsang anak berlatih berfikir. Karena itu orang tua harus rajin mencari mainan akan yang sifatnya bongkar pasang dengan tetap menyesuaikan umurnya. Mainan yang belum jadi akan membuat anak berfikir tentang proses. Proses membuat rumah, mobil dan sebagainya yang kini banyak terlewat karena orangtua lebih suka membelikan mobil-mobilan berbaterai yang tinggal dipencet ”on” – ”of”nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, orangtua harus mengintervensi permainan jika permainan itu merangsang agresivitas. Pisau yang berguna untuk bermain masak-masakan, misalnya bisa juga dipakai anak untuk melukai temannya. Tentu orangtua harus turun tangan untuk memberi tau fungsi pisau itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, orangtua juga bisa memasukkan nilai-nilai, termasuk nilai spiritual. Biasakan agar si anak berdoa dulu sebelum bermain. Tanggung jawab bisa diajarkan dengan melatih si anak membereskan mainannya seusai bermain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ok..resensi selesai. Trims, telah bersedia membacanya....^_^...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah..kesimpulannya proses kreatif seseorang dimulai dari bermain kan???&lt;br /&gt;Semoga kita bisa sepakat untuk tidak membatasi anak-anak kita untuk bermain?? Ketimbang waktu anak dihabiskan di depan TV atau dengan game, akan sangat baik jika anak-anak  bermain. Ingat waktu kita masih kecil dulu kan??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kaliurang, 24 April 2009&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6453405517467288702-5428234485604807898?l=asyifa85.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://asyifa85.blogspot.com/feeds/5428234485604807898/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6453405517467288702&amp;postID=5428234485604807898&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/5428234485604807898'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/5428234485604807898'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://asyifa85.blogspot.com/2009/04/bermain-yuk-nak.html' title='~ Bermain Yuk Nak.... !!! ~'/><author><name>agus triningsih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03796654246526357306</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/Snq4oXZcArI/AAAAAAAAAQ8/lXiqoB2LeAw/S220/rotiiiiiii.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/Sfj48D_NpQI/AAAAAAAAAN4/YAsGg3w54P8/s72-c/bermain+yuk.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6453405517467288702.post-1335497343290690409</id><published>2009-04-16T20:14:00.001-07:00</published><updated>2009-04-16T20:32:01.462-07:00</updated><title type='text'>~ Sebuah Tanya Dari Anak Kita ~</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/Sef3JKAaBqI/AAAAAAAAANw/bbSlWndoiFI/s1600-h/keluarga.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 292px; height: 300px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/Sef3JKAaBqI/AAAAAAAAANw/bbSlWndoiFI/s400/keluarga.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5325496821065844386" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;~ Sebuah tanya dari anak-anak kita ~&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti biasanya, setiap sore sehabis ashar, saya selalu beraktifitas di dapur, mempersiapkan hidangan untuk makan malam sekaligus membuat kue-kue sederhana atau gorengan ala kadarnya.  Saya selalu ditemani Latifah, anak saya yang usianya belum genap 5 tahun. Di usianya yang masih dini, Ifah lebih tertarik bermain di dapur bersama saya, daripada bermain di luar. Meski ia lebih sering memperhatikan, terkadang sesekali menakar tepung, mengambilkan air atau hal-hal ringan yang sudah dapat dilakukan oleh anak-anak seusianya. Seringkali juga tangan mungilnya secara tak sengaja menumpahkan gula, memecahkan telur, bahkan memecahkan beberapa piring dan gelas kami. Tak ada kemarahan, tak ada kekecewaan dan tak ada hukuman atas semuanya, karna itu adalah proses pembelajaran yang harus dilaluinya. Dengan penjelasan sederhana, Lambat laun ia akan bisa dan akan lebih berhati-hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sore itu tiba-tiba Ifah menanyakan sesuatu yang sebelumnya tak sama sekali terfikirkan  oleh saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;”Bunda kemarin ayah bilang, tempe buatnya dari kacang kedelai, trus kenapa sih kacang kedelai dinamain  kedelai?”&lt;/span&gt; Ifah bertanya dengan wajah yang penuh antusias, sembari membolak-balikkan potongan-potongan tempe dengan tangan mungilnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;”Ehm..kenapa Ifah nanya begitu??”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;” Habisnya kan bunda pernah bilang, semua nama punya alasannya, nah kalau kacang hijau, kacang merah, dan kacang tanah, Ifah sudah tau alasannya. Kalau hijau karna warnanya hijau, kacang merah karna warnanya merah, kalau kacang tanah karna memang buahnya ada di dalam tanah.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iya... saya ingat beberapa waktu yang lalu ifah menanyakan perihal namanya. Kenapa sih Bunda dan Ayahnya memberi nama Latifah padanya, lalu dengan bahasa yang sederhana saya menjelaskan padanya bahwa kami ingin Ifah menjadi anak yang berhati lembut, karena Latifah itu artinya lembut. Sejak saat itu Ifah mulai sering menanyakan hal-hal yang berkaitan tentang nama seseorang yang dikenalnya bahkan nama-nama benda yang ia temui di sekelilingnya. Bahkan suatu ketika Ifah mengomentari nama saya. Bahwa nama ”agus” itu adalah nama laki-laki. Karna  teman-teman saya dan suami saya yang mempunyai nama yang sama dengan saya kesemuanya adalah laki-laki. Ehm..sekecil itu Ifah memang sudah terlihat kritis dalam berfikir. Dan kami bersyukur memilikinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;”Bun...Bunda..kok Bunda ngelamun jadi ngelamun??”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;”Eh ...ga’ kok sayang...Bunda ga’ ngelamun, lagi mikir aja..,Subhanalloh!!, anak bunda makin hebat deh..., tapi maaf yah sayang...bunda juga belum tau jawabannya..”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh saat itu, saya tidak sama sekali punya jawaban atas pertanyaannya, tidak ada ide yang melintas sedikitpun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;”Yaah..Bunda.., Ifah kan ingin tau jawabannya sekarang juga.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ifah menyatakan ekspresi kekecewaannya, jika sedang cemberut begitu, saya justru tertawa dalam hati, karna wajahnya hampir sama persis dengan wajah ayahnya beberapa hari terakhir,saat tugas-tugas kuliah S2 nya menumpuk, hingga menyita waktu istirahat malamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;”Iya...Bunda ngerti sayang, tapi anak bunda yang sholihah harus sabar yah..., kita tunggu ayah pulang, siapa tau Ayah punya jawabannya buat Ifah....’&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;” Oia yah bunda...Ayah Ifah kan hebat yah, kemarin aja ayah ceritain Ifah tentang tanaman-tanaman ajaib.”&lt;/span&gt; Binar keceriaan kembali terpancar di wajahnya. Ia tersenyum penuh harapan, saat sedang begitu saya seperti sedang melihat wajah saya pada cermin datar. Senyumnya sama persis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;” Oke deh Bunda,  Ifah tunggu Ayah pulang.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;45 menit berselang, semua aktifitas dapur selesai. Kalau sudah begitu pasti Ifah segera mengambil handuk dan peralatan mandinya. Ifah sudah terbiasa mandi sendiri tanpa bantuan saya, dan Ifah juga tak pernah mengganggu aktifitas saya di kamar mandi. Ia akan segera beranjak, jika saya juga telah beranjak dari kamar mandi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suara Honda Tiger terdengar memasuki halaman rumah kami, seperti biasanya, Mas Setyo memang selalu tiba di rumah sekitar jam 5 sore. Saya segera membukakan pintu depan, menyambut kedatangan mas Setyo. Demikian juga Ifah, ia akan terlebih dahulu mencium punggung ayahnya, setelah itu Mas Setyo akan segera mengendongnya ke ruang tengah. Bercengkerama dengan putri kecilnya sambil menikmati kue-kue manis buatan saya dan Ifah hingga waktu magrib menjelang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sore itu Ifah terlihat begitu lelah, Ia segera tertidur dalam pangkuan Mas Setyo tanpa sempat menanyakan perihal ’kacang kedelai’nya.&lt;br /&gt;              ***************************************************&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya dan Mas Setyo sama-sama memahami bahwa setiap anak terlahir dengan berbagai macam fitrah yang telah Alloh karuniakan padanya. Salah satu fitrah tersebut adalah ’Intelectual curiosity’ yaitu rasa ingin tahu yang luar biasa, hal ini ditandai dengan pertanyaan-pertanyaan nya yang seolah tanpa batas : tanyaaa terus!!. Kami sadar sepenuhnya bahwa ketidaksabaran kami dalam menanggapinya justru akan mematikan keingintahuannya tersebut. Itu juga yang sedang terjadi pada ifah. Kadang terlalu banyak pertanyaan yang di lontarkannya, seolah tanpa henti. Tapi kami selalu berusaha menjawab pertanyaan-pertanyaannya dengan penuh kesabaran. Kami ingin Ifah banyak tau tentang segala hal di sekelilingnya. Karena anak dibawah usia lima tahun dapat dengan mudah menyerap informasi dalam jumlah yang luar biasa banyaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan saya akui mas Setyo justru lebih sabar menghadapi Ifah, Ia bahkan jauh lebih kreatif daripada saya. Ia  punya seribu jawaban dan seribu satu alasan atas setiap pertanyaan putri kecilnya. Tapi sore itu ketika saya menceritakan tentang pertanyaan putri sulungnya, mas Setyo terdiam sejenak dalam senyumnya, lalu mengatakan satu kalimat :&lt;span style="font-style:italic;"&gt; ” Iya yah Bunda....., kenapa harus kacang kedelai??, Ayah ga’ punya jawaban untuknya.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;” Hua ...Ayah...?! jadi klo nanti Ifah bangun, terus nanya itu lagi gimana?”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari terus beranjak senja, otak kami terus berfikir  sibuk mencari-cari jawab atas tanya buah hati kami. Sungguh kami tak ingin mengecewakannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;”Bunda, coba deh bunda telfon Bu Linda, tanyakan padanya beliau kan guru TKIT, pasti beliau punya jawabannya...”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Spontan saja saya segera menuruti ide Mas Setyo, menanyakan perihal tersebut ke Bu Linda. Tapi saya harus kecewa ketika terdengar suara dari HP saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;” Wah, maaf  yah Bunda Ifah, saya ga’ punya jawabannya karena ga’ ada di kurikulum kami.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Tepat di depan saya mas Setyo sudah menanti jawaban dari saya.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;”Bu linda ga’ tau Yah, katanya ga ada di kurikulum...”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Seketika Mas Setyo nyengir, menahan tawa. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;”Wah..moso yang gituan nyarinya di kurikulum toh?...”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;”Udah deh bunda, biar ayah yang tanya ama Pak Yusuf, dosen S2 ayah yang barusan nyelesain S3nya di Paris. ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam itu juga mas Setyo segera menghubungi dosennya via handphonenya. Saat itu mas Setyo sengaja meloudspeakerkan Hpnya agar saya juga bisa menyimak jawabannya. Mas Setyo membuka komunikasi dengan sangat sopan dan hati-hati. Percakapan mereka terkesan sangat akrab,  tetapi saat mas Setyo menyampaikan pertanyaan Ifah ke Pak Yusuf, suasana berubah seketika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;” Hei, Setyo kamu mau mempermainkan saya?? Mau menguji saya?? Atau kamu ingin tesismu saya persulit??”&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ehm..gawat. Prof. Yusuf salah faham. Saya tidak merasa perlu melanjutnya percakapan antara mas Setyo dan Prof. nya itu. Satu yang pasti, kami belum memiliki jawaban atas pertanyaan buah hati kami. ???!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bumi Alloh, Desember 2015.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;             **************************************************************&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika  suatu saat anda sebagai orantua dihadapkan pada pertanyaan yang sama, kira-kira jawaban seperti apa yang akan anda berikan untuk Ifah???????&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kamis, 16 April 2009&lt;br /&gt;Ketika sedang berkaca pada hati, &lt;br /&gt;anak-anak seperti apa yang akan terlahir dari diri qta???&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6453405517467288702-1335497343290690409?l=asyifa85.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://asyifa85.blogspot.com/feeds/1335497343290690409/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6453405517467288702&amp;postID=1335497343290690409&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/1335497343290690409'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/1335497343290690409'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://asyifa85.blogspot.com/2009/04/sebuah-tanya-atas-anak-anak-kita.html' title='~ Sebuah Tanya Dari Anak Kita ~'/><author><name>agus triningsih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03796654246526357306</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/Snq4oXZcArI/AAAAAAAAAQ8/lXiqoB2LeAw/S220/rotiiiiiii.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/Sef3JKAaBqI/AAAAAAAAANw/bbSlWndoiFI/s72-c/keluarga.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6453405517467288702.post-5139931991566748255</id><published>2009-04-16T20:00:00.000-07:00</published><updated>2009-04-16T20:12:53.159-07:00</updated><title type='text'>Enggak mau ih, Kotor Bu !!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SefzXx1x0ZI/AAAAAAAAANo/CIitME2QVUo/s1600-h/image.tempointeraktif.com.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 274px; height: 203px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SefzXx1x0ZI/AAAAAAAAANo/CIitME2QVUo/s400/image.tempointeraktif.com.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5325492674230342034" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;~ Enggak mau ih, Kotor Bu !! ~&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berani kotor....itu baik..!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indy Faudzul Azry adalah salah satu murid  kelas TK nol besar di Sekolah Islam Terpadu AL KARIMA Pontianak.  Tempo hari ketika guru TK mengajarkan aktifitas Finger Painting di kelasnya. Indy tak sama sekali mau menyentuh cairan warna yang telah disediakannya, meski telah dibujuk oleh guru dan teman-teman lainnya. Indy tak sama sekali bergeming. Padahal semua teman-teman telah asyik memasukkan jari-jari mungil mereka wadah cairan warna tersebut lalu masing-masing mereka sibuk meletakkan tangannya pada kertas putihnya masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;”Indy enggak’ mau begitu, jijik...nanti tangannya kotor...”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan hanya itu, pada hari lainnya, ketika semua teman-teman di kelasnya sibuk menempel kertas-kertas warna pada buku gambar mereka.  Indy juga tidak mau mengikuti aktifitas tersebut dengan alasan yang sama, Ia tak sama sekali mau menyentuh lem kertas dengan tangannya. Indy mau melakukannya hanya bila ia dapat kepastian bahwa tangannya tidak akan sama sekali menyentuh lem kertas tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa sampai ada anak seperti Indy yang maunya serba bersih? Banyak faktor yang menjadi penyebab, salah satunya adalah contoh lansung yang dilihatnya sehari-hari. Orangtua yang serba bersih akan menurunkan pada anak.&lt;br /&gt;Prilaku yang sama juga bisa muncul karena anak terlalu banyak dilarang. Contonya jika anak keluar rumah tidak memakai sandal langsung diomeli, anak tidak mau merapikan bekas makanan nya lansung kena marah. Jadilah anak takut takut salah manakala berada ditempat yang tidak bersih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Nilai positifnya apa sih??&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pada  batas wajar, kebiasaan serba bersih adalah positif. Salah satunya teratur. Anak-anak yang maunya serba bersih umumnya pola hidupnya teratur, mereka biasanya mudah mengikuti jadwal harian, jam berapa harus main, jam berapa harus tider siang dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu anak-anak dengan kebiasaan serba bersih biasanya akan cenderung hati-hati/ tidak ceroboh dalam bertindak. Misalnya saja ia menjadi terbiasa mengembalikan barang yang diambil ke tempat semula supaya tetap bersih dan rapih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikutnya orangtua jadi lebih mudah memasukkan nilai-nilai positif pada anak. Contohnya karna kebiasaannya yang serbah bersih, orangtua jadi gampang mengajarkan tentang kesehatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Klo negatifnya apa aja??&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dampak negatif yang ditimbulkan dari anak yang serba bersih diantaranya adalah tidak fleksibel. Segala sesuatu harus sesuai dengan standarnya, seperti  Indy yang tidak mau memegang lem yang dianggapnya kotor. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dampak berikutnya adalah anak menjadi tidak fun dan tidak kreatif. Sejatinya bermain kotor-kotoran dapat mengasah kreatifitas anak. Anak yang tidak pernah melewatinya biasanya jadi terlalu serius dan tidak fun. Ia pun menjadi kurang kreatif bila menemui situasi yang tidak terbayangkan sebelumnya, selanjutnya anak-anak jadi tidak mau ambil resiko. Misal klo diajak main ke tempat yang belum pernah dikunjunginya ia akan menolak karena tidak mau ambil resiko berada di tempat yang ”menyusahkannya”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Akhirnya, karena pilihan permainannya terbatas, lingkungan yang dikehendakinya terbatas, jadilah anak-anak ini kurang stimulasi, motorik kasarnya jadi kurang terlatih, karena ia tidak mau bermain di lapangan rumput yang kotor, tidak bisa memanjat pohon, kurang terampil olahraga dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jika anak-anak maunya serba bersih, orang tua harus gimana dong???&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Menurut Ibu Diah Paramitha, Psi., ada beberapa penanganan yang bisa dilakukan orangtua yaitu sebagai berikut :&lt;br /&gt;- Cari Penyebabnya&lt;br /&gt;Cari tau apa penyebab anak maunya serba bersih. Luruskan pendapatnya yang kurang sesuai, berikan penjelasan yang mudah dimengerti.&lt;br /&gt;- Kebersihan Proporsional&lt;br /&gt;Jelaskan pada anak kalau hanya kotor sesekali tak masalah. Berikan batasan yang mudah dipahami, kalau kotor tidak mengganggu kesehatan bearti tidak masalah. Misalnya baju kotor karena percikan lumpur, asal sampai di rumah segera digaanti, tidak apa-apa. Tapi makanan yang jatuh ke lumpur, itu sudah tidak boleh diambil/ dimakan.&lt;br /&gt;- Rapi Tak Bearti Kotor&lt;br /&gt;Jelaskan padanya ketika kita memintanya untuk selalu rapi bukan bearti tidak memperbolehkan bermain kotor-kotoran. Misalnya merapikan kamarnya adalah untuk menghidarkan kamar jadi sarang nyamuk. Tapi kalau bermain tanah atau bermain bola di lapangan yang becek tidak apa-apa meski bajunya kotor, asal setelahnya langsung mandi.&lt;br /&gt;- Hari-hari Kotor&lt;br /&gt;Sesekali, buatlah hari-hari kotor bersama anak, misalnya berkebun bersama,  membuat adonan kue bersama, dan lain sebagainya. Jadikan kegiatan-kegiatan tersebut sebagai acara yang menyenangkan bagi mereka.&lt;br /&gt;- Tidak Merepotkan Kok&lt;br /&gt;Salah satu alasan  keengganan anak untuk kotor karena takut disalahkan orangtua.&lt;br /&gt;Selain itu bisa jadi karena anak jadi malas kotor karena malas repot karena dalam benaknya kotor itu merepotkan, misalnya setelah main becek-becekan anak harus mandi dan keramas. Sementara anak tidak mau kedinginan saat keramas, solusinya sediakan air hangat.&lt;br /&gt;- Berikan Teladan&lt;br /&gt;Contoh lansung lebih mudah bagi anak usia dini untuk menyerap apa yang dilihat sehari-hari. Jadi, berikan contoh yang proporsional supaya anak bisa menirunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jum'at, 17 April 09&lt;br /&gt;Ga' da yang lebih indah selain dunianya...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6453405517467288702-5139931991566748255?l=asyifa85.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://asyifa85.blogspot.com/feeds/5139931991566748255/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6453405517467288702&amp;postID=5139931991566748255&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/5139931991566748255'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/5139931991566748255'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://asyifa85.blogspot.com/2009/04/enggak-mau-ih-kotor-bu.html' title='Enggak mau ih, Kotor Bu !!'/><author><name>agus triningsih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03796654246526357306</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/Snq4oXZcArI/AAAAAAAAAQ8/lXiqoB2LeAw/S220/rotiiiiiii.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SefzXx1x0ZI/AAAAAAAAANo/CIitME2QVUo/s72-c/image.tempointeraktif.com.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6453405517467288702.post-955893744368114324</id><published>2009-04-16T19:45:00.000-07:00</published><updated>2009-04-16T20:00:30.927-07:00</updated><title type='text'>~ Karna tubuh ingin dimengerti ~</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SefvzOL4wAI/AAAAAAAAANg/dSoDxyZkUG8/s1600-h/makanan-sehat.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 267px; height: 400px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SefvzOL4wAI/AAAAAAAAANg/dSoDxyZkUG8/s400/makanan-sehat.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5325488747649220610" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;~ Karna tubuh ingin dimengerti ~&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesehatan adalah salah satu harta termahal yang kita miliki. Jika keseluruhan dari organ tubuh yang kita miliki dihargai secara nominal, niscaya akan mencapai nominal tak terhingga. Anda setuju bukan?. Dalam sebuah berita di salah satu media masa bahkan ada  salah satu rumah sakit di Singapura yang mau membeli ginjal untuk di donorkan ke pasien-pasien gagal ginjal di rumah sakit tersebut. Satu ginjal tersebut dihargai dengan nominal di atas dari 50 juta, tentu saja itu semua dilakukan secara terselubung. Tetapi meskipun dengan nilai nominal yang begitu tinggi, tak banyak dari kita yang merelakan salah satu ginjal dari kedua ginjal yang kita miliki, meskipun ada jaminan bahwa kita bisa tetap sehat hanya dengan satu ginjal. Mengapa demikian?? Tentu saja karena setiap kita lebih mengutamakan kelanggengan kesehatan daripada mengantongi banyak uang tetapi tidak sehat di kemudian hari. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, Siapapun kita pasti menginginkan tubuh yang sehat, karna tanpa sehat setiap kita tidak bisa melakukan aktifitas dengan seutuhnya. Sebagai duta kesehatan dan gizi keluargs, bunda Neno Warisman mempunyai beberapa tips praktis dan aplikatif untuk  kita yang memberi penghargaan khusus terhadap tubuh.&lt;br /&gt;Berikut ini adalah tips-tips sehat ala bunda Neno Warisman :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Berikan yang mentah lebih banyak, dari pada yang masak.&lt;br /&gt;   Lebih sering mengkonsumsi buah-buahan dan sayuran-sayuran mentah sebagai       lalapan  akan membuat sistem pertahanan tubuh kita jauh lebih baik.&lt;br /&gt;2. Minumlah air, minimal 30 ml x berat tubuh.&lt;br /&gt;   Ini bearti jika berat tubuh anda 50 kg, maka paling sedikit anda harus meminum   1500 ml air perhari.&lt;br /&gt;3. Tinggalkan gula putih, gunakanlah gula aren atau madu.&lt;br /&gt;4. Tinggalkan mie instans.&lt;br /&gt;   Zat-zat aditif yang terkandung didalamnya akan terakumulasi di dalam tubuh dan   dalam jangka waktu yang panjang akan memberikan dampak negatif bagi tubuh seperti tulang keropos, kanker dan lain-lain.&lt;br /&gt;5. Gunakan kembali minyak kelapa.&lt;br /&gt;   Meskipun secara fisik minyak kelapa jauh lebih buruk dari minyak-minyak kemasan, tetapi minyak kelapa jauh lebih baik untuk dikonsumsi, karena minyak kelapa memiliki kandungan asam lemak jenuh yang lebih tinggi daripada minyak kemasan sehingga lebih tahan dan aman digunakan bila digunakan berulang-ulang.&lt;br /&gt;6. Budayakan makan singkong.&lt;br /&gt;   Singkong mempunyai kandungan sianida yang berperan memakan sel-sel kanker dalam  tubuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana menurut anda? Mudah bukan?? Selamat mencobanya ! ^_^&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dini Hari, Kamis, 16 April 2009&lt;br /&gt;Setelah membuka kembali catatan2 mungil yang tak beraturan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6453405517467288702-955893744368114324?l=asyifa85.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://asyifa85.blogspot.com/feeds/955893744368114324/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6453405517467288702&amp;postID=955893744368114324&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/955893744368114324'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/955893744368114324'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://asyifa85.blogspot.com/2009/04/karna-tubuh-ingin-dimengerti.html' title='~ Karna tubuh ingin dimengerti ~'/><author><name>agus triningsih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03796654246526357306</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/Snq4oXZcArI/AAAAAAAAAQ8/lXiqoB2LeAw/S220/rotiiiiiii.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SefvzOL4wAI/AAAAAAAAANg/dSoDxyZkUG8/s72-c/makanan-sehat.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6453405517467288702.post-7509976770007473535</id><published>2009-04-13T16:15:00.000-07:00</published><updated>2009-04-13T16:38:25.044-07:00</updated><title type='text'>~ Butiran Cinta itu ...~</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SePM2TfCIYI/AAAAAAAAAMw/LyyQ-1gbO80/s1600-h/father.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 300px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SePM2TfCIYI/AAAAAAAAAMw/LyyQ-1gbO80/s400/father.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5324324417797497218" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;~ Butiran Cinta itu ...~&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap pagi saat suasana kost masih sepi karna sebagian penghuninya masih terlelap dibuai mimpi, saat jarum jam baru bergeser 20 menit dari pukul 05.00 wib. saya selalu mendengar teriakan lembut dan penuh manja.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;”Pak...! Pak...!”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Itu pasti suara si kecil ’Ajeng’. Anak ragil bapak kost yang masih sekolah TK. Ajeng memang terlihat begitu dekat dengan bapaknya. &lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;”Ngiih..” &lt;br /&gt;Pak..!, Bapak...!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Wah  Ajeng belum puas juga nih, masih juga teriak-teriak. Tapi, sekali lagi saya mendengar sahutan penuh kelembutan dari sang Bapak..&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;”Inggih..”&lt;br /&gt;”Pak..!, Bapak di mana?”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Wah si Ajeng tetap  masih memanggilnya dengan manja, pasti karna bapak belum mendekatinya...&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;”nggiih..Bapak di sini ini loh..., bentar yah...”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sehabis itu ga’ terdengar lagi teriakan Ajeng. Pasti setelah itu bapak segera menghampiri putri bungsunya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ups..saya kadang tertarik untuk melihat kemesraan mereka di pagi hari, seperti pagi ini, dengan begitu semangat saya menuruni tangga dan ternyata bapak lagi asyik memilah-milah pakaian kotor di dekat mesin cuci, pantesan aja si Ajeng berulang kali memanggilnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski ada sang ibu di rumahnya..., belum pernah sekalipun saya mendengar Ajeng memanggil-manggil ibunya. Dalam keseharian yang terlihat, Ajeng memang begitu lengket dengan Bapak. Ga’ tau kenapa. Tapi, sejak awal berkenalan dengan keluarga bapak kost, saya memang menemukan ’kharisma’ itu. Aura ’sayang’ dan bijaksana darinya.  Setiap melihatnya saya selalu teringat dengan Bapak saya. Kharisma yang sama juga saya temukan pada bapak. Bapak lebih banyak ’mengekspresikan’kan sayangnya, daripada ibu. Itu mungkin yang membuat kami : saya dan Ajeng, lebih dekat dengan Bapak. Sesuatu hal yang tidak umum, karna hampir sebagian besar anak lebih merasa lebih dekat dengan ibunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Episode pagi antara Ajeng dan Bapak kost sama persis dengan episode-episode pagi yang saya lewati bersama Bapak sekitar 19 tahun yang lalu. Dulu saya melakukan hal yang sama seperti Ajeng. Setiap pagi selalu begitu. Sejak usia 4 tahun hingga kelas 2 SD, setiap pagi setiap bangun tidur, saya selalu memanggilnya dan saya sama sekali  tak beranjak dari tempat tidur kecuali setelah bapak datang dan  mengendong saya beberapa saat, hingga saya benar-benar telah siap melakukan aktifitas selanjutnya. Setiap pagi dalam dekapan bapak, saya merasakan energi cinta yang luar biasa. Selama waktu yang terus bergulir, bapak selalu melakukan semuanya dengan kehangatan sayangnya, dengan senyumnya yang tulusnya. Sedikitpun Bapak tak pernah mengeluh, tak pernah mencela anaknya yang begitu ingin dimanjakannya. Dan episode pagi itu baru berakhir ketika saya telah merasa besar dan malu untuk memanjakan diri padanya...^_^.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap saat dan setiap waktu saya selalu terkenang dengan butiran-butiran’cinta’ Bapak. &lt;br /&gt;Lewat ’cinta’ nya bapak mengajarkan saya banyak hal. Tentang keikhlasan dan ketulusan. Tentang empati terhadap sesama. Energi cinta yang saya bapak  berikan selalu menguatkan saya di saat lemah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bapak selalu memperlakukan siapapun dengan penuh kelembutan, bukan hanya terhadap saya tapi juga terhadap semua anak-anak dan cucu-cucunya. Sebab itu kami : anak-anaknya sangat menghormatinya dan lebih menyanyanginya. Hingga saat ini tak satupun dari kami yang pernah berkata kasar padanya. Karna Bapak juga tak pernah melakukannya pada kami. Bahkan hingga menjelang 24 tahun usia saya, seingat saya, Bapak hanya 1 kali marah, itupun saat usia saya belum baligh (kelas 6 SD, 10 tahun). Selebihnya saya hanya menemukan kehangatan kasihnya. Darinya juga saya belajar tentang kelembutan, hingga saya mampu mengembangkan sifat positif dalam bersosialisasi. Ehmm...Bapak sungguh saya bersyukur memilikinya. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;You are my inspiration.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemesraan Ajeng dan bapak kost pagi ini, kembali mengundang rindu padanya : bapak. Sosok yang sederhana dan penuh cinta. Kerinduan itu lalu menggerakkan saya untuk segera memutar MP3 ”Yang Terbaik Bagimu” by ’ADA BAND dan Gita Gutawa. Lalu senandung itupun mengalun merdu...: syahdu, memecahkan kesunyian pagi, mengisi penuh ruang kerinduan padanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Teringat masa kecilku&lt;br /&gt;Kau peluk dan kau manja&lt;br /&gt;Indahnya saat itu, buatku melambung&lt;br /&gt;Di sisimu terngiang hangat nafas segar harum tubuhmu&lt;br /&gt;Kau tuturkan segala mimpi-mimpi serta harapanmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau ingin ku menjadi yang terbaik bagimu&lt;br /&gt;Patuhi perintahmu&lt;br /&gt;Coba kau dengar yang mungkin ku lakukan&lt;br /&gt;Dalam waktuku beranjak dewasa&lt;br /&gt;Jangan sampai membuatku terbelenggu jatuh dan terinjak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan tolonglah sampaikan sejuta sayangku untuknya&lt;br /&gt;Ku trus berjanji tak kan khianati pintanya&lt;br /&gt;Ayah dengarlah betapa sesungguhnya ku mencintaimu&lt;br /&gt;Kan ku buktikan ku mampu penuhi maumu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andaikan kau demikian&lt;br /&gt;Kan bergulir kembali&lt;br /&gt;Ku rindukan suasana basuh jiwaku&lt;br /&gt;Membahagiakan aku yang haus akan kasih dan sayangmu&lt;br /&gt;Tuk wujudkan segala sesuatu yang pernah terlewati&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ehmm..Bapak..., pagi ini saya menangis karna mengenang kebersamaan kita.&lt;br /&gt;Rindu..rindu dengan ’ekspresi cinta’ yang selalu terpancar dari wajahmu.&lt;br /&gt;Sungguh..saya tak ingin mengecewakanmu......&lt;br /&gt;Semoga akhirnya nanti Alloh akan mempertemukan saya dengan laki-laki sepertimu, yang akan menemani hari-hari berikutnya, setelah ketiadaanmu nanti...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sabtu, 11 April 2009&lt;br /&gt;Di ruang rindu kita bertemu...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6453405517467288702-7509976770007473535?l=asyifa85.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://asyifa85.blogspot.com/feeds/7509976770007473535/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6453405517467288702&amp;postID=7509976770007473535&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/7509976770007473535'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/7509976770007473535'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://asyifa85.blogspot.com/2009/04/butiran-cinta-itu.html' title='~ Butiran Cinta itu ...~'/><author><name>agus triningsih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03796654246526357306</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/Snq4oXZcArI/AAAAAAAAAQ8/lXiqoB2LeAw/S220/rotiiiiiii.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SePM2TfCIYI/AAAAAAAAAMw/LyyQ-1gbO80/s72-c/father.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6453405517467288702.post-639600114964256711</id><published>2009-04-02T00:24:00.000-07:00</published><updated>2009-04-02T00:31:22.762-07:00</updated><title type='text'>~ Yang Masih Ada, Di Saat Yang Lain Tiada..~</title><content type='html'>~ Yang Masih Ada, Di Saat Yang Lain Tiada..~&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Namanya mas Pras mba, dia teman sekantor saya. Sudah setengah tahunan ini dia mutasi ke kantor saya, tapi saya baru merasa dekat dengannya 3 bulan terakhir ini. Itu pun karena urusan pekerjaan mengharuskan komunikasi di antara kami. Komunikasi kami seringkali hanya melalui vasilitas YM (Yahoo Messenger) yang yang tersedia di meja kerja kami masing-masing. Orangnya terlalu pendiam mba, dan saya, mba tau sendiri kan?? Paling sulit dan enggan memulai komunikasi dengan orang-orang baru di sekitar saya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Beberapa waktu terakhir kami mulai saling berbagi untuk beberapa hal, hal-hal ringan di luar pekerjaan tentunya. Kadang saya atau pun mas Pras memulainya dengan gurau-gurauan ringan di sekitar kami. Belakangan saya baru tahu ternyata mas Pras cukup humoris dan terbuka. Setelah itu saya merasa mas Pras sangat ’care’ dengan saya dan dengan orang-orang di sekitar kami . ”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Endingnya kini...saya mengganggap mas Pras sebagai abang bagi saya, bagian dari keluarga saya, orang yang saya hormati dan juga saya segani. Begitu juga sebaliknya, mas Pras memposisikan saya. Tempo hari saya pernah berbagi tentang rencana pernikahan saya, mas Pras juga berbagi tentang rencana yang sama. Lalu saya lah yang akhirnya  lebih dulu menikah dengan laki-laki yang kini sangat saya cintai dan saya kagumi.  Dan mas Pras sendiri baru akan menikah di akhir tahun ini, bukan karna ’materi’ yang menghalanginya. Tapi karna faktor ’kesiapan’ dari calon istrinya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Kira-kira 2 minggu setelah pernikahan saya, ada masalah yang cukup mengganjal di hati saya..., saya dan suami diminta untuk segera pindah dari rumah yang kini saya tempati. Itu artinya saya harus dengan segera mencari rumah baru, seminimalnya rumah kontrakan yang bisa kami tempati berdua. Tetapi setelah lama mencari, kami  mendapatkan rumah tinggal yang cukup luas untuk kami berdua dan anak-anak kami nantinya, sebuah rumah dengan dua buah kamar yang terletak di pinggiran  kota. Dari hasil negoisasi dengan si empunya rumah, kami bisa memilikinya dengan harga 80 juta. Kami sepakat untuk membeli rumah tersebut, dan baru akan melakukan traksaksinya sepekan kemudian. Sejujurnya kami tak memiliki tabungan sebanyak itu, maka sudah pasti kami harus mencari pinjaman, meski belum tergambar dengan jelas kemana kami harus mencari pinjaman sebesar itu. Meminjam ke bank?? Terlalu rumit urusannya...”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Beberapa hari setelah itu, saya YM an kembali dengan mas Prass, ingin berbagi kembali. Ya...hanya ingin sekedar berbagi...hanya ingin sekedar mengurangi beban hati.&lt;br /&gt;Lalu dengan sedikit sungkan dan segan, saya pun membaginya. Dan tau kah mba?? Betapa tak pernah saya bayangkan sebelumnya, dengan mudahnya dan tanpa ba...bi..bu.. lagi, mas Pras menawarkan pinjaman 80 juta tersebut. Seketika itu saya menangis mba, bayangkan saja mas Pras dengan rela meminjamkannya tanpa kesepakatan apapun. Dengan bijaksananya ia katakan : &lt;span style="font-style:italic;"&gt;”Gunakan saja dulu, dan silahkan kembalikan jika sudah ada rizkinya.”&lt;/span&gt;  Ketika saya katakan bahwa mungkin saya dan suami hanya bisa membayarnya dengan cicilan dan mungkin baru akan lunas 8-10 tahun ke depan. Dengan sangat baiknya Mas Pras katakan : &lt;span style="font-style:italic;"&gt;” Ga’ pa pa...jangan terlalu difikirkan, mohon doakan aja, agar mas segera bisa menyusulmu yah , do’akan agar semua rencana Mas terlaksana dengan lancar”.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Kesokan harinya mas Pras langsung mentranferskan uangnya ke rekening saya mba,..Ehm...hilanglah sebuah beban itu. Sungguh mas Pras adalah pahlawan bagi kami..., Saya takjub dengan kebaikannya, bayangkan saja mba’, dia sangat sederhana, belum menikah, belum memiliki rumah pribadi, belum memiliki kendaraan pribadi dan usianya belum genap 25 tahun. Dan uang itu belum tentu kembali dalam 8 tahun ke depan. Bagi orang-orang seusianya tentu akan banyak pertimbangan, paling tidak uang itu akan mereka gunakan untuk biaya pernikahan, ataupun untuk rencana-rencana lain di masa depan. Jika pun mereka meminjamkan mengkin hanyaga lebih dari 50% nya atau bahkan kebanyakan dari mereka akan menolak : &lt;span style="font-style:italic;"&gt;”maaf  saya ga’ bisa bantu karna saya juga sedang membutuhkannya. ” &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Mba mungkin mengira kebaikan-kebaikannya itu hanya karna kedekatan saya dengannya?? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Ceritanya Ga’ hanya sampai di situ mba’.  Sekitar satu bulan setelah pinjaman itu, teman suami saya akan melahirkan. Tetapi karna ada kelainan pada kandungannya, maka dokter memutuskan bahwa istrinya harus  di operasi. Ga ’ ada arternatif lain.  Untuk semua prosesi itu seminimalnya harus mengeluarkan biaya 5 juta rupiah, belum termasuk biaya rumah sakit, obat dan lain-lain. Saat itu teman suami saya tidak mempunyai dana yang cukup untuk semua biaya tersebut, bahkan sangat jauh dari cukup. Sedangkan tanpa uang sejumlah itu istrinya tidak akan bisa segera di operasi, dan itu artinya istrinya harus menunggu hingga suaminya memiliki uang yang cukup. Lalu suami saya dan teman-teman lainnya berinisiatif mengumpulkan uang suka rela untuk membantunya, karna waktu itu akhir bulan, maka uang yang terkumpul hanya  1 juta lebih sedikit. Tentu saja belum mencukupi.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Dan kembali mba’...saya kembali membagi cerita itu ke mas Pras, masih  melalui YM kami. Mba tau apa tanggapan mas Pras?? &lt;span style="font-style:italic;"&gt;” Wah...maaf banget yah, mas bisa bantu...tapi ga’ bisa bantu banyak. Mas cuma bisa bantu 3 juta, ke rekening mana harus di transfer??, mas akan transfer segera..., semoga ibu dan bayinya sehat dan selamat.”&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Subhanalloh mba’...untuk kedua kalinya saya takjub dengan kebaikannya, 3 juta itu mas Pras berikan sebagai infaq mba, bukan pinjaman. Padahal mas Pras sama sekali ga’ mengenal teman suami saya mba’.., dan lantaran 3 juta tersebut istri teman suami saya itu bisa segera di operasi dan alhamdulillah keduanya sehat dan selamat.” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Saya yakin masih banyak  kedermawanan mas Pras lainnya yang tidak saya ketahui. Dan dua cerita tadi hanyalah sebagian kecil dari kisah-kisah ’hero’ lainnya dari seorang &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Prasetyo Pambudi, ST.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Pada kesempatan yang lain, saya coba menanyakan padanya, apa motivasi atas kedermawanannya itu..., lalu dengan kesahajaannya mas Pras katakan : &lt;span style="font-style:italic;"&gt;” Yah..uang itu kan titipan dariNYa toh?, berat juga klo’ dititipi banyak-banyak...Daripada begitu mending dibagi aja kan?, karna pasti ada hak orang lain pada rizki yang mas dapatkan dariNya..”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Ehm..mas Pras ga’ terlahir dari keluarga kaya mba’ , ga’ juga dari keluarga miskin......Ikhtiar dan didikan orangtuanya menjadikan ma Pras ’ hebat’ seperti sekarang.&lt;br /&gt;Saya ga’ tau pasti berapa gaji bulanannya, tapi mungkin tidak kurang dari 4 juta perbulan belum di tambah bonus-bonus lainnya. Saya fikir, ada banyak orang yang mempunyai penghasilan bulanan yang lebih besar darinya baik di kantor saya maupun di tempat kerja lainnya, tapi TIDAK banyak orang yang seperti mas Pras.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Mba...tau?? saat ini mas Pras sedang ada di Perancis. Kantor pusat kami mengutusnya untuk mengikuti sebuah training internasional selama beberapa pekan. Suatu kesempatan yang tentu saja sangat jarang menyapa setiap kita. Dan saya yakin kesempatan yang mas Pras dapatkan adalah salah satu tanda keberkahanNya  dan balasan dariNya atas segala kebaikan dan kedermawannya. Saya  berharap masih banyak mas Pras-mas Pras lainnya yang bertebaran di bumi ini, seseorang yang senantiasa ada, di saat yang lain tiada...”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui. (Al baqaroh : 261)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah berfirman : "Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya. Dialah sebaik-baiknya Pemberi rizki". (QS. Saba : 39)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Kamis, 2 April&lt;br /&gt;Kaliurang, Yogyakarta&lt;br /&gt;~ cerita ini bersumber dari kisah nyata yang di alami oleh seorang sahabat, saya menuliskannya dengan sedikit mendramatisasi positif, nama yang di gunakan bukan nama sebenarnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6453405517467288702-639600114964256711?l=asyifa85.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://asyifa85.blogspot.com/feeds/639600114964256711/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6453405517467288702&amp;postID=639600114964256711&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/639600114964256711'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/639600114964256711'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://asyifa85.blogspot.com/2009/04/yang-masih-ada-di-saat-yang-lain-tiada.html' title='~ Yang Masih Ada, Di Saat Yang Lain Tiada..~'/><author><name>agus triningsih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03796654246526357306</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/Snq4oXZcArI/AAAAAAAAAQ8/lXiqoB2LeAw/S220/rotiiiiiii.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6453405517467288702.post-2706342981450027454</id><published>2009-03-31T00:20:00.000-07:00</published><updated>2009-03-31T00:30:40.317-07:00</updated><title type='text'>~ Hari - Hari Penuh Rindu ~</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SdHGgb6nqtI/AAAAAAAAAMo/sdi5NbmrGiI/s1600-h/bulan.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 281px; height: 400px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SdHGgb6nqtI/AAAAAAAAAMo/sdi5NbmrGiI/s400/bulan.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5319250895453006546" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;~ Hari- Hari Penuh Rindu ~&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Minggu, 22 Maret 2008&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tepat jam 10.00 wib, kapal merapat di pelabuhan Semarang. Alhamdulillah, kami tiba dengan sehat dan selamat. Semarang menyambut kami dengan sinar matahari yang cukup terik dan udara yang cukup panas...tak kalah panas dengan Pontianak. Mungkin karna Semarang termasuk kots Industri yah??.Tapi meski panas bentang alamnya bagus euy! Subhanallah, meski di tanah yang tak datar, rumah tersusun dengan padat dan rapi.  Kami segera masuk ke mobil mungil, sebuah mobil travel berwarna merah. Mobil kecil yang dipaksa untuk memuat 10 orang, berikut barang-barang bawaan yang tak kecil. Ughh..masya Alloh, sesak. Panas, pusing, capek teraduk menjadi satu rasa : Mual. Rasa yang jarang sekali menyapa perut saya. Setelah 20 menit menikmati ”mual”, Hujan yang tak lebat menyapa kami. Pawai PDI P sempat membuat macet perjalanan kami. Selama 15 menitan kami sempat menjadi anggota rombongannya. Duh Rabby...kenapa mobil kami harus mewarna merah. Hati saya menolak mentah-mentah, dan lalu berteriak dengan lantang : ”&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Saya mah PKS aja deh!! Sekali PKS tetap PKS, kan PKS = Partai Kita Semua, PKS tea!! Hidup PKS”.&lt;/span&gt; Dan maaf saudara-saudara saya mah berani nya ngomong di dalam hati aja, maklum lagi ga Fit. (he..he..). Hujan terus mengiringi perjalanan kami Semarang- Temanggung-Magelang-Yogya. Sekitar jam 1 siang kami tiba di Temanggung. Alhamdulillah kami bisa keluar dari ’unta merah’. Rehat zuhur dan makan gratis. Penumpang berkurang 2 orang, unta kami pun menjadi sangat nyaman. Mual saya telah menguap bersama hilangnya rasa lapar (soale dari pagi Cuma minum doank..). Lega banget, Alhamdulillah bisa menikmati perjalanan : menikmati alam yang dengan sangat apik di bentangkan olehNYA.., yang hadir hanyalah rasa takjub atas kesempurnaan dan keindahan ciptaanNYa , Subhanalloh!!!. Teman-teman yang lain malah lebih merasa nikmat : ”sukses tidur sepanjang perjalan Temanggung – Yogya”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya mah ga’ mau tertidur. Ini kesempatan mahal yang Alloh berikan, tidurnya mah ntar malam aja....(he..he..)&lt;br /&gt;Sekitar pukul 17.00 wib kami sampai di tempat kost. Hua!! Ternyata kamar kost kita di lantai 2. Syukurnya tenaaga sisa kita masih cukup kuat untuk ngangkat koper-koper yang beratnya .....(berat bgt). Rasa capek sudah tak tertahankan lagi..pingin segera tidur..Tapi gimana mau tidur...kamar kostnya kotor e..Kita harus bersih-bersih dulu...&lt;br /&gt;Habis isya kita semua kelaperen loh..ga da makanan..,. Turun tangga, jalan kaki lagi nyari rumah makan..Endingnya jam 9 kita semua baru bisa tertidur lelap.....&lt;br /&gt;Alhamdulillah hari ini telah terlalui.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Senin, 23 Maret 2009&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Hari ini kami ke Kampus UII, deket banget dari kost...tapi masuk ke dalemnya itu loh, jauh rek!!!, pake naik turun lagi...&lt;br /&gt;Malu deh ngeliatnya. UNTAN lewat deh..ga’ bisa di bandingin...UGM aja lewat...., Rapi banget, indah dan wesss keren bgt. Subhanalloh!! ini sih klo di liat dari bentang alam dan bangunannya loh..Klo kualitasnya katanya juga gitu, UII itu universitas swasta no.1 di yogya, no.2 setelah UGM. Kata temen satu kost yang jurusan teknik arsitek, kualitas jurusannya itu urutan ke 3 di Indonesia loh..&lt;br /&gt;Urusan kampus selesai. Temen-temen ngajak ke Malioboro, saya mah ikut aja deh, daripada sendiri di kost..kebetulan juga mau nyari batik buat kegiatan besoknya di Salatiga. Malioboro jauh juga, nak bis 2 kali baru nyampe. 13 ribu lagi ongkosnya (sbg anak kos udah mulai itung-itungan nih...:)). Tapi alhamdulillh batiknya dapat, persiapan domestik untuk kegiatan nasional jarimatika di salatiga, selesai. Malam ini tinggal belajar ekstra : mengasah ketampilan jarinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Senin, 23 Maret –Kamis 27 Maret 2009&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan Yogya- Salatiga. Sendirian dari Kaliurang ke Bandara Adisucipto 1,5 jam (nekat juga yah, di kampung orang). Menemui teman baru sesama jarimatiker @ Bandara. Perjalanan selanjutnya 3 jam ke Salatiga kami tempuh berdua, eh bertiga dink...bersama sopir Jarimatika. Kisah 4 hari selanjutnya ”undercover’ dulu yah...............Yang pasti kegiatannya seru !! di lereng gunung merbabu, ketemuan ma teman-teman se Nusantara. Padat banget jadwalnya. Ga sempet sendirian, Ga sempet deh. Mikirin kangen-kangengan ma Pontianak. J&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jumat, 28 Maret 2008&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kembali ke Yogya. Siang menjelang ashar saya sempat tertidur…, suasana kaliurang yang dingin mampu meninabobokan saya meski saya berusaha menahan mata dengan membaca buku-buku bahasan ringan yang saya bawa, dan berusaha untuk tetap tersadar dengan selalu mengaktifkan “MQFM” di Hp saya. Alam pegunungan memang terlalu nyaman untuk beristirahat. Meski cahaya matahari sangat cerah, tapi semilir anginnya mampu mengusir hawa panas dari kamar mungil yang hanya berukuran 2x 2 m. Sungguh saya tak ingin tidur saat siang hari, hal yang tak pernah saya lakukan sebelumnya ketika di Pontianak, kecuali ketika sakit dan harus beristirahat di rumah. Tapi siang itu, saya benar-benar tertidur, dan baru terbangun saat adzan ashar bersahut-sahutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sore yang cerah, tapi saya hampir selalu merasa kedinginan setiap kali menyentuh air wudhu. Ehm..mungkin saya memerlukan waktu yang lebih lama untuk bisa beradaptasi di lingkungan yang baru. Segera saja saya kenakan mukenah dan menggelar sajadah tebal, agar tak terlalu lama bermain-main dengan udara yang dingin.&lt;br /&gt; Ashar kali ini “basah”…Tepat di rakaat ketiga, tiba-tiba saya terisak dengan tangis yang tertahan....Dan tangis itu benar-benar pecah sesaat setelah salam. Saya tiba-tiba teringat, saat tertidur tadi, saya bermimpi…sedang ada di rumah bersama bunda. Hanya bunda yang ada dalam mimpi itu, kami hanya berdua, bercerita dan berbagi cerita di ruang dapur kami. Seperti nyata saya melihat senyum bunda yang di hiasi guratan-guratan kelelahan di wajahnya..manis sekali...: indah..., senyum yang selalu menyambut kehadiran saya di rumah, senyum yang slalu hadir saat jari2 saya menggoda lembut di perutnya...senyum yang selalu hadir saat saya berusaha menangkapnya dari balik punggungnya dan menggendongnya sejenak atas tubuhnya yang sedemikian ringkih..senyum yang selalu hadir saat saya menggandengnya untuk menari bersama untuk mengundang tawa keponakan saya, senyum yang selalu hadir saat saya memberikan sebagian amplop yang saya miliki dari honor bulanan saya. senyum yang selalu mengabadi di memory saya, senyum yang selalu menguatkan setiap perjalanan saya. Deretan kalimat yang terucap terbata-bata di antara isak tangis sore itu : Alloh...sungguh...hati ini kangeeeeeeeeeeeeeeen bunda.....Rinduuuuuuu....pingin banget mencium punggung tangan bunda, rindduuuuu pingin mencium pipi bunda meski tak lagi elok......................&lt;br /&gt;Alloh tolong jaga bunda yah....bahagiakan hatinya selalu...................Amiiiiiiin.&lt;br /&gt;Sore itu saya benar-benar ingin pulang...ingin kembali berada di tengah-tengah mereka.....sesuatu yang tak mungkin saya lakukan kecuali setelah semuanya terlewati beberapa bulan ke depan.&lt;br /&gt;Lalu kemudian hati saya bergumam pelan : ”Alloh tak akan membiarkanmu sedih dalam kesendirianmu...Dia punya banyak cara untuk membuatmu ’bahagia’ meski tanpa mereka..Bukankah Dia selalu ada di saat yang lain tiada???”&lt;br /&gt;Meski dengan sedikit dipaksa..saya berusaha untuk tersenyum sore itu..meski kangen itu semakin membuncah tanpa henti...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam sesudah isya…&lt;br /&gt;Sebuah sms masuk :&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;”Terlihat dari balik jendela kaca, sebuah bintang bersinar sangat indahnya..berkelap kelip menggoda hatiku..ku berharap itu dirimu...agar aku bisa memandang lebih lama, meski engkau nun jauh di sana.Sahabat di saat jauh seperti ini...sungguh betapa ingin ku arungi dakwah ini bersamamu..karna samudra dakwah ini begitu luas dan medannya yang begitu terjal..aku percaya, suatu saat nanti kita akan bersama-sama lagi..:) ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah sms dari sahabat saya..seseorang yang selama 6 tahunan ini selalu menyertai hati saya..menapaki hari-hari bersama...penuh dengan perjuangan...suka dan duka...kami seperti 2 saudara kembar yang terlahir dari rahim yang berbeda. 2 individu dengan karakter yang jauh berbeda, tapi saling cocok, saling mengisi dan saling memahami. &lt;br /&gt;Awalnya kami hanya mampu terpisah satu bulan, selebihnya kami akan merasa kehilangan satu sama lain. Jika saya ada masalah atau sakit dan tanpa sepetahuannya pasti akan ada alarm pada hati dan dirinya, demikian juga sebaliknya. Kami punya mimpi untuk selalu bersama dan sebagian mimpi itu telah terwujud. Tapi masih ada mimpi-mimpi lain yang belum terwujud. Dan kami masih ingin mewujudkannya dalam kebersamaan di esok hari..&lt;br /&gt;Dan saat ini sungguh tak mudah bagi kami untuk terpisah jauh meski tak harus menunggu hitungan tahun untuk bisa kembali bersama. Dulu kami sering tertawa dan menangis bersama..kini kami harus nangis sendiri2...saya di sini dan dia di sana. (tapi tetap sama-sama nagis dunk ya?? He...he..)&lt;br /&gt;Ah...malu rasanya ternyata saya belum sekuat yang mereka bayangkan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eh..malam ini saya nelfon mereka...mba, keponakan, bunda dan bapak...&lt;br /&gt;Ah..sungguh sudah 10 hari saya tak mendengar suaranya..karna saya selalu menghindarinya...takut nangis di tengah-tengah obrolan..(dasar melon...melankolis...).&lt;br /&gt;Satu persatu saya dengarkan dengan seksama suara-suara indah mereka (ga’ kalah seksamanya ketika dengerin teks proklamasi kemerdekaan loh...hiii). Saya nyatakan dengan lantang : i’m single i’m very happy....eh salah maksudnya saya nyatakan dengan lantang dan tegas bahwa saya baik-baik saja, sehat, bahagia dan sejahtera tak kurang satu apapun, semuanya aman dan terkendali, dan ga’ ada yang perlu di khawatirin. Duh padahal sebenarnya hatiku remuk redam terbentur rasa kangeeeeeen yang sedemikian gede dan dasyat men!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terakhir giliran bapak yang ngomong. Pas kalimat terakhir : ”Bapak sehat ndo’, sing hati-hati ya di sana ”. Seeeerrrr...gawat nih dinding bendungan air mataku bentar lagi jebol.... buru-buru saya tutup deh obrolannya : ”iya Pak...Bapak yang sehat selalu yah..Doa kan saya di sini..., Assalamualaikum...”. selesai.&lt;br /&gt;Dan...hau..hua...hiks...hiks...hiks...., jebol beneran tanggulnya...nangis lagi deh sesegukan...Bapak...i’m very...very..very mis u....&lt;br /&gt;Saya biarkan tangisan itu membuncah...mengalir deras...bahkan bersuara keras..karna masih ada bantal yang mampu meredam suara tangis saya yang seringkali berirama riuh rendah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sabtu, 29 Maret 2009&lt;br /&gt;Hari masih begitu bagi...Jam 07.30 wib..tapi saya telah merampungkan 4 rakaat dhuha di pagi itu. Wajar saja, belum ada aktifitas luar. Nyuci?? Udah selesai dari tadi..mau bersihin kost??kan kena giliran hari minggu. Mau  nonton Tv?? Ga’ hobby...mau jalan-jalan? Males ga’ da tujuan yang bearti...mau dengerin radio?? Dari jam 5 pagi tadi udah..kasihan baterai hpnya, mau masak?? Ga da dapurnya....mau mainan ma anak-anak?? Ga’ ada. di sini mahasiswa semua. Ada sih anak ibu kost, tapi sekolah. Mau baca buku? Ntar deh..semaleman tadi dah baca. Mau nulis diary?? Ntar malam aja deh...kan hari ini baru di mulai. Ok buka note books..liat koleksi foto..trus buka video-video rekaman. Dan di notebook yang paling banyak adalah rekaman aktivitas anak-anak SIT AL KARIMA pontianak. Awalnya ketawa-ketiwi ngeliat polah tingkah mereka yang lugu, polos, sederhana, apa adanya dan ga’ dibuat-buat. Asli...orisinil khas karakter mereka masing-masing...tepat ketika video kedua di putar...kambuh lagi ”melon” nya.....hiks..hiks..hiks..dawai hatiku bergetar sangat keras...menggetarkan ruang-ruang sunyi kerinduan..meresonansikan hati yang telah sekian lama tertaut. ” Nak....ibu kangeen banget, kangen bermain bersama kalian, kangen dhuha bersama, kangen dengan celotehan riang yang tanpa henti...,kangen dengan hari-hari ibu yang penuh warna saat kita bersama...”..hiks...hiks...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senin, 30 Maret 2009&lt;br /&gt;Teman-teman ngajak ke Perpustakaan UII, ke toko buku dan akhirnya kami ngrental buku. Dua buku penulis favorit saya tentu saja menjadi pilihan utama : Helvy Triana Rosa dan Azimah rahayu. Lumayan murah deh, lumayan juga buat ngisi waktu, biar ga’ kefikiran terus dengan kampung halaman tercinta.&lt;br /&gt;Siang menjelang zuhur kami sudah tiba kembali di istana terindah yang kami miliki saat ini : kamar yang mungil nan permai J.&lt;br /&gt;Dapat sms dari salah satu sohib di SIT AL KARIMA : ”anak-anak sudah pulang tuh..MID semester hari ini telah usai”. Ehm...mereka pulang awal..Alhamdulillah ada kesempatan ngobrol dengan mereka.&lt;br /&gt;Buru-buru saya naiki lantai 3, tempat paling nyaman beraktifitas sendiri : Nelfon, nangis dan menulis....he...he...paling-paling Cuma Merapi yang tersenyum-senyum ngeliat aktifitas saya di situ.&lt;br /&gt;Awalnya saya menghubungi rekan saya, lalu saya meminta untuk ngobrol dengan anak-anak, dan ketika rekan saya memanggil mereka, sangat jelas sekali teriakan mereka sambil berlari serempak menuju HP tersebut, lalu dengan kompaknya terdengar nada yang begitu berekspresi : &lt;span style="font-style:italic;"&gt;” Buu Agus!!!!!”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Lalu satu persatu secara bergantian, saya bisa berdialog dengan mereka. Meski tentu saja tidak semua anak.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;” Ibu kapan pulang???.ntar klo ibu pulang kita punya kado buat ibu...”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Duh anak-anak ngegemesin deh, slalu bisa biat bahagia, padahal belum juga sempat nanyain kabar mereka.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;”Eh...Iya yah?? Klo gitu ntar ibu bawain kado deh buat anak-anak smua...”&lt;br /&gt;” Ibu kangeeeen banget dengan semuanya...”&lt;br /&gt;” Sama dunk.....”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan siang itu saya bersyukur sekali kembali bisa mendengar suara-suara riang mereka, celotehan penuh warna dari bibir mungil mereka. Sungguh ingin segera kembali, berada di tengah-tengah mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maret, 2009&lt;br /&gt;Bumi Alloh yang sedemikian indah&lt;br /&gt;Kaliurang, Yogyakarta.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6453405517467288702-2706342981450027454?l=asyifa85.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://asyifa85.blogspot.com/feeds/2706342981450027454/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6453405517467288702&amp;postID=2706342981450027454&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/2706342981450027454'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/2706342981450027454'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://asyifa85.blogspot.com/2009/03/hari-hari-penuh-rindu.html' title='~ Hari - Hari Penuh Rindu ~'/><author><name>agus triningsih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03796654246526357306</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/Snq4oXZcArI/AAAAAAAAAQ8/lXiqoB2LeAw/S220/rotiiiiiii.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SdHGgb6nqtI/AAAAAAAAAMo/sdi5NbmrGiI/s72-c/bulan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6453405517467288702.post-1381783817955480450</id><published>2009-03-27T21:12:00.000-07:00</published><updated>2009-04-13T18:27:55.584-07:00</updated><title type='text'>~ Kidung Rindu ~</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SePmiZ_78DI/AAAAAAAAAM4/AKu2t0CFRNY/s1600-h/kebersamaan.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 318px; height: 239px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SePmiZ_78DI/AAAAAAAAAM4/AKu2t0CFRNY/s400/kebersamaan.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5324352663251054642" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kidung  Kerinduan..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari Alloh mempertemukan kita….&lt;br /&gt;Mencari warna seindah pelangi...&lt;br /&gt;Membawa kita pada sesuatu yang baru dan hidup kitapun menjadi ceria……..&lt;br /&gt;Mengapa kita dipertemukan dan akhirnya dipisahkan??&lt;br /&gt;Mungkinkah Alloh sedang menguji kesetiaan, kejujuran dan kemanisan iman &lt;br /&gt;dan ukhuwah kita??&lt;br /&gt;Andaikan ini ujian ukhuwah....&lt;br /&gt;Rabb...berikan kami kekuatan...&lt;br /&gt;Terangi ruang kesabaran hati kami..&lt;br /&gt;Istiqomahkan langkah kami tetap di jalanMu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini dengarkanlah...senandung rinduku  tanda ingatanku..&lt;br /&gt;Kepadamu dinda...agar ikatan ukhuwah kan bersimpul padu...&lt;br /&gt;Kenangan bersamamu tak kan ku lupa &lt;br /&gt;Walau badai badai datang menghalang ...&lt;br /&gt;Walau bercerai jasad dan nyawa...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Imam Al Ghazali : &lt;br /&gt;“Ukhuwah bukan terletak pada pertemuan, bukan pula pada manisnya ucapan, tapi ukhuwah terletak pada ingatan seseorang terhadap saudaranya di dalam do’anya…”&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kaliurang, 27 maret 2009&lt;br /&gt;Dengan satu rindu dan satu harap : ”semoga esok kita kan berjumpa lagi..”&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6453405517467288702-1381783817955480450?l=asyifa85.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://asyifa85.blogspot.com/feeds/1381783817955480450/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6453405517467288702&amp;postID=1381783817955480450&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/1381783817955480450'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/1381783817955480450'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://asyifa85.blogspot.com/2009/03/kidung-rindu.html' title='~ Kidung Rindu ~'/><author><name>agus triningsih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03796654246526357306</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/Snq4oXZcArI/AAAAAAAAAQ8/lXiqoB2LeAw/S220/rotiiiiiii.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SePmiZ_78DI/AAAAAAAAAM4/AKu2t0CFRNY/s72-c/kebersamaan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6453405517467288702.post-4486978882370220273</id><published>2009-03-27T20:52:00.000-07:00</published><updated>2009-03-27T21:10:52.477-07:00</updated><title type='text'>~ Senandung Pagi..~</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/Sc2jINNSNfI/AAAAAAAAAMQ/8h1JimUVwA8/s1600-h/GunungMerapi.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 288px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/Sc2jINNSNfI/AAAAAAAAAMQ/8h1JimUVwA8/s400/GunungMerapi.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5318086096374085106" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;~ Senandung Pagi..~&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi hari, setelah semua kewajiban padaNya tertunaikan…buru2 saya aktifkan radio Hp. Dulu hingga kini MQFm selalu menjadi sahabat setia. 1 jam berlalu…kajian pagi MQFM pun berakhir…, mau mandi?? Masih terlalu pagi…udara di sini dingin banget. Mau nyuci??semua pakaian udah di cuci kemarin….Ehm...lalu tanpa ba bi bu lagi..saya segera menuju  singasana terindah : lantai 3.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak beberapa hari yang lalu sy punya kebiasaan baru…Setiap jam 6 pagi, selalu saja sy segera menaiki lantai 3 di kost saya. Ini tempat yang paling nyaman buat saya..sebenarnya sih hanya sebuah ruangan terbuka, tempat menjemur pakaian dan barang-barang bekas..Tapi setiap kali berdiri di sini, saya bisa menyapa nya : Gunung merapi. Tiap hari ia semakin Nampak elok…tapi juga gagah perkasa.. Ah…sungguh tiap kali saya menatapnya, semakin takjub pada pesona alam yang di sajikan kaliurang...: Subhanallah…Sungguh hanya Dia yang memiliki kesempurnaan dalam penciptaanNYa…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi ini ia masih di temani awan-awan putih..yang membentuk cincin di sekitar puncaknya, ia juga senantiasa mengepulkan asap putih dari mulutnya yang perkasa…Nuansa asri dan segar juga tak pernah kalah indahnya…………Ehm…sungguh ada kesyukuran yang membuncah dalam hati ini atas anugrah dariNYA…..&lt;br /&gt;Betapa ruginya, bila semuanya terlewat tanpa makna......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;” Rabby....ilhamkan  padaku rasa syukur atas smua nikmat-nikmat yang tlah Engkau anugrahkan padaku...”&lt;br /&gt;”Rabby...ilhamkan padaku kekokohan  hati sebagaimana  tlah Engkau jadikan kokohkan hamparan gunung-gunung itu....”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kaliurang, 28 Maret&lt;br /&gt;Di antara semilirnya hembusan udara pagi&lt;br /&gt;Dan burung yang berkicau riang.....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6453405517467288702-4486978882370220273?l=asyifa85.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://asyifa85.blogspot.com/feeds/4486978882370220273/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6453405517467288702&amp;postID=4486978882370220273&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/4486978882370220273'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/4486978882370220273'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://asyifa85.blogspot.com/2009/03/senandung-pagi.html' title='~ Senandung Pagi..~'/><author><name>agus triningsih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03796654246526357306</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/Snq4oXZcArI/AAAAAAAAAQ8/lXiqoB2LeAw/S220/rotiiiiiii.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/Sc2jINNSNfI/AAAAAAAAAMQ/8h1JimUVwA8/s72-c/GunungMerapi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6453405517467288702.post-4439186634060643882</id><published>2009-02-23T23:27:00.000-08:00</published><updated>2009-02-23T23:29:57.444-08:00</updated><title type='text'>~ M u s l i m a h ~</title><content type='html'>~ M U S L I M A H ~&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SaOhuGKWHII/AAAAAAAAAMI/ttoLBGa4UTg/s1600-h/muslimah.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 285px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SaOhuGKWHII/AAAAAAAAAMI/ttoLBGa4UTg/s400/muslimah.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5306262599272635522" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6453405517467288702-4439186634060643882?l=asyifa85.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://asyifa85.blogspot.com/feeds/4439186634060643882/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6453405517467288702&amp;postID=4439186634060643882&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/4439186634060643882'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/4439186634060643882'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://asyifa85.blogspot.com/2009/02/m-u-s-l-i-m-h.html' title='~ M u s l i m a h ~'/><author><name>agus triningsih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03796654246526357306</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/Snq4oXZcArI/AAAAAAAAAQ8/lXiqoB2LeAw/S220/rotiiiiiii.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SaOhuGKWHII/AAAAAAAAAMI/ttoLBGa4UTg/s72-c/muslimah.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6453405517467288702.post-4058829672384250389</id><published>2009-02-23T22:46:00.000-08:00</published><updated>2009-02-23T22:57:13.200-08:00</updated><title type='text'>~ Dekaplah dgn sepenuh cinta di hatimu ~</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SaOY3L2bRaI/AAAAAAAAALw/0JIHxj2ykFM/s1600-h/family-toon.gif"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 201px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SaOY3L2bRaI/AAAAAAAAALw/0JIHxj2ykFM/s400/family-toon.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5306252859813873058" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;~Dekaplah Ia dengan sepenuh cinta di hatimu  ~&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senja mulai menyapa alamku...Alhamdulillah, bisa sampai di rumah 10 menit menjelang adzan magrib. Selepas memarkir ”kuda tua”  di teras dapur dan melengkingkan salam ke semua penghuni rumah, saya buru-buru masuk  lewat pintu dapur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wah..., mba’ saya yang imoet dan awet muda sudah duduk manis di meja makan, pastinya sambil menikmati makanannya. Ehmm..Alhamdulillah ...banyak makanan di meja : agar-agar santan dan si kroket ubi, kue favorit  sejak bayi...eh..sejak kecil, ada soto plus telur rebusnya. Ehm..ternyata semuanya kiriman dari mba’ saya, habis ada pengajian di rumahnya. Mba’ saya yang satu itu emang pinter banget masak...semua masakannya ga’ ada yang ga’ enak. Iri juga jadinya...., tapi kayaknya bakat yang sama ada di adiknya juga deh..cuma kurang waktu aja buat prakteknya..:).&lt;br /&gt;Duh laper juga nih,....seharian aktifitas, fiiuuh...cape’ juga. Dengan  sedikit negoisasi dengan diri sendiri (mandi atau makan dulu yah?), akhirnya kami sepakat..makan dulu dunk, baru mandi. Nyam..nyam...alhamdulillah!,. Dimana-mana makan pada saat perut merasa lapar lebih terasa nikmat.  Bener kan?!.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu magrib tiba juga, karna ”libur” sholat, sehabis mandi  langsung saja menuju singasana diri.., tempat paling aman &amp; nyaman : kamarku nan permai. Sambil cas cis cus almasturatan, saya juga mengaktifkan radio Hp. Ternyata ada bahasan yang menarik nih dari ”Voice Of Islam” Jakarta yang di relay oleh MujahidinFm. Belakangan ini bagi saya ga’ ada bahasan yang lebih menarik selain bahasan tentang seputar anak dan sekitarnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Nah begini resensinya :&lt;br /&gt;Pada intinya, Ustazah Latifah Musa mengatakan bahwa setiap anak membutuhkan perhatian dari orangtua dan orang-orang di sekelilingnya, sentuhan, usapan, belaian dan dekapan sayang adalah bentuk perhatian yang paling diharapkan oleh mereka. Karena semua bentuk perhatian tersebut akan menghadirkan kenyamanan dan ketentraman jiwanya.&lt;br /&gt;Bagi anak yang jarang atau kurang mendapat ’sentuhan’ dari orangtuanya, maka akan cenderung memiliki kebiasaan marah, suka meledak-ledak, suka menangis dan memberontak. Hal-hal semacam itu merupakan usaha atau jalan  bagi sang anak untuk mencari sekaligus mendapatkan perhatian dari orang-orang di sekitarnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah..jika ada anak yang tiba-tiba marah atau menangis karena suatu hal, maka akan sangat tidak bijak manakala kita memberikan perlakuan yang membuat hatinya justru  menjadi lebih tidak nyaman. Membiarkannya, menyalahkannya atau bahkan memarahinya di saat anak demikian tidak akan membuat dirinya lebih baik. Hal yang seharusnya kita lakukan adalah memberikan aksi ”perhatian”  padanya : memberi sentuhan padanya : mengusap atau membelainya, atau bahkan merangkul dan menggendongnya, lalu mulailah berkomunikasi dengannya : tanyakan apa dan mengapa dia bersikap begitu, lalu berikan pengertian padanya. Dengan begitu anak akan merasa nyaman sekaligus akan mengalami proses pendewasaan atas ”pengertian” yang telah kita tanamkan padanya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ehmm..jadi teringat masa kecil..., hal yang sama sering juga saya lakukan untuk menarik perhatian Bapak. Seringkali saya marah dan menangis karna suatu hal yang seharusnya tak layak dijadikan alasan untuk menangis. Tapi hal itu sudah menjadi jurus yang paling ampuh bagi saya. Kenapa coba??! Karena setiap kali saya menangis bapak selalu datang sebagai ’superhero”.  Apapun sebabnya Bapak selalu datang  dengan jutaan sayangnya : ”Ga’ usah nangis, anak baik dan penurut kok, sini sama Bapak ”...Lalu kedua tangannya yang kekar segera merengkuh dan menggendong saya, bukan itu saja, Bapak kemudian selalu mendendangkan senandung-senandung ringan untuk saya.  Saat  mendapatkan perhatian semacam itu, saya merasa sangat  ”nyaman” dengan semua itu, lalu redalah semua kemarahan dan tangisan saya. Meski saya sering menangis, tak sama sekali Bapak memberi label ”cengeng” ataupun ”manja”, bahkan tak pernah marah karenanya. Hingga kini hal yang sama bapak lakukan terhadap cucu-cucunya dan anak-anak kecil di sekitar kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbeda dengan mama dan mba’ lainnya, ketika saya menangis mereka hanya mendiamkan saya lewat lisannya : ”udah diem dunk....ga’ usah nangis ...ga’ boleh cengeng..masa gitu aja nangis..”. Tanpa ada sentuhan fisik darinya...alhasil tangisan saya ga’ kan reda dan justru semakin panjang (habisnya di bilang cengeng segala, pdhl emang cengeng sih..:)). Dan hanya satu yang bis meredakannya : Bapak tercinta..........................&lt;br /&gt;Itu sebabnya saya lebih merasa dekat dengan Bapak. Bahkan hingga kelas 3 SD ga’ bisa tidur tanpa Bapak dan ga’ akan bangun dari tempat tidur sebelum digendong Bapak. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh...Bapak yang begitu sederhananya, telah mengajarkan saya banyak hal. Tentang kelembutan terhadap anak, tentang cinta, perhatian dan kasih sayang yang tulus terhadap anak. Darinya kini saya tau, bahwa kita harus mendekap anak-anak dengan sepenuh cinta di hati....Ehmm...&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Bapak...I love you  so much!!!&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jum’at, 20 Februari 2009&lt;br /&gt;Di antara harapan yang masih membumbung : ”menjadi penyejuk hati buatnya, di antara kebersamaan yang masih tersisa”&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6453405517467288702-4058829672384250389?l=asyifa85.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://asyifa85.blogspot.com/feeds/4058829672384250389/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6453405517467288702&amp;postID=4058829672384250389&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/4058829672384250389'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/4058829672384250389'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://asyifa85.blogspot.com/2009/02/dekaplah-ia-dengan-sepenuh-cinta-di.html' title='~ Dekaplah dgn sepenuh cinta di hatimu ~'/><author><name>agus triningsih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03796654246526357306</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/Snq4oXZcArI/AAAAAAAAAQ8/lXiqoB2LeAw/S220/rotiiiiiii.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SaOY3L2bRaI/AAAAAAAAALw/0JIHxj2ykFM/s72-c/family-toon.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6453405517467288702.post-2681876471039373216</id><published>2009-02-23T22:31:00.000-08:00</published><updated>2009-02-23T22:45:47.169-08:00</updated><title type='text'>` IKHWAN GITUU LOH..~</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SaOXfeRJc9I/AAAAAAAAALo/fkFqOK4awu8/s1600-h/IKHWAN.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 339px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SaOXfeRJc9I/AAAAAAAAALo/fkFqOK4awu8/s400/IKHWAN.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5306251352929301458" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;~ IKHWAN GITUU LOHH  ~&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Jadi ikhwan jangan punya fikiran sempit....&lt;br /&gt;Jadi ikhwan mikir kok berbelit-belit.......&lt;br /&gt;Jadi ikhwan ayo dong buru-buru merit.....&lt;br /&gt;Jadi ikhwan jangan hanya bisa berkelit.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begini akh, bukan ane ga’ mau nikah....&lt;br /&gt;Begini akh, penghasilan ane payah....&lt;br /&gt;Begini akh, beri dong ane jalur maisyah...&lt;br /&gt;Begini akh, ane akan buruan walimah....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau duit alasan, sampai kapan-kapan akan terasa sedikiiiit...&lt;br /&gt;Kalau duit alasan, sampai kapan-kapan pasti tersa sedikit......&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jumat sore menuju senja..., diantara rintikan hujan, di antara hembusan angin yang begitu dingin. Masih dengan ”kuda tua” , saya menyusuri jalan menuju rumah.....&lt;br /&gt;Entah kenapa...tiba-tiba saya teringat dengan bait-bait nasyid di atas....sempurna...saya bahkan sempurna mengingat setiap kata-katanya...lalu secara otomatis bait-bait tersebut terlantun ringan sepanjang perjalanan pulang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya ingat sekali, ”nasyid humor” itu  terakhir saya dengar ketika masih semester 3, kurang lebih  4 tahun yang lalu. Waktu itu saya sengaja memutar  kaset tersebut setiap hari selama sepekan...maklum kaset pinjaman dari seorang ’kakak’...jatah peminjaman hanya seminggu..he...he...jadi sudah pasti harus dimaksimalkan pemanfaatannya. betul ga?:)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai di rumah...saya masih mencari sebab..mengapa tiba-tiba Alloh mengingatkan saya pada nasyid itu yah..?! Selusur punya selusur, akhirnya saya menemukan jawabnya...Siang tadi saya menemukan komentar pada salah satu tulisan yang saya postingkan di blog saya. Tentang seorang laki-laki yang belum menikah di usianya yang ke 30. Beberapa waktu yang lalu saudara saya yang juga laki-laki, menyatakan hambatannya untuk segera menikah di usianya yang tak muda lagi. Lalu saya juga teringat dengan salah satu bahasan di majalah ”UMMI ” tahu lalu yang mengupas habis tentang laki-laki yang masih tetap nyaman dan aman atas dirinya yang belum juga menikah si usianya yang tak lagi muda. Rata-rata mereka mengungkapkan alasan status mereka dengan satu kalimat : ”Ikhtiar sih tetap, tapi belum dipertemukan jodohnya...mau gimana lagi...?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ehm..iya sih klo udah pake alasan yang terakhir tadi :” belum dipertemukan jodohnya”...&lt;br /&gt;Siapapun akan memakluminya sebagai bukti ketundukan hati padaNYa.....&lt;br /&gt;Tapi sejauh mana ikhtiar mereka menjemput jodoh...tentu akan menjadi pemicu cepat lambatnya pertemuan itu....(eh..bener ga’ yah??)&lt;br /&gt;Dan alangkah tidak bijaknya jika selalu menggunakan senjata ” belum dipertemukan olehNya”  sebagai alasan belum menikah., padahal belum ada kesungguhan dan ikhtiar maksimal atas itu semua....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat ”Dauroh Pranikah” Ust. Cahyadi takariawan menyatakan bahwa hanya ada 2 hal yang menjadi modal utama bagi para laki-laki/ ikhwan sebelum menikah yaitu materi dan kesholehan. Sisanya adalah keberanian untuk memilih dan membuat keputusan...Dan sudah kita fahami bersama bahwa laki-laki adalah pelaku aktif...tidak seperti wanita yang memang karena fitrahnya cenderung pasif : menunggu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sangat kagum dan salut terhadap mereka yang berani menikah di usia muda meski dengan keterbatasan-keterbatasan yang dimilikinya., tapi saya tak kalah menggagumi mereka yang rela menunda pernikahannya karena mengutamakan memuliakan ibu dan keluarganya terlebih dahulu. Ia rela mengorbankan usianya demi tanggung jawabnya sebagai tulang punggung keluarganya. Bukankah sampai kapanpun seorang laki-laki adalah milik Ibunya??? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jum’at , 20 Februari 2009&lt;br /&gt;Ketika malam masih menuju peraduannya...&lt;br /&gt;Di antara  melodi canon-harpsong .....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6453405517467288702-2681876471039373216?l=asyifa85.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://asyifa85.blogspot.com/feeds/2681876471039373216/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6453405517467288702&amp;postID=2681876471039373216&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/2681876471039373216'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/2681876471039373216'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://asyifa85.blogspot.com/2009/02/ikhwan-gituu-loh.html' title='` IKHWAN GITUU LOH..~'/><author><name>agus triningsih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03796654246526357306</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/Snq4oXZcArI/AAAAAAAAAQ8/lXiqoB2LeAw/S220/rotiiiiiii.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SaOXfeRJc9I/AAAAAAAAALo/fkFqOK4awu8/s72-c/IKHWAN.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6453405517467288702.post-258324017317741854</id><published>2009-02-23T22:17:00.000-08:00</published><updated>2009-02-23T23:03:16.778-08:00</updated><title type='text'>~ Saat kabut itu menyelimuti hatinya ~</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SaOboPKSMGI/AAAAAAAAAL4/-PZE6kB9SPo/s1600-h/hati.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 267px; height: 400px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SaOboPKSMGI/AAAAAAAAAL4/-PZE6kB9SPo/s400/hati.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5306255901539315810" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;~ Saat Kabut itu menghiasi hatinya ~&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi hari di antara suasana mengajar di sekolah, ada panggilan no.hp  asing di Hp saya. “Assalamualaikum…”&lt;br /&gt;“Wa alaikumsalam”  &lt;br /&gt;“ Maaf ini siapa??, ada yang bisa dibantu??”&lt;br /&gt;”Benar ini Agus Triningsih??”&lt;br /&gt;mendengar suara itu, saya seperti mengenalnya...suara yang tak asing bagi saya...&lt;br /&gt;”Iya benar...ini siapa?”&lt;br /&gt;”Agus....ini Wita.....”&lt;br /&gt;”Hah...Wita Ramadani??” ( bukan nama sebenarnya red,)&lt;br /&gt;”Iya Wita Ramadani..., Agus..., Wita kangen baanget...bisa ga’ kita ketemuan??”&lt;br /&gt;”Witaaaaaaa........kemana aja sih?? Sama...kengen juga nih....., Ketemuan?? Boleh banget...jam 1 siang Agus tunggu di Rumah yah...??”&lt;br /&gt;sebenarnya jam 1 hingga jam 3 ada pekerjaan sekolah yang harus saya kerjakan, tapi ini masih bisa di siasati, karna alam pekan ini hanya jadwal hari ini yang masih fleksibel sisanya sudah harga mati yang ga’ bisa di rubah-rubah lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan akhirnya kami memang sepakat bertemu siang itu. Saya hampir ga’ percaya....semudah itu Alloh mengatur pertemuan itu....padahal dalam 7 tahun ini kami hampir tak pernah ngobrol atau bahkan hanya untuk bertatap muka saja....terkecuali 4 bulan yang lalu kami tak sengaja bertemu di sebuah toko muslim. Tapi...saat itu ia hanya sempat meminta no.hp saya, selanjutnya ia berlalu...berlomba dengan waktu yang hampir senja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia duduk tepat disampingku…ia meluapkan semua gundah di hatinya, meski terkadang ia harus terbata-bata mengungkapkannya sambil menahan tangisnya…meski akhirnya tangis itu tak dapat di bendung lagi, airmatanya itu lebih dari cukup untukmenggambarkan betapa “tak ringan”nya  “problema”yang selama ini ia rasakan…&lt;br /&gt;Kadang ia terdiam dalam jeda yang relative lama…seperti sedang berfikir apakah ia harus mengungkapkan semuanya atau membiarkan beban itu terantai dalam hatinya……..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lalu saya berusaha menyakinkannya : “ Wita…., ini Agus, aku masih Agus mu yang dulu…Agus masih sama seperti 7 tahun yang lalu saat kita masih di SMA, Agus yang dulu slalu setia menemanimu dalam setiap “lara”mu dan juga “asa”mu, mendengarkan keluh kesahmu, menyimak bait demi bait ceritamu, lalu menyimpannya rapat-rapat dan hanya kita yang tau semua itu…Agus masih menyediakan tempat dan ruang hati untuk mu…, percayalah ..ga’ ada yang berubah...,”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlahan tapi pasti….ia melanjutkan ceritanya, kadang hujan tangis di matanya semakin deras meski tanpa suara yang mengibakan….saya hanya mendengarkannya, menatap matanya yang selalu basah…mengelus pundaknya yang selalu naik turun karna masih mencoba menahan tangis….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga akhirnya ia menuntaskan semuanya….melepaskan semuanya yang telah “menggulanakan” hatinya… Semua yang selama ini tertahan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski telah 7 tahun kami terpisah oleh jarak, dan waktu tak lagi memberi kami ruang untuk bersama…tapi sungguh 7 tahun juga, saya merasa kehilangannya. Rumahnya begitu jauh  untuk di tempuh, dan saya tak cukup berani untuk menaiki perahu yang akan menghantarkan saya ke rumahnya. Hanya sekali saja dulu, dulu sekali…itupun karna teman-teman merelakan saya duduk di tengah perahu…mereka mengerti sepenuhnya “takut” yang selalu menggelayuti fikiran saya dulu dan juga sekarang. Karna ketika SMA kami sama-sama tak memiliki HP dan No. Rumah..maka praktis komunikasi kami terputus. Hingga beberapa bulan yang lalu Alloh mempertemukan saya dengannya di sebuah toko. Ia hanya meminta no.Hp saya dan berjanji akan segera menghubungi saya. Iya hari ini ia memenuhi janjinya setelah sekian bulan terlewati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wita saya ternyata telah menikah 3 tahun yang lalu dan telah memiliki satu anak (2 thn). Ia menikah dengan laki-laki yang tak sama sekali di cintainya. Hanya ada  2 alasan kenapa Wita menerima lamaran suaminya dulu : 1. karna hutang budi (Wita sudah terlalu sering menerima dan memanfaatkan kebaikan-kebaikannya selama 2 tahun sebelumnya). 2. karna Wita khawatir jika menolak, akan membuat suaminya ”patah arang” (saat itu usia suaminya sudah tidak muda lagi, 14 thn lbh tua darinya).&lt;br /&gt;Akhirnya Wita menguatkan hati untuk menerima lamarannya, dengan harapan waktu akan memberikan ruang untuknya ”menumbuhkan” cinta di hatinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi 3 tahun yang berlalu tak sama sekali mewujudkan harapannya. Ia tak sama sekali memiliki rasa itu. Hatinya tak sama sekali ”nyaman” dengan rumah tangga yang telah dibangunnya. Bukan..bukan karena ada laki-laki lain yang dicintainya, bukan juga karena kekerasan yang dilakukan suaminya. Tapi hanya karena suaminya terlalu pendiam. Jika berkomunikasi selalu saja Wita yang memulainya, dan komunikasi-komunikasi yang selalu dibangunnya selalu saja terasa hambar dan sangat terbatas. Ia faham sepenuhnya bahwa laki-laki yang telah menjadi suaminya itu mencintainya sepenuhnya. Tapi cinta itu tak pernah diekspresikan lewat lisannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3 tahun, ia tak pernah mendapat pujian dan sanjungan dari suaminya, 3 tahun suaminya tak pernah bercerita tentang masalah-masalah dalam hidupnya kecuali setelah didesak olehnya. 3 tahun ia tak pernah mengajaknya bercanda. Dengan &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;sifat pendiam &lt;/span&gt;suaminya, Wita merasa tak diperhatikan bahkan merasa tak dianggap sebagai istrinya, kecuali ibu atas anaknya. Wita tak menuntut suaminya untuk romantis..Wita hanya ingin suaminya memujinya sesekali waktu, berbagi cerita tentang hari-hari yang dijalaninya, dan bisa membuatnya tersenyum dengan candaan ringan sesekali waktu. Itu saja...hanya itu yang sekarang Wita inginkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa kali Wita berusaha mengungkapkan apa yang menjadi keinginannya atas suaminya. Dan hanya ada satu kalimat dari suaminya : ” Mau gimana lagi, beginilah saya....kamu harus bisa mengerti dan menerimanya ”. Hanya itu...dan ga’ ada perubahan apapun atas sesuatu yang telah Wita usahakan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diantara decak kekaguman keluarga dan rekan-rekannya atas keharmonisan rumah tangganya. Sejatinya kini...Wita sedang berjuang melawan hatinya...ia tetap berusaha mencintai suaminya &amp; menjadi istri yang sholeha bagi suaminya. Meski terasa berat baginya. Tak ada yang tau tentang ”beban” nya kini, kecuali saya dan kakak kandungnya. Wita memang berusaha mengesampingkan hati dan perasaannya, demi anaknya dan demi laki-laki pilihannya. Semua permasalahan hatinya kini, ternyata telah menjadi jalan kedekatannya padaNYa. Selama beberapa bulan terakhir ia bahkan tak absen sholat tahajud dan shaum sunnahnya. Penampilan Wita sangat berbeda dengan beberapa bulan yang lalu. Jilbab lebar dan rok panjangnya membuatnya lebih anggun dan keibuan. Sungguh Alloh lebih tau bagaimana membuat hambaNya untuk kembali bersimpuh padaNYa...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selasa, 17 Februari 2009.&lt;br /&gt;Dengan sepenuh kesadaran bahwa komunikasi tak layak dikesampingkan&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6453405517467288702-258324017317741854?l=asyifa85.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://asyifa85.blogspot.com/feeds/258324017317741854/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6453405517467288702&amp;postID=258324017317741854&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/258324017317741854'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/258324017317741854'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://asyifa85.blogspot.com/2009/02/saat-kabut-itu-menyelimuti-hatinya.html' title='~ Saat kabut itu menyelimuti hatinya ~'/><author><name>agus triningsih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03796654246526357306</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/Snq4oXZcArI/AAAAAAAAAQ8/lXiqoB2LeAw/S220/rotiiiiiii.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SaOboPKSMGI/AAAAAAAAAL4/-PZE6kB9SPo/s72-c/hati.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6453405517467288702.post-3607052685902784928</id><published>2009-02-23T22:12:00.000-08:00</published><updated>2009-02-23T22:16:52.624-08:00</updated><title type='text'>~ The Golden Ways ~</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SaOQxwbjO-I/AAAAAAAAALQ/gXSQEOzAoQE/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 120px; height: 96px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SaOQxwbjO-I/AAAAAAAAALQ/gXSQEOzAoQE/s320/images.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5306243970461023202" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;~ The Golden Ways ~&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;“Dalam hidup ini hanya ada 2 kesalahan yaitu melakukan sesuatu yang salah dan melakukukan sesuatu dengan cara yang salah. “ &lt;br /&gt;“Lakukanlah segala  sesuatu yang baik dengan cara-cara  yang terbaik, lalu perhatikan apa yang akan terjadi……………..” (Mario Teguh)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam Super…!!!&lt;br /&gt;Setiap Minggu malam  saat acara : Mario Teguh The Golden Ways  @ Metro TV berlangsung….rasanya tak ada seorangpun yang boleh mengganggu saya.Bahkan tak ada aktifitas apapun yang boleh saya lakukan, kecuali sholat isya sejenak waktu.  Saya hanya ingin duduk terpaku dan merelakan detik demi detik berlalu di depan TV, mencoba merekam dan menyimak dengan penuh seksama setiap bait-bait motivasi yang disuguhkannya. Ehm…bener-bener nikmat…Gratisss tiss…tisss…..:)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Motivasi” memang menu istimewa yang paling menarik bagi saya, bahkan memang seharusnya menjadi konsumsi wajib bagi saya dan mungkin juga anda. Karna motivasi akan menjadikan hidup kita lebih hidup. Seprtinya mustahil bagi kita jika melakukan sesuatu tanpa motivasi apapun…..karna motivasi merupakan salahsatu rukun aktifitas kita. Benar ga’ yah???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi saya suatu motivasi akan memberikan energi positif yang  tak terhingga pada diri kita. Bukankah ”keindahan Syurga” adalah satu-satunya motivasi terbesar kita untuk tetap ”baik” dalam kondisi apapun ???.&lt;br /&gt;Menjadi ”baik” dalam segala aspek kehidupan merupakan harga mati untuk bisa sampai ke singgasana abadi tersebut. Tapi tak cukup hanya sekedar motivasi tersebut,kita memerlukan motivasi-motivasi yang ringan dan sederhana untuk tetap ”teguh dan berkualitas ” dalam aneka ragam aktivitas harian kita di antara ”iman” yang begitu fluktuatif . Begitu kan??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yuk...berburu motivasi!!! Lalu jadikan diri kita motivator bagi yang lain....:)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minggu,  15 februari 2009&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6453405517467288702-3607052685902784928?l=asyifa85.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://asyifa85.blogspot.com/feeds/3607052685902784928/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6453405517467288702&amp;postID=3607052685902784928&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/3607052685902784928'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/3607052685902784928'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://asyifa85.blogspot.com/2009/02/golden-ways.html' title='~ The Golden Ways ~'/><author><name>agus triningsih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03796654246526357306</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/Snq4oXZcArI/AAAAAAAAAQ8/lXiqoB2LeAw/S220/rotiiiiiii.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SaOQxwbjO-I/AAAAAAAAALQ/gXSQEOzAoQE/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6453405517467288702.post-4870743189172265277</id><published>2009-02-13T18:51:00.000-08:00</published><updated>2009-02-13T18:53:07.387-08:00</updated><title type='text'>~ MQ FM ~</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SZYx_ydBrVI/AAAAAAAAAJo/ORWZnLyCy34/s1600-h/prahu.jpeg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 133px; height: 88px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SZYx_ydBrVI/AAAAAAAAAJo/ORWZnLyCy34/s400/prahu.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5302480583220374866" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;~MQFM~&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti biasa pagi ini saya kembali mendengarkan ”tausyiah pagi Aa’ Gym” yang direlay langsung dari radio MQFM Bandung..., Sejak tahun 4 tahun lalu saya mencoba untuk istiqomah mendengarkannya...karna ada begitu banyak manfaat yang saya dapatkan darinya...banyak sharing pendengar yang menggugah kesadaran jiwa...mengasah empati, serta menguatkan iman yang  seringkali masih rapuh terhempas problema kehidupan yang tak selalu manis....Dan Alhamdulillah...Alloh telah memberi begitu banyak kemudahan untuk bisa setia mendengarkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu pendengar pemula yang berhasil berkomunikasi langsung dgn Aa’ pagi ini adalah seorang laki-laki dari Palembang. Dia menyatakan keinginannnya untuk menikah karna merasa sudah mapan secara materi &amp; mental. Tapi di 32 tahun usianya kini, dan atas kekurangannya ia merasa kesulitan menemukan jodohnya...............&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan penuh perhatian Aa’ menanyakan kriteria istri yang diinginkannya. Cukup dua item yang diinginkannya : Sholeha dan bisa mengerti kekurangannya...Just it...&lt;br /&gt;Lalu dengan penuh ketawadhuannya...Aa’ menekannkan bahwa pemilik ”kesholehan dan segala yang kita inginkan adalah Alloh, maka memintalah padaNYa, dan mulailah sebuah strategi terbaik : pendekatan dengan Nya, sang pemilik jiwa tersebut...” &lt;br /&gt;Percakapan yang begitu sederhana....tapi saya yakin bagi pendengar yang juga sedang menantikan ”jodoh”nya...menjadi lebih tenang dan tawakal padaNYA...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah...bagi anda yang telah siap menjadi bidadari dunia sekaligus bidadari syurga bagi lelaki tersebut, silahkan hubungi no.telpnya : 07117758444. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sabtu, 14 Februari 2009&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6453405517467288702-4870743189172265277?l=asyifa85.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://asyifa85.blogspot.com/feeds/4870743189172265277/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6453405517467288702&amp;postID=4870743189172265277&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/4870743189172265277'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/4870743189172265277'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://asyifa85.blogspot.com/2009/02/mq-fm.html' title='~ MQ FM ~'/><author><name>agus triningsih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03796654246526357306</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/Snq4oXZcArI/AAAAAAAAAQ8/lXiqoB2LeAw/S220/rotiiiiiii.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SZYx_ydBrVI/AAAAAAAAAJo/ORWZnLyCy34/s72-c/prahu.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6453405517467288702.post-6349447158534356593</id><published>2009-02-13T18:45:00.000-08:00</published><updated>2009-02-23T23:19:30.566-08:00</updated><title type='text'>~ C i N t A   S a J a ~</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SaOfcVc63kI/AAAAAAAAAMA/ZZcZtTdTXWg/s1600-h/love.gif"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 359px; height: 314px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SaOfcVc63kI/AAAAAAAAAMA/ZZcZtTdTXWg/s400/love.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5306260095116172866" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;~ C i N t A   S a J a ~&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam senyapnya malam…&lt;br /&gt;Dalam gundahnya hati…&lt;br /&gt;Aku mencari makna cinta yang hakiki...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam raga terlena...&lt;br /&gt;Resah hampanya jiwa...&lt;br /&gt;Akhirnya tenggelam dalam cinta....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadang cinta bahagia...&lt;br /&gt;Kadang cinta jadi menderita...&lt;br /&gt;Kadang lupa segala-galanya..&lt;br /&gt;Karna itu kembali padaNya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta kawan yang yak sepadan...&lt;br /&gt;Cinta guru yang tak berujung...&lt;br /&gt;Cinta ibu bapak tak terbalas diberikan sepanjang jalan...&lt;br /&gt;Cinta rasul bagaikan air...mengalir kepada umatnya...&lt;br /&gt;Cinta Alloh sebuah misteri..bagi setiap hamba-hambaNya....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;@ Masjid Mujahidin&lt;br /&gt;Februari 2009 yang penuh cinta...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6453405517467288702-6349447158534356593?l=asyifa85.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://asyifa85.blogspot.com/feeds/6349447158534356593/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6453405517467288702&amp;postID=6349447158534356593&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/6349447158534356593'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/6349447158534356593'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://asyifa85.blogspot.com/2009/02/c-i-n-t-s-j.html' title='~ C i N t A   S a J a ~'/><author><name>agus triningsih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03796654246526357306</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/Snq4oXZcArI/AAAAAAAAAQ8/lXiqoB2LeAw/S220/rotiiiiiii.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SaOfcVc63kI/AAAAAAAAAMA/ZZcZtTdTXWg/s72-c/love.gif' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6453405517467288702.post-8114276057063136647</id><published>2009-02-13T18:37:00.000-08:00</published><updated>2009-02-13T18:49:56.407-08:00</updated><title type='text'>~ S a H a b a T ~</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SZYwJIhnxfI/AAAAAAAAAJY/OG03I___ynQ/s1600-h/sahabat.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 392px; height: 400px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SZYwJIhnxfI/AAAAAAAAAJY/OG03I___ynQ/s400/sahabat.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5302478544740795890" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;~ S a h a b a t ~&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;“Persahabatan bagai kepompong&lt;br /&gt; mengubah ulat menjadi kupu-kupu&lt;/span&gt;”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ehm….bener juga yah…persahabatan memang seringkali bagai proses metamorfosis kupu-kupu…karna setiap sahabat adalah ”alarm hidup” bagi sahabatnya....dan dia adalah cermin bagi diri kita...dia juga bisa menjelma menjadi ”malaikat” dalam setiap episode kehidupan kita. Ia adalah ”rembulan” yang seringkali menerangi di setiap lorong-lorong gelapnya malam. Ia adalah matahari di kala siang..ia adalah payung ketika hujan...dia ada ketika yang lain menghilang......ia adalah orang yang selalu menjadikan kita lebih baik...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Sahabatku adalah mentari pagi yang mampu memberi energi bagi qolbu yang lemah&lt;br /&gt;Sahabatku adalah setetes embun pagi yang mensejeterahkan bagi jiwa yang gersang...&lt;br /&gt;Sahabatku adalah sekuntum pohon nan rimbun yang senantiasa memberikan kesegaran bagi hati yang rapuh.&lt;br /&gt;Sahabatku adalah sebulir benih yang mampu menumbuhkan pohon-pohon keimanan dalam hati yang bimbang ”&lt;br /&gt;Sahabat adalah dua saudara kembar yang lahir dari rahim ibunda yang berbeda....”&lt;br /&gt;Sahabat adalah orang yang selalu bersama dalam suka&amp; duka, mendukung setiap langkah qta di jalan kebaikan dan dengan cinta senantiasa memebri masukan sepahit apapun untuk kemashalatan sahabatnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh....seorang sahabat adalah salah satu anugrah terindah yang DIA berikan....,  Bagi saya kehilangan seorang sahabat bearti kehilangan anugrah dariNYA...............&lt;br /&gt;Dan sedikitpun  saya tak sama sekali ingin kehilangan mutiara persahabatan  yang telah terkalungkan di hati ini...&lt;br /&gt;Persahabatan sungguh  sangat layak untuk kita perjuangkan...karna hidup tanpa persahabatan bagaikan syair tanpa melodi..dunia akan terasa hambar tanpa rasa.........&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teruntuk seorang sahabat..&lt;br /&gt;Tetaplah disini, di satu sudut hatiku...&lt;br /&gt;Meski nanti jarak&amp; waktu seringkali memisahkan kita...&lt;br /&gt;Tapi sungguh tak kan ada yang mampu melepaskan untaian mutiara yang telah qta rajut bersama...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Februari,..2009&lt;br /&gt;dgn kesyukuran yg membuncah...krn masih memilikimu...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6453405517467288702-8114276057063136647?l=asyifa85.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://asyifa85.blogspot.com/feeds/8114276057063136647/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6453405517467288702&amp;postID=8114276057063136647&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/8114276057063136647'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/8114276057063136647'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://asyifa85.blogspot.com/2009/02/s-h-b-t-persahabatan-bagai-kepompong.html' title='~ S a H a b a T ~'/><author><name>agus triningsih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03796654246526357306</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/Snq4oXZcArI/AAAAAAAAAQ8/lXiqoB2LeAw/S220/rotiiiiiii.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SZYwJIhnxfI/AAAAAAAAAJY/OG03I___ynQ/s72-c/sahabat.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6453405517467288702.post-2995936317966460786</id><published>2009-02-13T18:14:00.000-08:00</published><updated>2009-04-13T18:34:12.787-07:00</updated><title type='text'>~ Mengarungi "rasa" dalam "asa" ~</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SePoBtXBd8I/AAAAAAAAANA/C5Kh2e7UePQ/s1600-h/upacara.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SePoBtXBd8I/AAAAAAAAANA/C5Kh2e7UePQ/s400/upacara.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5324354300535732162" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;~ Mengarungi rasa dalam “asa “ ~&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi saya ”guru” adalah profesi yang paling mulia dan mengesankan selain. Sebab itu guru adalah harapan dan cita-cita saya sejak kecil. Namun sayang karena faktor peluang dan takdirNya, latar belakang pendidikan terakhir saya bukan keguruan. Kondisi tersebut tak sama sekali memupuskan harapan saya. Ada banyak jalan menuju Roma, ada banyak jalan juga menuju harapan itu. Saya tetap memupuk harapan itu dengan menyalurkan minat saya di berbagai kesempatan. Saya  memulainya dengan menjadi Pembina pramuka, guru TPA, guru privat serta guru di JARIMATIKA center Pontianak. Saya merasa senang dan nyaman bercengkerama dengan anak-anak. Hingga akhirnya saya tau bahwa guru dan anak-anak adalah dua bagian yang tak dapat terpisahkan dari kehidupan saya, dua hal yang begitu saya cintai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhir Juli 2008, saya mendapatkan tawaran mengajar di TKIT AL KARIMA Pontianak. Sebuah tawaran yang tak pernah terbayangkan  dan terfikirkan sebelumnya. Menghadapi anak-anak di usianya yg masih dini dengan berbagai karakter dan kemanjaannya tanpa kapasitas keilmuan yang memadai…(Ehmm….gimana yah?????)….&lt;br /&gt;Tapi demi kecintaan saya pada anak-anak dan profesi tersebut, tanpa ba..bi..bu..lagi, dan tanpa ragu sedikitpun saya menerima tawaran tersebut. Saat itu saya merasa bahwa kesempatan tersebut adalah  salah satu anugrah terindah yang Alloh berikan. Karna sungguh..tak semua diri mendapat kepercayaan yang begitu besar. Bayangkan saja…tak ada jaminan apapun atas kemampuan dan kapasitas pengetahuan saya dalam menghadapi anak kecuali beberapa pengalaman mengajar saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari perdana mengajar di sekolah pun tiba juga. Senin, 28 Juli 2008 tanpa persiapan yang matang, hanya bermodalkan ulasan senyum, keramahtamahan, dan spesial semangat 45 saya siap bertempur di ‘medan’ yang belum sama sekali saya kenali. Sepekan itu saya benar-benar hanya ingin menjadi  pembelajar, pengamat atau sekedar penggembira di kelas. Sepekan penuh saya ingin belajar banyak dari guru di kelas tersebut. Hari pertama pun sukses terlalui dengan begitu sempurna sesuai dengan rencana saya. Hari itu saya pulang dengan hati seluas samudra sembari sesekali tersenyum mengingat pola tingkah anak yang menggelikan hati….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari kedua, Selasa 29 Juli 2008 saya masih berangkat ke sekolah dengan modal yang sama : ulasan senyum, kelembutan, kasihsayang, dan semangat 45. Tapi semangat saya tak lagi 45 bahkan menurun sangat drastis. Kenapa coba?? Karna guru kelas berhalangan hadir. Wuih..hati ini mendadak kembang kempis tak menentu rasanya..., Bagaimana mungkin saya mengendalikan seisi kelas hanya dengan pengalaman 1 hari sebelumnya???...anak-anak yang beraneka rasa...ups maksudnya yang beraneka gaya, jobdiskribtion yang masih samar-samar terpahami. Tapi ga’ ada alternatif lain, kelas must be go on. Meski samar-samar, saya masih bisa mendengar teriakan hati saat itu : ”Ayoooo kamu bisa!!! Semangat !!!”. Dengan perlahan namun pasti saya memasuki ”laboratorium” tersebut. Ehmm... ternyata nikmat banget, kelas menjadi milik saya sepenuhnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;             Dan acara pertama pun selesai, baca do’a, hafalan surat, hadist. Anak-anak mengikuti dengan antusias meski  dengan gerak bebas yang tak beraturan. It’s OK! Never mind. Nah acara kedua di mulai : ”menyanyikan lagu wajib nasional” eh...maksudnya menyanyikan lagu-lagu wajib mereka. Saat itu ada perperangan yang hebat di hati saya..Bayangin aja, waktu di kampus klo akhwat nyanyi  ga’ boleh ada ikhwan, waktu lomba nasyid akhwat, ga’ ada seorang ikhwan pun yang boleh ngintip, makanya semua celah kudu ditutup dengan koran atau kain penutup. Pokoknya area itu harus steril dari ikhwan deh. Nah di sekolah ini ada 2 orang ikhwan yang juga guru di sekolah yang sama. Nah, klo nyanyi suara kita kudu pake volume terbesar agar bisa menarik perhatian anak-anak. Tapi resikonya ikhwan itu pasti denger dunk...Bukan apa-apa sih.. selain ga’ biasa, malu banget jika harus terdengar, masalahnya suara saya ga’ lebih bagus dari suara para kodok yang menantikan kehadiran hujan...tuh jelek banget kan???. Tapi sekali lagi demi tuntutan profesi yang begitu mulia akhirnya suara itu keluar juga..malu yang segede gunung itu akhirnya terkalahkan..Dasyat kan??!!.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;          Acara ketiga menulis dan membaca, nah yang ini ga’ ada kendala yang begitu bearti, Cuma siapin amunisi dan membujuk anak-anak yang ga’ mood . Just it!!.Acara keempat sholat dhuha dan makan...sukses!!.Acara terakhir, doa pulang dan lagu-lagu penghantar pulang...Yah..nyanyi lagi deh...malu lagi nih..Begitulah akhirnya hari kedua yang penuh kesan dan perjuangan hati terlalui juga. Saya pulang dengan hati yang sama ”bahagianya” dengan hari sebelumnya sambil sesekali tersenyum. Kali ini bukan ”atraksi” anak –anak yang membuat tersenyum. Tapi justru karena ”kekikukan” saya menghadapi anak-anak di kelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;         Begitulah selanjutnya hari-hari mengajar anak-anak TK saya lalui dengan penuh suka cita. Ada hal menarik dan selalu dapat saya lupakan. Ketika berkumpul dengan anak-anak. Ya..sebagaimana yang dikemukakan oleh kebanyakan orang bahwa dunia anak sangatlah menarik, indah dan penuh warna.  Itulah yang saya rasakan di sekolah ini, tawa-tawa riang, ceria, tanpa beban, usil, manja, cengeng dan ekspresi anak-anak lainnya.&lt;br /&gt;Nyaris tak ada ekspresi susah seperti yang sering kita temui di wajah orang-orang dewasa seperti kita. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;           Dan kini saya merasa begitu menikmati tugas baru saya. Meski dengan ”uang jasa” yang tak besar, Tapi saya bahagia menjalaninya, karena bagi saya guru adalah pendidik sebuah generasi dan suasana di sini sangat mendukung ”ruhiyah” saya. Banyak fatner kerja yang sering memberi nasehat dan saling menguatkan satu sama lain sehingga kondisi keimanan lebih terjaga. Bukankah itu jauh lebih bearti dari sekedar uang kan??!&lt;br /&gt;             &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awal Januari 2009..&lt;br /&gt;Ketika hati semakin berat meninggalkannya....&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6453405517467288702-2995936317966460786?l=asyifa85.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://asyifa85.blogspot.com/feeds/2995936317966460786/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6453405517467288702&amp;postID=2995936317966460786&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/2995936317966460786'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/2995936317966460786'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://asyifa85.blogspot.com/2009/02/mengarungi-rasa-dalam-asa-bagi-saya.html' title='~ Mengarungi &quot;rasa&quot; dalam &quot;asa&quot; ~'/><author><name>agus triningsih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03796654246526357306</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/Snq4oXZcArI/AAAAAAAAAQ8/lXiqoB2LeAw/S220/rotiiiiiii.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SePoBtXBd8I/AAAAAAAAANA/C5Kh2e7UePQ/s72-c/upacara.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6453405517467288702.post-5010524779610231331</id><published>2009-02-13T18:00:00.000-08:00</published><updated>2009-02-13T18:06:19.968-08:00</updated><title type='text'>~ Anak -anak &amp; Palestina ~</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SZYnCxNCp9I/AAAAAAAAAJA/iSmFK0aEbos/s1600-h/palestina.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 103px; height: 124px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SZYnCxNCp9I/AAAAAAAAAJA/iSmFK0aEbos/s400/palestina.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5302468539796596690" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;~Anak-anak &amp; Palestina ~ &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hampir semua orang kini tertuju pada satu titik : PALESTINA...........................................&lt;br /&gt;Adegan yang memeras air mata dan meluluhlantakkan kesabaran siapapun, berulang kali muncul di layar kaca…setiap hari…bahkan setiap jam….bisa di pastikan semua mata akan berempati untuk rakyat palestina...kini tak ada yang lebih menderita kecuali rakyat palestina yang menjadi korban perbantaian oleh manusia yang tak berhati nurani....&lt;br /&gt;Israel kejaaaaaaaammm!!!!! Biadab!!! kata celaan seperti apapun pantas terhujam untuk mereka.......dan semua kata itupun tak cukup untuk menggambarkan betapa ndzolimnya mereka......sungguh!!! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi di balik smua itu, ...kita perlu mensyukurinya, karna kini hampir semua muslim di dunia mengenal palestina tak sekedar namanya saja, tapi pasti lebih dari itu dan ternyata tak sedikit umat muslim yang begitu peduli dan berempati dengan penderitaan rakyat palestina...dan sekarang mau tidak mau setiap kepala umat muslim telah tersaave sebuah memory baru : palestina, dan mau ga’ mau dan secara otomatis mereka kan berfikir tentang palestina..paling tidak mencari tau : ”memang kenapa sih palestina bisa di serang begitu???”...bener ga’? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tengah peristiwa heroik perjuangan rakyat palestina melawan Israel...anak-anak TKIT AL KARIMA juga tak kalah heroiknya loh!!! &lt;br /&gt;Hari ini beberapa anak di TKIT Al Karima mnedendangkan nasyid Shoutul harokah, berulang-ulang kali…syair itu terdendangkan…dari mulai mau masuk kelas, waktu bermain dan hingga menjelang pulang...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ketika yahudi-yahudi membantaimu..&lt;br /&gt;Merah berkesimba di tanah airmu…&lt;br /&gt;Mewangi harum genangan darahmu…&lt;br /&gt;Membebaskan bumi jihad palestina…&lt;br /&gt;Perjuangan telah kau bayar dengan jiwa..&lt;br /&gt;Syahid dalam cinta NYa….&lt;br /&gt;Aaaaa….aaaaaa…aaaaaa….aaaaaaa….”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang hanya ”Reff” nya doank sih yang terlantunkan...yah wajar aja jika mereka hafalnya cuma itu, masih kecil gitu loh!!!...Tapi sunnguh...ada nuansa yang beda…ketika syair tersebut terdendangkan dari mulut-mulut mungil anak-anak di usianya yang belum genap 5 tahun. Mereka mendendangkan sambil bermain dan berlari dengan semangat yang tak kalah hebat dari nasyiter yang sesungguhnya….Hebat Nak!! Moga nanti bakalan jadi muslim yang tangguh, setangguh mejahidin palestina.....:)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selasa, 20 Januari 20009&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6453405517467288702-5010524779610231331?l=asyifa85.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://asyifa85.blogspot.com/feeds/5010524779610231331/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6453405517467288702&amp;postID=5010524779610231331&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/5010524779610231331'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/5010524779610231331'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://asyifa85.blogspot.com/2009/02/anak-anak-palestina.html' title='~ Anak -anak &amp; Palestina ~'/><author><name>agus triningsih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03796654246526357306</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/Snq4oXZcArI/AAAAAAAAAQ8/lXiqoB2LeAw/S220/rotiiiiiii.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SZYnCxNCp9I/AAAAAAAAAJA/iSmFK0aEbos/s72-c/palestina.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6453405517467288702.post-7333794056307682797</id><published>2008-12-30T02:00:00.000-08:00</published><updated>2009-02-13T18:26:34.012-08:00</updated><title type='text'>~ C a R e ~</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SZYriwgjJqI/AAAAAAAAAJI/T_pOfF50O2Y/s1600-h/CIMG0856.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SZYriwgjJqI/AAAAAAAAAJI/T_pOfF50O2Y/s400/CIMG0856.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5302473487412307618" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;~ C a R e ~&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namanya “M. Adzan az-zuhri”…, Baguskan???...Sebagus fisik dan karakternya…(semoga senantiasa begitu..). Sepertinya ia lahir ketika adzan zuhur masih berkumandang..Mungkin bayinya pingin ikutan jamaah zuhur kali ya??:)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adzan adalah salah satu murid kami di TKIT Al-Karima Pontianak. Anak yang cerdas, ramah, energik, suka menolong dan satu sifat positifnya yang paling saya senangi adalah perhatiannya yang begitu tulus terhadap orang-orang di sekitarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ehmmm…rasanya tak ada yang tak menyenangkan darinya kecuali tentang dirinya yang tak begitu “interest” dengan menulis dan membaca.  Adzan lebih suka belajar di luar, bercengkerama dengan alam, bermain air, mencari belalang bahkan mengambil siput dari selokan yang hitam dan bau. Adzan sangat senang menyapa dan beramah tamah dengan orang-orang di sekitarnya bahkan dengan orang yang belum dikenalinya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anak-anak lainnya cenderung menghindari sesuatu yang kotor..Adzan justru tertarik untuk mendekati dan meyentuhnya. Itu sebabnya, ia pernah membersihkan selokan di depan sekolah kami dengan ekspresi kegembiraannya tanpa sedikitpun “canggung” di wajahnya.  Jika suatu saat anda menjumpainya dengan seragam yang masih bersih dan rapi, itu bearti ia belum sampai di sekolah kami .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adzan adalah calon komunikator yang handal dan punya seribu macam cara agar orang lain tertarik dengan apa yang ia bicarakan. Adzan tau tentang banyak hal, bahkan tentang sesuatu yang tak diketahui oleh anak seusianya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Adzan yang saya ceritakan kini..sangat jauh berbeda dengan Adzan yang baru pertama hadir di sekolah kami dulu. Kini Ia jauuh lebih baik. Satu bulan pertama kehadirannya di sekolah kami, Adzan benar-benar “kinestetik” sejati. Satu bulan pertama Adzan begitu menikmati “sekolah alam” kami. Adzan jarang sekali masuk ke kelas , bahkan pada jam makan sekalipun……, ia begitu sulit di atur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu bulan berlalu, Adzan berubah menjadi sangat manis, mengikuti jadwal sekolah dengan baik, dan hanya “sekolah alam” pada jam-jam istirahatnya atau di antara perjalanannya menuju mushola kecil di dekat sekolah kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pak Amir guru setia nya di “sekolah alam” kami telah “memodifikasi” kinestetiknya dengan begitu sempurana…Subhanallah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Dan tentang “perhatiannya” itu…seringkali bisa saya nikmati. Ada saja “celetukan-celetukan” darinya yang membuat saya selalu  bahagia memilikinya..: mengambil semut dari atas jilbab saya, memberikan pujian atas “bross” jilbab baru saya, tentang aroma lotion yang ia cium dari punggung tangan saya. Bahkan suatu ketika, saat ia sedang duduk di pangkuan saya, ia mengatakan suatu hal yang sama sekali tak pernah diperhatikan oleh anak-anak seusiannya bahkan orang dewasa sekalipun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sambil menatap ia bilang : “Kok Ibu punya kumis???”…&lt;br /&gt;Eehmmm….ternyata ia memperhatikan segala sesuatunya dengan begitu detil..luar biasa deh…sungguh..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan suatu ketika ia bercerita tentang aktifitas di rumahnya, tapi saya hanya mendengarkan sembari mengajari membaca anak lainnya…Saya hanya fokus pada bahan bacaan anak, sambil sedikit mengomentari ceritanya  : “Ehmmm begitu…..atau ooooo…iya yah?..”  ….”just it”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda tau apa yang dilakukannya demi melihat saya yang tak begitu “interest” dengan ceritanya???. Ternyata ia sadar sepenuhnya, tak berhasil mendapatkan pehatian dari saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika anak yang belajar baca di hadapan saya beranjak…ia segera duduk di pangkuan  saya..Lalu…: “ibuuuuuuu…Ibuuuuuu..coba deh tanya Adzan…,tadi pagi adzan udah gosok gigi atau belum??”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Astagfirullah….saya terhenyak…tersadar seketika bahwa seharusnya saya menanyakan tentang hal-hal kecil itu tanpa harus ia pinta….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu saya segera mengulas senyum untuknya, dengan senyum termanis yang saya miliki….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Oia…nih…sekarang Ibu tanya yah Nak….”&lt;br /&gt;“Tadi pagi, Adzan gosok gigi ga’ yah??”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu dengan lantang &amp; semangat nya ia menjawab : “Ya iya lah !!!, masa ya iya dong..!!!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Nih Bu…coba liat  “ (sambil meringiskan giginya..)&lt;br /&gt;“Subhanallah putihnya gigi Adzan…, Adzan hebat…besok lebih rajin yah gosok giginya…”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai tanda maaf padanya, pagi itu saya menghadiahkan dua kecupan di pipi kanan dan pipi kirinya…”Trimakasih yah Nak…., hari ini Adzan adalah guru bagi Ibu….”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NB : Untuk Adzan Ibu…, semoga suatu saat nanti Adzan bias baca tulisan ini yah Nak….&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6453405517467288702-7333794056307682797?l=asyifa85.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://asyifa85.blogspot.com/feeds/7333794056307682797/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6453405517467288702&amp;postID=7333794056307682797&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/7333794056307682797'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/7333794056307682797'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://asyifa85.blogspot.com/2008/12/c-r-e.html' title='~ C a R e ~'/><author><name>agus triningsih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03796654246526357306</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/Snq4oXZcArI/AAAAAAAAAQ8/lXiqoB2LeAw/S220/rotiiiiiii.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SZYriwgjJqI/AAAAAAAAAJI/T_pOfF50O2Y/s72-c/CIMG0856.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6453405517467288702.post-3485849090218373747</id><published>2008-12-23T00:06:00.000-08:00</published><updated>2009-02-13T20:00:09.181-08:00</updated><title type='text'>~ Untuk  Bunda ~</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SZZBrMYofnI/AAAAAAAAAKQ/4evzVZU-6DA/s1600-h/bunda+2.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 150px; height: 112px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SZZBrMYofnI/AAAAAAAAAKQ/4evzVZU-6DA/s400/bunda+2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5302497821590060658" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Ibu doakanlah &lt;br /&gt;Ku akan melangkah, menyusuri waktu..&lt;br /&gt;Menjemput cintaku…&lt;br /&gt;Ibu lepaskanlah…ku ke laut biru..&lt;br /&gt;Akan ku arungi…akan ku sebrangi..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu do’a kanlah&lt;br /&gt;Ku sadar melangkah…&lt;br /&gt;Menjalani hari menjemput  harapku..&lt;br /&gt;Menjalani hari menjemput  cintaku…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu lepaskanlah ku dengan maafmu…&lt;br /&gt;Tentramkan hatiku, Menempuh hidupku..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Doamu ohh ibu selalu ku   nanti…&lt;br /&gt;Tulus dan suci dari relung hati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Doamu oh ibu selalu ku nanti…&lt;br /&gt;Mohonkanlah Allahu Rabby besertaku slalu….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Selamat Hari Ibu , Bunda......."&lt;br /&gt;"Maaf...akhirnya nanda harus meninggalkanmu jua...., semoga tak kan lama...&lt;br /&gt; Dengan sepenuh cinta....Nanda benar-benar kan mengarungi samudra biru...., Cinta Bunda kan slalu bersemayam dalam jiwa...menyertai setiap desah nafas, setiap detak jantung dan setiap tapak langkah ini....jangan menangis yah Bun....,Yakinlah nanda kan kembali menemani hari-hari senjamu...bercanda kembali..mencium punggung tanganmu...mengecup kedua pipimu...mendekapmu mesra...bersama..hingga ujung waktu...&lt;br /&gt;tunggu nanda yah Bun...,"&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6453405517467288702-3485849090218373747?l=asyifa85.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://asyifa85.blogspot.com/feeds/3485849090218373747/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6453405517467288702&amp;postID=3485849090218373747&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/3485849090218373747'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/3485849090218373747'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://asyifa85.blogspot.com/2008/12/untuk-bunda.html' title='~ Untuk  Bunda ~'/><author><name>agus triningsih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03796654246526357306</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/Snq4oXZcArI/AAAAAAAAAQ8/lXiqoB2LeAw/S220/rotiiiiiii.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SZZBrMYofnI/AAAAAAAAAKQ/4evzVZU-6DA/s72-c/bunda+2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6453405517467288702.post-6861391020697101075</id><published>2008-12-22T23:46:00.001-08:00</published><updated>2009-02-13T21:02:26.009-08:00</updated><title type='text'>~Rembulan di langit hatiku…~</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SZZQUSTITQI/AAAAAAAAAK4/Uu6aQy0KTQ4/s1600-h/bulan.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 150px; height: 113px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SZZQUSTITQI/AAAAAAAAAK4/Uu6aQy0KTQ4/s400/bulan.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5302513920715017474" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;~&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Rembulan di langit hatiku…~&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Rembulan di langit hatiku….&lt;br /&gt;Menyalalah engkau selalu….&lt;br /&gt;Temani kemana mesti kupergi…&lt;br /&gt;Mencari tempat qta tuju..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kan ku jaga  nyalamu selalu ..&lt;br /&gt;Pelita perjalananku…&lt;br /&gt;Kan ku jaga nyalamu selalu..&lt;br /&gt;Rembulan di langit hatiku..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rembulan di langit hatiku&lt;br /&gt;Teguhlah engkau pandu aku&lt;br /&gt;Ingatkanlah ku bila tersalah&lt;br /&gt;Menempuh tempat qta tuju..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Doa kanlahku di shalat malammu&lt;br /&gt;Pelita perjalan hatiku…&lt;br /&gt;Doakanlah ku di shalat malammu…&lt;br /&gt;Rembulan di langit hatiku….&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                (By ; Seismic)...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ehmm....seismic mewakili rasa hatiku kini...&lt;br /&gt;Aku harus segera beranjak...meninggalkan banyak hal yang tak kan pernah terlupakan....&lt;br /&gt;Meski berat...tapi aku harus segera melangkah...&lt;br /&gt;Perpisahan yang selalu saja ku hindari kini tak dapat di tepis lagi...&lt;br /&gt;Orang-orang yang terkasih...semoga mereka akan menguatkan hati ini..&lt;br /&gt;Meski tidak untuk kebersamaan...semoga hati senantiasa terpaut &amp; bersatu dalam ikatanNYa yang kekal....&lt;br /&gt;Dan esok aku ingin segera kembali...meniti kebersamaan dan keindahan "rasa" dalam "asa"...............&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6453405517467288702-6861391020697101075?l=asyifa85.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://asyifa85.blogspot.com/feeds/6861391020697101075/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6453405517467288702&amp;postID=6861391020697101075&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/6861391020697101075'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/6861391020697101075'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://asyifa85.blogspot.com/2008/12/rembulan-di-langit-hatiku.html' title='~Rembulan di langit hatiku…~'/><author><name>agus triningsih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03796654246526357306</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/Snq4oXZcArI/AAAAAAAAAQ8/lXiqoB2LeAw/S220/rotiiiiiii.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SZZQUSTITQI/AAAAAAAAAK4/Uu6aQy0KTQ4/s72-c/bulan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6453405517467288702.post-853498697284047425</id><published>2008-12-21T18:24:00.000-08:00</published><updated>2008-12-21T18:37:14.083-08:00</updated><title type='text'>~ Yang Tak Pernah Kan Terlupakan…~</title><content type='html'>~ Yang Tak Pernah Kan Terlupakan…~&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;“Kita bisa  pintar menulis dan membaca karena siapa?&lt;br /&gt; Kita jadi tau beranekaragam ilmu karena siapa?&lt;br /&gt; Kita jadi pintar dibimbing Bu guru…&lt;br /&gt; Kita jadi pandai dibimbing Pak guru…&lt;br /&gt; Guru lah pelita  penerang dalam gulita….&lt;br /&gt; Jasamu tiada tara…………”&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6 baris kalimat di atas bukan puisi loh! Bukan juga syair, 2 kalimat soal berikut jawabannya di bawahnya juga bukan soal ujian soal nasional loh! (&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Jaka Sembung bawa pisau…Ga’ nyambung la yau!!!…he..he..)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Nah, klo ada yang bilang  6 baris kalimat di atas adaalah lagu…itu baru bener banget…!!&lt;br /&gt;Ga’ percaya??? Ga’ pernah tau? Ehmmm….itu lagu favorit saya loh!...Waktu saya masih imut-imut dan ingusan (Heeee…), tepatnya ketika usia saya 4,5 tahun…&lt;br /&gt;Waktu itu setiap pagi, TV kebanggaan masyarakat tempo doloe…(Gimana ga’ dibanggain, soalnya cuma satu-satunya channel yang bisa dinikmati…), alias TVRI selalu menanyangkan video klip lagu ituch…saya menikmatinya selama hampir 2 tahun setiap pagi….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di video klip itu, 2 orang anak SD laki-laki dan perempuan yang berpamitan dan cium tangan pada kedua orangtuanya lalu mereka berjalan kaki dengan penuh semangat dan keceriaan berangkat menuju sekolahnya.., Sesampainya di sekolah sudah ada Bapak dan Ibu gurunya sudah menyambutnya. Lalu saat setelah bel masuk semua anak belajar dengan ekspresi kegembiraan. Dan sang guru mengajar  dengan binar wajah penuh keihlasan dan ketulusannya. Ada jalinan kasih sayang dan hubungan yang begitu dekat antara  anak dan gurunya..Saat bel pulang berbunyi mereka pulang tetap dengan wajah penuh keceriaan….Ehmm….sebuah tayangan yang sangat menyenangkan bagi saya ketika itu…&lt;br /&gt;Di akhir video klip tersebut muncul gambar TUT WURI HANDAYANI  dan tulisan : persembahan DEPDIKBUD, Departermen Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia (yang ini bapak yang bacain, kan ceritanya belum bisa baca…)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh video klip itu memberikan pengaruh positif bagi dairi saya yang masih saya rasakan hingga kini…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang pertama, saya jadi ingin segera sekolah meskipun saat itu usia saya belum genap 5 tahun. Tapi, demi melihat anak-anak sekolah yang penuh keceriaan di video klip tersebut…saya begitu ingin segera merasakannya...,alhasil selama satu bulan, hampir setiap pagi saya selalu menangis ketika  semua mba’ dan mas berangkat ke sekolah, ingin mengikutinya tapi tak sama sekali diidzinkan…&lt;br /&gt;Hingga akhirnya usaha saya berhasil, menjelang usia 5 tahun, saya resmi sekolah..Ehmmm…bahagia banget kala itu…&lt;span style="font-style:italic;"&gt;”sekolah jadi senikmat coklat..”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang kedua saya jadi begitu sayang dan takzim dengan semua guru-guru saya dan begitu membanggakan profesinya….., alhasil di akhir kelas 2 SD saya telah mengukur sebuah cita-cita dalam benak saya : &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;“guru”.&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; Hingga saat ini, cita-cita  itu masih tak sama sekali berubah .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga , sejak kelas 1 SD saya jadi pinter nyanyi (meski suaranya ga’ karuan).&lt;br /&gt;Sejak saat itu , saya paling senang jika harus maju dan menyanyi di depan kelas, sambil berdiri menunduk sambil memainkan tumit-tumit kaki…lagu favorit itu pun terdendangkan dengan sempurna……..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya saat ini, sulit sekali menemukan video-video klip yang berkualitas di TV qta, bahkan  hanya dekedar untuk Nmenemukan chanel yang khusus menampilkn acara lagu-lagu anak sudah sangat sulit,,,Wajar saja jika anak-anak kecil sekarang justru hafal lagu-lagu orang dewasa. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;(Please donk ahh..)&lt;/span&gt;…hiks…hiks…ini baru  salah satu kisah sedih di Indonesia…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah buat anda yang punya rekanan dengan TV lokal maupun nasional tolong dunk…hadirkan video klip lagu-lagu yang berkualitas bagi anak-anak kita…Bagaimana?? Anda setuju tawaran saya??.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6453405517467288702-853498697284047425?l=asyifa85.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://asyifa85.blogspot.com/feeds/853498697284047425/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6453405517467288702&amp;postID=853498697284047425&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/853498697284047425'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/853498697284047425'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://asyifa85.blogspot.com/2008/12/yang-tak-pernah-kan-terlupakan.html' title='~ Yang Tak Pernah Kan Terlupakan…~'/><author><name>agus triningsih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03796654246526357306</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/Snq4oXZcArI/AAAAAAAAAQ8/lXiqoB2LeAw/S220/rotiiiiiii.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6453405517467288702.post-6719304281158257791</id><published>2008-12-21T18:19:00.001-08:00</published><updated>2009-02-13T20:55:51.052-08:00</updated><title type='text'>~ Lelaki Yang Slalu Terindu...~</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SZZOx_HtslI/AAAAAAAAAKw/GAP1o9foqWQ/s1600-h/kakek.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 142px; height: 94px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SZZOx_HtslI/AAAAAAAAAKw/GAP1o9foqWQ/s400/kakek.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5302512231939682898" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SZZOoaL8R3I/AAAAAAAAAKo/Ny53EJmETLA/s1600-h/kakek.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 142px; height: 94px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SZZOoaL8R3I/AAAAAAAAAKo/Ny53EJmETLA/s400/kakek.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5302512067406481266" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;~ Lelaki Yang Slalu Terindu...~&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya merindukannya….&lt;br /&gt;Lelaki yang selalu membuat saya kuat di saat diri begitu lemah…&lt;br /&gt;Lelaki yang selalu membuat saya mengerti makna “perjuangan “ dalam hidup ini…&lt;br /&gt;Lelaki yang semakin membesarkan rasa “sayang” saya terhadap Bapak…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ahh…Sungguh..saya benar-benar telah merindukannya…&lt;br /&gt;Lelaki yang begitu saya kagumi ketegarannya dan kerja kerasnya….&lt;br /&gt;Wajahnya yang sedemikian sayu dan penuh ketulusan tak sama sekali dapat terlupakan….&lt;br /&gt;Rindu ini telah sedemikian besar…..&lt;br /&gt;Telah sebulan sosok itu menghilang dari kehidupan saya…., setelah dulu hampir setiap hari saya bias menjumpainya..&lt;br /&gt;Menatapnya dari kejauhan…,di waktu dhuha ataupun kala hari menjelang senja…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lelaki itu telah memberikan banyak inspirasi juga motivasi dalam hidup ini…meski saya tak sma sekali mengenalnya, bahkan tak sana sekali pernah menyapanya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini..saya benar-benar ingin menjumpainya lagi…&lt;br /&gt;Masih  teringat episode malam yang romantis bersamanya…&lt;br /&gt;Ketika itu saya pulang stelah magrib di masjid kampus…menunggu hujan yang tak kunjung reda…tapi akhirnya saya harus pulang meski tanpa mantel…bertemankan hujandan gelapnya malam..&lt;br /&gt;Memasuki jalan raya baru, jalanan terasa sepi…hampir tak ada kendaraan yang melintas…jika ada tak lebih dari jumlah jari-jari tangan…, lampu jalanan tak sama sekali hidup, karena kerusakan teknis pada kabel-kabel paralelnya, gerimis semakin lebat, melewati hutan-hutan kecil sendiri tanpa teman….di antara malam yang semakin dingin. Tiba-tiba lampu motor mati, hanya tersisa lampu “sen” yang hidup kelap-kelip memberikan sedikit penerangan di antara malam yang tak bersahabat..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suasana hati semakin mencekam…takut…bukan takut karna syetan yang sesungguhnya, tapi takut dengan syetan –syetan yang berwujud manusia..:).Saat-saat begitu “melon” saya kambuh…Air menggenang di pelupuk mata…lalu jatuh sebagaiman tetes-tetes air yang jatuh dari langit malam itu….: lelah, kalut dan takut bercampur jadi satu…hasilnya tangis tanpa suara itu pecah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di antara tangis dan di antara hujan…saya melihat sosoknya…Tubuhnya tak kalah “basah” dengan saya. Ia tetap tegar berjalan sambil mendorong gerobaknya yang berisi belasan dirigen-dirigen minyak. Terlihat langkah-langkah kakinya yang mengisyaratkan keletihan yang amat sangat….tubuh laki-laki tua itu terlihat menggigil kedinginan..Tapi ia tetap berusaha kuat berjalan menempuh berkilo-kilo perjalanan menuju rumahnya sendiri tanpa”cahaya” yang ia bawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh demi melihatnya tangis ini langsung terhenti…Malu….malu denganNYa…karena  sungguh yang saya alami malam itu masih lebih baik  dari lelaki tua itu…Ada kesyukuran yang membuncah dari relung jiwa, …Melalui lelaki tua itu, Alloh “menegur” saya. Agar tak mudah mengeluh dalam kondisi apapun…Karena sesungguhnya setiap peristiwa pastilah berarti dan bermakna…..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seringkali Alloh menegur saya melaluinya….itu sebabnya  saat tak lagi bias menemukan sosok itu kembali…ada nyanyian rindu yang bergema dalam hati…..&lt;br /&gt;Entah kemana perginya ….Tak ada tempat untu bertanya….&lt;br /&gt;Hanya kidung kerinduan yang terdendangkan setiap saat padanya : Lelaki tua yang tangguh…..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6453405517467288702-6719304281158257791?l=asyifa85.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://asyifa85.blogspot.com/feeds/6719304281158257791/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6453405517467288702&amp;postID=6719304281158257791&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/6719304281158257791'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/6719304281158257791'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://asyifa85.blogspot.com/2008/12/lelaki-yang-slalu-terindu.html' title='~ Lelaki Yang Slalu Terindu...~'/><author><name>agus triningsih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03796654246526357306</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/Snq4oXZcArI/AAAAAAAAAQ8/lXiqoB2LeAw/S220/rotiiiiiii.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SZZOx_HtslI/AAAAAAAAAKw/GAP1o9foqWQ/s72-c/kakek.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6453405517467288702.post-4207750869603159177</id><published>2008-11-12T21:37:00.000-08:00</published><updated>2008-11-12T21:41:33.222-08:00</updated><title type='text'>~ Sketsa Terindah ~</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SRu90L7YJKI/AAAAAAAAAHI/QwVZYAeC_hI/s1600-h/hati.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 97px; height: 127px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SRu90L7YJKI/AAAAAAAAAHI/QwVZYAeC_hI/s400/hati.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5268012893392610466" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;~ Sketsa Terindah ~&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;“Dia sudah berubah …..3 tahun sangat cepat baginya untuk berubah. Dia suka nonton band, jilbabnya jadi gaul. Aku ga’ tau kenapa dia berubah, yang ku baca dari FS nya, dia sekarang deket dengan aanak band. Aku jadi ga’ respect. Mungkin dia sekarang lagi mencari siapa dia yang sesungguhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku heran … apa yang telah mengubahnya?? Dulu dia yang buat aku lebih tau dan pingin belajar agama. Tapi sekarang kok gitu yah?? Apakah idealisme bisa ditoleransi??&lt;br /&gt;Aku ga’ tau sebenranya, untuk apa kita belajar, klo nantinya hanya untuk menuntut ilmu pengetahuan???Mungkin jiwanya masih bergejolak, masih banyak yang harus dia capai. Aku berdoa smoga dia tetap pada idealismenys yang dulu secara tertatih dan merangkak aku berusaha menirunya….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dulu aku masih belepotan ngajinya, tanpa dia nyuruh ketika aku ingin  pendekatan….aku mati-matian belajar ngaji. Dulu aku ga’ suka baca buku agama, tanpa dia perintah ketika aku pendekatan , aku borong banyak buku agama dan aku telan mentah-mentah. Aku jadi puasa sunah, dan tahajud……..Aku ga’ tau, kenapa ia terlihat begitu jauh dengan dirinya yang dulu?? Apakah hanya penilaianku saja??”&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara bertubi, sahabatku mengirimkan uneg-unegnya dalam bentuk SMS. Tapi bukan pesan singkat lagi namanya...mengingat isinya yang sedemikian panjang...:).&lt;br /&gt;Kami memang seringkali  berbagi dalam beberapa hal. Entah hanya untuk sekedar mengurangi beban...atau mengharapkan adanya solusi-solusi terbaik atas problema yang sedang kami angkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan dari sekian banyak sms nya tersebut, hanya ada satu message balasan yang saya kirimkan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;” Wallohu ’alam.....mungkin Alloh ingin mengujimu....&lt;br /&gt;Ingin meluruskan setiap jengkal perubahanmu...&lt;br /&gt;Yakin Alloh tak ingin membiarkanmu ”hijrah” hanya karna ”mahluk”.&lt;br /&gt;Sungguh....saya takjub akan ”goresan” Alloh terhadapmu....&lt;br /&gt;Indah...sungguh saya dapat merasakan sentuhanNYa atas mu....”&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh saat itu saya sangat merasakan rengkuhan Alloh terhadapnya, betapa Alloh ingin ia sadar akan ’niat’ hijrahnya yang tak sempurna. Bahwa Alloh ingin ia benar-benar ”hijrah” secara tulus dan bukan hanya karna wanita sholehah yang sedari dulu ia tahtakan di singgasana hatinya. Dan ketika kini ”bidadari hati’ nya telah berubah jauh di luar dugaannya, ia tetap exist dengan pola kebaikan yang sudah ia ciptakan sejak lama meski ia awali dengan ”niat” yang tak seharusnya. Iya dulu...”hijrah”nya memang karna ”wanita”...tapi kini Alloh telah mendekapnya dengan begitu erat, memoles ”niat” nya, agar setiap kebaikan yang ia semai kini tak sekedar ’debu’ yang tak bernilai sedikitpun. Sungguh saya telah menyaksikan ”sketsa” Alloh yang sedemikian indah &amp; sempurna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan....1 sms lagi ku terima darinya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”&lt;em&gt;Sungguh...sekarang aku merasa Alloh sayang banget denganku...&lt;br /&gt;Alloh menguatkan....Alloh menjawab do’a-do’aku dengan caraNYa..&lt;br /&gt;Dia tau yang terbaik untuk mahlukNya...”&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yups...benar sahabat........Bahwa setiap waktu, setiap saat, bahkan setiap detik, Alloh selalu menjaga kita dan melingkupi kita dengan sayangNya yang lebih besar dari siapapun juga. Alloh selalu menguatkan kita disaat kita begitu lemah, dan saat tak ada seorangpun yang mampu menuatkan hati kita. Alloh akan selalu menjawab do’a-do’a kita dengan memberikan setiap kebutuhan kita meski tak selalu yang kita inginkan. Dan Alloh tak akan pernah salah menetapkan segala sesuatunya atas kita, meski terkadang harus membuat kita tersedu sedan dalam tangis. Karna segala yang Ia tetapkan pastilah yang terbaik buat kita.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6453405517467288702-4207750869603159177?l=asyifa85.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://asyifa85.blogspot.com/feeds/4207750869603159177/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6453405517467288702&amp;postID=4207750869603159177&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/4207750869603159177'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/4207750869603159177'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://asyifa85.blogspot.com/2008/11/sketsa-terindah.html' title='~ Sketsa Terindah ~'/><author><name>agus triningsih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03796654246526357306</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/Snq4oXZcArI/AAAAAAAAAQ8/lXiqoB2LeAw/S220/rotiiiiiii.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SRu90L7YJKI/AAAAAAAAAHI/QwVZYAeC_hI/s72-c/hati.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6453405517467288702.post-1916573370009847101</id><published>2008-11-12T21:25:00.000-08:00</published><updated>2008-11-12T21:31:03.292-08:00</updated><title type='text'>~ Yang Sempurna Dalam Ketidaksempurnaan ~</title><content type='html'>~&lt;strong&gt;Yang Sempurna Dalam Ketidaksempurnaan~&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam menjelang tidur, kembali sebuah sms dari seorang sahabat membuatku merenung....”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Kita hidup bukanlah mencari seseorang yang sempurna untuk kita cintai, namun kita belajar untuk mencintai orang yang tidak sempurna dengan sempurna.”  &lt;br /&gt;(Tari ~ Samarinda)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalimat yang begitu sederhana...tapi tidak sesederhana maknanya....&lt;br /&gt;Ku eja..setiap kata-katanya dengan perlahan lalu ku coba untuk memahami maknanya.....&lt;br /&gt;Dan....ada tetes-tetes yang tak terbendung dari tiap sudut mataku.........&lt;br /&gt;Entah...oleh sebab apa aku harus menangis seketika itu.....&lt;br /&gt;Yang pasti aku merasakan tamparan keras pada hatiku....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga kini aku tetap menyakini bahwa segala sesuatu terjadi pasti dengan idzinNya...dan BUKAN tanpa maksud....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kali ini Allah mengajariku satu hal melalui seorang teman...lewat sms nya tadi...&lt;br /&gt;Bukan tanpa sebab Alloh menggerakkan jari ’ukhti”ku itu untuk mengirimkan sms tersebut,. Ia mengirim tanpa ada obrolan apapun tentang tema itu sblmnya...tidak satu jam yg lalu, tidak satu hari yang lalu, tidak satu minggu yang lalu, tidak pula satu tahun yang lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika di tanya mengapa ia mengirimkannya untuk saya...hanya satu kalimat sederhana yang diungkapkan olehnya : ”Ketika saya membacanya dari sebuah web muslim, saya langsung teringat ukhti..saya kutip dan saya simpan dalam draf sms...dan malam ini saya sms kan...hanya ke satu no. Tujuan...”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Just it. ”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Percayakan anda? &lt;br /&gt;Malam itu sebelum menerima sms dari nya, saya sedang asyik dan serius membuat konsepan rumah tangga yang ideal untuk saya di masa depan. Paling tidak untuk 3 tahun pertama di kehidupan kami ke depan. Saya mencoba membuat  planing-planing ke depan.&lt;br /&gt;Bagaimana saya, suami saya, keluarga besar kami, konsepan pendidikan anak-anak, aktifitas saya berikutnya dan bla...bla...bla...&lt;br /&gt;Ya...saya sedang belajar bermimpi...dan lalu berikhtiar semaksimal mungkin untuk mewujudkan mimpi-mimpi itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya merencanakannya sendiri...tanpa calon suami saya...mengapa???&lt;br /&gt;Karna sampai kini ”dia” masih abstrak dan masih menjadi misteri bagi saya...:)&lt;br /&gt;Mungkin bagi anda, saya melakukan hal yang sia-sia?? Atau mungkin lucu? Atau hanya membuang waktu saja ??.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi bagi saya : tidak !!&lt;br /&gt;Kehidupan sangat penting untuk direncanakan…jauh hari sebelumnya…..&lt;br /&gt;Karna perencanaan adalah bagian dari kesuksesan…bukankah begitu ???&lt;br /&gt;Dan malam itu Alloh langsung menegur saya lewat sebuah sms….&lt;br /&gt;Anda tau kenapa ???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karna saya mengharapkan  kesempurnaan atas segala sesuatunya. Termasuk atas seseorang yang akan saya cintai di kemudian hari. Saat itu saya membuang jauh ”ketidaksempurnaan’. Meski saya sadar sepenuhnya : memang kita tidak akan menemukan mahlukNYA  yang sempurna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam itu juga, Alloh mengingatkan saya pada ketiga laki2 sholeh yang luar biasa. Mereka TIDAK SEMPURNA secara fisik, tapi akhlak, kesholehan dan perjuangan hidupnya membuat setiap orang berdecak kagum atasnya. Mereka adalah orang-orang yang dekat dengan saya. Teman sekaligus abang bagi saya. Saudara seiman yang sangat layak untuk ditauladani bagi saya dan juga siapapun juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukankah mereka layak untuk mendapatkan istri yang sempurna?. Jika kemudian satu dari sekian juta lelaki sholeh datang dan berniat untuk menggenapkan separuh agamanya. Tentu sangat tidak adil jika saya menolaknya hanya karna fisiknya yang TAK sempurna.Tapi menerimanya juga bukan perkara yang mudah. Butuh keberanian, butuh kesabaran, butuh kekuatan hati dan jiwa. Dan hanya wanita-wanita ”hebat ” yang sanggup dan Alloh pilih khusus untuknya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan Alloh menegur saya untuk mulai belajar memahami, untuk bisa menyiapkan hati manakala kondisi itu dihadapkan pada saya. Saya juga harus berani membuat planning planing-planing alternatif sesuai kondisional dan capabilitas mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya yakin setiap kita memahami bahwa Alloh menilai setiap kita bukan karna penampilan luarnya, tapi Alloh menilai pada hati kita. Sekali lagi tidak seharusnya fisik menjadi takaran bagi kita. Tapi setiap kita masih harus belajar ikhlas untuk menerima ketidaksempurnaan. Belajar ....iya...belajar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teringat salah seorang jamaah pengajian aa Gym. Jika tidak salah namanya ”Gun”. Beliau adalah seorang yang cacat fisik. Bahkan ia mengalami kesulitan berkomunikasi. Untuk pergi ke Darul tauhid beliau harus beberapa kali naik turun angkot dan tetap butuh gendongan orang lain. Tapi itu smua tak menyurutkan motivasi nya untuk berburu majlis ilmu. Ikhlas menjalani hidup begitulah sosoknya. Kini Gun telah mendapatkan bidadari dunianya. Seorang akhwat sholeha dan sempurna kini slalu mendampinginya dalam suka dan duka bersama mengarungi samudra kehidupan. Itulah anugrah yang Alloh berikan untuknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu lagi. Pasti kita semua mengenalnya : Ucok Ali Baba. Seorang entertaint yang juga cacat secara fisik. Tapi memiliki istri yang sempurna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Istri Gun dan juga istri Ucok adalah wanita-wanita luar biasa yang mampu menyintai laki-laki yang tidak sempurna dengan cara yang  sngat sempurna. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belajar menerima dan memahami...mungkin hanya itu kata-kata yang terbaik untuk saya dan juga anda saat ini. Belajar mencintai segala sesuatu yang tak sempurna dengan sempurna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;November, 2008&lt;br /&gt;Penghujung malam&lt;br /&gt;Ketika hati masih sulit menerima ketidaksempurnaan jiwa&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6453405517467288702-1916573370009847101?l=asyifa85.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://asyifa85.blogspot.com/feeds/1916573370009847101/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6453405517467288702&amp;postID=1916573370009847101&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/1916573370009847101'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/1916573370009847101'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://asyifa85.blogspot.com/2008/11/yang-sempurna-dalam-ketidaksempurnaan.html' title='~ Yang Sempurna Dalam Ketidaksempurnaan ~'/><author><name>agus triningsih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03796654246526357306</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/Snq4oXZcArI/AAAAAAAAAQ8/lXiqoB2LeAw/S220/rotiiiiiii.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6453405517467288702.post-8690287052467589589</id><published>2008-11-04T22:37:00.000-08:00</published><updated>2008-11-04T22:45:33.102-08:00</updated><title type='text'>~ Ritme kehidupan ~</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SRFA_fKIDLI/AAAAAAAAAGw/qiWdQPmrO8Q/s1600-h/sawah+2.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 143px; height: 107px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SRFA_fKIDLI/AAAAAAAAAGw/qiWdQPmrO8Q/s200/sawah+2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5265060898812726450" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;~ Ritme Kehidupan ~&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku berjalan menapaki waktu yang tersisa....&lt;br /&gt;Mengikuti lika-liku kehidupan, tanpa tau di titik mana pemberhentian akhirku...&lt;br /&gt;Aku hanya terus berjalan mengikuti putaran waktu...&lt;br /&gt;Mengikuti ritme dari dawai kehidupan yang slalu terdendangkan...&lt;br /&gt;Meski kadang harus dengan langkah yang terseok...&lt;br /&gt;Meski kadang harus tertatih penuh letih...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan dalam jeda nafas seringkali beribu rasa menggelayuti hati...&lt;br /&gt;Berat semakin berat ketika membebani diri dengan setumpuk masalah...&lt;br /&gt;Lemah dan semakin lemah ketika harus tetap kokoh berdiri saat terhantam problema...&lt;br /&gt;Rapuh semakin rapuh jiwa ini manakala seringkali tersirami kemaksiatan hati..&lt;br /&gt;Hingga energi hati itu hampir tak tersisa.......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat begitu...sungguh aku hanya berharap pada Dzat Mu yang maha rahman...&lt;br /&gt;Hanya kekuatan dari sisiMu yang ku harapkan...&lt;br /&gt;Hanya pertolonganMu yang membuatku tetap tegar berdiri hingga kini....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan lalu ......&lt;br /&gt;Aku tetap Mencari puncak Cinta-Mu..&lt;br /&gt;Meski tak mudah untuk mendakinya...&lt;br /&gt;Tapi tetap jua ku jalani....&lt;br /&gt;Karna Menapaki hari tanpa cinta-Mu…&lt;br /&gt;Bagai ikan yang hidup tanpa air.....&lt;br /&gt;Perih…sakit…dan pasti tak kan lama bertahan……&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Tapi sungguh seringkali ketika aku  terus mencoba berlayar di samudra kehidupan ini..  yang ku dapati hanya lah luasnya cinta &amp; karuniaMu yang tak  bertepi...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Ya Alloh ....tolonglah aku untuk tetap dapat mengingatMu.....untuk tetap dapat lalu mensyukuri segala nikmatMu dan agar  slalu dapat beribadah secara baik kepadaMu...”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kau merasa lelah dan tak berdaya dari usaha yang sepertinya&lt;br /&gt; sia-sia ....&lt;br /&gt;Alloh tau betapa keras engkau sudah berusaha. &lt;br /&gt;Ketika kau sudah menangis sekian lama dan hatimu masih terasa pedih.....&lt;br /&gt;Alloh sudah menghitung air matamu.......&lt;br /&gt;Jika kau fikir hidup sedang menunggu dan waktu serasa berlalu begitu saja....&lt;br /&gt;Alloh sedang menunggu bersamaMu.......&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6453405517467288702-8690287052467589589?l=asyifa85.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://asyifa85.blogspot.com/feeds/8690287052467589589/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6453405517467288702&amp;postID=8690287052467589589&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/8690287052467589589'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/8690287052467589589'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://asyifa85.blogspot.com/2008/11/ritme-kehidupan.html' title='~ Ritme kehidupan ~'/><author><name>agus triningsih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03796654246526357306</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/Snq4oXZcArI/AAAAAAAAAQ8/lXiqoB2LeAw/S220/rotiiiiiii.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SRFA_fKIDLI/AAAAAAAAAGw/qiWdQPmrO8Q/s72-c/sawah+2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6453405517467288702.post-7040407206046367308</id><published>2008-10-28T05:12:00.000-07:00</published><updated>2009-02-13T21:09:12.397-08:00</updated><title type='text'>~ANUGRAH ~</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SZZRf4IUcuI/AAAAAAAAALA/Ap0LMgZoH9U/s1600-h/CIMG1381.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SZZRf4IUcuI/AAAAAAAAALA/Ap0LMgZoH9U/s400/CIMG1381.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5302515219360412386" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CCAMILA%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C03%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:Wingdings; 	panose-1:5 0 0 0 0 0 0 0 0 0; 	mso-font-charset:2; 	mso-generic-font-family:auto; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:0 268435456 0 0 -2147483648 0;} @font-face 	{font-family:Batang; 	panose-1:2 3 6 0 0 1 1 1 1 1; 	mso-font-alt:바탕; 	mso-font-charset:129; 	mso-generic-font-family:auto; 	mso-font-format:other; 	mso-font-pitch:fixed; 	mso-font-signature:1 151388160 16 0 524288 0;} @font-face 	{font-family:"\@Batang"; 	panose-1:0 0 0 0 0 0 0 0 0 0; 	mso-font-charset:129; 	mso-generic-font-family:auto; 	mso-font-format:other; 	mso-font-pitch:fixed; 	mso-font-signature:1 151388160 16 0 524288 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0in; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:Batang; 	mso-fareast-language:KO;} p.MsoFooter, li.MsoFooter, div.MsoFooter 	{margin:0in; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	tab-stops:center 3.0in right 6.0in; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:Batang; 	mso-fareast-language:KO;} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.25in 1.0in 1.25in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;“Nak, coba lihat jam dinding kita….,Ehm..jarum pendeknya menunjuk ke angka sembilan yah...?Ehm...waktunya kita sholat dhuha nih”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;”Horeee!!!...ke mushola!!!” &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;”Nak jika kita sholat dhuha Alloh akan membangunkan istana di syurga buat kita...., siapa yang mau dapat istana di syurga???”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;”sayaaaaaa!!!!”. Semua anak mengacung jari tanpa terkecuali...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Anak-anak begitu semangat,...jam9 pagi itu tandanya mereka bisa keluar kelas, berjalan-jalan menuju mushola komplek yang jaraknya hanya 150 m dari sekolah, sesuatu yang menyenangkan bagi mereka. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;”Eits....sebelum keluar kelas....baca do’a apa dulu Nak??”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;”Bepergiaan!!!”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;”Do’a berpergian”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;”Bismillahi tawakaltu ’alallah lahaula wala quwwata illabillahi...”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="PT-BR"&gt;”Ingat nanti sebelum masuk mushola...baca doa apa??”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="PT-BR"&gt;“Do’a masuk masjid!!!”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;“Yang masuk kaki kanan atau kaki kiri dulu??”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;”kanaaaaan”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;”Trus keluarnya???”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;”kiri duluuuu”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;”Ehm....anak-anak ibu hebat!!! Sholeh-sholeha semua”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;”Yuk...sekarang kita berangkat...siapkan sandalnya masing-masing yah.., Istait!!!”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;”Siap Allohu Akbarr!!!!!!”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Dan sejenak kemudian pasukan kecil itu sudah tiba di mushola...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="PT-BR"&gt;Tepuk wudhu..!!!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Baca basmallah sambil cuci tangan…&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Kumur-kumur basuh hidung cuci muka…&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Tangan sampai siku, kepala dan telinga..&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Tak lupa cuci ka&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;ki lalu do’a…&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Asyahadu Alla Illa....dst...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;”Ibuuu!!! Baju kakak basah....”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Yang ini namanya syifa, anak paling imoet, dan manjaa bgt. Ia slalu menyebutkan dirinya : kakak, karna adik bayinya baru saja lahir beberapa bulan yang lalu. Hari ini ia memakai baju kodok (baju model sambung celana dan rompi atas, klo make dalam nya harus pake t-shirth ,yang ada satu koceknya pas di bagian dada, tau kan??), bagaimana bajunya ga’basah..karna pas dia wudhu, kocek depannya diisi air, maklum lah belum bisa bedaain bahan2 mana aja yang anti air...:)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;”Nak, kocek depannya ga sama dengan kantong plastik, ga sama juga dengan gayung, jadi ga bisa nampung air...makanya baju kakak jadi basah begitu...”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Trus dengan lugunya dan sambil meringis &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;ia katakan :” ooooo...ga’ boleh diisi air yah??, jadi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;basah deh”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;”Iya sayaaaaang”. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Ehm....aku tetap berusaha menahan tawa dihadapannya, meski hati tertawa penuh arti...Ia tak sama sekali mengeluh dengan bajunya yang tentu saja kini menjadikan suhu tubuhnya lebih dingin..&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Dan tentu saja , harus segera membawanya kembali ke sekolah, mengganti dengan baju ganti yang selalu dibawa di tasnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Dan ketika smuanya telah berwudhu, pasukan kecilku menunaikan dhuhanya...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Ada yang serius, ada yang sembari bercanda dengan teman di kanan-kirinya, ada yang sembari duduk tapi paling lengking bacaan sholatnya....ada yang sambil jahilin temannya tapi bacaannya paling pas...ada si kinestetik yang tak sama sekali bisa berdiam diri...bergerak dan terus bergerak....,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Namanya juga anak TK...kita tak sama sekali boleh memaksa...hanya memberikan pengertian atas sgala sesuatu yang seharusnya tak dilakukannya atau yang seharusnya ia lakukan..Just it..selebihnya mengarahkan dan membimbing mereka.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Setelah dhuha adalah saat2 yang paling membahagiakan bagi anak-anak.....: makan bersama, tentu saja dengan bekalannya masing-masing.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Dan do’a yang paling banyak mereka hafal adalah doa sebelum makan. Coz what??? &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Karna jika mereka belum baca doa itu, belum boleh makan!!! &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;J&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Saat-saat begini, sangat efektif untuk menanamkan sikap dermawannya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;”Nak, siapa yang ingin dapat pahala banyak??? Yang ingin masuk syurga ? &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Yang ingin masuk syurga, boleh bagi-bagi bekalnya dengan temannya yah....&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;”Ntar, di syurga kita bisa dapat kue buanyaaaak, buah-buahan buanyak ...truss mau apa aja ada...., mau kan Nak??”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="DE"&gt;”Bu...di syurga ada es krim ga’?”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 6pt;"&gt;&lt;span style="" lang="PT-BR"&gt;“Insya Alloh ada“&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 6pt;"&gt;&lt;span style="" lang="PT-BR"&gt;“ada pizza ga’??“&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 6pt;"&gt;&lt;span style="" lang="PT-BR"&gt;“Smuanya ada nak...insya Alloh..”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="PT-BR"&gt;“Tapi &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;ga’ semua orang boleh masuk syurga loh.. ada syarat &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Nak...”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="PT-BR"&gt;“Apa Bu, syaratnya..?”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="PT-BR"&gt;“Apa coba??”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="PT-BR"&gt;“Cuma satu syaratnya, anak-anak ibu harus sholeh dan sholeha..., gampang kan Nak?”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="PT-BR"&gt;“Ooooooooo”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="PT-BR"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="PT-BR"&gt;Mereka sudah mulai mengerti bagaimana untuk menjadi sholeh...krna setiap hari ada tepuk anak sholeh..mereka bahkan sudah hafal mati karna terlalu sering terdengar.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="PT-BR"&gt;Hanya saja tentu tak sekedar hafal...guru dan orang tua harus membantu mengarahkan agar bisa mereka tak sekedar hafal...tapi sekaligus mengamalkannya, bukan saja hanya di sekolah tapi juga di rumah dan lingkunganya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="PT-BR"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="PT-BR"&gt;Ehm...itulah dunia anak yang ku temukan di Sekolah Islam Terpadu (SIT) Al-KARIMA.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Dunia yang menjadikan ku semakin jatuh cinta pada profesiku,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Setiap detik, setiap waktu ada banyak inspirasi kehidupan dari mereka.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Setiap moment mereka selalu mengajarkan banyak hal...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Setiap keceriaannya mampu memompa setiap inchi hamasah dalam jiwa...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Sungguh ....kebersamaan dengan mereka merupakan salah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;satu anugrah terindah dariNYA....&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;I love it...very..very...very love it....&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6453405517467288702-7040407206046367308?l=asyifa85.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://asyifa85.blogspot.com/feeds/7040407206046367308/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6453405517467288702&amp;postID=7040407206046367308&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/7040407206046367308'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/7040407206046367308'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://asyifa85.blogspot.com/2008/10/anugrah.html' title='~ANUGRAH ~'/><author><name>agus triningsih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03796654246526357306</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/Snq4oXZcArI/AAAAAAAAAQ8/lXiqoB2LeAw/S220/rotiiiiiii.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SZZRf4IUcuI/AAAAAAAAALA/Ap0LMgZoH9U/s72-c/CIMG1381.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6453405517467288702.post-1643307168736611700</id><published>2008-10-28T00:39:00.000-07:00</published><updated>2008-11-12T21:25:30.175-08:00</updated><title type='text'>Ketika Mas gagah pergi</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SQbGAGWXS3I/AAAAAAAAAGY/dvm5Blr1Jkw/s1600-h/CIMG0078.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SQbGAGWXS3I/AAAAAAAAAGY/dvm5Blr1Jkw/s200/CIMG0078.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5262110919635716978" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:180%;" &gt;Ketika mas Gagah pergi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Ahad, 3 Agustus 2008&lt;/strong&gt;Akhirnya mas yudi mengakhiri masa lajangnya di usianya yang ke 25.&lt;br /&gt;Mas ku yang ‘lawar” dan manis itu () sukses mempersunting wanita pilihannya, yang tak lain  adalah adik tingkat saya waktu SD dulu…(yah..naik  tingkat deh..)&lt;br /&gt;Seorang bidan  (melahirkan gratis dunk..: memang ada  bidan melahirkan sendiri..:)?)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Barokallah&lt;/strong&gt; deh mas.....moga langgeng....plus jadi suami-istri dunia akhirat......&lt;br /&gt;Meski bahagia berkumandang di seluruh penjuru jiwaku...&lt;br /&gt;Tapi ada sedih juga yang menerjang...coz what?? Rumah kita jadi sepi deh...(kamar sebelah jadi kosong ...). Klo malem, Ga’ da body guard yang siap nganter&amp; jemput lagi.   Trus ga’ da acara sharing-sharing lagi dunk di kamar kita.&lt;br /&gt;Hiks...hiks..hiks...&lt;br /&gt;Selamat jalan Mas Gagah tercinta....&lt;br /&gt;Eh...maksudnya....”Selamat menempuh hidup baru Mas Yudi tercinta...”&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6453405517467288702-1643307168736611700?l=asyifa85.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://asyifa85.blogspot.com/feeds/1643307168736611700/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6453405517467288702&amp;postID=1643307168736611700&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/1643307168736611700'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/1643307168736611700'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://asyifa85.blogspot.com/2008/10/ketika-mas-gagah-pergi.html' title='Ketika Mas gagah pergi'/><author><name>agus triningsih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03796654246526357306</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/Snq4oXZcArI/AAAAAAAAAQ8/lXiqoB2LeAw/S220/rotiiiiiii.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SQbGAGWXS3I/AAAAAAAAAGY/dvm5Blr1Jkw/s72-c/CIMG0078.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6453405517467288702.post-3711967715737032380</id><published>2008-10-25T04:45:00.000-07:00</published><updated>2008-10-25T04:48:29.594-07:00</updated><title type='text'>~ Cinta Lagi ~</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 13.5pt; font-family: &amp;quot;Curlz MT&amp;quot;; color: blue; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;.~ .Cinta seorang wanita  ~&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;table class="MsoNormalTable" style="" border="0" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;  &lt;tbody&gt;&lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0in;" valign="top"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;; color: rgb(79, 79, 79);"&gt;Kulitnya hitam.Wajahnya jelek. Usianya tua.Waktu pertama kali   masuk ke rumah wanita itu,hampir saja ia percaya kalau ia berada di rmh   hantu. Lelaki kaya&amp;amp; tampan itu sejenak ragu lagi. Sanggupkah ia menjalani   keputusannya? Tapi ia segera kembali pada niat nya. Ia sudahmemutuskan untuk   menikahi dan mencintai perempuan itu. Apapun resikonya. Suatu saat perempuan   itu berkata padanya, "Ini emas-emasku yg sudah lama kutabung, pakailah   ini untk mencari wanita idamanmu,aku hanya perlu status bahwa aku pernah   menikah &amp;amp; menjadi seorang istri." Tapi lelaki itu malah menjawab,   "Aku sudah memutuskan untuk mencintaimu. Aku takkan menikah lagi."&lt;/span&gt;  &lt;br /&gt;  &lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;; color: rgb(79, 79, 79);"&gt; &lt;/span&gt;  &lt;br /&gt;  &lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;; color: rgb(79, 79, 79);"&gt;Semua   orang heran.Keluarga itu tetap harmoni sepanjang hidup mereka. Bahkan mereka   kemudian dikaruniai anak-anak dgn kecantikan dan ketampanan yg luar   biasa.Bertahun- tahun kemudian orang-orang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;; color: rgb(79, 79, 79);"&gt;menanyakan   rahasia ini kepadanya. Lelaki itu menjawab, "Aku memutuskan untk mencintainya.   Aku berusaha melakukan yg terbaik. Tapi perempuan itu melakukan semua   kebaikan yg bisa ia lakukan untukku.Sampai aku bahkan tak pernah merasakan   kulit hitam&amp;amp; wajah buruknya dalam kesadaranku. Yg kurasakan adalah   kenyamanan jiwa yang melupakan aku pada fisik."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;; color: rgb(79, 79, 79);"&gt; &lt;/span&gt;  &lt;br /&gt;  &lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;; color: rgb(79, 79, 79);"&gt;Begitulah   cinta ketika ia terurai jadi laku. Ukuran integritas cinta adalah ketika ia   bersemi dalam hati…terkembang dalam kata…terurai dalam laku… &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;; color: rgb(79, 79, 79);"&gt;Kalau   hanya berhenti dalam hati, itu cinta yg lemah dan tak berdaya. Kalau hanya   berhenti dalam kata, itu cinta yg disertai kepalsuan dan tidak nyata… Kalau   cinta sudah terurai jadi laku, cinta itu sempurna seperti pohon; akarnya   terhujam dalam hati, batangnya tegak dalam kata, buahnya menjumbai dalam   laku. Persis seperti iman, terpatri dalam hati, terucap dalam lisan, dan   dibuktikan oleh amal.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;; color: rgb(79, 79, 79);"&gt; &lt;/span&gt;  &lt;br /&gt;  &lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;; color: rgb(79, 79, 79);"&gt;Semakin   dalam kita merenungi makna cinta, semakin kita temukan fakta besar ini, bahwa   cinta kuat ketika ia datang dari pribadi yang kuat, bahwa integritas cinta   hanya mungkin lahir dari pribadi yang juga punya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;; color: rgb(79, 79, 79);"&gt;integritas.   Karena cinta adalah keinginan baik kepada orang yang kita cintai yang harus   menampak setiap saat sepanjang kebersamaan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span style="font-size: 10pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;; color: rgb(79, 79, 79);"&gt;Rahasia   dari sebuah hubungan yang sukses bertahan dalam waktu lama adalah pembuktian   cinta terus menerus. Yang dilakukan para pencinta sejati disini adalah   memberi tanpa henti. Hubungan bertahan lama bukan karena perasaan cinta yang   bersemi dalam hati, tapi karena kebaikan tiada henti yang dihasilkan oleh   perasaan cinta itu. Seperti lelaki itu, yang terus membahagiakan istrinya,   begitu ia memutuskan untuk mencintainya. Dan istrinya, yg terus menerus   melahirkan kebaikan dari cinta tanpa henti. Cinta yg tak terurai jadi laku   adalah jawaban atas angka-angka perceraian yang semakin menganga lebar dalam   masyarakat kita.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;  &lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;; color: rgb(79, 79, 79);"&gt;Tidak   mudah memang menemukan cinta yg ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Tapi harus begitulah cinta, &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;; color: rgb(79, 79, 79);"&gt;seperti   kata Imam Syafii,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;; color: fuchsia;"&gt;"Kalau   sudah pasti ada cinta di sisimu Semua &lt;st1:state st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;kan&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:State&gt;   jadi mudah,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;; color: fuchsia;"&gt;Dan   semua yang ada di atas tanah,&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: blue;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;; color: fuchsia;"&gt;Hanyalah tanah jua."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;; color: rgb(79, 79, 79);"&gt;***&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: blue;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;(Dari seorang teman..)&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: blue;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;      &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6453405517467288702-3711967715737032380?l=asyifa85.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://asyifa85.blogspot.com/feeds/3711967715737032380/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6453405517467288702&amp;postID=3711967715737032380&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/3711967715737032380'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/3711967715737032380'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://asyifa85.blogspot.com/2008/10/cinta-lagi.html' title='~ Cinta Lagi ~'/><author><name>agus triningsih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03796654246526357306</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/Snq4oXZcArI/AAAAAAAAAQ8/lXiqoB2LeAw/S220/rotiiiiiii.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6453405517467288702.post-5222618228548986743</id><published>2008-10-25T04:36:00.000-07:00</published><updated>2008-10-25T04:45:05.820-07:00</updated><title type='text'>~ About Its...~</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SQMGuIx2yeI/AAAAAAAAAGI/WPEBb9RC_VA/s1600-h/EEEEEEEEEE.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 150px; height: 99px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SQMGuIx2yeI/AAAAAAAAAGI/WPEBb9RC_VA/s200/EEEEEEEEEE.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5261056179399215586" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div id="ln0"&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;font-size:85%;color:#000000;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-family: verdana;font-size:180%;" &gt;~ About it's ~&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta itu..&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div id="ln1"&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;font-size:85%;color:#000000;"&gt;Makin kau kejar, makin ia menghindar,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div id="ln2"&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;font-size:85%;color:#000000;"&gt;tapi bila kau biarkan ia terbang,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div id="ln3"&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;font-size:85%;color:#000000;"&gt;ia akan menghampirimu disaat kau tak menduganya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;  &lt;div id="ln5"&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;font-size:85%;color:#000000;"&gt;Cinta bisa membahagiakanmu,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div id="ln6"&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;font-size:85%;color:#000000;"&gt;tapi sering pula ia menyakiti.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div id="ln7"&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;font-size:85%;color:#000000;"&gt;Tapi cinta itu hanya istimewa, apabila kau berikan pada seseorang yang layak menerimanya.......&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;  &lt;div id="ln9"&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;font-size:85%;color:#000000;"&gt;So..tenang tenang saja jangan terburu-buru hingga kau bisa memilih yang terbaik.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;  &lt;div id="ln11"&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;font-size:85%;color:#000000;"&gt;Bagi Anda yang RAGU - RAGU DENGAN PERNIKAHAN&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div id="ln12"&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;font-size:85%;color:#000000;"&gt;Cinta bukanlah perkara menjadi "ORANG SEMPURNA"nya seseorang.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div id="ln13"&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;font-size:85%;color:#000000;"&gt;Justru perkara menemukan seseorang yang bisa membantumu menjadikan dirimu sempurna.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;  &lt;div id="ln15"&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;font-size:85%;color:#000000;"&gt;Bagi Anda yang TIPE PLAYBOY ato PLAYGIRL&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div id="ln16"&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;font-size:85%;color:#000000;"&gt;Jangan katakan "AKU CINTA PADAMU" bila kau tidak benar-benar peduli padanya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;  &lt;div id="ln18"&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;font-size:85%;color:#000000;"&gt;Jangan bicarakan soal perasaan -perasaan itu, bila tidak benar - benar adanya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;  &lt;div id="ln20"&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;font-size:85%;color:#000000;"&gt;Jangan kau sentuh hidup seseorang bila kau berniat mematahkan hatinya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;  &lt;div id="ln22"&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;font-size:85%;color:#000000;"&gt;Jangan menatap ke dalam matanya bila apa yang kau katakan cuma DUSTA.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;  &lt;div id="ln24"&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;font-size:85%;color:#000000;"&gt;Hal terkejam yang bisa dilakukan ialah membuat seseorang jatuh cinta, padahal kau sama sekali tidak berniat untuk menerimanya saat ia terjatuh......&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;  &lt;div id="ln26"&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;font-size:85%;color:#000000;"&gt;Bagi Anda yang SUDAH MENIKAH&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div id="ln27"&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;font-size:85%;color:#000000;"&gt;Kalau Cinta jangan katakan, "INI SALAHMU!"....&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div id="ln28"&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;font-size:85%;color:#000000;"&gt;Tapi, "Maafkan aku ya??&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;  &lt;div id="ln30"&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;font-size:85%;color:#000000;"&gt;Bukan "KAU DIMANA?!" ...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div id="ln31"&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;font-size:85%;color:#000000;"&gt;Melainkan "AKU DISINI,KENAPA?"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;  &lt;div id="ln33"&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;font-size:85%;color:#000000;"&gt;Bukan "KOK BISA SIH KAMU BEGITU ?" ...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div id="ln34"&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;font-size:85%;color:#000000;"&gt;Tapi, "AKU MENGERTI "&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;  &lt;div id="ln36"&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;font-size:85%;color:#000000;"&gt;Dan bukan "COBA, SEANDAINYA KAMU...."&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div id="ln37"&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;font-size:85%;color:#000000;"&gt;Akan tetapi, "TERIMA KASIH YA, KAMU BEGITU...."&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;  &lt;div id="ln39"&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;font-size:85%;color:#000000;"&gt;Bagi Anda yang PATAH HATI&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div id="ln40"&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;font-size:85%;color:#000000;"&gt;Sakit karena patah hati akan bertahan selama kau menginginkannya dan akan mengiris luka sedalam kau membiarkannya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;  &lt;div id="ln42"&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;font-size:85%;color:#000000;"&gt;Tantangannya bukanlah bagaimana bisa mengatasi, melainkan apa yang bisa diambil sebagai pelajaran dan hikmahnya&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;  &lt;div id="ln44"&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;font-size:85%;color:#000000;"&gt;Bagi Anda yang BELUM PERNAH JATUH CINTA&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div id="ln45"&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;font-size:85%;color:#000000;"&gt;Bagaimana kalau jatuh cinta:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div id="ln46"&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;font-size:85%;color:#000000;"&gt;Mau jatuh, jatuhlah tapi jangan sampai terjerumus, tetaplah konsisten tapi jangan terlalu "NGOTOT" ...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;  &lt;div id="ln48"&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;font-size:85%;color:#000000;"&gt;Berbagilah dan jangan sekali - kali tidak fair.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div id="ln49"&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;font-size:85%;color:#000000;"&gt;Berpengertianlah dan cobalah untuk tidak menuntut,siap - siaplah untuk terluka dan menderita, tapi jangan kau simpan semua rasa sakitmu itu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;  &lt;div id="ln51"&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;font-size:85%;color:#000000;"&gt;Bagi Anda yang INGIN MENGUASAI&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div id="ln52"&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;font-size:85%;color:#000000;"&gt;Hatimu patah melihat yang kau cintai berbahagia dengan orang lain, tapi seharusnya akan lebih sakit mengetahui bahwa yang kau cintai ternyata tidak bahagia bersamamu..&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;  &lt;div id="ln54"&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;font-size:85%;color:#000000;"&gt;Bagi Anda yang TAKUT MENGAKUI&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div id="ln55"&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;font-size:85%;color:#000000;"&gt;Cinta menyakitkan bila kamu putuskan hubungan dengan seseorang.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div id="ln56"&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;font-size:85%;color:#000000;"&gt;Malah lebih sakit lagi bila seseorang memutuskan hubungan denganmu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;  &lt;div id="ln58"&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;font-size:85%;color:#000000;"&gt;Tapi, cinta paling menyakitkan bila orang yang kamu cintai sama sekali tidak mengetahui perasaanmu terhadapnya?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;  &lt;div id="ln60"&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;font-size:85%;color:#000000;"&gt;Bagi Anda yang MASIH BERTAHAN MENCINTAI SESEORANG YANG SUDAH PERGI&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div id="ln61"&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;font-size:85%;color:#000000;"&gt;Hal menyedihkan dalam hidup ialah bila kamu bertemu seseorang lalu jatuh cinta, hanya kemudian pada akhirnya kamu menyadari bahwa dia bukanlah jodohmu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;  &lt;div id="ln63"&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;font-size:85%;color:#000000;"&gt;Dan kau telah menyia2 kan bertahun-tahun untuk seseorang yang tidak layak. Kalau sekarang pun ia sudah tak layak, maka 10 tahun dari sekarang pun ia juga tak akan layak.maka biarkan ia pergi dan lupakan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;font-size:85%;color:#000000;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;a id="publishButton" class="cssButton" href="javascript:void(0)" onclick="if (this.className.indexOf(&amp;quot;ubtn-disabled&amp;quot;) == -1) {var e = document['stuffform'].publish;(e.length) ? e[0].click() : e.click(); if (window.event) window.event.cancelBubble = true; return false;}"&gt;&lt;div class="cssButtonOuter"&gt;&lt;div class="cssButtonMiddle"&gt;&lt;div class="cssButtonInner"&gt;Terbitkan Entri&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;font-size:85%;"&gt;&lt;b&gt;Dari:&lt;/b&gt; SUSILOWANI / ODE BOOOO&lt;/span&gt; &lt;div&gt; &lt;div&gt;&lt;a rel="nofollow" name=""&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6453405517467288702-5222618228548986743?l=asyifa85.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://asyifa85.blogspot.com/feeds/5222618228548986743/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6453405517467288702&amp;postID=5222618228548986743&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/5222618228548986743'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/5222618228548986743'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://asyifa85.blogspot.com/2008/10/about-its.html' title='~ About Its...~'/><author><name>agus triningsih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03796654246526357306</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/Snq4oXZcArI/AAAAAAAAAQ8/lXiqoB2LeAw/S220/rotiiiiiii.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SQMGuIx2yeI/AAAAAAAAAGI/WPEBb9RC_VA/s72-c/EEEEEEEEEE.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6453405517467288702.post-442796785404591877</id><published>2008-09-16T23:51:00.000-07:00</published><updated>2008-09-17T00:02:13.307-07:00</updated><title type='text'>~ Ketika Kasih Menyapa Kita ~</title><content type='html'>~ Ketika Kasih Menyapa Kita ~&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah kita berharga bagi oranglain??? Tentu saja : iya, karna setiap kita dianugrahi keunggulan karakter olehNya, meski juga terdapat kekurangan pada setiap diri  kita. Adakalanya kita merasa  tidak terlalu bearti bagi seseorang. Tapi seseorang itu merasa bahwa kehadiran kita sangat bearti dalam hidupnya. Atau bisa jadi sebaliknya, kita merasa telah begitu bearti bagi seseorang, tapi seseorang itu merasa biasa-biasa saja dengan kehadiran kita. Atau yang paling baik adalah manakala kita dan seseorang tersebut merasa sama-sama saling bearti satu sama lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga dalam rangkaian hidup ini, kita tak kan pernah ada di posisi kedua. Posisi dimana ”aku diri” yang positif tetapi ”aku sosial” bernilai negatif. Posisi dimana kita telah merasa ’perfect” dalam segalanya (baik) tapi justru orang lain tak merasakan pengaruh yang positif atas kehadiran kita. Agar terhindar dari hal tersebut, sudah semestinya setiap kita melakukan ”hisab diri” (introspeksi diri) secara berkala. Atau sering-sering meminta  orang lain untuk jujur terhadap diri kita. Dan setiap kita harus bisa menbangun komunikasi yang baik pada setiap orang-orang terdekat kita. Agar mereka merasa ’care” terhadap kita, hingga tak merasa segan memberikan teguran (kritik &amp;amp; saran) yang positif bagi kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya hanya ingin berbagi satu hal, tentang sepenggal romantika kehidupan bersama seseorang yang mungkin sekarang telah begitu dekat dengan saya. Saya lupa bagaimana persisnya untuk pertama kalinya Alloh mempertemukan kami. Satu hal yang pasti sudah hampir tahun saya dan juga dia saling mengenal dan seringkali bersama menggoreskan tinta di atas diari kehidupan yang sesungguhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya dan juga dia pada awalnya seperti 2 sisi mata uang yang saling berbeda. Ia pendiam dan cenderung tertutup, sementara saya tak begitu. Ia cenderung takut untuk menyapa setiap orang yang ditemuinya, sementara saya cenderung familiar, ia cenderung egois dan manja, sementara saya justru sebaliknya. Secara fisik, Postur badan dan tingginya jauh melampaui saya. Tapi belakangan saya tau, ia memiliki IQ yang jauh lebih baik dari saya. Tapi entah bagaimana perbedaan2 itu akhirnya menjadi sebuah jalinan yang tak merugikan satu sama lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awalnya dulu, dia yang begitu tertutup dengan hampir semua orang, tiba-tiba bisa begitu terbuka terhadap saya. Ia menceritakan hampir semuanya tentang kehidupannya, bahkan tentang kisah sedih dan suram di keluarganya. Sebagaimana juga saya terhadap yang selain dirinya, sejak saat itu saya berusaha ”care” dengannya. Berusaha selalu ada saat ia membutuhkan. Berusaha selalu ada ketika ia ingin didengarkan. Berusaha selalu menemaninya saat ia membutuhkan kebersamaan, berusaha berbagi motivasi saat ia tak sesemangat biasanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tengah perjalanan....saya merasa ada yang ”tidak baik” dengannya. Saya sadar ternyata&lt;br /&gt;Apa yang saya usahakan untuknya...justru membuatnya terlalu bergantung terhadap saya, lebih manja dan egois. Selalu ingin diperhatikan, selalu ingin kita ada untuknya tanpa memperdulikan hak dan kewajiban saya terhadap oranglain. Bahkan ia seringkali menyatakan ketidaksukaannya manakala saya harus berbagi hati &amp;amp; waktu untuk rekan lainnya. Padahal prinsip saya , saya ingin memberikan pelayanan yang sama bukan hanya terhadapnya, tapi semua teman/ rekan saya tanpa memperlakukan spesial terhadap salah satu diantaranya. Saya ingin membangun hubungan yang baik terhadap siapapun. Dan sya juga ingin begitu juga dengannya. Tapi ternyata tidak begitu dengannya. Satu lagi yang membuat hati saya berontak, ia selalu dan selalu berusaha bersama saya. Menginap di rumah misalnya..Pada dasarnya saya senang terhadap siapapun yang ingin menginap di rumah. Tapi jika terlalu sering dan banyak menghabiskan waktu hanya untuk obrolan saja, maka akan ada aktivitas saya yang terlalaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh saat itu saya merasa sangat bersalah dengannya. Karna ternyata kehadiran dan kedekatan yang saya bangun terhadapnya justru menjadikan pribadi tak sedewasa yang saya harapkan. Maka sejak saat itu saya berusaha merubah pola hubungan dengannya. Saya berusaha menjauh. Meniminimalkan pertemuan dengannya, menjawab sms&amp;amp; telfonnya seperlunya, dan berusaha cuek terhadapnya. Semuanya saya lakukan dengan satu tujuan : merubah sifat negatifnya , agar tak manja dan egois, dan membangun kedekatan dengan banyak orang agar tak terfokus dengan satu orang : saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama beberapa bulan rencana itu saya jalankan dengan sempurna, tanpa perlu mengkomunikasikan dengannya. Tapi ternyata ia menanggapinya negatif. Ia Tak berubah.&lt;br /&gt;Ternyata ada yang salah dengan cara saya. Saya salah karena tak mengkomunikasikan secara baik dengannya. Sehingga ia justru tertekan dengan sikap saya yang berbeda jauh dengan hari-hari biasanya. Selang berapa lama setelah terdesak olehnya saya mencoba mengkomunikasikannya secara baik. Beberapa hari berselang sepertinya ia mulai bisa menerima dan mencoba mengoreksi diri...dan mulai mengurangi intensitas pertemuan, sms &amp;amp; juga telfon. Alhamdulillah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya saja seiring berjalannya waktu kadang ia kembali ke sikapnya yang semula. Dan  kondisi demikian seringkali berulang. Jika sudah begitu saya berusaha memeperlakukannya sewajarnya, atau bahkan terkadang terkesan cuek dan bahkan tak memeperdulikan kehadirannya..(.He..he..., sadis juga yah??). Tapi lagi-lagi dengan satu tujuan  agar dia bisa korektif dengan sikapnya yang seringkali menurut saya terlalu berlebihan dalam mengekspresikan ”sayang &amp;amp; perhatiannya”. Ia terlalu baik, rasanya tak ada, permintaan saya yang ditolaknya dalam bentuk jasa misalnya, ia selalu bersedia menjemput atau menghantar saya ke suatu tempat. Dia bahkan selalu ada saat saya membutuhkan pertolongannya. Hampir sempurna nilainya. Satu lagi dia paling murah hati jika harus berbagi materi. Rasanya sudah tak terhitung lagi kebaikan-kebaikan atau sikap yang menunjukkan perlakuan khusus untuk saya. Tapi entah mengapa saya merasa tak nyaman dengan semua perlakuannya. Hampir semuanya berlebihan. Meski Rasulullah telah menganjurkan kepada kita untuk dapat mengungkapkan perasaan cinta kita terhadap saudara muslim lainnya. Demikian juga dengan ungkapan sayang. Bahwa memang benar adanya : ”barang siapa yang tidak menyayangi, maka tidak akan disayangi ”. Tapi sekali lagi saya tetap merasa ”enggan” pada kondisi saat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah...Waktu yang terus berjalan...memproses  persahabatan kami menjadi lebih baik.....Ia mulai dewasa, mulai bisa memahami segala kondisi yang tak mengenakan  hatinya. Manjanya tak sesering dulu. Egoisnya juga semakin luruh oleh waktu...Bahkan negatif thinkingnya menghilang tanpa bekas.....:)&lt;br /&gt;Begitu juga dengan saya...Kini saya sadar sepenuhnya bahwa semua kebaikan yang dilakukannya penuh ketulusan dan tanpa mengharap balas atas smuanya...Saya sadar sepenuhnya bahwa semua yang dilakukannya adalah buah kasih sayang yang begitu putih di hatinya........&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu banyak surat-surat hatinya yang ia kirimkan...meski kami seringkali bertemu.....&lt;br /&gt;Karna dia memang sulit mengungkapkan hati dengan lisan....begitulah....&lt;br /&gt;Ada satu surat terakhir yang baru saya terima sebulan yang lalu tepat di hari milad saya...&lt;br /&gt;Surat yang begitu mengesankan...tak kalah mengesankan dengan surat-suratnya terdahulu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pa kabar mba’  ku tersayang? Semoga  kasih sayang itu tak kan pernah pudar dimakan usia…..semoga kenangan indah bersama mba’ tak kan pernah luput dari ingatan..&lt;br /&gt;Orang yang selalu memberiku motivasi…orang yang sabar…orang yang lembut….sehingga susah untuk mengungkapkan kekurangannmu….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terima kasih atas kesabaranmu menjadi teman untukku…&lt;br /&gt;Terimakasih sudah beredia mendengar semua keluh kesahku..&lt;br /&gt;Terimakasih telah menjadi tempat untukku belajar dewasa...&lt;br /&gt;Tapi memang diri ini terlalu nakal...sehingga selalu menyakiti dirimu.......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Met Milad yang ke 23..Semoga tambah sukses di dunia maupun akhirat..&lt;br /&gt;Selamat juga atas gelar yang diraih : Agus Triningsih, S.Si&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Trimakasih atas  semua yang telah mba’ berikan untukku...&lt;br /&gt;Semoga Alloh memberikan kesempatan kepada saya untuk membalas semuanya....&lt;br /&gt;Minimal sama dengan yang mba’ berikan...:)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari sekian banyak suratnya....tak ada satu pun yang terbalas...&lt;br /&gt;Tapi melalui blog ini saya akan menjawab semua surat-suratnya, hanya dengan deretan kalimat berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”De..’jika hujan turun deras &amp;amp; lama, cobalah untuk  keluar.....&lt;br /&gt;Hitung &amp;amp; rasakan tiap tetes hujan yang membasahi dirimu...&lt;br /&gt;Sebanyak itulah mba bersyukur pnya adik spertimu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”met milad....smoga engkau akan benar-benar segera mengakhiri kesendirianmu...&lt;br /&gt;Semoga sayang yang kita miliki tak hanya sampai di sini...tapi hingga nanti di tempat sebenar-benarnya kita hidup....”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;September 2008..&lt;br /&gt;”Mba’ persembahkan tulisan ini...dengan sepenuh sayang di hati...&lt;br /&gt;Maaf untuk  ”sayang” yang belum sempat terbalas...”&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6453405517467288702-442796785404591877?l=asyifa85.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://asyifa85.blogspot.com/feeds/442796785404591877/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6453405517467288702&amp;postID=442796785404591877&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/442796785404591877'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/442796785404591877'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://asyifa85.blogspot.com/2008/09/ketika-kasih-menyapa-kita.html' title='~ Ketika Kasih Menyapa Kita ~'/><author><name>agus triningsih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03796654246526357306</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/Snq4oXZcArI/AAAAAAAAAQ8/lXiqoB2LeAw/S220/rotiiiiiii.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6453405517467288702.post-8892515519546118306</id><published>2008-08-25T00:07:00.000-07:00</published><updated>2008-08-25T00:09:24.131-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SLJahOBnKYI/AAAAAAAAAFI/5PZDGw3ZW-Y/s1600-h/air+terjun.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SLJahOBnKYI/AAAAAAAAAFI/5PZDGw3ZW-Y/s200/air+terjun.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5238348843332348290" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Diary hati, Juli 2008&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;~ Ketika Hati Menangis ~&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Seperti biasa sembari menggarap data-data hasil penelitian, hampir pasti saya selalu mengaktifkan radio Hp. Hari ini saya mendengarkan Radio Siesta Fm (Inspirasi Indonesia) yang di relay dari Jakarta melalui radio lokal di Pontianak. Meski bukan radio dakwah, tapi program-program acara ini memang memberikan banyak&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;perenungan, motivasi serta inspirasi tentang kehidupan. Hampir seluruh acaranya dibawakan oleh Sanaz Haq dan rekannya : Gilang.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Saat itu saya menyimak salah satu program yang paling saya minati adalah :”Berhenti Sejenak”. Program ini selalu menghadirkan bintang tamu, dimana kemudian pengalaman hidupnya akan diangkat sebagai bahan renungan bagi setiap pendengar. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Kali ini Siesta menghadirkan Kang Yana, seorang ayah dari seorang anak bernama Oval (6 thn). Ia baru saja 2 tahun &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;bercerai dengan istrinya. Ia bercerai di usia pernikahannya yang ke-10. Istrinya meminta ia dan anaknya meninggalkan rumahnya sendiri. Karna sang istri telah memiliki ”cinta ” dari laki-laki selain suaminya. &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Tragisnya sang istri memang meminta kang yana untuk membawa Oval pergi jauh darinya. Sebenarnya sejak 6 bulan sebelum peristiwa pngusiran itu sang istri sudah sering meminta cerai darinya tanpa ada masalah yang menjadi pemicunya. Namun kang Yana selalu berusaha membangun komunikasi dari hati ke hati dengannya agar perceraian itu tak kan pernah terjadi. Kang Yana tetap mempertahankan pernikahannya, demi menjaga perasaan dan perkembangan psikologis Oval. Dan peristiwa pengusiran hari itu membuatnya tak bisa bertahan lagi. Meski rumah itu adalah milik mereka berdua, tapi demi menjaga perasaan dan hati Oval, kang Yana tak sama sekali mengadakan perlawanan mulut terlebih lagi perlawanan fisik. Sejak hari itu hingga 2 tahun perceraiannya, kang Yana selalu menangis jika diminta atau terpaksa harus berbagi ke orang lain tentang perceraiannya. Bukan saja karna cintanya yang dikhianati tapi lebih karna kang Yana selalu didera rasa bersalah terhadap anaknya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Sebagai pendengar saya bisa merasakan bahwa begitu besarnya kasih sayang kang Yana kepada Oval, anaknya. Diantara tangisannya kang Yana melafadkan sebait do’a buat anaknya : ”Ya Alloh berilah keberkahan hidup bagi anak saya dan jangan biarkan ia mengalami kegetiran dan kepahitan dalam hidupnya..” &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Bait do’a itu terlantunkan dengan suara yang bergetar penuh harap....: Pilu banget...dalem rasanya. Begitu besarnya kasih sayangnya tersebut, hingga ia berazzam tak kan menikah lagi tanpa restu dari anaknya. Akhirnya kang Yana berpesan kepada seluruh pendengarnya :”bahwa &lt;b style=""&gt;perceraian itu menyakitkan siapapun, seperti apapun kondisi pernikahan, jangan pernah memberi kesempatan untuk perceraian&lt;/b&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Selama berbagi cerita, saya mendengarnya menangis sesegukan ….ada sedu sedan yang tertahan....ya...spertinya ia berusaha membendung air matanya...tapi akhirnya sedih itu tumpah tak terbendung...Tangisnya begitu menggetarkan hati ini. Bagi saya jika seorang laki-laki menangis itu menandakan bahwa ada kesedihan yang teramat sangat dari lubuk hatinya yang terdalam....&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Sebab yang saya tau laki-laki adalah mahluk yang paling kuat dan seringkali mampu menyembunyikan kesedihannya. Menangis adalah hal yang sangat biasa bagi siapapun...karna hampir setiap kita pernah menangis..sebagai pelampiasan dari ”sedih” yang membuncah dalam jiwa atau senang yang teramat sangat. Seperti kang Yana kini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Siapapun pasti tak menginginkan perceraian. Tapi manakala pilihan itu tak dapat terelakan, maka hanya keikhlasan dan kesabaran lah yang menguatkan kita.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Dan siapapun anda manakala kesedihan menyapa anda,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;maka menangislah....sebab Alloh menyiptakan kantong mata tanpa gender..&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;menagislah...sebab menangis bukan tanda kelemahan atau ketidakmatangan seseorang.....&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;menangislah....karna airmata yang tertahan akan menyebabkan perasaan tertekan dan tegang....&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;menangislah ...karna dengannya kita akan merasa lebih nyaman.......&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="SV"  style="font-size:10;"&gt;&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;Report:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="SV"  style="font-size:10;"&gt;”Berbagai studi kedokteran menegaskan bahwa otak itu akan mengeluarkan unsur-unsur kimiawi pada saat airmatagma mengalir. Disamping itu menangis juga akan menambah jumlah detak jantung sebagai latihan yang bermanfaat bagi diafragma serta bagi otot2 dada dan kedua pundak. Setelah menangis, kecepatan detak jantung akan kembali formal, otot2 akan bisa meregang dan selaanjutnya akan muncul kondisi perasaan yang nyaman, sehingga pandangan seseorang kepada berbagai persoalan yang dihadapinya menadi lebih jelas”. (Hasan bin Muhammad Bamu’aibid, 2007: ”berobat dengan air mata”)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6453405517467288702-8892515519546118306?l=asyifa85.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://asyifa85.blogspot.com/feeds/8892515519546118306/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6453405517467288702&amp;postID=8892515519546118306&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/8892515519546118306'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/8892515519546118306'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://asyifa85.blogspot.com/2008/08/diary-hati-juli-2008-ketika-hati.html' title=''/><author><name>agus triningsih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03796654246526357306</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/Snq4oXZcArI/AAAAAAAAAQ8/lXiqoB2LeAw/S220/rotiiiiiii.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SLJahOBnKYI/AAAAAAAAAFI/5PZDGw3ZW-Y/s72-c/air+terjun.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6453405517467288702.post-7729950160395779825</id><published>2008-08-24T23:55:00.001-07:00</published><updated>2008-08-25T00:20:36.450-07:00</updated><title type='text'>~ Tanpa Jeda ~</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SLJdNGsDkUI/AAAAAAAAAFQ/fz4F3QDwEBI/s1600-h/hati.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SLJdNGsDkUI/AAAAAAAAAFQ/fz4F3QDwEBI/s200/hati.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5238351796300386626" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size:16;"&gt;~ Tanpa Jeda ~&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Rabby…&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Ampuni atas sgala khilafku…..&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Ampuni atas cintaMu yang tlah terlalaikan……..&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Aku mulai mengerti kini…&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Aku telah menemukan jawabnya...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Bahwa ini adalah ujian hati...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Bahwa saat ini belum tepat bagiku...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Bahwa ini adalah awal yang baik....&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="PT-BR"&gt;Bahwa ini adalah caraMu menarik tanganku...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Agar tak menyesal di kemudian hari...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Meski kini sesakku membuncah tanpa jeda...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Meski tangis seringkali tak dapat tertahankan....&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Meski hati ini bagai tersayat sembilu..&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Tapi ku yakin pasti ini adalah caraMu yang paling indah...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Karna Engkau tau bahwa hati ini tak mampu terpisah jauh dari keluarga dan juga sahabatku..&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Di antara pilu ku lambungkan kesyukuran di atas kaki-kaki langitMu..&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Trimakasih untuk semua pelajaran yang berceceran hikmah..dan baru ku temukan kini...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Diary Hati, Juli 2008&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6453405517467288702-7729950160395779825?l=asyifa85.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://asyifa85.blogspot.com/feeds/7729950160395779825/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6453405517467288702&amp;postID=7729950160395779825&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/7729950160395779825'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/7729950160395779825'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://asyifa85.blogspot.com/2008/08/tanpa-jeda.html' title='~ Tanpa Jeda ~'/><author><name>agus triningsih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03796654246526357306</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/Snq4oXZcArI/AAAAAAAAAQ8/lXiqoB2LeAw/S220/rotiiiiiii.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SLJdNGsDkUI/AAAAAAAAAFQ/fz4F3QDwEBI/s72-c/hati.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6453405517467288702.post-8611062462801279058</id><published>2008-08-22T02:45:00.000-07:00</published><updated>2008-08-22T02:50:42.239-07:00</updated><title type='text'>~ Ehm....Sekali Lagi Tentang Jodoh ~</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SK6L45yUkKI/AAAAAAAAAE0/HwWIe5ShnQc/s1600-h/sawah.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SK6L45yUkKI/AAAAAAAAAE0/HwWIe5ShnQc/s200/sawah.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5237277226379284642" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span lang="FI"  style="font-size:24;"&gt;~ Ehm....Sekali Lagi Tentang Jodoh ~&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span lang="FI"  style="font-size:24;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;”Kak... calon suami Qta &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;sedang apa yah&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;J&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;?...knp tak kunjung datang juga..:)? Sungguh hati ini begitu telah merindukan hadirnya...ingin segera mencium punggung tangannya...ingin segera berbakti kepadanya...ingin segera membasuh peluh2 perjuangannya..ingin segera menggenapkan setengah dien ini....”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Message delivered.....&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;1 message recceived :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;”Sabar dunk...jodoh kita ga’ akan pernah tertukar deh...dia akan datang pada waktu yang tepat dan dengan cara yang tepat....saat kita telah menantinya dan dia belum datang juga...itu artinya kita masih punya banyak waktu untuk memperbaiki kualitas hati &amp;amp; diri...karna dia yang akan hadir tidak akan jauh berbeda dengan kita”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Sebuah balasan sms saya terima dari seorang sahabat di Sibolga-Medan, &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Seorang akhwat yang tentu saja cantik secara fisik maupun zhahir. Seorang guru PNS di daerahnya. Seorang akhwat yang tentu saja sempurna di mata ikhwan manapun. Namun, saat ini ia juga masih dalam bilik yang sama seperti saya : ”bilik penantian”. Entah apa yang membuatnya belum menikah hingga saat ini, tapi satu jawaban yang pasti sudah kita ketahui bersama adalah karna Alloh belum mempertemukannya dengan jodohnya. Meski usianya kini jauh melampaui usia saya, tapi ia tak sama sekali mengeluh dan selalu saja sabar menanti. Dan satu hal yang paling istimewa darinya, ia selalu saja berprasangka baik padaNya. Tak pernah ada kecemasan, tak ada kekhawatiran. Hatinya selalu penuh dengan bulir-bulir kesyukuran padaNya. Subhanallah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Teringat kembali dengan sebuah diary hati seorang akhwat yang pernah saya baca dari sebuah blog beberapa tahun yang lalu. Dalam diary tersebut saya ketahui bahwa akhwat ini telah ”berproses” sebanyak 21 kali dalam kurun waktu beberapa tahun. Dan kesemua proses tersebut tak sama sekali berujung pada pelaminan yang telah ia nanti-nantikan. Entah apa faktor penyebabnya...Yang pasti hingga saat itu, akhwat tersebut tetap kuat berdiri. &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Meski mungkin sambil menata pilar-pilar hatinya yang tumbang tak beraturan. Kecewa pasti ia rasakan, karna itu adalah fitrah diri, tapi tentu saja ia tak sama sekali menyesali atau bahkan menangisi diri. Ia bahkan mampu membesarkan hatinya hingga saat ini. Sembari khusnudzon padaNya atas smuanya. &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="PT-BR"&gt;Tak ada benci pada sang Khalik. Semuanya ia terima sebagai bukti cintaNya terhadapnya. Ahh....ia sungguh hebat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="PT-BR"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="PT-BR"&gt;Entah mengapa....hati ini kadang terasa tak sabar lagi menanti hadirnya, padahal belum genap dua bulan menanti...iya...baru saja dua pekan hati ini memutuskan untuk siap menikah.......Apalagi sekarang setelah usia ini genap 23 tahun. Begitu inginnya hati memanajemen usia yang telah Alloh anugrahkan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="PT-BR"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="PT-BR"&gt;Syukurlah Alloh menghadirkan orang lain bagi saya untuk berkaca diri. &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Saat kadang merasa tak sabar lagi, saya akan kembali berkaca diri pada seorang dosen di kampus saya. Beliau adalah anak sulung dari 4 bersaudara. Di usianya yang telah matang (31 thn) dengan karier yang sedemikian bagus (dosen negri), beliau belum juga menikah (tahun 2004). Bukan karna tak ingin, atau belum menemukan jodohnya...Tetapi memang sengaja menundanya hingga sekian lama. Demi membahagiakan sang ibu (ayahnya telah meninggal sejak kecil), dan ketiga adik-adiknya, ia rela mengorbankan waktu dan segala materi yang dimiliki. Azzamnya ia hanya akan menikah jika ketiga adiknya sudah menyelesaikan program S1. Iya, semenjak kuliah dulu beliau memang menjadi tulang punggung keluarganya. Azzam tersebut memang dibuktikan dengan kesungguhannya. &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Ketiga adiknya telah mendapatkan gelar S1 nya, beliau sendiri telah mnyelesaikan S2nya. Dan akhirnya di usianya yang ke 35, tepatnya 4 bulan yang lalu beliau baru mengakhiri masa lajangnya. Ehmm...sungguh bagi saya apa yang telah beliau lakukan adalah pengorbanan yang luar biasa. Pengorbanan yang tentu saja tak semua orang dapat melakukannya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Meski saya bukan anak sulung dan tak memiliki adik. Tapi saya tetap ingin membahagiakan keluarga saya serta berkorban untuk mereka. Tapi bukan bearti dengan pengorbanan yang sama : ”menunda pernikahan”, karna saya yakin masih banyak hal lain yang bisa saya persembahkan untuk keluarga saya. Dan saat ini saya tetap memutuskan untuk menyegerakan menikah. Karna begitu banyak keutamaan –keutamaan yang Alloh berikan pada seorang istri, terlebih seorang ibu. Dan saya ingin mendapatkan kesempatan itu. Tapi manakala Alloh belum menghadirkannya, Tak ada yang lebih bijak selain memperbaiki kualitas diri dihadapannya. Bagaimana menurut anda????????&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;/p&gt;Agustus 2008&lt;br /&gt;Malam menjelang dini hari&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6453405517467288702-8611062462801279058?l=asyifa85.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://asyifa85.blogspot.com/feeds/8611062462801279058/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6453405517467288702&amp;postID=8611062462801279058&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/8611062462801279058'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/8611062462801279058'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://asyifa85.blogspot.com/2008/08/ehmsekali-lagi-tentang-jodoh.html' title='~ Ehm....Sekali Lagi Tentang Jodoh ~'/><author><name>agus triningsih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03796654246526357306</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/Snq4oXZcArI/AAAAAAAAAQ8/lXiqoB2LeAw/S220/rotiiiiiii.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SK6L45yUkKI/AAAAAAAAAE0/HwWIe5ShnQc/s72-c/sawah.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6453405517467288702.post-5319490286353194428</id><published>2008-07-23T01:54:00.000-07:00</published><updated>2008-11-14T01:48:49.127-08:00</updated><title type='text'>~Ehmmmmm...Akhirnya....~</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="DE"&gt;Dear alam mayaku…..&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="DE"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="DE"&gt;Hari ini Kamis, 10 Juli 2008.....akhirnya aku lulus juga ry....&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="DE"&gt;Alhamdulillah....sungguh telah penuh kesyukuran di hati ini..&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Ah....hari yang sekian lama tlah ku nantikan.....&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;6 tahun ry.... hampir 6 tahun aku memperjuangkan smuanya...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Begitu panjang jalan yang harus&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ku lalui...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Kau pasti tau ry, apa yg ke rasakan kini...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Kebahagian itu tumpah ry..........&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Ada suka yang bertaburkan jutaan tawa dan jutaan canda...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Ada duka yang yang mengundang mendung dan tangis di hati...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Ada lelah yang berhiaskan peluh yang megundang aroma anyir di tubuhku...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="PT-BR"&gt;Ada semangat yang membahana atas sebuah cita....&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="PT-BR"&gt;Ada&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;merah yang merona atas kesemuan sebuah cinta....&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="PT-BR"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Meski tragedi pernah datang menyapaku........&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="PT-BR"&gt;Tapi....Indah ry....semuanya yang kulalui adalah pesona keindahan yang tiada duanya...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Begitu manis untuk dirasakan oleh siapapun juga.......&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Begitu merdu jika harus ku kumandangkan syair-syair yg telah terangkai selama ini...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Kau pasti tau ry, apa yg ke rasakan kini...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Kebahagian itu tumpah ry..........&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Terlebih ketika melihat binar kebahagiaan di wajah Bapak ry...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Smua perbendaharaan kata yang ku punya tak kan cukup untuk mendiskripsikan ekspesinya kala itu...........&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Sungguh Tak pernah ku lihat sebelumny ry.............&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Bapak.....iya Bapak adalah sumber motivasi terbesarku ry.........&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Terakhir saat penelitian hingga menjelang wisuda...aku begitu sering memutar&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;”ada band – Yang terbaik untuknya...”......&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Bait-bait itu menguatkanku ketika lemah....meringankan bebanku ketika smuanya terasa berat....menarik langkahku ketika mulai lambat melangkah...................&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Mama’.....Mama’ adalah sumber kekuatan cintaku ...agar tetap dapat menapaki rintangan dengan sepenuh cinta di hati...........&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Aku juga selalu memutar nasyid ”masa kecil bersama ibu” hampir setiap malam...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Bait-bait itu juga semakin menguatkan kesabaranku....atas segala sesuatu yang terasa sulit bagiku....&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Mama’ yang selalu setia menantiku di depan pintu setiap malam ketika ku pulang malam dengan lelah yang tak tertahankan..........&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Mama’ yang selalu menawariku makan meski kadang tak ada inginku tuk sesuap nasi...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Sungguh..........betapaku kagum dengan cinta yang mereka miliki........&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Dan kelulusan hari ini adalah untuk mereka..........&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Akhirnya tak ada kata yang lebih indah dari pada kesyukuran atas nikmatnya di hari ini&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;”Alhamdulillahi rabbil ’alamiin..................”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Semoga semua yang telah ku terima di hari ini semakin menambah cintaku padaNya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Dan semakin menambah ketaatanku padaNya..........Amiiin.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;10 Juli 2008&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;ketika bahagia masih memenuhi rongga hatiku...&lt;br /&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6453405517467288702-5319490286353194428?l=asyifa85.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://asyifa85.blogspot.com/feeds/5319490286353194428/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6453405517467288702&amp;postID=5319490286353194428&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/5319490286353194428'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/5319490286353194428'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://asyifa85.blogspot.com/2008/07/ehmmmmmakhirnya.html' title='~Ehmmmmm...Akhirnya....~'/><author><name>agus triningsih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03796654246526357306</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/Snq4oXZcArI/AAAAAAAAAQ8/lXiqoB2LeAw/S220/rotiiiiiii.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6453405517467288702.post-4587406486654642958</id><published>2008-07-23T01:44:00.000-07:00</published><updated>2008-07-23T02:12:40.886-07:00</updated><title type='text'>`Harmony  Hati`</title><content type='html'>&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_NT3g-M2aiik/SIb1pR5BAfI/AAAAAAAAADs/u1K9c1Lj6kY/s1600-h/mawar+dan+cincin.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp2.blogger.com/_NT3g-M2aiik/SIb1pR5BAfI/AAAAAAAAADs/u1K9c1Lj6kY/s200/mawar+dan+cincin.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5226134507136025074" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Seorang sahabat mengirimkan SMS nya ke saya:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;”Jodoh memang sebuah misteri Illahi…seperti misteri segitiga bermuda Formosa, seperti misteri penyalipan yudas …seperti lenyapnya benua Atlantis dan harta raja Sulaiman.”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;Mmm...iya, setiap kita pasti mengiyakannya. &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Bahwa jodoh adalah sebuah misteri yang unik bagi siapapun. Berbibacara tentang jodoh, seketika saya teringat&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;seorang novelis ternama di Indonesia : Helvy Triana Rossa. Beberapa bulan yang lalu saya mengunjungi blog beliau. Sebuah blog yang berisi tentang romantika kehidupannya dengan sang suami: mas Tomy. Tentang mas Tomy nya itu...., seseorang yang awal tak sama sekali ia kenal kini telah mendampingi hidupnya selama 12 tahun. Sedari kecil mba Helvy tak sama sekali memiliki teman maupun karib keluarga yang bernama Tomy. Tetapi Tomy adalah sebuah nama yang ia berikan kepada boneka kecilnya. Hingga kemudian Alloh menghadirkan seorang Tomy untuknya. Ia dijodohkan dengan Mas tomy yang sedehana dan memiliki karakter yang hampir pasti berlawanan dengan karakternya. Menurut Faridz, anaknya yang kini juga telah menjdi penulis cilik : ”Bunda tuh sangat jauh berbeda dengan Ayah. Bunda romantis sementara&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ayah ga’ sama sekali romantis, Bunda seriiiing ngobrol, tapi ayah sangat pendiam, Bunda tuh begini tapi ayah begitu...duh pokoknya banyak banget deh beda nya.... Tapi hebatnya bunda dan ayah tuh ga’ pernah bertengkar.., Bunda ngertiin ayah banget...Ayah juga begitu... dan yang pasti bunda dan ayah sama-sama saling mencintai dan sama-sama sholeh.:)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;Perbedaan karakter yang serupa juga saya temukan pada kedua orangtua saya. Bahkan hampir tak ada persamaan karakter antara keduanya. Meski mereka tak saling mengenal satu sama lain sebelum pernikahan (mama’ menerima lamaran bapak lantaran kakek juga menerimannya dengan hanya satu alasan : bapak pinter shholat dan ngaji, meski saat itu bapak tak mempunyai pekerjaan tetap), Teapi seiring berjalannya waktu mereka sama-sama bisa saling menyanyangi, saling mencintai, saling mengerti, saling menerima kekurangan satu sama lain, dan saling memahami perbedaan-perbedaan di antara keduanya Demikian juga dengan ketiga saudara saya yang telah menikah. Ada banyak perbedaan yang saya temukan antara mereka dengan pasangannya masing-masing. Perbedaan itu justru terlihat lebih indah. Iya tentu..karna&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;bagi saya saling memahami dan mengerti antara satu sama lain adalah harmony kehidupan yang sangat indah. Meski perbedaan bisa menjadi potensi konflik bagi siapapun. Dan tentu saja tak akan ada hubungan tanpa konflik. Tapi kedekatan diri denganNya akan mampu mengatasi konflik dengan ending yang sangat bijak.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;                     &lt;/span&gt;Sekarang saya mulai dapat menyimpulkan bahwa jodoh kita tidaklah harus berkarakter sama dengan kita. Justru sepertinya kita harus mencari atau bahkan menciptakan perbedaan itu. Perbedaan itu akan menjadi suatu tantangan yang jika kita kelola dengan baik akan menjadi kekuatan terbaik bagi kita. Jadi sebenarnya kita tidak perlu melakukan pendekatan personal dengan seseorang yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;merupakan jodoh kita nantinya. Karna kita tak perlu mencari kecocokan sikap dan karakter. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;                     &lt;/span&gt;Bahwa Islam hanya membolehkan taaruf dan mengharamkan sesuatu yang melebihi itu memang benar adanya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tak perlu adanya penjajakan,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;tak perlu ada pacaran karna darinya tak kan ada manfaat apapun. Alasan untuk menemukan kecocokan, saling memahami atau apapun sesungguhnya hanya alasan klise yang sebenarnya tak kan berpengaruh apapun terhadap keharmonisan rumah tangga di kemudian hari. Karna kita tak perlu mencari kecocokan sikap dan karakter. Kita hanya perlu menyiapkan kekuatan ruh, hati, jiwa dan fikiran untuk dapat beradaptasi dengan kemungkinan perbedaan yang ada. Kita hanya perlu tau kualitas keimanannya. Karna semakin tinggi keimanan seseorang maka ia akan semakin bijak dan sabar menjalani proses adaptif&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;di kemudian hari, tanpa ada keluh kesah dan tanpa kecewa di hati.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;                &lt;/span&gt;Ehm....jadi berjodoh dengan orang yang baru saja kita kenal atau menerima proses perjodohan??? &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;So what gitu loh?? Tapi : ”Iman ”..harus menjadi sandaran utama kita untuk menentukan pilihan itu...Bagaimana??? setuju???.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Juli 2008&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  kala masih menantinya...  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6453405517467288702-4587406486654642958?l=asyifa85.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://asyifa85.blogspot.com/feeds/4587406486654642958/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6453405517467288702&amp;postID=4587406486654642958&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/4587406486654642958'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/4587406486654642958'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://asyifa85.blogspot.com/2008/07/harmony-hati.html' title='`Harmony  Hati`'/><author><name>agus triningsih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03796654246526357306</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/Snq4oXZcArI/AAAAAAAAAQ8/lXiqoB2LeAw/S220/rotiiiiiii.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_NT3g-M2aiik/SIb1pR5BAfI/AAAAAAAAADs/u1K9c1Lj6kY/s72-c/mawar+dan+cincin.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6453405517467288702.post-7733471403800898554</id><published>2008-07-11T21:49:00.000-07:00</published><updated>2008-08-25T00:24:34.493-07:00</updated><title type='text'>~Temaram Senja~</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SLJeKLaFBEI/AAAAAAAAAFY/BU25R2Bmedw/s1600-h/senja.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SLJeKLaFBEI/AAAAAAAAAFY/BU25R2Bmedw/s200/senja.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5238352845539181634" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="font-weight: bold;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:180%;" lang="FI" &gt;~Temaram Senja~&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-weight: bold;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:180%;" lang="FI" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Menatap langit sesudah senja…….&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Ada jutaan bahkan milyaran bintang .......&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Memenuhi langit malamku...seolah tak ada ruang kosong yang tersisa...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Berkelap-kelip menggodaku...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Senyum tulus nan lebar pun segera ku lepas ke udara...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Mengangkasa...membalas tiap kerlipan sahabat malamku...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Deretan pepohonan di bawahku, juga turut menggodaku...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Samar-samar ku lihat dahannya menari gemulai oleh hembusan angin...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Ah......alam malamku tanpa hujan memang senantiasa indah...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Bercengkrama dengannya akan selalu menghadirkan kedamaian di ruang hati...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Meski hanya menyapanya dalam diam...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Mereka yang selalu setia menemaniku yang seringkali berdiri mematung di teras atas rumahku...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Jika senja telah terlewat aku slalu tak beruntung...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Burung- burung sudah kembali ke sarangnya...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Tiada lagi kicauannya..&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Hanya sekawanan jangkrik yang senantiasa melengkingkan suaranya..&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Sesekali ku ikuti iramanya sambil melafadzkan dzikir almasturatku....&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="DE"&gt;Atau senandung- senandung hati gubahanku...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="DE"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Sungguh...aku selalu ingin diantara mereka..&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Di antara jutaan bintang..diantara irama jangkrik..dan di antara tarian dedaunan....&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Mentafakuri irama hidup dalam bait-bait senja..&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Dan lalu ketika isya berkumandang ...tuntaslah sgala gundah tertelam alam senjaku....&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Ahad, 29 Juni 2008&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Saat lelah mengolah data2 T.A ku...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6453405517467288702-7733471403800898554?l=asyifa85.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://asyifa85.blogspot.com/feeds/7733471403800898554/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6453405517467288702&amp;postID=7733471403800898554&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/7733471403800898554'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/7733471403800898554'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://asyifa85.blogspot.com/2008/07/temaram-senja.html' title='~Temaram Senja~'/><author><name>agus triningsih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03796654246526357306</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/Snq4oXZcArI/AAAAAAAAAQ8/lXiqoB2LeAw/S220/rotiiiiiii.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SLJeKLaFBEI/AAAAAAAAAFY/BU25R2Bmedw/s72-c/senja.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6453405517467288702.post-6723317228913911477</id><published>2008-06-03T18:49:00.000-07:00</published><updated>2008-06-03T18:55:22.500-07:00</updated><title type='text'>~Saat Indah Bersamanya~</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_NT3g-M2aiik/SEX1xIEJEcI/AAAAAAAAAC8/uKxb3AD6qYo/s1600-h/ALAM.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp0.blogger.com/_NT3g-M2aiik/SEX1xIEJEcI/AAAAAAAAAC8/uKxb3AD6qYo/s200/ALAM.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5207838768451097026" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Bila ku ingat masa kecilku…&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Ku slalu menyusahkanmu.....&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Bila ku ingat masa kanakku...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Ku slalu mengecewakannmu...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Banyak sekali pengorbananmu....&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Yang kau berikan padaku...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Tanpa letih dan tanpa pamrih..&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Kau berikan semua itu...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Engkaulah yang ku kasihi..&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Engkaulah yang ku rindu..&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Ku harap slalu&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;do’amu ...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Dari&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dirimu ya Ibu..&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Tanpa do’a mu tak kan ku raih..&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Tanpa do’amu tak kan ku capai...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Segala apa yang ku cita....&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Yang ku inginkan dari diriku ya Ibu....&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;                  &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;                     &lt;/span&gt;By : NN&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Alunan nasyid mengalun lembut, merdu dan syahdu....., menggetarkan dawai-dawai di hati ini..., mengalirkan cinta ke segala penjuru jiwaku...,menukik tajam tepat ke relung-relung batinku..... Tanpa sadar ada kaca bening di mataku ketika menatap satu persatu slide pada sebuah layar besar yang berada tepat di hadapanku...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Satu persatu memory masa kecilku tergambar jelas tanpa batas… lalu, satu wajah senja yang penuh kasih terbayang jelas di hadapanku. Tatapan hangat penuh cinta menggelayut di alam bawah sadarku...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Kemudian lagi... satu wajah tegar dengan tubuhnya yang tegap hadir menyapa hatiku...sosok itu slalu mengajariku untuk bersahaja dalam hidup.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Dan lalu...smua memory itu membuat air mataku tumpah tak terbendung lagi...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Tak ku pedulikan lagi orang lain yang memang sedari awal duduk manis di ruangan yang sama denganku...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Teman...mengingat kebersamaan bersama orangtua sungguh slalu membuatku tak mampu menahan tangis………..&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Nanar ketika menatap tubuhnya yang semakin ringkih&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dan bahkan hitam terbakar matahari, Pedih ketika teringat bait demi bait&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;perjuangan mereka, sedih ketika kini diri belum lagi bisa membahagiakannya mereka.....&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Teman....sungguh betapa inginnya hati ini&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;slalu menemani keduanya dalam suka dan duka...menghiburnya di kala duka serta turut berbagi suka dengannya...Rasanya tak ada yang lebih berharga dalam hidup ini melebihi anugrah atas kehadiran keduanya sedari kecil hingga 22 thn usiaku kini. Mereka lah motivasi terbesar ku dalam hidup ini...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Bersama irama cinta yang telah terajut di setiap inci jiwaku, hatiku bergumam lirih...: ” sungguh...aku ingin&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;slalu bersamanya, menemaniny,&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;menjalani hari tuanya....dan sungguh tak kan pernah ku sia-siakan hadirnya....”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Di penghujung malam., 2008&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6453405517467288702-6723317228913911477?l=asyifa85.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://asyifa85.blogspot.com/feeds/6723317228913911477/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6453405517467288702&amp;postID=6723317228913911477&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/6723317228913911477'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/6723317228913911477'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://asyifa85.blogspot.com/2008/06/saat-indah-bersamanya.html' title='~Saat Indah Bersamanya~'/><author><name>agus triningsih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03796654246526357306</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/Snq4oXZcArI/AAAAAAAAAQ8/lXiqoB2LeAw/S220/rotiiiiiii.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp0.blogger.com/_NT3g-M2aiik/SEX1xIEJEcI/AAAAAAAAAC8/uKxb3AD6qYo/s72-c/ALAM.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6453405517467288702.post-6153403082008483709</id><published>2008-06-03T18:18:00.000-07:00</published><updated>2008-06-03T18:47:25.835-07:00</updated><title type='text'>~ Di Pelataran Hati~</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_NT3g-M2aiik/SEXxLK2RiMI/AAAAAAAAAC0/Rb2BeKImRyc/s1600-h/CIMG0237.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp0.blogger.com/_NT3g-M2aiik/SEXxLK2RiMI/AAAAAAAAAC0/Rb2BeKImRyc/s200/CIMG0237.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5207833718316697794" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Gemerincing hujan dari balik jendela kamarku, merdu terdengar di telingaku. Berirama...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Kian syahdu menggelayuti hati. Malampun kian larut, tapi fikirku masih asyik berpetualang mencari keberadaanmu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Entah mengapa hari yang kian berlalu kian membawaku ke lautan rindu yang tak juga bertepi. Dan lalu pertualanganku akan usai bersama kedipan mata terakhirku...karna pada akhirnya aku terlelap di buai malam.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Hari ini kembali ku akhiri lagi rutinitasku yang terkadang amat melelahkan. Di antara gemerincing hujan dengan sepenuh hati ku panjatkan seuntai do’a kepadaNya :” Semoga waktu akan segera menghantarkanku padamu yang telah terdampar di lukisan takdirku.’&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;        &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Kemudian tanyaku &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;kembali meyeruak : ” Kapan Dia akan mengizinkan aku jatuh cinta padamu???”. Kini setiap saat aku hanya bisa menanti di pelantaran waktu. Entah sampai kapan ku harus menanti hadirmu.&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Mmmm...Bagaimana yah kabarmu saat ini?? Apa yang menghalangimu untuk segera melabuhkan hati padaku?Kenapa engkau tak kunjung tiba di hadapanku?? Atau Dia sedang membentuk hatimu, memolesnya dengan keimanan yang kokoh agar kau benar-benar siap menjemput hatiku suatu saat nanti?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Malam ini aku &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;benar-benar telah merindukan hadirmu...Smoga rintik hujan itu mampu menyampaikan salam rinduku padamu. Aku hanya ingin kau tau bahwa di sisiku kini ada segenggam harap tentangmu, dan harapan itu akan selalu ku genggam &amp;amp; tak kan pernah ku lepas.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Tapi entahlah apa perasaanku ini ada pada tempat yang benar atau justru salah alamat. Aku telah menyakini pada satu hal. Hati nurani itu tak kan pernah berbohong. Dan bahwa jodoh tidak akan pernah tertukar. Aku yang tetap menanti di sini dan engkau yang akan datang menghampiriku pasti menginginkan pertemuan kita hanya Dia yang akan mengaturnya. Bukankah hubungan karna Dia akan selalu abadi?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Harapku kini smoga Dia memberikan kesabaran yang lebih kepada kita hingga saat yang dinantikan itu tiba di hadapan kita.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;~ Dalam penantian, awal juni 2008~&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6453405517467288702-6153403082008483709?l=asyifa85.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://asyifa85.blogspot.com/feeds/6153403082008483709/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6453405517467288702&amp;postID=6153403082008483709&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/6153403082008483709'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/6153403082008483709'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://asyifa85.blogspot.com/2008/06/di-pelataran-hati.html' title='~ Di Pelataran Hati~'/><author><name>agus triningsih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03796654246526357306</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/Snq4oXZcArI/AAAAAAAAAQ8/lXiqoB2LeAw/S220/rotiiiiiii.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp0.blogger.com/_NT3g-M2aiik/SEXxLK2RiMI/AAAAAAAAAC0/Rb2BeKImRyc/s72-c/CIMG0237.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6453405517467288702.post-4626812414518431118</id><published>2008-05-20T20:12:00.000-07:00</published><updated>2008-05-20T20:34:58.043-07:00</updated><title type='text'>Romantisme dalam nada</title><content type='html'>dik...aku minta..&lt;br /&gt;kau akan slalu setia...&lt;br /&gt;dik..aku mohon....&lt;br /&gt;kau slalu menemani...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saatku tengah terluka..&lt;br /&gt;kalaku tengah gundah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ku akan menjagamu...&lt;br /&gt;dibangun dan tidurmu..&lt;br /&gt;di semua mimpi dan nyatamu...&lt;br /&gt;ku akan menjagamu tuk hidup dan matiku..&lt;br /&gt;tak ingin..tak ingin...kau rapuh..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dik..jangan engkau pergi tinggalkan aku..&lt;br /&gt;dik..ingin aku..cinta dan cinta slalu..&lt;br /&gt;saat kau tengah terluka..&lt;br /&gt;kala kau tengah gundah...&lt;br /&gt;       &lt;br /&gt;                                   by : Wali...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;hi...hi... iseng banget yah..syair murahan kayak gitu aja...saya  postingin...mau protes??silahkan?? :)&lt;br /&gt;Yang pasti saya punya alasan dan motivasi untuk menulisnya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hayo...!!! siapa yang ga kenal ma lagu yang lagi hits2 nya sekarang...&lt;br /&gt;kerja di laboratorium ada lagu itu, lagi makan di kantin ada lagu itu..,, ke counter Hp lagu itu juga, ke kampus banyak mahasiswa yang pede banget nyanyiin lagu itu, padahal suaranya ga' jauh bnaget ama kaleng yang jatuh ke lantai...,pulang ke rumah keponakan yang lagi kelas SMP juga lagi ngedemamin lagu itu..mulutnya komat kamit ga tentu rudu..,nada nya naik turun persis kayak anakl TK yang ga' kenal tangga nada, naik ke kamar Mas, eh Hpnyanya juga berulang2 lagu itu juga...alasannya sih bentar lagi mo' walimah gitu...jadi ga' pa2 dunk..mendadak romantis..&lt;br /&gt;Tuh..tiap hari secara ga' sengaja slalu denger lagu itu..gimana ga' hafal coba!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;awalnya ...sih protes abis..lagu kaya gitu aja dibanggain..di favoritin...mendingan nasyidnya Suara Persaudaraan..lebih romantis bgt..Klo lagunya diperuntukkan buat istrinya boleh2 aja..harus bahkan tapi...tuh lagu hanya untuk dua sejoli yang tentu saja belum terbingkai dalam pernikahan...iya toh??&lt;br /&gt;Tapi lama2 asyik juga denger alunan musiknya..syahdu..mampu merangsang otak kanan..mirip lagu2 favorit saya tempo dulu...coz masih lebih baik lagu itu ketimbang lagu : Bang Toyib, TTM, Jablay...dan deretan lagu2 lain yang sama sekali tak mendidik...(Bikin panas hati dengernya...)&lt;br /&gt;akhirnya...cuma ada satu harap...moga2 lagu2 seperti itu bisa mengurangi tingginya angka perceraian di Indonesia...(he..he..nyambung ga' yah..?)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6453405517467288702-4626812414518431118?l=asyifa85.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://asyifa85.blogspot.com/feeds/4626812414518431118/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6453405517467288702&amp;postID=4626812414518431118&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/4626812414518431118'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/4626812414518431118'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://asyifa85.blogspot.com/2008/05/romantisme-dalam-nada.html' title='Romantisme dalam nada'/><author><name>agus triningsih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03796654246526357306</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/Snq4oXZcArI/AAAAAAAAAQ8/lXiqoB2LeAw/S220/rotiiiiiii.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6453405517467288702.post-4425322396215284793</id><published>2008-05-12T02:10:00.000-07:00</published><updated>2008-05-12T02:42:42.910-07:00</updated><title type='text'>Ingin Menjadi Seorang Penulis Yang Produktif Bermodalkan Pengalaman&amp;Motivasi......???Gue  buanget........!!!</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="DE"  style="font-family:'Agency FB';"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;“&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;Menulis adalah proses belajar, dan alam menjadi sumber belajar bagi kita.“ (anonim)&lt;?xml:namespace prefix = o /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="DE"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span lang="DE"&gt;&lt;span style="font-size:+0;"&gt;&lt;/span&gt;Menulis merupakan kemampuan dasar yang dimiliki oleh banyak orang bahkan oleh setiap orang. Karna pada dasarnya seseorang cenderung ingin menuliskan pengalaman-pengalaman hidupnya lewat sebuah diarynya. Tentu saja ada satu pengecualian, bagi mereka yang tidak bisa membaca atau bahkan tidak mengenal huruf sama sekali.Ini bearti semua orang mempunyai peluang yang sama untuk bisa menjadi seorang penulis yang berpengaruh. Tapi, kita juga nggak bisa memaksa semua orang untuk menjadi penulis.:), karna tidak semua orang memiliki motivasi untuk menjadi penulis.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span lang="DE"&gt;&lt;span style="font-size:+0;"&gt;&lt;/span&gt;Menurut &lt;span style="font-size:+0;"&gt;&lt;/span&gt;Afifah Afra (Penulis) menulis adalah komunikasi. Oleh karenanya, menulis membutuhkan emosi, dimana pelibatan &lt;span style="font-size:+0;"&gt;&lt;/span&gt;hati menjadi syarat mutlak dalam menulis. Sehingga tulisan-tulisan yang dihasilkan nantinya akan memiliki ”ruh”. &lt;/span&gt;&lt;span lang="FI"&gt;Bagi saya menulis adalah sarana efektif untuk menyampaikan ”pesan” fikiran dan hati kepada orang lain. Selain itu menulis juga menjadi sarana untuk &lt;span style="font-size:+0;"&gt;&lt;/span&gt;mengasah fikiran serta kesensitifan&lt;span style="font-size:+0;"&gt; &lt;/span&gt;hati untuk tetap belajar dari setiap episode hidup yang telah, sedang dan akan di lalui. Dan pengalaman-pengalaman hidup saya maupun orang lain merupakan sumber inspirasi utama bagi saya dalam menulis.&lt;span style="font-size:+0;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span lang="FI"&gt;&lt;span style="font-size:+0;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:+0;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span lang="FI"&gt;&lt;span style="font-size:+0;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:+0;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:+0;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:+0;"&gt;&lt;/span&gt;Satu mimpi besar saya saat ini adalah menjadi seorang penulis. Mimpi ini yang berawal dari hobby membaca tulisan-tulisan ringan yang bersifat memoar (pengalaman hidup). &lt;span style="font-size:+0;"&gt;&lt;/span&gt;Diary kehidupan dan cataan seorang ukhti merupakan contoh buku yang berisikan penggalan pengalaman hidup seseorang.. Satu lagi buku yang berisi pengalaman hidup yang paling berkesan dan memberikan pengaruh besar bagi saya adalah ”Bukan Cerita dari Negeri Dongeng”. Tulisan memoar lainnya juga banyak saya temui pada tulisan&lt;span style="font-size:+0;"&gt; &lt;/span&gt;pribadi seseorang yang terpublikasi melalui blog mereka. Mereka adalah para blogger yang tetap produktif menulis meski hanya&lt;span style="font-size:+0;"&gt; &lt;/span&gt;dari penggalan episode-episode hidup mereka. Bayu Gautama dan Yons revolta adalah beberapa contoh blogger yang terus aktif menulis. Tulisan-tulisan mereka memang sangat sederhana tetapi tulisan tersebut syarat makna dan pelajaran. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span lang="FI"&gt;&lt;span style="font-size:+0;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:+0;"&gt;&lt;/span&gt;Andrea Hirata (Laskar Pelangi), Sakti Wibowo (Lelaki Takut Jatuh Cinta), Afifah Afra (catatan seorang ulkhti), Azzimah Rahayu (catatan seorang ukhti 5), Abu Aufa (Diary kehidupan 1) adalah deretan penulis yang terkenal dengan tulisan-tulisan non fiktif nya .Mereka adalah para penulis yang menjadi &lt;span style="font-size:+0;"&gt;&lt;/span&gt;produktif dan kreatif&lt;span style="font-size:+0;"&gt; &lt;/span&gt;karna pengalaman- pengalaman hidup dalam dunia mereka, menjadikan pengalaman hidup sebagai sumber yang paling&lt;span style="font-size:+0;"&gt; &lt;/span&gt;inspiratif &lt;span style="font-size:+0;"&gt;&lt;/span&gt;yang melatar belakangi karya-karya mereka dan&lt;span style="font-size:+0;"&gt; &lt;/span&gt;menjadi sumber energi kreatif bagi mereka. Tulisan-tulisan mereka yang terkadang relatif sederhana memiliki pesan-pesan moral yang kemudian memberikan pencerahan kepada setiap pembacanya. &lt;/span&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Alhasil tulisan-tulisan mereka yang terbit dalam bentuk buku, laris di pasaran.&lt;/span&gt;&lt;span lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span style="font-size:+0;"&gt;&lt;/span&gt;Sebagaimana pepatah mengatakan bahwa pengalaman adalah guru yang paling baik. Pengalaman seringkali memiliki pesan-pesan kauniyahNya, yang mampu mengubah hidup seseorang sekaligus juga&lt;span style="font-size:+0;"&gt; &lt;/span&gt;memberikan kemampuan kepada orang tersebut untuk mengubah hidup orang lain. Karna dari setiap pengalaman ada pelajaran yang dapat ditarik meski sekecil apapun. Tapi, sayangnya masih banyak orang yang tidak bisa menarik pelajaran dari pengalaman-pengalaman hidup sekecil apapun, dalam bentuk apapun. Nah tentu saja dalam hal ini penulis merupakan orang yang mampu menarik pelajaran dari setiap pengalaman hidupnya yang kemudian mereka tuangkan dalam bentuk tulisan dan melalui tulisan tersebut penulis membagi pengalamannya untuk banyak orang..&lt;span style="font-size:+0;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:+0;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span style="font-size:+0;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:+0;"&gt;&lt;/span&gt;Andrea Hirata yang menjadi tenar karna ”Laskar Pelangi”nya menyatakan bahwa jika ada seseorang yang memiliki pengalaman yanag luas, ia telah memiliki modal untuk menjadi penulis. Tetapi motivasi juga menjadi syarat utama untuk menjadi seorang penulis. Karna dengan adanya motivasi, seemuanya menjadi serba mungkin. Selain itu, menurut &lt;span style="font-size:+0;"&gt;&lt;/span&gt;Nina M. Armando (Dosen jur. Komunikasi FISIP UI) &lt;span style="font-size:+0;"&gt;&lt;/span&gt;sikap yang harus ditumbuhkan oleh penulis adalah sensitifitas untuk melihat bahwa pengalaman dia, atau pengalaman seseorang itu bisa bermakna ketika itu dituliskan. Tulisan juga harus dibuat menarik untuk dibaca. Detail, diksi, gaya bahasa ketika itu disajikan dengan tidak garing, maka hal tersebut akan selalu menarik perhatian orang, dan akan selalu bermakna buat orang lain. Sakti wibowo juga menambahkan semakin sering kita merenungi, mencermati dan menganalisa kejadian sehari-hari, semakin banyak&lt;span style="font-size:+0;"&gt; &lt;/span&gt;ide yang bisa kita kembangkan. Satu peristiwa bertemu dengan peristiwa yang lain, akan membuat karya yang kita buat semakin kaya.&lt;span style="font-size:+0;"&gt; &lt;/span&gt;Jadi&lt;span style="font-size:+0;"&gt; &lt;/span&gt;tak bisa tidak, untuk dapat mengelolahnya kita memang harus sensitif.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span style="font-size:+0;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:+0;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:+0;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:+0;"&gt;&lt;/span&gt;Beberapa tips dalam menulis pengalaman hidup ’ala’ Sakti wibowo yaitu : (1) mencermati peristiwa-peristiwa sosial untuk memperkaya ide, (2) jangan bosan mencoba, (3) hilangkan subjektivisme sehingga mampu membuat tulisan yang netral dan menginspirasi semua kalangan, (4) belajar dari teknik-teknik menulis pengalaman hidup yang sudah ada. Satu pesan berharga&lt;span style="font-size:+0;"&gt; &lt;/span&gt;Andreas Hareta (penulis dan motivator) adalah apapun yang terjadi, tetaplah menulis karna banyak manfaatnya : mengasah pikiran, membuat pikiran lebih berkembang dan mendorong minat baca. Dan satu hal yang paling penting bagi saya dan juga anda adalah bahwa dengan menulis maka kita telah bermanfaat bagi orang lain.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span style="font-size:+0;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:+0;"&gt;&lt;/span&gt;Andrie Wongso&lt;span style="font-size:+0;"&gt; &lt;/span&gt;seorang&lt;span style="font-size:+0;"&gt; &lt;/span&gt;yang tidak tamat&lt;span style="font-size:+0;"&gt; &lt;/span&gt;SD telah mampu menulis dan menerbitkan buku-buku motivasi dengan modal pengalaman dari kemiskinan dan pahitnya kehidupannya. Buku-buku tersebut laris manis di pasaran. Ia mampui mengelola pengalaman negatifnya menjadi energi positif baginya dan juga oranglain. Bahkan saat ini&lt;span style="font-size:+0;"&gt; &lt;/span&gt;Ia &lt;span style="font-size:+0;"&gt;&lt;/span&gt;telah menjadi motivator no.1 di Indonesia yang telah mampu memotivasi banyak orang untuk bangkit dari keterpurukan mereka.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span style="font-size:+0;"&gt;&lt;/span&gt;Jika Andrie Wongso bisa menjadi seorang&lt;span style="font-size:+0;"&gt; &lt;/span&gt;penulis yang berpengaruh, bagaimana dengan saya dan juga anda......??? Ingin menjadi penulis bermodal pengalaman dan motivasi.........??? Gue banget........!!! &lt;span style="font-size:+0;"&gt;&lt;/span&gt;Yuk!!!Bersama memujudkan mimpi besar kita : merubah dunia&lt;span style="font-size:+0;"&gt; &lt;/span&gt;pena!!!.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6453405517467288702-4425322396215284793?l=asyifa85.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/4425322396215284793'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/4425322396215284793'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://asyifa85.blogspot.com/2008/05/ingin-menjadi-seorang-penulis-yang.html' title='Ingin Menjadi Seorang Penulis Yang Produktif Bermodalkan Pengalaman&amp;Motivasi......???Gue  buanget........!!!'/><author><name>agus triningsih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03796654246526357306</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/Snq4oXZcArI/AAAAAAAAAQ8/lXiqoB2LeAw/S220/rotiiiiiii.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6453405517467288702.post-4916461234011677625</id><published>2008-05-05T19:08:00.000-07:00</published><updated>2008-05-05T19:31:35.759-07:00</updated><title type='text'>Sang  Motivator Handal Itu Bernama : MIMPI !</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_NT3g-M2aiik/SB_C-An1vKI/AAAAAAAAACo/0lJcUjF8uxg/s1600-h/sang+pemimpi.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://bp2.blogger.com/_NT3g-M2aiik/SB_C-An1vKI/AAAAAAAAACo/0lJcUjF8uxg/s200/sang+pemimpi.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5197086865583619234" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;             &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Judul buku : Sang Pemimpi&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;Penulis&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;: Andrea Hirata&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;Penerbit&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;:&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;PT. Bentang Pustaka&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;Cetakan Ketujuh belas : Maret 2008&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;Tebal&lt;span style=""&gt;          &lt;/span&gt;: 288 Halaman&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;Harga&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;: Rp. 40.000&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;             &lt;/span&gt;  &lt;/span&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:18;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;”Peristiwa di hari ini adalah mimpi di hari kemarin, Peristiwa esok adalah mimpi di hari ini” &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:20;"  lang="IT" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;”Duh...sepertinya hanya sampai SMA deh mba’, soalnya ga’ ada biaya buat ngelanjutin kuliah.”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;Kalimat di atas adalah pernyataan yang seringkali muncul di kalangan teman-teman SMA kita yang latar belakang orangtuanya bekerja sebagai petani, nelayan, buruh pabrik, pedagang kecil, atau pekerjaan lainnya yang &lt;i style=""&gt;notebene &lt;/i&gt;bukan PNS. &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Nada pesimis seperti ini bahkan sudah lekat di diri mereka, seolah mereka telah menyakini bahwa akan seperti itulah garis kehidupan mereka selanjutnya. Tak ada harapan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;besar yang mereka bangun, tak ada mimpi indah yang mereka rajut,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;tak ada usaha yang mereka bentangkan, bahkan mungkin tak ada bait-bait do’a suci&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang mereka panjatkan setiap waktu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Nah, jika di sekeliling anda banyak orang-orang yang pesimistis dan takut bermimpi atau bahkan anda sendiri termasuk kedalamnya,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;maka akan sangat baik jika anda meluangkan waktu anda untuk menikmati sajian kisah petualangan kehidupan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;para pemimpi yang memesona dari novel ini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Persahabatan yang mengerakkan roda kehidupan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Novel ini mendiskripsikan secara detail dan apik tentang peristiwa-peristiwa yang menakjubkan dalam mozaik-mozaik kehidupan dari 3 orang sahabat : seorang remaja berambut ikal yang selalu semangat bernama Ikal (penulis), seorang remaja penakut tapi baik hati bernama Jimbron dan seorang lagi yang selalu berfikir positif, &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;dia adalah Arai. Mereka adalah anak-anak melayu&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kampung dari keluarga miskin dan sederhana yang tinggal di sebuah pulau kecil : Belitong. &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Ketiga tokoh ini masing-masing memiliki karakter yang wajib mendapat acungan jempol dari siapapun. Bayangkan !! demi pendidikan SMAnya, mereka rela tinggal di los pasar kumuh &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;serta menjadi tukang pikul ikan di dermaga, dan untuk pekerjaannya itu mereka harus bangun sejak jam 2 pagi. Hasilnya mereka bisa menyisihkan beberapa recehan &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;uang logam untuk ditabung, setelah di potong dengan biaya sekolah, membantu keuangan keluarga dan untuk kehidupan mereka. Sebuah kerja keras yang butuh banyak pengorbanan. Dan meski dalam kelelahan fisik yang bahkan tak berujung, mereka juga prestatif. Kecuali Jimbron, Arai dan Ikal selalu menempati posisi 5 besar di sekolahnya. &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Wow...!!! luar biasa, bukan..??? Dan masih banyak kisah petualangan-petualangan hidup&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ketiga sahabat ini, kesemuanya akan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;membawa kita untuk mengarungi luasnya samudra hati mereka, serta dasyatnya perjuangan hidup mereka. Bahkan lantunan keindahan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;persahabatan mereka seringkali mampu menghadirkan nuansa haru di ruang hati kita.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Para Pemimpi Ulung&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Ikal, Jimbron dan Arai, adalah &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;adalah para pemimpi yang selalu optimis. Mereka menggantungkan rencana masa depan hanya pada tabungan uang receh. Sungguh tak masuk akal, karna seandainya tidak digunakan untuk sekolah pun, tabungan mereka yang dikumpulkan selama tiga tahun dari hasil kerja memikul ikan, tak kan cukup untuk hidup mereka selama setahun. Mereka bercita-cita sekolah ke Perancis, menginjakkan kaki di altar suci almamater Sorbone, menjelajahi Eropa sampai ke Afrika. Sungguh tak masuk logika jika dihubungkan dengan kehidupan mereka saat itu. Bahkan mewujudkan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;mimpi tersebut menjadi sebuah kewajiban yang tak mengenal kata kompromi. Dan tahukah anda??? Sebagai buah dari kerja keras mereka, kini Ikal dan Arai benar-benar telah menginjakkan kakinya di Perancis, mereka telah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;berhasil menyelesaikan program S2nya di negara tersebut.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Ciptakan &amp;amp; Wujudkan Mimpimu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Novel yang ditulis berdasarkan pengalaman hidup sang penulis &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;ini sangat menarik, sangat inspiratif, sangat menyentuh hati, mencerahkan sekaligus menggelikan pembacanya, karna sang penulis yang juga merupakan tokoh utamanya memiliki kemampuan memarodikan tragedi serta mensyastrakan fisika, kimia, biologi dan astronomi. Sungguh, novel yang merupakan bagian kedua dari tetralogi laskar pelangi ini akan membuat &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;para pembacanya terpesona. Sehingga tak mengherankan jika novel ini telah menjadi novel&lt;i style=""&gt; &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;best seller&lt;/i&gt; di Indonesia.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Novel ini juga sangat kaya dengan nilai-nilai religi, sehingga sangat banyak&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pelajaran moral yang dapat di petik darinya. Bahwa kesulitan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;hidup tidak untuk ditakuti tapi untuk di hadapi dan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ditaklukkan. Bahwa hidup akan bahagia selama kita bisa membahagiakan orang lain dan menerima segala kenyataan hidup dengan hati bahagia, Bahwa setiap kita harus&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;memiliki kacamata positif&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;untuk melihat setiap sisi kehidupan. Bahwa seseorang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;akan mati jika hidup tanpa mimpi dan semangat, karna mimpi dan semangat adalah tenaga kehidupan yang luar biasa. &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Bahwa Alloh akan senantiasa memberikan keajaiban-keajaibanNya, atas mimpi dan kerja keras kita. Bahwa kita harus percaya pada tenaga cinta, pada kekuatan mimpi dan pengorbanan, dan satu yang paling penting, kita akan percaya pada kekuasaan Alloh.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;Jadi....?? Menjadi Pemimpi?? So what...? &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Gitu loh!!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;/span&gt;Mari bermimpi dan berusaha mewujudkannya dengan sepenuh hati. Selamat &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;berlayar mengarungi mimpi-mimpimu!!!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6453405517467288702-4916461234011677625?l=asyifa85.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/4916461234011677625'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/4916461234011677625'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://asyifa85.blogspot.com/2008/05/sang-motivator-handal-itu-bernama-mimpi.html' title='Sang  Motivator Handal Itu Bernama : MIMPI !'/><author><name>agus triningsih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03796654246526357306</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/Snq4oXZcArI/AAAAAAAAAQ8/lXiqoB2LeAw/S220/rotiiiiiii.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_NT3g-M2aiik/SB_C-An1vKI/AAAAAAAAACo/0lJcUjF8uxg/s72-c/sang+pemimpi.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6453405517467288702.post-6974184211024463037</id><published>2008-04-01T18:37:00.000-07:00</published><updated>2008-04-01T19:03:52.727-07:00</updated><title type='text'>“ KAKEKMU, KAKEKKU, KAKEK KITA “</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Suatu sore  saya duduk di beranda masjid terbesar di Pontianak, menunggu seorang sahabat menyelesaikan sholat asharnya, menikmati sore dan mengamati hampir setiap orang yang berlalu lalang keluar masuk  masjid  Saya jarang singgah di masjid ini, terkecuali jika sedang ada kegiatan ataupun hanya jika telah masuk waktu sholat ketika dan ketika sedang melintasinya. Karna lokasinya memang jauh dari tempat tinggal dan juga jauh dari kampus. kemudian mata saya terpaku pada satu titik focus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Engkau tahu teman? Di hadapanku ada seorang kakek…yang sedang duduk bersandar pada dinding , tepat di salah satu sudut masjid itu,  beliau  sedang tertidur pulas. Ia tertidur menunduk tepat seperti bunga matahari kala sore menjelang matahari terbenam, sangat layu. Saya pastikan siapapun yang tertidur dengan posisi seperti itu dalam tempo yang lebih dari 30 menit, pasti akan merasakan pegal-pegal di bagian lehernya. Dan tahukah engkau teman? Ada tetes-tetes air yang mengikuti gaya gravitasi bumi, dan saya tahu sumbernya : tepat dari kedua bibir sang kakek. Aaaah....seperti ia sedang kelelahan, entah apa aktifitas yang baru saja dilakukannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Teman...Sang kakek terlihat sudah sangat sepuh, mungkin usianya sekitar 75-80 tahun. Saat itu ia mengenakan celana safari hitam yang telah usang dan maaf ”kumal”, bertali pinggang rapi, tali pinggang ”tempoe dulu” seperti bahan tali tas, tak berlubang dan hanya ada sepetak besi yang tepat berada di ”atas pusat” ketika dikenakan oleh siapapun, berkaos kaki hitam dengan warna yang hampir coklat karna ada jutaan bahkan mungkin milyaran partikel debu dan juga bakteri yang duduk manis di dalamnya, bertopi”cat” hitam yang juga tak kalah kotornya dengan kaos kaki tadi, di tangan kirinya yang sudah sangat lemah melingkar sebuah arloji berantai keperakan. Tapi, sang kakek tak berbaju sehingga seluruh kulit yang bukan aurat semakin jujur berkata bahwa sang kakek memang sudah sangat senja. Naik turun nafasnya yang sangat ringkih begitu nyata terdengar. Sejenak kemudian hati ini berteriak tanpa suara : ” kakek sayang...., bangun yuk! Sudah waktunya ashar.., ”. Hati saya tetap dengan PDnya berteriak, meski saya tak tau pasti apa agama sang kakek. Dan tentu saja teriakan tanpa suara itu tak mampu membangunkannya. J&lt;br /&gt;Kek...sungguh di hati ini ada cinta untukmu..., tapi ujung jari ini tak sama sekali berani meremgkuhmu, dan bibir ini tak sama sekali berani menyapamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlu engkau tahu teman....ini bukan kali pertama perjumpaan dengannya. Kira-kira 2 bulan yang lalu, suatu pagi di hari ahad, saya mengantarkan beberapa ade-ade REMAS untuk mengikuti kegiatan outbond di masjid tsb. Ahad itu adalah kali pertamanya saya melihat sang kakek, tepat di posisi yang sama di sudut teras masjid. Dan sang kakek sedang duduk tertidur dengan berbalutkan sarung yang melingkar dari pinggang hingga pergelangan lehernya. Pagi yang memang masih dingin, membuat tubuh sang kakek bergetar hebat : menggigil....! Dari penampilannya saat itu, saya yakin bahwa sang kakek telah ’tergelandang’ oleh kehidupan. Dan teras masjid menjadi peristirahatan paling aman dan nyaman baginya. Hanya di sebuah teras, karna dengan pakaiannya yang tak sama sekali bersih, sang kakek tak berani memasuki ruangan dalam masjid. Mungkin ia tak sama sekali memiliki keluarga atau pun kerabat dekat yang bersedia menerima kehadirannya di tengah-tengah mereka. Saat itu saya ingin segera membelikan satu kantong teh hangat dan satu mangkuk bubur, agar sang kakek tak lagi menggigil. Tapi saat itu saya hanya punya waktu 20 menit,  sangat singkat padahal kantin2  terdekat belum juga buka. Karna pagi itu juga saya harus keluar kota untuk suatu keperluan yang sangat penting. Saya ga’ boleh terlambat. Karna perjalanan akan memakan waktu 2 jam hingga 2,5 jam. Hanya dengan alasan tersebut, saya mengurungkan niat baik itu. Alhasil di sepanjang jalan, bayangan sang kakek tetap muncul di benak saya. Sungguh...saya menyesal karena sesuatu yg telah saya urungkan. Lalu dari balik kaca helm ada tetes bening yang jatuh sedemikian pelan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Kali kedua saya menemuinya di masjid itu juga,  kala dzuhur. Dengan kostum yang sama, tanpa baju. Sang kakek sedang duduk di selasar tempat wudhu wanita, seperti sedang keletihan juga. Nafasnya yang tersengal-sengal menimbulkan alunan nada tertentu. Dan saya tau pasti ini adalah salah satu pertanda bahwa sang kakek adalah perokok hebat di masa mudanya, bahkan mungkin hingga beberapa tahun sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya fikir sang kakek hendak berwudhu juga, tapi ternyata hingga sholat usai dan sya beranjak meninggalkan masjid, ia masih tetap duduk termangu di tempat tadi. Dan saya masih belum berani menyapanya, entah mengapa...padahal biasanya saya paling senang untuk menyapa orang-orang yang brau saya temui. Dan saya tak bisa lama-lama di masjid itu, karna ada agenda presentasi ”produk pendidikan” di sebuah sekolah, dan harus ontime. Sementara waktu yang tersisa hanya cukup untuk perjalanan ke sekolah tersebut. Lagi.....saya mengabaikan sang kakek tanpa ada kebaikan apapun yang mampu saya lakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan teman kali ketiga pertemuan saya dengannya belum juga ada rengkuhan untuknya, belum juga ada santunan penuh kasih terhadapnya, belum juga ada sapaan penuh kelembutan untuknya. Karna lagi-lagi masih dengan alasan yang sama : ashar kali itu saya dan sahabat saya sedang berburu waktu. Ada hak-hak saudara kami yang harus segera dipenuhi sore itu. Lalu kami meninggalkannya dalam pulas tidurnya . Hati ini bergumam lirih : ” maaf kek, hari ini aku masih menjadikanmu sebagai tontonan, moga esok aku masih bisa menemuimu...menyapa, bercerita penuh tawa dengan cemilan yang dapat kita nikmati bersama. Seperti yang slalu ku lakukan bersama almarhum kakek dulu.” Ya ...ketika melihat sang kakek dan setiap melihat orang yang seusia dengannya, saya selalu terkenang dengan kakek saya yang meninggal sejak 4 tahun yang lalu, tepat jam 9 di hariraya idul adha. Ada jutaan kenangan yang telah kakek ukirkan untuk saya. Ada begitu banyak nasehat yang selalu terngiang dalam benak saya hingga kini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sore itu saya berazzam di hati :  beberapa waktu ke depan saya akan menemuimu kek, saya ingin mendengar ceritamu, keluh kesahmu dan semua tentang mu, saya akan membawa bungkusan makanan untuk menganjal perutmu yang mungkin tak pernah bisa kenyang. Dan esok jika saya menemui  kakek yang lainnya, saya harus bisa meluangkan waktu untuknya meski hanya sekedar senyuman dan sapaan cinta dariku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teman...Sungguh di luar sana ada puluhan, ratusan bahkan mungkin jutaan kakek-kakek yang ”menggelandang” : sebatang kara tanpa ada sosok diri yang menemaninya. Mereka sendiri menapaki hidup di usianya yang semakin senja, dengan tubuh yang semakin ringkih. Mereka berusaha sendiri agar bisa bertahan di tengah belantara hidup yang konon bagi senagian orang semakin sulit untuk di lewati. Mereka adalah orang-orang yang sering kita abaikan kehadirannya. Jika saja setiap orang boleh menetukkan garis kehidupannya, tentu saja setiap kakek akan memilih meghabiskan masa tuanya di tengah-tengah keluarganya, di tengah canda tawa sang cucu dan dalam rengkungan anak-anaknya yang senantiasa menjaganya dan merawatnya dengan penuh cinta, hingga sampai ia tutup usia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Teman...semoga tak ada lagi yang seperti saya yang terlalu sering menyiakan kesempatan indah ntuk berbagi dengan sang kakek. Mari kita sama-sama berusaha untuk dapat berbuat baik kepada kakek-kakek kita tanpa harus memandang garis nasab (keturunan) kita. Mari kita gaungkan dan patrikan dalam hati kita bahwa : ”KAKEKMU, KAKEKKU, KAKEK KITA.”. Bahwa semua kakek adalah bagian  terpenting dari hidup kita. Bahwa mereka layak untuk mendapatkan cinta dari siapapun, dan juga kita meski kita bukan siapa-siapa baginya. Satu yang menjadi catatan kita bahwa kita pasti akan menjadi tua seperti mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kesejukan malam&lt;br /&gt;Diantara rintikan hujan...&lt;br /&gt;Maret, 2008&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6453405517467288702-6974184211024463037?l=asyifa85.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/6974184211024463037'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/6974184211024463037'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://asyifa85.blogspot.com/2008/04/kakekmu-kakekku-kakek-kita.html' title='“ KAKEKMU, KAKEKKU, KAKEK KITA “'/><author><name>agus triningsih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03796654246526357306</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/Snq4oXZcArI/AAAAAAAAAQ8/lXiqoB2LeAw/S220/rotiiiiiii.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6453405517467288702.post-8892681492878019659</id><published>2008-03-12T02:36:00.000-07:00</published><updated>2009-04-13T18:51:24.983-07:00</updated><title type='text'>Surat sahabat</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SePsA5VoJnI/AAAAAAAAANY/k9-N6_ZvWY0/s1600-h/KUCINGGGG.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SePsA5VoJnI/AAAAAAAAANY/k9-N6_ZvWY0/s400/KUCINGGGG.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5324358684617746034" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ba’da tahmid wa shalawat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rintik hujan subuh ini,&lt;br /&gt;Menggerakkan tangan dan hatiku tuk menulis ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sering ku bertanya pada-Nya tentang seorang sahabat,&lt;br /&gt;Suatu ketika Dia menjawab................&lt;br /&gt;” Sahabat adalah seseorang yang senantiasa mencintaimu karena Ku ”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian ku bertanya lagi, lalu apa sebenarnya persahabatan itu ?&lt;br /&gt;Dia pun menjawab...........&lt;br /&gt;” Persahabatan adalah sebuah ikatan hati yang berdiri diatas pondasi ketulusan karena Ku ”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akupun bertanya untuk yang kesekian kalinya, lantas... siapakah ’dia’ sahabat sejatiku?&lt;br /&gt;Diapun menjawab lagi.........&lt;br /&gt;” Sahabat sejatimu adalah&lt;br /&gt;- ’dia’ yang senantiasa mengingatkanmu tentang Ku,&lt;br /&gt;- ’dia’ yang marah kepadamu untuk-Ku&lt;br /&gt;- ’dia’ yang membuatmu rindu karena Ku ”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk yang terakhir kalinya aku bertanya,&lt;br /&gt;Apakah yang harus kulakukan untuk menyampaikan perasaan cintaku padanya?&lt;br /&gt;Lalu Diapun menjawab........&lt;br /&gt;” Sampaikanlah salam penuh cinta padanya hari ini karena Ku ”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabatku.........&lt;br /&gt;Bening ku ingin berbisik di telingamu : semoga Allah SWT melindungimu dimanapun berada. Kehadiranmu semakin bermakna saat kau tak ada.&lt;br /&gt;Salam sayang untukmu : ” Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh ”&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6453405517467288702-8892681492878019659?l=asyifa85.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/8892681492878019659'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/8892681492878019659'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://asyifa85.blogspot.com/2008/03/surat-sahabat.html' title='Surat sahabat'/><author><name>agus triningsih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03796654246526357306</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/Snq4oXZcArI/AAAAAAAAAQ8/lXiqoB2LeAw/S220/rotiiiiiii.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SePsA5VoJnI/AAAAAAAAANY/k9-N6_ZvWY0/s72-c/KUCINGGGG.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6453405517467288702.post-7831134809212128997</id><published>2008-03-12T02:32:00.000-07:00</published><updated>2008-03-12T02:33:54.369-07:00</updated><title type='text'>Bahaya Minum Es, Setelah Makan</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Minum es memang nikmat. Apalagi jika cuaca panas pada siang hari. Tenggorokan yang kering ini rasanya maknyos terkena dinginnya air es. Segar rasanya. Begitu hausnya saya pernah meminum air es hampir satu botol besar. Segar rasanya. Tapi esoknya, tenggorokan saya sakit. Rupanya akibat panasnya cuaca tenggorokan saya begitu kering, sehingga ketika terkena es, ia seperti bara yang di padamkan. Nyos! beberapa waktu yang lalu, teman saya memberitahukan saya bahwa kebanyakan minum es bisa mengakibatkan terkena serangan jantung. Ah, apa iya?&lt;br /&gt;Ada kebiasaan baik yang dilakukan oleh orang Cina dan Jepang, yaitu minum air panas/hangat sewaktu makan. Mengapa? Apa manfaatnya kebiasaan itu?&lt;br /&gt;Minum es memang segar tapi air itu akan membekukan makanan berminyak yang kita santap, apalagi makanan berlemak. Lemak itu akan terbentuk dalam usus dan akan mengakibatkan sempitnya saluran-saluran pencernaan kita. Jika lemak berkumpul maka akan mengakibatkan kegemukan.&lt;br /&gt;Biasanya orang yang terlalu gemuk akan mudah diserang berbagai penyakit. Terutama penyakit jantung. Oleh karena itu minumlah air panas/hangat setelah menyantap makanan. Karena air panas akan mencairkan segala makanan berlemak sehingga mudah diserap tubuh. Jika kita terlalu gemuk, waspadalah akan serangan jantung.&lt;br /&gt;Biasanya serangan jantung mulai terasa pada tangan sebelah kiri. Lalu merambat sedikit-demi sedikit ke bagian atas dada. Mungkin pada awalnya tidak begitu terasa. Tanda-tanda lainnya adalah rasa capai/lelah dan berkeringat. Konon menurut ilmu kedokteran, 60 % pengidap sakit jantung tidak bangun setelah tidur. Hiii ngeri! Oleh karena itu berhati-hatilah. Bagi penggemar es, tetap boleh meminum es asalkan tidak terlalu banyak dan berlebihan. Dan yang penting adalah minum air panas/hangat setelah makan. Apapun makanannya, minumnya… Jangan lupa, minum air panas/hangat&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6453405517467288702-7831134809212128997?l=asyifa85.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/7831134809212128997'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/7831134809212128997'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://asyifa85.blogspot.com/2008/03/bahaya-minum-es-setelah-makan.html' title='Bahaya Minum Es, Setelah Makan'/><author><name>agus triningsih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03796654246526357306</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/Snq4oXZcArI/AAAAAAAAAQ8/lXiqoB2LeAw/S220/rotiiiiiii.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6453405517467288702.post-7722088334244623933</id><published>2008-03-12T02:28:00.000-07:00</published><updated>2008-03-12T02:30:40.913-07:00</updated><title type='text'>Bahaya tidur larut malam…!!</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Ini dapat dari temen artikel tentang bahaya tidur larut malam…Tidur larut malam ternyata merupakan salah satu penyebab utama penyebab rusaknya hati, buat yang sering tidur larut malam, mungkin ngerjain tugas, maen game, atau memang terbiasa tidur larut malam(termasuk gw..jadi serem..kurangin ah) monggo dibaca&lt;br /&gt;Penyebab utama kerusakan hati adalah :&lt;br /&gt;Tidur terlalu malam dan bangun terlalu siang adalah penyebab palingutama&lt;br /&gt;Tidak buang air di pagi hari.&lt;br /&gt;Pola makan yang terlalu berlebihan.&lt;br /&gt;Tidak makan pagi.&lt;br /&gt;Terlalu banyak mengkonsumsi obat-obatan.&lt;br /&gt;Terlalu byk mengkonsumsi bahan pengawet, zat tambahan, zat pewarna,pemanis buatan. Minyak goreng yang tidak sehat! Sedapat mungkinkurangi penggunaan minyak goreng saat menggoreng makanan hal ini jugaberlaku meski menggunakan minyak goreng terbaik sekalipun sepertiolive oil. Jangan mengkonsumsi makanan yang digoreng bila kita dalamkondisi penat, kecuali dalam kondisi tubuh yang fit.&lt;br /&gt;Mengkonsumsi masakan mentah (sangat matang) juga menambah beban hati.Sayur mayur dimakan mentah atau dimasak matang 3/ 5 bagian. Sayur yangdigoreng harus dimakan habis saat itu juga, jangan disimpan.&lt;br /&gt;Kita harus melakukan pencegahan dengan tanpa mengeluarkan biaya tambahan. Cukup atur gaya hidup dan pola makanan sehari-hari.Perawatan dari pola makan dan kondisi waktu sangat diperlukan agartubuh kita dapat melakukan penyerapan dan pembuangan zat-zat yangtidak berguna sesuai dengan jadwalnya. Sebab :Malam hari pk 9 - 11: adalah pembuangan zat- zat tidak berguna/beracun(de-toxin) di bagian sistem antibodi (kelenjar getah bening). Selamadurasi waktu ini seharusnya dilalui dengan suasana tenang ataumendengarkan musik. Bila saat itu seorang ibu rumah tangga masih dalamkondisi yang tidak santai seperti misalnya mencuci piring ataumengawasi anak belajar, hal ini dapat berdampak negatif bagi kesehatan.&lt;br /&gt;Malam hari pk 11 - dini Hari pk 1: saat proses de-toxin di bagian hati, harus berlangsung dalam kondisi tidur pulas.&lt;br /&gt;Dini hari pk 1 - 3 : proses de-toxin di bagian empedu, jugaberlangsung dalam kondisi tidur.&lt;br /&gt;Dini hari pk 3 - 5 : de-toxin di bagian paru-paru. Sebab itu akanterjadi batuk yang hebat bagi penderita batuk selama durasi waktu ini.Karena proses pembersihan (de-toxin) telah mencapai saluran pernafasan, maka tak perlu minum obat batuk agar supaya tidak merintangi proses pembuangan kotoran.&lt;br /&gt;Pagi pk 5 - 7 : de-toxin di bagian usus besar, harus buang air dikamar kecil.&lt;br /&gt;Pagi pk 7 - 9 : waktu penyerapan gizi makanan bagi usus kecil, harusmakan pagi. Bagi orang yang sakit sebaiknya makan lebih pagi yaitusebelum pk 6:30. Makan pagisebelum pk 7:30 sangat baik bagi mereka yang ingin menjaga kesehatannya.Bagi mereka yang tidak makan pagi harap merubah kebiasaannya ini,bahkan masih lebih baik terlambat makan pagi hingga pk 9-10 daripadatidak makan sama sekali.Tidur terlalu malam dan bangun terlalu siang akan mengacaukan prosespembuangan zat-zat tidak berguna. Selain itu, dari tengah malam hingga pukul 4 dini hari adalah waktu bagi sumsum tulang belakang untuk memproduksi darah.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6453405517467288702-7722088334244623933?l=asyifa85.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/7722088334244623933'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/7722088334244623933'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://asyifa85.blogspot.com/2008/03/bahaya-tidur-larut-malam.html' title='Bahaya tidur larut malam…!!'/><author><name>agus triningsih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03796654246526357306</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/Snq4oXZcArI/AAAAAAAAAQ8/lXiqoB2LeAw/S220/rotiiiiiii.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6453405517467288702.post-6066864164664255313</id><published>2008-03-12T02:19:00.000-07:00</published><updated>2008-03-12T02:27:07.212-07:00</updated><title type='text'>`Yang ku syukuri dari ”tumpahan hati” itu… `</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp0.blogger.com/_NT3g-M2aiik/R9ehulKdMeI/AAAAAAAAACI/1Vow_adJrLQ/s1600-h/275z88wdia3fe.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5176784118307697122" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://bp0.blogger.com/_NT3g-M2aiik/R9ehulKdMeI/AAAAAAAAACI/1Vow_adJrLQ/s200/275z88wdia3fe.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Suatu ketika di antara jeda sebuah acara pelatihan, saya sengaja menemani makan seorang peserta . Ia datang terlambat setelah jeda zuhur, alhasil teman-teman lainnya tlah kenyang duluan. Mau tau? Gadis ini sangat terbuka ….waktu 20 menit ia gunakan untuk share kan uneg-uneg di hatinya. Smuanya mengalir begitu saja , tanpa ada kekhawatiran atas kehadiran orang lain di antara kami. Dan seolah tanpa beban,, ia menceritakan tentang permasalah hatinya kepada saya yang sama sekali tak pernah dekat dengannya, karna memang tak satu kota. Mmm…mungkin karna pembawaan saya yang familiar yah? Atau karna roman wajah yang dewasanya ga’ ngajak-ngajak umur ? (boros dunk wajahnya…) atau karna apa ya? Aahhhhh…apapun alasannya yang pasti saya tidak pernah merasa terganggu karenanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat-saat seperti ini saya begitu menikmati ‘profesi ‘ yang telah saya tekuni mungkin sejak bukan anak-anak lagi. Menjadi tempat curhat : MENDENGAR, MENYIMAK PENUH PERHATIAN, TERSENYUM UNTUK RANGAKAIAN CERITA YANG INDAH, ATAU TURUT SERTA MENGERUTKAN KENING KARNA BINGUNG ATAU MENANGIS PENUH HARU ATAS SEDIH YANG MENGGULANA ATAU JUGA HANYA DUDUK MANIS HINGGA PARAGRAF TERAKHIR SELESAI DI TUANGKAN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya…begitulah, saat-saat emas untuk belajar dari pengalaman orang lain. Bukannya pengalaman adalah guru yang paling beharga?? Bukankah setiap tempat adalah tempat belajar bagi kita dan setiap orang adalah guru bagi kita??Kadang mereka hanya ingin di dengar, kemudian berlalu tanpa menuntut solusi apapun atas smuanya, kadang juga hanya ingin sekedar menangis lepas tanpa beban, kadang juga hanya berakhir pada kalimat : “trims yah mba atas waktunya, doain smoga akan ada kemudahan atas smuanya”. Yup…Just it!!!Tapi seringkali juga : “jadi saya harus gimana mba??, semuanya serba salah, ayo dunk!…gimana baiknya mba?”&lt;br /&gt;Jika sudah begitu seringkali saya hanya mengerutkan dahi tanda kebingungan yang belum berujung. Hingga kemudian kami sama- mencari solusinya. Dan endingnya tanpa babibu… mereka akan berlalu dengan senyum simpul yang menghiasi wajahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuh..simpel kan??kadang-kadang malu juga dengan diri sendiri, mereka terlalu berlebihan..seolah saya adalah pahlawan dalam kepiluannya, dalm keresahanya dalam setipa pergolakan hati yang menguras energi hidupnya..aah..sangat berlebihan. Padahal sejatinya mereka adalah pahlawan tanpa tanda jasa bagi saya dan saya tak lebih hanya seorang pendengar yang baik Kenapa bis begitu? Ya karna dari mereka saya bias belajar menikmati pernak-pernik kehidupan. Inilah yang juga kusyukuri dari bait hidup ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah seorang diantara mereka sempat nyeletuk : “seharusnya mba ga’ masuk MIPA, seharusnya mba’ ngambil jurusan psikologi saja, karna bakat psikiaternya sudah ada…”&lt;br /&gt;Dan lalu batin ku bergumam lembut :” seharusnya memang begitu de’, tapi hidup membawa saya di pelataran MIPA”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eh kembali lagi ke cerita gadis tadi yah….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Duh…mba tolongin saya dunk…, saya benar-benar bingung dengan masalah saya. Sudah beberapa hari ini setiap malam saya selalu nangis mikirin dia. ,, bla…..bla….blaaa…”. Panjang deh ceritanya. Intinya tuh gadis habis di putusin pacarnya, sang pacar telah membawa hampir seluruh hatinya. Ceritanya sang pacar yang usianya 7 tahun di atasnya ingkar atas smua janjinya. Dan sang gadis masih ingin mempertahankan cintanya…(wes kadung tresno,….). ”saya ga bisa nglupain dia mba, meskipun dia sering ingkar tapi dia baik : penyayang.”. Raut mukanya ga kalah cemasnya dengan gadis berusia 30 tahun, meski ternyata usianya baru 20 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Spontan hati saya bergumam : piye toh de? Wong sering ingkar kok dibilang baik?.&lt;br /&gt;Ini susahnya jadi perempuan, jika sudah ada simpati yang mengakar, bakalan susah nglupain, suka repotin hati, padahal yang nyuri hati juga ga’ gitu-gitu amat.&lt;br /&gt;”lah terus ade maunya gimana sekarang? Mau dia balik lagi? Itu saja cukup?”&lt;br /&gt;“ya pokoknya saya ga’ mau begini...sedih banget mba, benciiiii banget, tapi ya juga ga mau kehilangan dia.”&lt;br /&gt;“Dia sholeh??”&lt;br /&gt;“sholeh sih, tapi kadang juga ga’ sholat”&lt;br /&gt;Gedubrak!!! Hatiku seperti jatuh ke bawah…, la wong masih suka bolong sholatnya kok di bilang sholeh.&lt;br /&gt;“Trus , klo ntar dia balik lagi tetap pacaran apa nikah??”&lt;br /&gt;“yah…dianya blm mau mba, masih 2 tahun lagi…”&lt;br /&gt;“lah…kelamaan atuh neng…, lansung nikah aja mau??”&lt;br /&gt;“gimana yah mba….saya tau pacaran itu haram, tapi saya ga mampu seperti mba atau akhwat lainnya yang tenang banget nungguin jodoh.”&lt;br /&gt;“pokoknya susah deh”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“klo ade sedih kehilangan dia karna sholehnya sih, sah-sah aja de…tapi klo tetep ingin balik meski dah tau banyak tentang keburukan sikapnya, ya..ga baik toh…”&lt;br /&gt;“mungkin ini cara Alloh untuk mengingatkan bahwa memang dia bukan yang terbaik buatmu. Syukur kejadianya sekarang, coba klo udah nikah gmn??”&lt;br /&gt;“dan satu yang pasti segala sesuatu yang diawali dengan cara yang baik, insya Alloh juga akan baik endingnya, begitu juga sebaliknya. Jadi jangan pacaran lagi yah….percaya deh aturan Alloh tuh Indah dan sempurna, dan ga’ ada yang merugikan buat kita”&lt;br /&gt;“Jika kemudian dia datang kembali, coba istikharoh deh, libatkan Alloh…Mungkin kita sering sombong, merasa mampu menyelesaikan semuanya tanpa berharap bantuan dariNYA.”&lt;br /&gt;“baiklah mba, akan saya coba.”&lt;br /&gt;’meeting’ kami berdua segera ditutup karena rangkaian acara selanjutnya harus dimulai kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagi....masalah cinta...masalah hati..., saya paling ga’ berpengalaman dan ga’ lebih tau dari siapapun. Yang saya tau dari beberapa buku yang pernah saya baca, setidaknya ada beberapa petunjuk yang harus kita perhatikan untuk memilih seorang suami yaitu beragama islam, taat beragama dan baik akhlaknya, kuat semangat jihadnya, dari keluarga yang sholeh, taat kepada orangtua, mandiri dalam ekonomi, kualitas dirinya setara dengan kita atau bahkan lebih baik, pemimpin yang baik, bertanggung jawab, adil, berperilaku halus, dan terakhir subur serta senang berketurunan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya...idealnya memang begitu....,tapi tentu saja untuk beberapa kasus kita harus siap berdamai dengan realita.&lt;br /&gt;Sungguh melalui curhatnya kali itu, Alloh telah mengajariku banyak hal tentang sesuatu yang sebelumnya belum terfikirkan....agar kelak jika ujian hati itu menyapa kembali saya lebih bisa siap menghadapinya....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Februari 2008&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6453405517467288702-6066864164664255313?l=asyifa85.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/6066864164664255313'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/6066864164664255313'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://asyifa85.blogspot.com/2008/03/yang-ku-syukuri-dari-tumpahan-hati-itu.html' title='`Yang ku syukuri dari ”tumpahan hati” itu… `'/><author><name>agus triningsih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03796654246526357306</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/Snq4oXZcArI/AAAAAAAAAQ8/lXiqoB2LeAw/S220/rotiiiiiii.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp0.blogger.com/_NT3g-M2aiik/R9ehulKdMeI/AAAAAAAAACI/1Vow_adJrLQ/s72-c/275z88wdia3fe.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6453405517467288702.post-3986121331727121137</id><published>2008-02-06T23:51:00.000-08:00</published><updated>2008-11-04T23:17:21.927-08:00</updated><title type='text'>`~Senandung Cinta dari ufuk kalbu……~`</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SRFIIXcoqBI/AAAAAAAAAHA/8nBtn9UFxnc/s1600-h/sawah+3.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 127px; height: 86px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SRFIIXcoqBI/AAAAAAAAAHA/8nBtn9UFxnc/s320/sawah+3.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5265068747943094290" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Jika anda seorang wanita, pasti anda pernah mengagumi seorang laki-laki, demikian pula sebaliknya. Begitu kan?...Kagum dengan kelebihan-kelebihan yang dimiliki mereka. Baik sikap, ucap maupun prestasi yang pernah mereka raih atau kagum atas apapun yang ada pada diri mereka. Sebagai feedbacknya biasanya kita ingin bisa sepertinya atau meneladani di salah satu sisi hidupnya, atau ingin selalu tau segala sesuatu tentangnya atau juga ingin menjadi bagian dalam hidupnya....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu juga dengan saya, rasa kagum itu seringkali muncul di antara aktifitas dan interaksi saya dengan mereka. Seringkali alasan kekaguman saya bukan karna fisik mereka tetapi pada keunggulan karakter mereka. Mereka-mereka yang mampu menumbuhkan kagum pada hati saya adalah mereka yang tawadhu, calm, suyukh, sederhana dalam penampilan dan tentu saja aktif slalu aktif bergerak. Just it!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekaguman- kekaguman seperti itu sudah menjadi hal yang biasa bagi saya. Hanya sebatas kagum : titik. Ga’ lebih dari itu. Dan selama itu pula saya merasa aman dengan diri saya...karna kekaguman adalah sesuatu yang sangat lazim terjadi..Deretan nama-nama ikhwan-ikhwan yang saya kagumi sudah sekian banyak dan slalu bertambah setiap waktu. Tetapi juga akan lupa bahkan menghilang jika memang tak lagi berinteraksi dengan mereka. Dan kemudian saya akan berpindah pada objek yang lainnya. Begitulah seterusmya., mereka yang kerap hadir dan berinteraksi dengan saya karna suatu urusan, seringkali meninggalkan bekas di hati saya. Kagum...seperti telah menjadi sesuatu yang wajib bagi saya. Bahkan saya punya label-label tersendiri untuk mereka yang saya kagumi. Hanya untuk konsumsi pribadi. Contoh : si Ulet (tekun) = ikhwan A, Si suyukh = ikhwan B, dan begitu seterusnya. Label tersebut saya sesuaikan dengan karrakter yang paling menonjol dari dari mereka. Dan seringkali saya mengungkapkannya dan pada sahabat saya. Dan syukurnya kekaguman-kekaguman itu tak pernah tertumpu dan terhenti pada satu nama. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tetapi sejak beberapa bulan yang lalu ( saya tak tau kapan persisnya) ada yang `tak biasa` pada kekaguman saya. Ini merupakan sesutau yang paling saya khawatirkan sebelumnya..sungguh!. Saat ini saya mudah sekali terbawa arus rasa kekaguman yang tak biasa. Karna rasa kagum itu tak datang sendirian. Ia datang bersama rasa lainnya. Mungkin rasa itu bernama cinta. Dan kini Kekaguman itu telah terhenti pada satu nama. Dan enggan berpindah pada nama yang lain, sesuatu yang belum pernah terjadi sebelumnya. Sungguh sesuatu yang menherankan bagi saya. Karna rasa itu muncul bukan karna sering berinteraksi, sama sekali tidak. Bahkan hampir persis setengah tahun saya tak sama sekali berinteraksi dengannya. Bukan juga muncul karena sering melihatnya : tidak. Kalau pun sempat melihatnya itu hanya sekilas dan dengan jarak sekian meter, dan saya tak sama sekali berani mengarahkan mata ke wajahnya, sesuatu yang sangat saya hindari. Dan hebatnya saya hafal banget dengan pakaian-pakaian yang pernah dikenakannya. Ya...dalam hitungan saya, ia tak memiliki tak lebih dari 7 kemeja Sungguh sangat simple dan sederhana. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Mungkin rasa itu muncul lantaran dalam beberapa bulan ini ia sering menjadi tokoh yang memainkan peran utama dalam rangkaian mimpi-mimpi saya. Anda tau ikhwan-ikhwan yang menjadi bagian dalam aktivitas saya, sangat jarang andil dalam mimpi saya. Jikapun pernah maka tema-tema mimpi yang ada akan sesuai dengan kejadian-kejadian yang sesungguhnya terjadi. Dalam rentang waktu 1 bulan ikhwan tersebut selau hadir dalam mimpi saya. Yang paling unik bagi saya, tema mimpi tersebut selalu tentang keluarga dan pernikahan.:). Seandainya ada Ibnu Sirin di sekitar saya, mungkin beliau bisa menafsirkan apa maksud mimpi itu.(J) Sesuatu hal yang sudah pasti adalah bahwa mimpi hanya sekedar bunga tidur yang seringkali hadir tanpa arti atau makna sama sekali. Dan selama ini saya sama sekali tak terpengaruh dengan mimpi-mimpi saya sebelumnya. Tapi kali ini, sungguh...Mimpi telah memberikan pengaruh dalam ruang hati saya. Ah....kenapa bisa begini yah??&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Anda tau?? Saya tak sama sekali berani mengungkapkan kekaguman saya kepada siapapun, termasuk sahabat saya. Begitu juga dengan mimpi-mimpi saya tentangnya........Semuanya saya simpan rapat-rapat: sendiri. Saya malu jika harus ada yang tau. Dulu ketika saya kagum dengan seseorang, semuanya selalu berjalan normal. Tak ada ruang hati untuk bimbang, tak ada ruang hati untuk gelisah, tak ada ”malu” jika harus berinteraksi dengannya, tak ada ”fobi” jika harus berpapasan dengannya, tak ada ”getar’ jika harus mendengar suaranya atau ketika melihat sosoknya dari kejauhan. Dan saat ini saya sangat menghindari pertemuan dengannya. Jika memang bisa dihindari, maka saya akan berusaha menhindar. Atau saya sangat menhindari untuk melihat sosoknya sungguh. Anda tau kenapa? Karna setiap kali melihat sosoknya meski dari jarak yang tidak dekat, maka seketika itu selalu ada resonansi dalam ruang hati .&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Astagfirullah....tiba-tiba saya merasa menjadi orang teraneh di dunia. Dan kalau sudah begini, saya hanya bisa pasrah atas fitrah hati yang telah Alloh berikan. Sembari berusaha mengelola rasa itu agar tetap suci seperti fitrahnya, dan rasa itu tak menjadikan saya gelap mata, Semoga!!. Dan hanya ada satu doa untuk mewakili rasa ini : Semoga Alloh memberikan jalan yang terbaik atas ”rasa” yang masih tersimpan hingga kini. Karna saya tak sama sekali berani untuk meminta lebih dari itu terhadapNYA. Mungkin ini hanya ujian perasaan yang harus saya lalui, dan kemudian seiring berjalannya waktu ” rasa” itu akan segera terbang dari sarang hati nih. Dan jika kemudian , jika senandung itu berdendang lagi, saya hanya bisa menitipkan salam rindu kepadaNya untuk siapapun dia yang akan Alloh hadirkan untuk menjadi pangeran dalam hati saya, sembari bergumam lirih : ”Alloh sampaikan juga kepada pangeran itu, bahwa saya telah menantikan hadirnya..”.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;&lt;strong&gt;5 Februari 2008&lt;br /&gt;Ketika kembali melihat sosoknya...&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6453405517467288702-3986121331727121137?l=asyifa85.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://asyifa85.blogspot.com/feeds/3986121331727121137/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6453405517467288702&amp;postID=3986121331727121137&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/3986121331727121137'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/3986121331727121137'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://asyifa85.blogspot.com/2008/02/senandung-cinta-dari-ufuk-kalbu.html' title='`~Senandung Cinta dari ufuk kalbu……~`'/><author><name>agus triningsih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03796654246526357306</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/Snq4oXZcArI/AAAAAAAAAQ8/lXiqoB2LeAw/S220/rotiiiiiii.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/SRFIIXcoqBI/AAAAAAAAAHA/8nBtn9UFxnc/s72-c/sawah+3.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6453405517467288702.post-8448464445358550852</id><published>2008-02-06T23:26:00.000-08:00</published><updated>2008-02-09T01:07:33.826-08:00</updated><title type='text'>Slalu ada empati di hatinya...</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;”Dan bahwa setiap pengalaman mestilah dimasukkan ke dalam kehidupan guna memperkaya kehidupan itu sendiri. Karena tidak ada kata akhir untuk belajar seperti juga tiada kata akhir untuk kehidupan.” ( Annemarie Schimmel) &lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt; &lt;/div&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Malam itu dua adik rohis saya, sengaja menginap di rumah, sekedar untuk melepas kangen dan berbagi setelah sekian lama tak bersama. karna sejak mereka lulus SMU sejak 6 bulan yang lalu, kesempatan ini jarang sekali berulang. Dulu ketika masih SMU di awal hijrahnya, mereka hampir selalu mampir ke rumah setiap pulang sekolah minimal 1 kali perpekan, meskipun kami juga telah sering bertemu di sekolah sebelumnya.&lt;br /&gt;Malam itu mereka berceloteh tentang banyak hal, hingga hampir tengah malam kami baru mengakhirinya, setelah mata kami sama-sama ga’ bisa diajak kompromi, padahal masih banyak hal yang belum mereka ”share” kan. Apa mau dikata nasi sudah jadi bubur...ups ..salah, maksudnya apa mau dikata mata sudah mulai kabur...:)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada satu bagian cerita yang paling mengesankan. Saat itu hari sudah sangat senja, sepulang dari cyber UNTAN motor yang mereka tumpangi bocor. Mau ga mau mereka harus menuntunnya menuju bengkel yang jaraknya sekitar 400 meter dari posisi awal mereka. Pada 100 meter pertama ada seorang ikhwan (ada kemajuan nih,.mereka dah bisa bedain loh antara ikhwan dengan cowok biasa, katanya sih ada janggutnya dan pake celana kain, trus ketika ngomong pandangannya ga ke arah wajah mereka...sip lah..: bener bgt tuh!) yang nawarin jasa tuk tukaran motor hingga arah bengkel. Tapi tawarannya di tolak karna mereka ga’ ingin merepotkan dan lagian jarak bengkel ga’ terlalu jauh (akhwat kudu kuat juga kan?). Alhasil ikhwan tersebut langsung ngeloyor tanpa pamit apalagi pesan. (Cuma basa-basi kali yah???)..habisnya nawarinnya cuma sekali sih, ga’ pake turun dari motor lagi...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian100 meter kedua ada ikhwan lagi nih. Ia memberhentikan motornya tepat di depan motor mereka, kemudian meninggalkan motor dan membiarkan kuncinya tetap menggantung di motor.&lt;br /&gt;”kenapa Ukh? Bocor??”&lt;br /&gt;lalu tanpa ba bi bu.......Sembari mengambil alih motor bocor tersebut.&lt;br /&gt;”udah ..anti pake motor ane aja...ini urusan ane..anti tunggu di bengkel depan yah..”. Mereka sempat menolak, tapi ikhwan tersebut cukup gesit, ia membantu tanpa harus menunggu restu dari mereka.&lt;br /&gt;Lalu seperti terhipnotis adik-adik saya langsung menuju bengkel yang dimaksud dan ikhwan tersebut menuntun motor hingga 200 meter ke depan.&lt;br /&gt;”Ga’ bisa ditambal nih, bocornya terlalu gede, ganti ban aja yah??” kata pemilik bengkel.&lt;br /&gt;” Yah, di tambal aja Pak. Ga’ usah ganti ban.” adik-adik saya mulai bernegoisasi dengan bengkel tersebut. ”ga bisa, harus diganti.”&lt;br /&gt;”iya Pak..ganti ban aja.” ikhwan tersebut menyela diantara negoisasi itu. Sepertinya ia berniat membayar ongkos tersebut. Kedua adik saya langsung beradu pandang sembari menyimpan kecemasan, khawatir uang mereka ga’ cukup untuk membayarnya. Tapi kemudian setelah mengecek uang dalam dompetnya, kecemasan mereka pun pupus. Ternyata uang mereka 28 ribu, itu artinya lebih dari cukup. Karna ongkos ganti ban biasanya sekitar 20 ribu hingga 25 ribu.&lt;br /&gt;Ikhwan tersebut masih setia menunggui motor mereka. Sejenak kemudian ikhwan itu menanyakan ongkos ke tukang tambal ban terebut, meski proses penggantian bannya belum usai.&lt;br /&gt;”Berapa bang??” sembari menarik dompet dari saku celananya.&lt;br /&gt;”25 ribu”.&lt;br /&gt;Ternyata benar, sang ikhwan berniat membayarkannya.(sepertinya kecemasan adik-adik saya tertangkap baik oleh ikhwan tsb). Kemudian dengan seribu jurus, sang adik menolaknya. Syukurnya ikhwan itu bisa mengerti, ia membiarkan sang adik mebayar ongkos tsb. Dan lalu sang ”pahlawan” pamit deh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar cerita tersebut, saya seperti sangat mengenali ikhwan tersebut, dari gaya bicaranya, serta semangatnya untuk menolong. Dalam benak saya ada satu nama. Dan sebelum menanyakan lebih lanjut, saya sangat yakin bahwa ikhwan tersebut adalah ”Tomy”. Tentu saja itu bukan nama sebenarnya, karna nama sebenarnya cukup saya dan Alloh saja yang tau.:).(this is secret).&lt;br /&gt;Kemudian saya mulai menanyakan nama dan ciri- ciri spesifik tersebut. ”Mba, kami tuh ga’ da ngobrol. Jadi kami ga’ tau siapa namanya. Tapi ciri-cirinya ga’ akan pernah terlupa deh. Orangnya bla..bla..bla....., wajahnya bla...bla...bla...,”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka mendiskripsikan sang ikhwan dengan sangat detail.&lt;br /&gt;Iya : benar ...cirinya sama dengan Tomy saya.&lt;br /&gt;” Trus ciri-ciri motornya de’?”.&lt;br /&gt;“ Motornya, bla...bla...bla...”&lt;br /&gt;Iya : benar, itu motornya Tomy....Kemudian saya membuka laptope saya. Di situ ada file album-album kegiatan. Saya ingat di situ ada foto Tomy bersama rekan-rekan lainnya.&lt;br /&gt;Dan ternyata mereka menemukan pahlawannya di album tersebut. Benar saja, dia adalah Tomy saya. Subhanallah dugaan saya ga’ meleset sedikit pun.&lt;br /&gt;“Mba, kami belum sempat berterima kasih..tolong sampaikan terimakasih kami kepadanya.” J&lt;br /&gt;Dan akhirnya malam itu saya tutup dengan senyum kekaguman pada Tomy saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda tau?? Tebakan saya sangat beralasan. Tomy adalah ikhwan yang sangat berempati terhadap siapapun, gesit, tegas sekaligus lembut. Saya mengenal Tomy karna kami sama pernah menjadi pengurus harian organisasi dalam satu periode kepengurusan. Satu tahun cukup bagi saya untuk mengenal karakternya. Apa yang ia lakukan terhadap adik-adik saya juga pernah ia lakukan terhadap saya.&lt;br /&gt;Tak hanya sekali..Setiap kali motor saya bermasalah,Tomy selalu menjadi orang pertama yg ringan tangan membantu. Bahkan ia pernah merelakan motornya semalaman. Dan rela ngurusin motor saya yang tetap saja mogok hingga adzan magrib meski sudah terotak-atik.. Mau tau apa yang dilakukan ikhwan lain?? hanya sekedar bertanya dan memandang iba tanpa tindakan riil.(ga’ gentle kan?)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa bulan yang lalu ada akhwat yang curhat ke saya. Ia mengesalkan ketidakpedulian dan ketidakempatian ikhwan terhadap orang lain. Pasalnya waktu itu ia dan temannya menuntun motornya yang bocor ke sebuah bengkel yang lumayan jauh jaraknya. Di awal perjalanan ia melewati kantin, dan di kantin tersebut ada dua ikhwan yang ia kenal.&lt;br /&gt;”kenapa ukh? Bocor?”...&lt;br /&gt;Sang ikhwan hanya sekedar menanyakan sebuah pertanyaan yg seharusnya ga perlu di jawab sembari tersenyum kecil...seperti tanpa empati...(ugggh cape’ deh!!! Astagfirullah!! Ikhwan kok gitu??)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Trus masih ada lagi akhwat yang protes. Pasalnya juga gara-gara ikhwan yang ga’ punya sensifitas terhadap akhwat. ”bayangin ukh, moso tuh ikhwan nyuruh akhwat ngangkut permadani gede dari rumah seorang ustad, mana rumah ustad jauh lagi....”. Akhirnya setelah temen saya buat ulimatum, ikhwan itu langsung mengambil langkah seribu menuju rumah ustad tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Duh, ikhwan kok tega yah??? Sebenarnya akhwat ga’ butuh dikasihani sih...tapi akhwat perlu ditolong dan di perhatikan...Hayo yang ngerasa akhwat ??bener begitu kan?? Coba cek di Mars and Venus.:)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi Tomy ga’ gitu deh!!!(kayak iklan aja..:). Beneran, saya yakin klo saat itu Tommy lewat pasti deh, temen saya bakalan ga ’ kesel hati kayak gitu. Insya Alloh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eh..lanjut nih..Tomy itu empatinya bukan hanya dalam urusan motor aja loh..tapi dalam segala hal. Seperti waktu itu..saya kembalii merasakan ketulusan atas kebaikan-kebaikannya. Pada sebuah acara pelatihan di sebuah hotel, saya dan3 orang temen sempat terlantar karna belum dapat kamar di hotel tersebut. Panitia yang lain mah sibuk dengan urusannya masing-masing. Sementara Tomy harus nego lagi dengan pihak hotel dan mengusahakan kamar buat kami (memang tugasnya di akomodasi peserta kali yah??).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan banyak lagi kebaikan-kebaikannya yang lain, yang tentu saja bukan terhadap saya di saja, tetapi pastinya terhadap semua orang yang berada di orbit kehidupannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini semakin sulit menemukan ikhwan-ikwan seperti Tomy. Hingga saat ini saya belum menemukan ”ketulusan kebaikan” Tomy pada ikhwan lainnya. Semoga ketulusanya bukan hanya sesaat lalu usang dimakan waktu. Tapi ketulusan abadi yang bisa beranak pinak pada orang lain tanpa batas waktu...’&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenang Sepenggal kisah tentang Tomy akan slalu mengingatkan saya untuk melakukan kebaikan tanpa pertimbangan materi yang slalu menghalangi kita untuk berbuat kebaikan.&lt;br /&gt;Tomy tanpa ucapannya meninggalkan pesan untuk saya: Mari lakukan sgala sesuatunya dengan tulus dan penuh kasih. Karena tiada yang lebih manis daripada memetik buah atas kebaikan yang kita lakukan. Begitu kah Tom???? &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Dalam hidup ini berlaku hukum kekekalan energi . Energi yang kita berikan kepada dunia tak kan pernah hilang, energi itu akan kembali kepada kita dalam bentuk yang lain . Kebaikan yang kita lakukan pasti akan kembali kepada kita dalam bentuk persahabatan, cinta kasih, perasaan bermakna maupun kepuaaan batin yang mendalam (Arvan P.) &lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;Notes :&lt;br /&gt;Menuju pagi, awal Februari 2008.&lt;br /&gt;Dalam dingin...hujan deras yang sedari tadi mengguyur malam belum juga berhenti.&lt;br /&gt;Untuk Yang ngerasa jadi Tomy...Afwan nih jika kebaikan-kebaikannya terpublikasikan..Banyak inspirasi kebaikan yang saya dapatkan darimu..&lt;br /&gt;Never mind kan?? Thanks bgt juga atas kebaikan-kebaikan yang belum sempat terbalas ।&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6453405517467288702-8448464445358550852?l=asyifa85.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://asyifa85.blogspot.com/feeds/8448464445358550852/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6453405517467288702&amp;postID=8448464445358550852&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/8448464445358550852'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6453405517467288702/posts/default/8448464445358550852'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://asyifa85.blogspot.com/2008/02/hatinya.html' title='Slalu ada empati di hatinya...'/><author><name>agus triningsih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03796654246526357306</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_NT3g-M2aiik/Snq4oXZcArI/AAAAAAAAAQ8/lXiqoB2LeAw/S220/rotiiiiiii.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6453405517467288702.post-7902017172063871233</id><published>2008-01-21T19:32:00.000-08:00</published><updated>2008-02-11T20:04:30.431-08:00</updated><title type='text'>Yang paling berjasa dalam hidup kita</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_NT3g-M2aiik/R7EZI-SUNEI/AAAAAAAAACA/TsxlawGpeoQ/s1600-h/jaman+dulu.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp2.blogger.com/_NT3g-M2aiik/R7EZI-SUNEI/AAAAAAAAACA/TsxlawGpeoQ/s200/jaman+dulu.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5165937889520137282" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Suatu pagi di hari libur, tepatnya di hari Kamis, 1 Muharram 1429 H kemarin, saya bertandang ke rumah Ozy (kls 5 SD) untuk mengajar privat. Biasanya saya datang ba’da magrib, karna malam harinya saya berhalangan hadir, maka saya harus menggantinya di pagi tersebut. Di tengah-tengah aktivitas kami, datang seorang penjual sayur yang ternyata adalah seorang nenek tionghoa bertubuh ringkih dengan topi capingnya..ia melepaskan senyum tulus tepat di depan pintu tempat kami belajar. Ramah sekali, seolah tanpa beban. Sangat jarang saya senyum indah nan tulus dari seorang yang sedang menawarkan dagangannya. Ah…saya kagum dengan sang nenek.&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Pagi itu ternyata ibunda Ozy sedang tak membutuhkan”gambas “: satu-satunya sayuran yang ia tawarkan saat itu. Demikian juga dengan ibu –ibu sebelah kanan dan depan rumah Ozy tak ada yang membutuhkannya..ah, ternyata tak ada yang membelinya.. Sayangnya saya tak sama sekali membawa uang , padahal saya sangat ingin membelinya meski tak membutuhkannya. Saya hanya ingin tetap melihat senyum tulusnya…akhirnya Sang nenek pun kemudian melenggang pergi dengan keranjang di tangan kanannya dan tentunya dengan rasa kecewa di hatinya karna gambasnya tak ada yang membelinya….&lt;br /&gt;Hati saya benar-benar terenyuh menyaksikan episode tersebut..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata, Ozy bias membaca roman muka saya yang berubah seketika…”Mba’ kasihan yah???..Ozy juga mba.”…Kemudian tanpa diminta Ozy bercerita tentang nenek tersebut.&lt;br /&gt;“Rumah nenek tersebut ada di belakang rumah Ozy mba’, . Rumahnya hanya sekedar gubuk kecil berukuran 2x3 m, tanpa lampu tepat berada di pojokan kebun sayur , ia hanya tinggal sendiri mba’. Kata ibu, anaknya ga’ mau menerima kehadiran nenek di rumahnya.”…..&lt;br /&gt;“Begitu kah Zy??”&lt;br /&gt;“iya mba’, ibu yang cerita ke Ozy”।&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Ups…seketika itu airmata saya menetes…tanpa malu. Ozy pun hanya menyaksikannya dalam diam tanpa protes..seolah sangat memahami perasaan saya saat itu&lt;br /&gt;Ibunda Ozy kemudian menemui kami. ”mba’ Agus, sebenarnya Ibu juga ga’ tega. Setiap kali nenek datang ibu memang hampir tak pernah membelinya..bukan karna tak iba...atau karna tak membutuhkannya.., tapi karna ibu mengetahui pasti bahwa gambas-gambas tersebut adalah hasil curian dari kebun sayur anaknya. Meski ibu juga tau bahwa semua terpaksa ia lakukan demi untuk bertahan hidup..Ibu khawatir gambas-gambas itu haram untuk kita makan.”&lt;br /&gt;Di tengah ceritanya, saya juga melihat mata ibunda Ozy yang semakin berkaca-kaca....&lt;br /&gt;Ah....saya semakin terenyuh setelah mengetahui semuanya. Betapa durhakanya sang anak jika memang ia benar-benar tak memuliakan orangtuanya. Betapa tak berbalas budi jika memang ia benar-benar tidak menafkahi dan tidak menjamin kehidupan orangtuanya...&lt;br /&gt;Naudzubillah....!!! Semoga saya dan juga anda tak kan pernah seperti itu.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em style="font-weight: bold;"&gt;”....Dan hendaklah kamu ber
